ULASAN TENTANG MAKAM HIDUP ATAU SHENGJI
Ivan Taniputera
15 Mei 2026
Pada artikel kali ini saya akan mengulas mengenai “makam keberuntungan bagi orang masih hidup” atau shēngjī. Agar ringkas dan tidak terlalu panjang dalam artikel ini kita akan menyebutnya sebagai “makam hidup” saja. Adapun tulisan tentang shēngjī dalam bahasa Indonesia masih sangat jarang. Ini menjadi alasan utama mengapa artikel ini ditulis. Artikel ini bukan merupakan anjuran bagi Anda untuk membuat makam hidup, melainkan sekedar sebagai upaya pelestarian budaya saja.
APAKAH ITU SHĒNGJĪ ATAU “MAKAM HIDUP”?
Untuk mengawali artikel ini, perlu diungkapkan terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan shēngjī atau “makam hidup.” Shēngjī (生基) terdiri dari dua kata; yakni:
- 生 (Shēng), yang berarti kehidupan, hidup, atau lahir.
- 基 (Jī), yang berarti landasan.
Dengan demikian, secara harafiah shēngjī dapat diartikan sebagai “landasan kehidupan.” Lalu jika disebut “makam hidup,” lalu makam apakah yang dimaksud? Makam hidup adalah makam yang dipergunakan “memakamkan” potongan rambut, potongan kuku, tetesan darah, pakaian, dan berbagai benda lain milik seseorang yang masih hidup. Jadi secara ringkas yang “dimakamkan” di sini adalah benda-benda yang mengandung DNA seseorang masih hidup. Dengan kata lain yang “dimakamkan” di sini bukan orang yang sudah meninggal. Karenanya, ini bukan makam dalam pengertian sehari-hari.
APAKAH TUJUAN MEMBUAT ATAU MEMBANGUN MAKAM HIDUP?
Tujuan seseorang membuat atau membangun makam hidup adalah untuk memperbaiki nasib. Misalnya ia sedang mengalami kehidupan yang buruk atau penuh masalah. Begitu pula dengan seseorang yang sudah menderita penyakit berat dan berharap kesembuhan serta panjang usia. Oleh karenanya, secara umum dan ringkas kita boleh mengatakan bahwa tujuan membangun makam hidup adalah demi memperbaiki nasib; yakni mengubah nasib buruk menjadi nasib baik.
Berikut ini adalah antara lain hal-hal yang konon dapat diperoleh melalui pembuatan makam hidup yang baik:
1.Keberuntungan dan kemakmuran.
2.Kemajuan karir.
3.Mendapatkan jodoh yang baik.
4.Memperoleh keturunan bagi yang sulit mendapatkannya.
5.Realisasi spiritual.
BAGAIMANA CARA BEKERJANYA?
Makam hidup ini berkaitan dengan ilmu Fengshui, yakni memanfaatkan suatu lokasi baik dan menguntungkan guna memberikan energi keberuntungan pada benda-benda mengandung DNA orang tersebut. Dengan energi keberuntungan yang mengalir pada benda-benda tersebut, maka diharapkan pemiliknya juga akan mememperoleh keberuntungan atau perubahan nasib serta terpenuhinya berbagai permohonan.
Suatu lokasi yang memiliki Fengshui istimewa harus dipilih sebagai tempat membangun makam hidup. Tempat itu harus memiliki jalur/ urat nadi naga (longmai) yang baik, arah datang serta pergi air menguntungkan, dan lain sebagainya. Secara ringkas adalah memanfaatkan berbagai bentang alam, seperti gunung, sungai, hutan, serta dataran yang baik secara Fengshui untuk mengalirkan energi keberuntungan bagi makam hidup di lokasi tersebut. Pemilihan tempat ini bukan sesuatu yang mudah. Tempat itu harus sempurna. Bila ada ketidaksempurnaan, maka akan menjadi sia-sia.
SEJARAH MAKAM HIDUP
Sejarah makam hidup diawali dari seorang ahli Fengshui bernama Yang Jiupin (Yang Gong), yang hidup semasa Dinasti Tang (618-906). Beliau berpendapat bahwa kondisi bentang alam dapat mengubah nasib seseorang. Namun nampaknya sebelum Beliau, makam hidup juga sudah dikenal. Beberapa tokoh yang pernah membangun makam hidup adalah Zhang Liang (asisten Liu Bang-pendiri Dinasti Han) dan Yao Chong.
Diriwayatkan bahwa Zhang Liang berhasil menemukan lokasi “Tempat Kediaman Naga Sejati” dan membangun makam hidupnya di sana. Ia lalu melakukan pelatihan spiritual di sana serta berhasil memperoleh energi spiritual yang kuat. Beliau lalu membantu Liu Bang mendirikan Dinasti Han (206 SM – 220 M).
Selanjutnya, di sepanjang dinasti yang silih berganti banyak tokoh menerapkan metoda ini, bahkan hingga ke zaman modern.
BENDA-BENDA YANG HARUS DISIAPKAN
Benda-benda yang mengandung DNA seseorang itu, seolah-olah dianggap mewakili tubuh orang itu sendiri. Adapun benda-benda itu adalah:
1.Tulisan nama lengkap, alamat lengkap, dan Bazi (delapan karakter) seseorang pada apa yang disebutkan papan kayu panjang umur (changsheng paiwei). Bagi pria bahannya adalah kayu dedalu (willow), sedangkan untuk kaum wanita bahannya adalah kayu persik.
2.Potongan kuku tangan dan kaki.
3.Potongan rambut.
4.Satu perangkat pakaian dalam serta luar yang pernah dipakai. Jadi tidak boleh pakaian baru, karena belum membawa DNA orang tersebut
5.Tetesan darah, bisa dititikkan pada kertas atau pakaian.
6.Sepasang kaus kaki pernah dipakai.
7.Sepasang sepatu pernah dipakai.
Demikian daftar lengkap barang-barang diperlukan.
WAKTU PELAKSANAAN
Waktu melaksanakan pembuatan makam hidup harus memilih tanggal dan jam yang baik.
Selain itu, tidak boleh dilakukan pada sembarang tahun. Berikut ini adalah rumusnya.
1.游魂絕命 (Yóu Hún Jué Mìng = Jiwa mengembara pemutus nyawa) — [Buruk/凶]
2.催官進祿 (Cuī Guān Jìn Lù = Peningkatan pesat jabatan beserta kemakmuran) — [Baik/吉]
3.長命富貴 (Cháng Mìng Fù Guì = Panjang usia dan makmur) — [Baik/吉]
4.黃泉急腳 (Huáng Quán Jí Jiǎo = Mata air kuning) — [Buruk/凶]
5.生氣生罡 (Shēng Qì Shēng Gāng = Energi kehidupan nan tiada sirna) — [Baik/吉]
6.進祿服得 (Jìn Lù Fú Dé = Kemakmuran dan kebajikan) — [Baik/吉]
7.催屍的殺 (Cuī Shī De Shā = Percepatan kematian dan energi pembunuh) — [Buruk/凶]
8.延年增壽 (Yán Nián Zēng Shòu = Senantiasa muda serta panjang umur) — [Baik/吉]
9.迎財進寶 (Yíng Cái Jìn Bǎo = Menyambut rejeki beserta permata) — [Baik/吉]
10.滅魂急腳 (Miè Hún Jí Jiǎo = Pemusnah jiwa) — [Buruk/凶]
11.喜益合祿 (Xǐ Yì Hé Lù = Kebahagiaan dan keselarasan keberuntungan) — [Baik/吉]
12.增齡進祿 (Zēng Líng Jìn Lù = Peningkatan usia dan kemakmuran) — [Baik/吉]
Cara menggunakan rumus di atas adalah sebagai berikut. Urutannya dihitung dari cabang bumi atau shio tahun kelahiran seseorang. Misalnya, seseorang bershio kuda, maka tahun kuda dihitung sebagai pertama, yakni jatuh pada Yóu Hún Jué Mìng yang buruk (凶). Dengan kata lain, orang bershio kuda jangan membangun makam hidup pada tahun kuda. Lalu tahun berikutnya atau tahun kambing adalah jatuh pada nomor dua; yakni Cuī Guān Jìn Lù. Ini merupakan tahun yang baik (吉), sehingga orang yang bershio kuda cocok membangun makam hidup di tahun kambing. Demikian seterusnya.
METODOLOGI
Terdapat ritual-ritual tertentu yang harus dilakukan, sehingga energi dari bentang alam sanggup mengalir serta memberikan dampak menguntungkan bagi makam hidup. Ritual-ritual itu mungkin berbeda-beda pada para praktisi, sehingga tidak akan diungkapkan di sini. Beberapa di antaranya juga mungkin bersifat esoteris (rahasia). Kendati demikian, secara umum ini diawali dengan memasukkan barang-barang keperluan makam hidup ke dalam guci. Kemudian persiapkan lubang untuk menanam guci tersebut. Sebelumnya, perlu dijalankan ritual memohon izin pada Dewa Bumi setempat. Ritual ini ditutup dengan berterima kasih pada Dewa Bumi setempat atas kelancaran pembuatan makam hidup.
RUMUS TULISAN PADA PAPAN KAYU PANJANG UMUR
Jumlah aksara pada Papan Kayu Panjang Umur juga harus diperhitungkan dengan teliti atau tidak boleh sembarangan. Rumusnya adalah sebagai berikut:
1.Sheng (生 - Lahir): Melambangkan awal yang baru, pertumbuhan, dan keberuntungan. (Sangat Baik)
2.Lao (老 - Tua): Melambangkan kematangan, penghormatan, dan panjang umur. (Baik)
3.Bing (病 - Sakit): Melambangkan kelemahan, penyakit, dan nasib buruk. (Buruk)
4.Si (死 - Mati): Melambangkan akhir, kegagalan, dan kehancuran. (Sangat Buruk)
5.Ku (苦 - Sengsara): Melambangkan kesulitan hidup dan kemiskinan. (Buruk)
Aksara pertama tiba pada sheng, aksara kedua pada lao, aksara ketiga pada bing, dan demikian seterusnya. Setelah ku, maka kembali lagi ke awal, hingga aksara terakhir. Jatuhnya aksara terakhir tidak boleh pada bing, si, serta ku. Bila jatuh pada hitungan buruk, maka tambahkan satu atau beberapa aksara bermakna baik, sehingga aksara terakhir jatuh pada sheng atau lao.
APAKAH MEMBUAT MAKAM HIDUP BENAR-BENAR DAPAT MENDATANGKAN MANFAAT?
Ada banyak cara dalam ilmu metafisika yang bertujuan meningkatkan keberuntungan. Salah satunya adalah membuat makam hidup ini. Kendati demikian, jika kita percaya pada tata cara tersebut, maka itu bisa jadi akan mendatangkan manfaat. Namun jika tidak memercayainya, maka tiada manfaat pula yang dirasakan. Jadi, semuanya bergantung apakah kita percaya atau tidak.
Demikian sekilas ulasan mengenai makam hidup.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . .




