RAMALAN QIMENDUNJIA TENTANG GENCATAN SENJATA SELAMA DUA MINGGU
Ivan Taniputera
9 April 2026
Baru-baru ini kita mendengar mengenai dicapainya gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. Itulah sebabnya, saya tertarik membuat ramalan terkait hal tersebut berdasarkan Ramalan Qimendunjia. Berikut ini adalah bagan Qimendunjia yang diperoleh.
Kita akan langsung saja mengulas poin-poinnya.
1.Gencatan senjata ini bersifat rapuh dan sangat fluktuatif. Perubahan bisa terjadi dengan sangat cepat dan tiba-tiba. Apa yang sudah disepakati bisa hilang atau menjadi kosong kembali. Penuh ketidakpastian serta tidak ada hasil permanen yang dapat dicapai. Hal ini tampak jelas dengan adanya 空 (Kosong) dan 馬 (Kuda-lambang perubahan cepat) secara bersamaan di艮.
2.Terdapat indikasi
adanya perang urat syarat, propaganda, sabotase, dan tindakan-tindakan
tersembunyi (rahasia). Ini berarti apa yang terlihat di permukaan belum tentu
mencerminkan keadaan sebenarnya. Apa yang dikatakan sangat mungkin akan berbeda dengan kenyataan di lapangan.
3.Permasalahan dengan tunas-tunas kecil bisa menghambat gencatan senjata. Tunas-tunas kecil di sini mengacu pada pihak-pihak yang menjadi proxy. Jadi peperangan dengan proxy itu akan menghambat kesepakatan gencatan senjata.
4.Akan terjadi negosiasi
tertutup dan juga perang informasi selama kurun waktu ini. Pemberitaan mungkin akan simpang siur dan membingungkan.
5.Terdapat Tian Peng (Bandit) pada lokasi yang melambangkan hasil. Dengan demikian, akan ada tuntutan-tuntutan yang sulit dipenuhi oleh berbagai pihak. Dengan demikian, setelah masa dua minggu berakhir konfrontasi sangat mungkin akan berlanjut. Kuda di Gen seperti poin 1 juga melambangkan adanya suatu perubahan pesat ke arah tindakan militer.
Kesimpulannya, berdasarkan ramalan ini, maka setelah berakhirnya gencatan senjata ini, maka peperangan akan berlanjut. Dengan kata lain, boleh dikatakan gencatan senjata ini akan gagal memberikan suatu hasil yang permanen. Kendati demikian, ini hanya sekedar ramalan saja dan belum tentu benar. Yang terpenting adalah kita tetap berdoa menurut agama atau kepercayaan masing-masing guna memohon agar dunia kembali damai.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . .






