Tampilkan postingan dengan label Qimendunjia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Qimendunjia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Agustus 2026

TEPATNYA RAMALAN SAYA TERKAIT AKSI DEMONSTRASI TANGGAL 27 AGUSTUS 2026

TEPATNYA RAMALAN SAYA TERKAIT AKSI DEMONSTRASI TANGGAL 27 AGUSTUS 2026

 

Ivan Taniputera

27 Agustus 2026

 


 

 

Tanggal 27 Agustus 2026 sebentar lagi akan berlalu. Kita telah melalui hari yang diisi dengan aksi demonstrasi ini. Ternyata, apa yang saya ramalkan itu sungguh tepat adanya.  Pada artikel berjudul RAMALAN TENTANG KONDISI DEMONSTRASI TANGGAL 27 AGUSTUS 2026 DAN SETELAHNYA tanggal 26 Agustus 2026 (link: http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.com/2026/08/ramalan-tentang-kondisi-demonstrasi.html) saya telah menyatakan hal-hal sebagai berikut:

 

“tanggal 27 Agustus 2026 mungkin masih belum ada indikasi terjadinya kerusuhan besar. Masih ada kekuatan yang menahannya, sehingga para peserta aksi massa mungkin akan bubar dengan sendirinya secara bertahap.”

 

Faktanya, memang tidak terjadi kerusuhan, padahal banyak pihak merasa khawatir akan terjadi kerusuhan.

 

“Kekuatan penaham itu bisa berupa aparat, cuaca, atau janji-janji politis.”

 

Faktanya, anggota rombongan dari Pati diterima oleh DPR dan dijanjikan bahwa RUU Perampasan Aset akan disahkan paling lambat Desember 2026. Setelah itu rombongan berasal dari Pati meninggalkan ajang aksi unjuk rasa.

 

Selain itu, terdapat pula agenda berbeda-beda pada berbagai kelompok peserta aksi, sehingga menjadikan mereka sulit bersatu. Agenda yang berbeda-beda ini bisa berpeluang menjadi hambatan bagi aksi itu sendiri. Perbedaan ini bisa memicu ketegangan dan menjadikan aksi menjadi gembos.

 

Faktanya, memang terdapat agenda tuntutan yang berbeda-beda, sehingga ada yang kecewa dengan hasil di atas.

 

Dengan demikian, apa yang saya ramalkan sungguh tepat adanya, namun semua itu sama sekali bukan kehebatan saya. Yang terpenting adalah kita hendaknya senantiasa berdoa agar dunia ini aman, sejahtera, dan damai.

 

Rabu, 26 Agustus 2026

RAMALAN TENTANG KONDISI DEMONSTRASI TANGGAL 27 AGUSTUS 2026 DAN SETELAHNYA

 RAMALAN TENTANG KONDISI DEMONSTRASI TANGGAL 27 AGUSTUS 2026 DAN SETELAHNYA

 

Ivan Taniputera

26 Agustus 2026

 



 

 

Beberapa orang teman menanyakan tentang kondisi demonstrasi yang akan dilangsungkan besok atau tepatnya tanggal 27 Agustus 2026 di Jakarta. Oleh karenanya, pada artikel kali ini, saya akan meramalkan secara ringkas bagaimana keadaan demonstrasi tersebut. 

 


 

 

Kalau berdasarkan bagan-bagan atau chart di atas, maka tampak bahwa pada tanggal 27 Agustus 2026 suasananya boleh dikatakan panas. Adanya konflik atau bentrokan merupakan sesuatu yang tidak terhindarkan. Aksi akan berlangsung dengan kekuatan dan semangat besar. Jumlah peserta aksi juga relatif banyak atau besar. Namun hal penting di sini bukan jumlah yang hadir, melainkan pesan yang dibawa oleh aksi ini. Gerakan akan menaburkan nuansa keberanian dengan kuat. Pesan ini yang mungkin akan menjadi motor penggerak di mana-mana. Berdasarkan bagan Qimendunjia, maka rakyat sedang terluka, sehingga isu ini akan menjadi sesuatu yang bersifat sensitif.

 

Kendati demikian, ramalan juga memperlihatkan bahwa titik lemah aksi ini adalah adanya berita dan informasi yang simpang siur, sehingga ini akan menyulitkan koordinasi. Namun sekaligus juga menjadi sumber bahaya, karena isu yang keliru bisa memantik keribuan lebih besar. Selain itu, terdapat pula agenda berbeda-beda pada berbagai kelompok peserta aksi, sehingga menjadikan mereka sulit bersatu. Agenda yang berbeda-beda ini bisa berpeluang menjadi hambatan bagi aksi itu sendiri. Perbedaan ini bisa memicu ketegangan dan menjadikan aksi menjadi gembos. Kurangnya persatuan akan menjadi hambatan. Kendati demikian, pada sisi lain ada juga potensi yang berpeluang menjadikan aksi demonstrasi ini makin besar; yakni jika dirasa adanya solidaritas kuat di antara elemen-elemen masyarakat  yang selama ini memendam kemarahan beserta kekecewaan. Jadi, tekanannya sudah sangat besar dan berada di titik kritis.

 

Lalu apakah aksi akan berubah menjadi kerusuhan besar? Jawabannya adalah sebagai berikut untuk tanggal 27 Agustus 2026 mungkin masih belum ada indikasi terjadinya kerusuhan besar. Masih ada kekuatan yang menahannya, sehingga para peserta aksi massa mungkin akan bubar dengan sendirinya secara bertahap. Kekuatan penaham itu bisa berupa aparat, cuaca, atau janji-janji politis.  Jadi setelah melalui kurun waktu yang panas, maka saat sore hari keadaan akan mendingin. Namun itu bukan berarti semuanya selesai. Yang barangkali perlu diperhatikan adalah kurun waktu setelah 27 Agustus 2026. Situasi akan tetap panas seperti bara dalam sekam hingga puncaknya berkisar pada tanggal 2 serta 3 September 2026. Ini yang lebih berbahaya. Ada kesalahan sedikit, maka keadaan bisa makin memanas dan bahkan bisa meluas menjadi keributan relatif besar. Keadaan mungkin akan mulai tenang pada tanggal 7 September 2026.

 

Setelah tanggal 27 Agustus 2026, Ramalan Yijing memberikan Heksagram 56. Artinya adalah masa yang penuh ketidakpastian. Kita dapat mengartikan sebagai berikut. Kalau kerusahan yang besar mungkin tidak terjadi. Mungkin memang akan ada gejolak singkat, tetapi setelah itu akan mereda. Para peserta aksi massa akan pulang ke tempat kediamannya masing-masing. Dengan demikian, kerusuhan dalam skala besar sangat mungkin tidak akan terjadi. Namun gejolak yang panas akan tetap sangat mungkin terjadi. Setelah itu, kekuatannya akan mereda.

 

Pemerintah atau penguasa sendiri akan bersifat responsif dan membuka ruang dialog atau menerima tuntutan peserta aksi massa untuk dipelajari. Berbagai tim khusus guna mengevaluasi tuntutan masyarakat akan dibentuk. Dengan demikian, ini juga akan turut meredam panasnya suasana. Hanya saja, ini bukan merupakan sesuatu yang cepat memberikan hasil. Namun bagaimanapun juga janji-janji yang diberikan bisa mendinginkan aksi massa ini. Tetapi di sini ramalan belum membahas apakah janji-janji itu akan dipenuhi atau tidak di masa mendatang. Kali ini kita hanya akan khusus membahas mengenai demonstrasi saja.

 

KESIMPULAN:

 

Suasana memang akan panas dan akan ada gejolak, tetapi setelah itu akan surut kembali (cooling down) dalam waktu relatif cepat. Tidak ada indikasi akan terjadi kerusuhan besar. Tidak ada kerusakan besar dalam hal infrastruktur. Itulah sebabnya, kita tidak perlu khawatir berlebihan. Yang penting adalah tetap waspada dan berdoa agar negara kita senantiasa aman serta damai.

 

Sebagai tambahan, saya juga mendapatkan penglihatan terkait hal ini. Saya menyaksikan langit yang dipenuhi awan gelap, tetapi masih ada cahaya matahari cukup terang yang sanggup menembusnya. Dengan demikian, dapat diartikan bahwa meski suasananya gelap, tetapi tetap ada cahaya. 

 


 

 

Kamis, 14 Mei 2026

PERISTIWA SURAT PERINTAH SEBELAS MARET (SUPERSEMAR) DITINJAU DARI RAMALAN QIMENDUNJIA

 PERISTIWA SURAT PERINTAH SEBELAS MARET (SUPERSEMAR) DITINJAU DARI RAMALAN QIMENDUNJIA

  Ivan Taniputera

14 Mei 2026


 

Akhirnya saya berhasil juga menulis artikel ini setelah tertunda sekian lama. Barangkali menarik menulis peristiwa Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) ditinjau dari sudut pandang Ramalan Qimendunjia. Kita tidak akan mengulas terlalu banyak lagi peristiwa tersebut, mengingat sudah banyak buku sejarah yang membahasnya. Sebagai dasar bagi pembahasan kita, maka kita menampilkan bagan Qimendunjia tanggal 11 Maret 1966, pukul 10.00. Berikut ini adalah bagannya.

 


Hal pertama yang akan kita ulas adalah arah kepergian Presiden Soekarno dari Jakarta menuju ke Bogor, yakni ke penjuru selatan. Kita akan memeriksa kondisi masing-masing lokasi, yakni dimulai dari Jakarta terlebih dahulu. Bagaimana kondisi Jakarta saat itu? Kita harus memperhatikan letak masing-masing secara relatif . Jakarta terletak di utara Bogor, sehingga kita perlu melihat bagaimana kondisi Istana Kan. Bogor terletak di selatan Jakarta, sehingga akan melihatnya berdasarkan keadaan Istana Li.

 

Pada Istana Kan terdapat Jiutian (九天). Ini melambangkan pergerakan yang dinamis dan dipenuhi ambisi-ambisi tertentu.  Kemudian terdapat Jingmen (景門). Ini mewakili informasi, pandangan, atau wawasan, namun ia terjebak pada sektor utara yang berelemen air. Api menjadi terjebak oleh air, sehingga pandangan jernih dan jelas terkait apa harus dilakukan menjadi  hilang. Mungkin lebih tepatnya boleh disebut sebagai “kehilangan pandangan.” Karena Jingmen juga berarti informasi, maka bisa juga diartikan sebagai informasi yang tidak jelas atau simpang siur. Terdapat pula Tianrui (天芮), yang melambangkan masalah atau penyakit. Jadi ini mengindikasikan bahwa memang di Jakarta masalahnya sudah berat. Dengan menimbang semua hal di atas, maka Jakarta memang harus ditinggalkan saat itu, yakni karena situasi sudah tidak kondusif lagi.

 

Kemudian kita beralih pada Bogor, yang terletak di sebelah selatan Jakarta. Penjuru selatan diwakili oleh Istana Li. Tampak pada istana tersebut terdapat Liuhe (六合). Liuhe melambangkan mediasi, kedamaian, dan perlindungan. Dengan demikian, ini merupakan pemecahan masalah, setidaknya untuk sementara. Selanjutnya terdapat pula Xiumen (休門) atau Pintu Istirahat. Seperti namanya, pintu ini melambangkan proses istirahat, yakni untuk mendinginkan suasana. Pada satu sisi, hal ini memang baik, tetapi Xiumen tidak cocok untuk mengambil atau menandatangani keputusan penting. Namanya saja “istirahat,” sehingga pengambilan keputusan penting adalah tidak cocok. Itulah sebabnya, penandatanganan Surat Perintah Sebelas Maret di Bogor adalah sesuatu yang kurang tepat dan dapat memberikan dampak tidak dikehendaki.

 

Kalau kita boleh menelaah lagi, terdapat tekanan elemen logam, yang diwakili Geng dan Xin, serta didukung elemen tanah, yakni Ji. Logam mewakili militer. Jadi di selatan akan mendapatkan tekanan dari militer juga. Apalagi Ji di atas Geng disebut struktur hukuman (xingge), sehingga kelak bisa membawa masalah dalam hukum atau legalitas. Pada kenyataannya Supersemar itu yang melegalkan hilangnya kekuasaan dari tangan Presiden Soekarno, yakni dengan pengukuhan Supersemar sebagai Tap MPRS.

 

Tampak juga adanya Tianren (天任) di Istana Li. Tianren berarti utusan. Ini bisa jadi mengacu pada tiga orang utusan Jenderal Soeharto yang datang menemui Presiden Soekarno. Tianren sendiri memiliki elemen tanah. Tanah diperkuat oleh elemen Api di Istana Li (selatan). Jadi, apa yang diinginkan para utusan itu akan dipenuhi (mereka menjadi pihak yang kuat). Pada gilirannya, tanah akan memperkuat logam (militer). Jadi, ini merupakan perangkap tersembunyi. Pada suatu sisi, Tianren melambangkan stabilitas, kemantapan, serta keamanan. Jadi pada satu sisi Tianren menawarkan rasa aman dan kemantapan, namun pada sisi lain memperkuat genggaman atau cengkeraman militer terhadap presiden. Yang menarik di sini adalah pada kenyataannya, ketiga utusan tersebut juga membawa pesan bahwa Jenderal Soeharto sanggup memulihkan  keamanan beserta stabilitas. Jadi, apa yang diungkapkan oleh bagan Qimendunjia di atas memang selaras dengan kenyataannya.

 

Kita boleh mengatakan bahwa dalam kasus ini adalah seperti “lepas dari mulut harimau, masuk ke dalam mulut buaya.” Memang benar bahwa sementara presiden dapat melepaskan diri dari kekacauan di Jakarta, tetapi perangkap yang tidak dapat dihindari sudah menanti di Bogor. Hal lain yang nampak jelas adalah adanya Zhifu (直符) yang melambangkan pemimpin hadir bersama dengan Simen (死門) atau Pintu Kematian. Ini menandakan bahwa kekuasaan Presiden Soekarno memang sudah saatnya berakhir. Zhifu juga hadir bersama Tianchu (天柱) yang melambangkan kehancuran. Ini sudah merupakan indikasi yang sangat buruk. Seolah-olah sudah merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari lagi.

 

Barangkali pertanyaan menarik adalah ke mana arah yang baik untuk mundur saat itu,  jika Bogor merupakan pilihan kurang tepat. Kalau menurut bagan di atas, arah yang tepat untuk mundur adalah Istana Kun, yang merupakan penjuru barat daya. Di sana terdapat Shengmen (生門) atau Pintu Kehidupan. Jadi, arah ini dapat dipergunakan sebagai sarana untuk memulai awal baru atau konsolidasi kekuatan. Selain itu, juga terdapat Baihu (白虎) yang melambangkan otoritas. Dengan demikian, ini menandakan adanya kekuasaan yang bisa dipertahankan. Ada pula Tianchong (天沖) yang mewakili peluang melakukan serangan balik secara cepat. Masih terdapat pula batang langit Gui di atas Ren yang disebut struktur teng she yao jiao. Struktur ini memang termasuk struktur yang buruk atau tidak menguntungkan. Namun dalam pelarian, ini menandakan gerakan yang lincah sehingga sulit ditangkap. Jadi, menimbang berbagai kondisi di atas, maka arah barat daya seharusnya merupakan lokasi mundur paling sesuai.

 

Yang menjadi masalah apakah penjuru barat daya itu merupakan pilihan yang dimungkinkan? Sayangnya adalah hal itu tidak dimungkinkan. Di penjuru barat daya tidak ada landasan yang dapat diandalkan. Kalau kita perhatikan di peta, maka barat daya Jakarta adalah pantai Pelabuhan Ratu dan Banten Selatan. Pada tahun-tahun tersebut infrastruktur di sana tentunya masih belum berkembang. Selain itu, di sana terdapat hutan dan gunung yang terjal, sehingga meski menurut Qimendunjia itu merupakan penjuru mundur yang baik, namun secara praktik tidak dimungkinkan, yakni karena lokasi tidak mendukung.

Kendati demikian, mungkin juga diandaikan bahwa bila Bung Karno memilih arah barat daya, maka Beliau akan memimpin perjuangan dan melawan bersama rakyat serta pendukung-pendukungnya. Namun ini tentunya akan memakan banyak korban jiwa. Konfrontasi besar pasti akan terjadi. Padahal Bung Karno lebih memilih rekonsiliasi atau persatuan. Lebih baik dirinya yang hancur dibandingkan rakyat.

Sampai di sini, kita sudah menganalisa peristiwa Supersemar dari sisi Ilmu Ramalan Qimendunjia. Menarik sekali, kalau kita bisa memeriksa berbagai peristiwa sejarah dari kacamata ramalan ini. Kendati demikian, kita harus mengetahui dengan jelas tanggal dan jamnya. Tanpa jam, analisa tidak dimungkinkan, karena faktor jam sangat penting sekali dalam membuat bagan Qimendunjia. Selain itu, arah pergerakannya harus jelas; misalnya dalam kasus ini adalah dari Jakarta ke Bogor. Tantangan dalam menganalisa suatu peristiwa sejarah dengan metoda Ramalan Qimendunjia adalah tiadanya data-data jelas yang dapat diandalkan. Kebetulan data-data peristiwa Supersemar ini tergolong lengkap, sehingga bisa dilakukan analisa. 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . .


PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

 

 

Rabu, 29 April 2026

PREDIKSI RAMALAN QIMENDUNJIA TENTANG PERGERAKAN NILAI TUKAR RUPIAH HINGGA AKHIR 2026

PREDIKSI RAMALAN QIMENDUNJIA TENTANG PERGERAKAN NILAI TUKAR RUPIAH HINGGA AKHIR 2026

 

Ivan Taniputera

29 April 2026

 

 

Hari ini, kita menyaksikan bahwa nilai tukar Rupiah anjlok terhadap US Dollar hingga mencapai Rp. 17.300,- per US Dollarnya. Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba memprediksikan bagaimana garis besar pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar hingga akhir 2026. Berikut ini adalah hasilnya.

 

1.Mei-Juni 2026: Wu bertemu Xin di Istana Zhen yang terdapat Tian Rui (masalah atau penyakit). Terdapat pula Kong (Kekosongan). Ini berarti bahwa pada kurun waktu ini, Rupiah sedang tidak bertenaga, lemah, dan kehilangan landasan yang mantap. Selain itu, Istana Dui mengindikasikan adanya volatilitas atau fluktuasi yang besar. Dengan adanya hal ini, maka diprediksikan bahwa Rupiah selama kurun waktu ini kurang memiliki tenaga, sehingga sulit mengalami kenaikan signfikan. Rupiah akan terus tertekan dan cenderung melemah.

 

2.Juli-Agustus 2026: Tambahan masalah atau penyakit akan bermunculan. Ini merupakan masa yang sangat kritis. Beban ekonomi akan semakin meningkat. Itulah sebabnya, pada kurun waktu ini, Rupiah berpeluang mengalami koreksi yang cukup tajam. Elemen Api akan menyerap elemen Kayu, yang diwakili Rupiah. Perkembangan global mungkin akan berdampak pula pada pelemahan Rupiah. Selain itu, bisa juga akan terjadi peristiwa-peristiwa negatif yang memicu kejatuhan Rupiah. Nilai tukar Rupiah diprediksikan bisa anjlok antara kurang lebih Rp 17.600-18.000,- per US Dollar (skenario terbaik) atau menurut skenario terburuk bisa mencapai Rp. 18.800,-.

 

3.September-Oktober 2026: Rupiah masih belum dapat menguat dan masih berkisar antara Rp. 17.600-18.000,- per US Dollar (skenario terbaik). Sementara itu, skenario terburuk bahkan bisa mencapai Rp. 18.800. Kita berdoa saja agar skenario terburuk jangan sampai terjadi.

 

4.November-Desember 2026: Keadaan akan mulai membaik. Rupiah berpeluang mengalami penguatan melalui serangkaian kebijakan moneter yang tepat. Bahkan berpeluang menguat hingga di bawah Rp. 17.500,- per US Dollar.

 

Kita dapat  menuangkannya ke dalam bentuk grafik sebagai berikut.

 




 

Apa yang ditampilkan di atas hanya sekedar ramalan saja dan belum tentu benar. Namun ada baiknya kita tetap waspada. Yang terpenting adalah kita hendaknya senantiasa berdoa agar perekonomian negara kita segera membaik kembali. 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . .


PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

 

 

Kamis, 09 April 2026

RAMALAN QIMENDUNJIA TENTANG GENCATAN SENJATA SELAMA DUA MINGGU

RAMALAN QIMENDUNJIA TENTANG GENCATAN SENJATA SELAMA DUA MINGGU

 

Ivan Taniputera

9 April 2026

 

Baru-baru ini kita mendengar mengenai dicapainya gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. Itulah sebabnya, saya tertarik membuat ramalan terkait hal tersebut berdasarkan Ramalan Qimendunjia. Berikut ini adalah bagan Qimendunjia yang diperoleh.

 



 

Kita akan langsung saja mengulas poin-poinnya.

 

1.Gencatan senjata ini bersifat rapuh dan sangat fluktuatif. Perubahan bisa terjadi dengan sangat cepat dan tiba-tiba. Apa yang sudah disepakati bisa hilang atau menjadi kosong kembali. Penuh ketidakpastian serta tidak ada hasil permanen yang dapat dicapai. Hal ini tampak jelas dengan adanya (Kosong) dan (Kuda-lambang perubahan cepat) secara bersamaan di.

 

2.Terdapat indikasi adanya perang urat syarat, propaganda, sabotase, dan tindakan-tindakan tersembunyi (rahasia). Ini berarti apa yang terlihat di permukaan belum tentu mencerminkan keadaan sebenarnya. Apa yang dikatakan sangat mungkin akan berbeda dengan kenyataan di lapangan.

 

3.Permasalahan dengan tunas-tunas kecil bisa menghambat gencatan senjata. Tunas-tunas kecil di sini mengacu pada pihak-pihak yang menjadi proxy. Jadi peperangan dengan proxy itu akan menghambat kesepakatan gencatan senjata.

 

4.Akan terjadi negosiasi tertutup dan juga perang informasi selama kurun waktu ini. Pemberitaan mungkin akan simpang siur dan membingungkan.

 

5.Terdapat Tian Peng (Bandit) pada lokasi yang melambangkan hasil. Dengan demikian, akan ada tuntutan-tuntutan yang sulit dipenuhi oleh berbagai pihak. Dengan demikian, setelah masa dua minggu berakhir konfrontasi sangat mungkin akan berlanjut. Kuda di Gen seperti poin 1 juga melambangkan adanya suatu perubahan pesat ke arah tindakan militer.

 

Kesimpulannya, berdasarkan ramalan ini, maka setelah berakhirnya gencatan senjata ini, maka peperangan akan berlanjut. Dengan kata lain, boleh dikatakan gencatan senjata ini akan gagal memberikan suatu hasil yang permanen. Kendati demikian, ini hanya sekedar ramalan saja dan belum tentu benar. Yang terpenting adalah kita tetap berdoa menurut agama atau kepercayaan masing-masing guna memohon agar dunia kembali damai.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . .


PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

 

Rabu, 08 April 2026

TEPATNYA RAMALAN SAYA: PADA AKHIR MARET ATAU AWAL APRIL 2026 AKAN ADA TITIK TERANG TERKAIT SELAT HORMUZ

TEPATNYA RAMALAN SAYA: PADA AKHIR MARET ATAU AWAL APRIL 2026 AKAN ADA TITIK TERANG TERKAIT SELAT HORMUZ

 

Ivan Taniputera

8 April 2026

 



 

Hari ini atau tepatnya tanggal 8 April 2026, Amerika Serikat dan Iran menyetujui gencatan senjata, yang salah satu poin kesepakatannya adalah membuka kembali Selat Hormuz bagi pelayaran. Ini merupakan sesuatu yang sangat menggembirakan. Ternyata pada tanggal 15 Maret 2026, pada artikel berjudul “RAMALAN QIMENDUNJIA TENTANG SELAT HORMUZ DAN DAMPAKNYA BAGI NEGARA KITA” (link: http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.com/2026/03/ramalan-qimendunjia-tentang-selat.html), saya telah telah menyatakan sebagai berikut:

 

“Barangkali akhir Maret 2026 dan awal April 2026 akan ada peluang titik terang jika masing-masing pihak dapat menahan diri.”

 

Pada kenyataannya hari ini tanggal 8 April 2026, yang masih tergolong awal April 2026, terjadi kesepakatan bahwa Selat Hormuz akan dibuka. Ini adalah titik terang yang dimaksud. Dengan demikian, apa yang saya ramalkan itu sungguh sangat tepat adanya. Kendati demikian, semua itu bukan kehebatan saya, melainkan Ramalan Qimendunjia terbukti keakuratannya. Yang penting adalah kita hendaknya berdoa agar keamanan dan terbukanya selat ini menjadi lebih permanen.  

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . .


PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.