Tampilkan postingan dengan label demonstrasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label demonstrasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Agustus 2025

RAMALAN SAMPAI KAPAN KONDISI KACAU DI NEGARA KITA AKAN BERLANGSUNG

RAMALAN SAMPAI KAPAN KONDISI KACAU DI NEGARA KITA AKAN BERLANGSUNG

 

Ivan Taniputera

31 Agustus 2025

 

Beberapa orang menanyakan pada saya sampai kapan atau berapa lama kondisi kacau di negara kita. Seperti yang kita ketahui, beberapa hari ini kerusuhan melanda berbagai bagian negara kita. Karena khawatir lalu ada yang menanyakan seperti itu. Hal tersebut wajar saja mengingat perkembangan akhir-akhir terasa menakutkan. Saya lalu mendapatkan visi atau penglihatan berupa angka 3.

 



 

 

Saya lalu mengartikan sebagai berikut. Jika ditanya berapa lama kekacauan itu akan berlangsung, maka mungkin saja jawabannya adalah 3 hari. Ada pun tiga hari itu adalah 29, 30, dan 31 Agustus 2025. Oleh karenanya, mulai tanggal 1 September 2025 keadaan akan berangsur tenang dan kondusif kembali. Berbagai aksi mungkin masih akan ada, namun ekskalasinya sudah mereda, sehingga tidak terlalu mengkhawatirkan lagi. Kondisi akan makin terkendali. Meskipun demikian, para pemimpin dan petinggi negara hendaknya lebih peka terhadap aspirasi rakyat. Mereka harus menghargai rakyat. Jika tidak, maka bisa jadi konflik akan timbul lagi masa mendatang. Ini merupakan saat untuk berubah menjadi lebih baik. Mari kita menjaga agar negara kita menjadi semakin sejahtera dan maju.

Senin, 25 Agustus 2025

RAMALAN DEMONSTRASI 25-28 AGUSTUS 2025 DI NEGARA KITA

 RAMALAN DEMONSTRASI 25-28 AGUSTUS 2025 DI NEGARA KITA

 

Ivan Taniputera

25 Agustus 2025

 


Beberapa orang klien menanyakan ramalan mengenai demonstrasi di negara kita yang saat ini sedang terjadi. Mereka bertanya apakah sesuatu hal besar akan terjadi pada tanggal 25 hingga 28 Agustus 2025? Beberapa di antara mereka menerima pesan agar berhati-hati pada kurun waktu tersebut, dimana hal tersebut menimbulkan rasa khawatir.  Untuk menjawab pertanyaan ini, saya akan menggunakan metoda Ramalan Kartu Medieval Art. Hasilnya adalah sebagai berikut.

 


Kita akan mengartikan kartu-kartu di atas. Kartu paling kiri menggambarkan seseorang yang sedang menari di dalam kabut. Kendati demikian, kabut ini tidak tebal. Kabut sendiri melambangkan kekacauan atau ketidakjelasan. Oleh karenanya, kita dapat mengartikan bahwa memang akan ada kekacauan, tetapi tidak begitu parah, karena kabut sebagai tergambar di kartu paling kiri tidak tebal. Sementara itu, kartu tengah mengambarkan seseorang wanita berkarisma sedang menenangkan banyak orang. Oleh karenanya, dapat diartikan bahwa demonstrasi ini akan dapat diredakan. Kartu paling kanan menggambarkan orang yang sedang berjalan sendirian. Kita dapat mengartikan bahwa akhirnya semua peserta akan “berjalan sendiri-sendiri” atau dengan kata lain demonstrasi ini akan bubar begitu saja. Sampai di sini, kita dapat menyimpulkan bahwa demonstrasi ini tidak akan membuahkan suatu hasil yang terlalu signifikan. Demonstrasi ini akan reda dengan sendirinya, sehingga tidak ada kekacauan yang terlampau besar. Tidak perlu khawatir berlebihan.

 

Kita juga akan menggunakan metoda Ramalan Yijing. Hasilnya adalah sebagai berikut.

 



 

Heksagram 42 pertumbungan atau perkembangan yang baik. Oleh karenanya, dapat disimpulkan bahwa demonstrasi ini tidak akan berkembang ke arah buruk. Kendati demikian, heksagram ini juga menyarankan agar semua pihak untuk bersikap jujur dan tulus serta mengutamakan kepentingan orang banyak. Barangsiapa yang mementingkan dirinya sendiri akan hilang keberuntungannya di masa mendatang. Dengan demikian, ini merupakan saran agar bagi parlemen agar mulai memperhatikan kepentingan dan kesejahteraan rakyat. Mereka harus mulai memperhatikan aspirasi rakyat secara lebih serius. Di masa mendatang, bisa saja terjadi demonstrasi-demonstrasi lagi yang makin luas. Pemerintah juga harus rajin melakukan evaluasi. Di masa sekarang jangan mengambil keputusan atau kebijakan-kebijakan yang terlalu kontroversial. Lebih baik mempertahankan dulu apa yang sudah berlangsung sekarang. Belum merupakan saat yang tepat untuk melakukan berbagai gebrakan. Proyek-proyek mercusuar harus segera dihentikan karena akan membebani keuangan negara. Pusat perhatian harus diletakkan pada perbaikan perekonomian negara. Korupsi harus segera diberantas. Undang-undang perampasan aset koruptor harus segera disahkan, karena hal ini juga merupakan salah satu aspirasi masyarakat. Setelah disahkan, maka harus dilaksanakan secara konsisten.

 

Kita juga akan menggunakan metoda Ramalan Horary Astrology.

 



 

Ramalan Horary Astrology juga menyatakan bahwa aksi demonstrasi itu tidak akan berkembang menjadi sesuatu yang buruk. Dengan demikian, keadaan akan berangsur mereda atau menjadi tenang  kembali. Kendati demikian, benih-benih ketegangan di masyarakat itu tetap akan ada. Oleh karenanya, parlemen dan pemerintah harus sanggup menerima aspirasi masyarakat.

 

Setelah menilik berbagai hasil ramalan di atas, maka tampak bahwa keadaan akan menjadi tenang kembali. Demonstrasi tidak akan menjadi kacau atau menimbulkan gangguan keamanan yang serius. Tidak ada yang perlu terlalu dikhawatirkan. Meskipun demikian, kita hendaknya tetap waspada. 
 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . .


PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
 

Senin, 21 November 2016

ANALISA ASTROLOGI: RAMALAN KEADAAN 2 DESEMBER 2016

ANALISA ASTROLOGI: RAMALAN KEADAAN 2 DESEMBER 2016
.
Ivan Taniputera.
21 November 2016.
.
Baru-baru ini terbetik lagi adanya kabar bahwa pada tanggal 2 Desember 2016 akan berlangsung unjuk rasa di Jakarta. Beberapa orang teman meminta pada saya agar melakukan analisa bagi hal tersebut. Sejujurnya saya agak enggan melakukannya. Jika setiap ada desas desus kita tanggapi, tentunya akan merepotkan, bukan? Sebenarnya, yang lebih penting adalah kita tetap tenang dan waspada serta senantiasa berupaya menjaga keutuhan bangsa dan negara. Namun untuk memenuhi keinginan para sahabat tersebut, saya tetap melakukan juga analisa ini. Kebetulan laptop saya juga sudah dapat berfungsi kembali. Berikut ini adalah bagan horary astrology yang saya buat bagi keperluan tersebut.
.


.
Hal pertama yang kita saksikan adalah adanya “penerimaan timbal balik” atau mutual reception antara Mars di rumah kedelapan dan Uranus di rumah kesepuluh. Mutual reception berarti planet-planet penguasa suatu tanda zodiak saling berada pada tanda zodiak yang dikuasai planet lainnya. Untuk jelasnya sebagai berikut. Rumah kedelapan (ketertiban umum) dikuasai oleh Aquarius. Mars berada pada Aquarius. Sementara itu rumah kesepuluh dikuasai oleh Aries. Planet penguasa Aries adalah Mars; sedang planet penguasa Aquarius adalah Uranus. Aries pada Aquarius dan Uranus pada Aries. Inilah sebabnya Mars dan Uranus dikatakan berada dalam mutual reception.
.
“Penerimaan timbal balik” dalam astrologi merupakan sesuatu yang sangat baik. Menandakan adanya kemampuan dalam menciptakan harmoni. Oleh karenanya, dapat kita simpulkan bahwa pada hari tersebut tidak akan terjadi sesuatu yang membahayakan bangsa dan negara. Jikalau ada kekacauan maka akan berhasil diredam. Dengan demikian, kita tidak perlu khawatir berlebihan. Apalagi Mars tidak mendapatkan pengaruh buruk. Mars sendiri dapat dianggap melambangkan angkatan perang dan kepolisian (TNI/ Polri). Jadi keduanya akan sanggup menjaga keamanan dengan baik.
.
Kendati demikian, kita perlu waspada karena ada juga berbagai aspek yang buruk. Jadi bagaimanapun juga hari itu memang akan penuh ketegangan. Dalam hal ini terdapat Uranus yang mengalami pengaruh buruk (Square) dengan Pluto. Pluto bisa diartikan adalah rencana rahasia, tindakan merusak, kegiatan membangkitkan kengerian (teror), kematian, kegelapan, dan lain sebagainya. Pluto di sini conjunct dengan Venus. Venus melambangkan keuangan negara. Jadi, kita bisa membacanya adanya suatu rencana rahasia atau tindakan merusak melalui keuangan negara. Arti lain Venus adalah wanita, jadi kaum wanita perlu berhati-hati dan waspada. Jika tidak diperlukan benar maka tidak usah bepergian.
.
Namun Uranus juga mendapatkan pengaruh baik berupa Trine dengan Saturnus. Saturnus di sini adalah planet yang melambangkan penegakan hukum. Jadi, kita dapat mengartikan bahwa orang-orang yang berniat jahat dan kurang baik akan mendapatkan hukuman setimpal.
.
Apa yang diungkapkan di atas adalah hanya sekedar ramalan saja, sehingga belum tentu terbukti kebenarannya. Yang namanya ramalan bisa saja meleset. Kendati demikian, yang lebih penting adalah kita senantiasa menjaga ketenangan, ketertiban, dan kewaspadaan. Jangan mudah panik dan terpancing oleh berita-berita yang tidak jelas kebenarannya. Kita hendaknya memanjatkan doa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing agar keutuhan negara kita tetap terjaga. Kita juga perlu turut serta membantu perjuangan para anggota TNI/Polri dalam membela kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD 45.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . .
.
.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Sabtu, 19 November 2016

PANDANGAN KELIRU TENTANG DEMOKRASI DAN UNJUK RASA

PANDANGAN KELIRU TENTANG DEMOKRASI DAN UNJUK RASA.
.
Ivan Taniputera.
19 November 2016.
.


Banyak orang mungkin mempunyai pandangan keliru mengenai berdemokrasi dan unjuk rasa. Pertama-tama, demokrasi bukanlah tirani mayoritas ataupun minoritas. Jadi, demokrasi jelas bertolak belakang dengan tirani atau penindasan, baik oleh golongan mayoritas atau minoritas.
.
Demokrasi bukanlah alat pemaksaan kehendak. Kita bebas menyampaikan apa kehendak kita, namun bukan berarti bahwa kehendak itu harus dipenuhi. Jika penyampaian kehendak disamakan dengan keharusan bahwa kehendak itu harus dipenuhi, apakah bedanya dengan tirani atau pemaksaan? Dengan adanya pemaksaan, maka demokrasi menjadi cacat. Oleh karenanya, tetap harus diingat bahwa menyampaikan gagasan dan pendapat adalah hak kita, namun adalah hak pihak lain pula untuk menolaknya.
.
Unjuk rasa sebagai alat demokrasi juga demikian. Jangan sampai unjuk rasa malah menjadi sarana pemaksaan kehendak atau tirani. Demokrasi bertujuan mewujudkan kebebasan, jika malah menghadirkan tirani atau pemaksaan kehendak, di manakah lagi kebebasan itu? Unjuk rasa atau demonstrasi juga harus patuh pada berbagai peraturan. Antara lain memohon izin pada pihak berwenang. Dalam hal ini, pihak berwenang juga berhak menolak memberikan izin bagi demokrasi tersebut, jikalau dirasa hal itu mengganggu atau tidak bermanfaat bagi kepentingan umum yang lebih luas. Jadi, pihak berwenang pun juga harus bersikap tegas. Jangan takut menolak memberikan izin atau melarang adanya unjuk rasa, karena memang itulah hak pihak berwenang.
.
Pihak yang hendak unjuk rasa juga jangan memaksakan diri. Pihak mana pun harus menghormati pemerintah yang sah, termasuk pihak yang mengajukan izin berunjuk rasa. Jikalau tidak menghormati keputusan pihak berwenang, bukankah itu sama saja dengan tidak mengakui pemerintahan yang sah? Apabila tidak diakuinya keberadaan suatu pemerintahan yang sah, apa bedanya dengan anarki? Tentunya pihak-pihak berwenang mempunyai pertimbangan-pertimbangan tertentu dengan tidak memberikan izin.
.
Menimbang hal-hal tersebut di atas, kita perlu meluruskan kembali konsep dalam berdemokrasi. Pemerintahan yang baik pasti akan menjunjung tinggi demokrasi, yakni dalam hal menyampaikan pendapat secara lisan dan tulisan, termasuk melalui unjuk rasa. Pemerintah yang baik pasti akan memperhatikan seluruh aspirasi rakyatnya. Namun rakyat pada sisi lain juga harus memahami bagaimana demokrasi yang benar. Kita hendaknya menghindari demokrasi yang kekanak-kanakan, dimana hal itu sesungguhnya bukanlah demokrasi sama sekali. Ibaratnya seorang anak kecil yang menangis sambil bergulung-gulung di tanah saat meminta sesuatu. Jikalau dipenuhi, pada kesempatan lain sewaktu menginginkan sesuatu, ia akan mengulangi cara tersebut lagi. Tentu saja kebiasaan semacam itu tidaklah mendidik. Tidak semua aspirasi harus dipenuhi.
.
Salam demokrasi!