TANGGAL 13 JUNI
2026 MERUPAKAN TANGGAL YANG ISTIMEWA
Ivan Taniputera
12 Juni 2026
Tanggal
13 Juni 2026 pukul 11.00-12.59 merupakan tanggal yang istimewa. Berikut ini
adalah bagan Bazi bagi tanggal tersebut.
Nampak
bahwa seluruh cabang bumi adalah Wu (午). Dengan demikian, boleh dikatakan bahwa energi Api sangat kuat.
Itulah sebabnya, pada kurun waktu tersebut cocok untuk membuat air penolak bala
atau pembersih energi negatif. Khususnya
bagi mereka yang kekurangan elemen Api.
Caranya
sangat sederhana, mulai pukul 11.00 hingga 12.59 letakkan air di bawah sinar
matahari. Air itu boleh dipergunakan untuk mandi atau minum. Air ini akan
sangat ditakuti oleh makhluk-makhluk halus jahat, sehingga boleh dipercikkan di
tempat-tempat yang dirasa angker atau mengandung energi negatif. Air itu juga
boleh disimpan saja, yakni untuk berjaga-jaga siapa tahu diperlukan di masa
mendatang. Namun mungkin energi positifnya hanya bertahan selama setengah tahun
saja.
Pada
kurun waktu tersebut, jika Anda merasa bahwa diri Anda banyak dirasuki oleh
energi negatif, maka sangat disarankan untuk berjemur sambil bermeditasi di
bawah sinar matahari. Tidak perlu selama dua jam penuh. Mungkin cukup lima
menit saja atau berapa lama yang Anda rasa cukup. Anda dapat membayangkan
cahaya putih dari sinar matahari memasuki tubuh Anda dan menghalau berbagai hal
buruk.
Dilarang
menyebarluaskan sebagian atau seluruh artikel ini tanpa seizin penulis secara tertulis.
Jika telah mendapatkan izin tertulis maka tidak boleh menambah atau
mengurangi apa pun yang terdapat di terjemahan ini dari awal sampai akhir, dan
linknya harus tetap dicantumkan. Tidak boleh mengubah apa pun sebagaimana yang
tercantum di sini. Mengambil tanpa izin berarti mencuri dan akan menjerumuskan
pada karma buruk (akusala karma)
serta alam-alam penderitaan. Kita hendaknya tidak merendahkan diri kita sendiri
sebagai pencuri.
Pada artikel kali ini saya akan mengulas
mengenai “makam keberuntungan bagi orang masih hidup” atau shēngjī. Agar ringkas dan tidak terlalu panjang dalam artikel ini kita
akan menyebutnya sebagai “makam hidup” saja. Adapun tulisan tentang shēngjī dalam bahasa Indonesia masih sangat jarang. Ini menjadi alasan
utama mengapa artikel ini ditulis. Artikel ini bukan merupakan anjuran bagi
Anda untuk membuat makam hidup, melainkan sekedar sebagai upaya pelestarian
budaya saja.
APAKAH ITU SHĒNGJĪ ATAU “MAKAM HIDUP”?
Untuk mengawali artikel ini, perlu
diungkapkan terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan shēngjī atau “makam hidup.” Shēngjī(生基) terdiri dari dua
kata; yakni:
生 (Shēng), yangberarti kehidupan, hidup, atau lahir.
基 (Jī), yang berarti landasan.
Dengan demikian, secara harafiah shēngjī dapat
diartikan sebagai “landasan kehidupan.” Lalu jika disebut “makam hidup,” lalu
makam apakah yang dimaksud? Makam hidup adalah makam yang dipergunakan “memakamkan”
potongan rambut, potongan kuku, tetesan darah, pakaian, dan berbagai benda lain
milik seseorang yang masih hidup. Jadi secara ringkas yang “dimakamkan” di sini
adalah benda-benda yang mengandung DNA seseorang masih hidup. Dengan kata lain
yang “dimakamkan” di sini bukan orang yang sudah meninggal. Karenanya, ini
bukan makam dalam pengertian sehari-hari.
APAKAH TUJUAN MEMBUAT ATAU MEMBANGUN MAKAM HIDUP?
Tujuan seseorang membuat atau
membangun makam hidup adalah untuk memperbaiki nasib. Misalnya ia sedang
mengalami kehidupan yang buruk atau penuh masalah. Begitu pula dengan seseorang
yang sudah menderita penyakit berat dan berharap kesembuhan serta panjang usia.
Oleh karenanya, secara umum dan ringkas kita boleh mengatakan bahwa tujuan membangun
makam hidup adalah demi memperbaiki nasib; yakni mengubah nasib buruk menjadi
nasib baik.
Berikut ini adalah antara lain hal-hal
yang konon dapat diperoleh melalui pembuatan makam hidup yang baik:
1.Keberuntungan dan kemakmuran.
2.Kemajuan karir.
3.Mendapatkan jodoh yang baik.
4.Memperoleh keturunan bagi yang
sulit mendapatkannya.
5.Realisasi spiritual.
BAGAIMANA
CARA BEKERJANYA?
Makam hidup ini berkaitan dengan
ilmu Fengshui, yakni memanfaatkan
suatu lokasi baik dan menguntungkan guna memberikan energi keberuntungan pada
benda-benda mengandung DNA orang tersebut. Dengan energi keberuntungan yang
mengalir pada benda-benda tersebut, maka diharapkan pemiliknya juga akan
mememperoleh keberuntungan atau perubahan nasib serta terpenuhinya berbagai
permohonan.
Suatu lokasi yang memiliki Fengshui istimewa harus dipilih sebagai
tempat membangun makam hidup. Tempat itu harus memiliki jalur/ urat nadi naga (longmai) yang baik, arah datang serta
pergi air menguntungkan, dan lain sebagainya. Secara ringkas adalah
memanfaatkan berbagai bentang alam, seperti gunung, sungai, hutan, serta
dataran yang baik secara Fengshui untuk mengalirkan energi keberuntungan bagi
makam hidup di lokasi tersebut. Pemilihan tempat ini bukan sesuatu yang mudah. Tempat
itu harus sempurna. Bila ada ketidaksempurnaan, maka akan menjadi sia-sia.
SEJARAH MAKAM HIDUP
Sejarah makam hidup diawali dari
seorang ahli Fengshui bernama Yang Jiupin (Yang Gong), yang hidup semasa
Dinasti Tang (618-906). Beliau berpendapat bahwa kondisi bentang alam dapat
mengubah nasib seseorang. Namun nampaknya sebelum Beliau, makam hidup juga
sudah dikenal. Beberapa tokoh yang pernah membangun makam hidup adalah Zhang
Liang (asisten Liu Bang-pendiri Dinasti Han) dan Yao Chong.
Diriwayatkan bahwa Zhang Liang
berhasil menemukan lokasi “Tempat Kediaman Naga Sejati” dan membangun makam
hidupnya di sana. Ia lalu melakukan pelatihan spiritual di sana serta berhasil
memperoleh energi spiritual yang kuat. Beliau lalu membantu Liu Bang mendirikan
Dinasti Han (206 SM – 220 M).
Selanjutnya,
di sepanjang dinasti yang silih berganti banyak tokoh menerapkan metoda ini,
bahkan hingga ke zaman modern.
BENDA-BENDA YANG
HARUS DISIAPKAN
Benda-benda
yang mengandung DNA seseorang itu, seolah-olah dianggap mewakili tubuh orang
itu sendiri. Adapun benda-benda itu adalah:
1.Tulisan
nama lengkap, alamat lengkap, dan Bazi
(delapan karakter) seseorang pada apa yang disebutkan papan kayu panjang umur (changsheng paiwei). Bagi pria bahannya
adalah kayu dedalu (willow), sedangkan untuk kaum wanita bahannya adalah kayu
persik.
2.Potongan
kuku tangan dan kaki.
3.Potongan
rambut.
4.Satu
perangkat pakaian dalam serta luar yang pernah dipakai. Jadi tidak boleh
pakaian baru, karena belum membawa DNA orang tersebut
5.Tetesan
darah, bisa dititikkan pada kertas atau pakaian.
6.Sepasang
kaus kaki pernah dipakai.
7.Sepasang
sepatu pernah dipakai.
Demikian
daftar lengkap barang-barang diperlukan.
WAKTU
PELAKSANAAN
Waktu
melaksanakan pembuatan makam hidup harus memilih tanggal dan jam yang baik.
Selain
itu, tidak boleh dilakukan pada sembarang tahun. Berikut ini adalah rumusnya.
1.游魂絕命 (Yóu Hún Jué Mìng
= Jiwa mengembara pemutus nyawa) — [Buruk/凶]
12.增齡進祿 (Zēng Líng Jìn Lù
= Peningkatan usia dan kemakmuran) — [Baik/吉]
Cara
menggunakan rumus di atas adalah sebagai berikut. Urutannya dihitung dari
cabang bumi atau shio tahun kelahiran
seseorang. Misalnya, seseorang bershio kuda, maka tahun kuda dihitung sebagai
pertama, yakni jatuh pada Yóu Hún Jué Mìng
yang buruk (凶).
Dengan kata lain, orang bershio kuda
jangan membangun makam hidup pada tahun kuda. Lalu tahun berikutnya atau tahun
kambing adalah jatuh pada nomor dua; yakni Cuī
Guān Jìn Lù. Ini merupakan tahun yang baik (吉), sehingga orang yang bershio kuda cocok membangun makam hidup di tahun kambing. Demikian
seterusnya.
METODOLOGI
Terdapat
ritual-ritual tertentu yang harus dilakukan, sehingga energi dari bentang alam
sanggup mengalir serta memberikan dampak menguntungkan bagi makam hidup.
Ritual-ritual itu mungkin berbeda-beda pada para praktisi, sehingga tidak akan
diungkapkan di sini. Beberapa di antaranya juga mungkin bersifat esoteris
(rahasia). Kendati demikian, secara umum ini diawali dengan memasukkan
barang-barang keperluan makam hidup ke dalam guci. Kemudian persiapkan lubang
untuk menanam guci tersebut. Sebelumnya, perlu dijalankan ritual memohon izin
pada Dewa Bumi setempat. Ritual ini ditutup dengan berterima kasih pada Dewa
Bumi setempat atas kelancaran pembuatan makam hidup.
RUMUS TULISAN
PADA PAPAN KAYU PANJANG UMUR
Jumlah
aksara pada Papan Kayu Panjang Umur juga harus diperhitungkan dengan teliti
atau tidak boleh sembarangan. Rumusnya adalah sebagai berikut:
1.Sheng (生
- Lahir): Melambangkan awal yang baru, pertumbuhan, dan keberuntungan. (Sangat
Baik)
2.Lao (老
- Tua): Melambangkan kematangan, penghormatan, dan panjang umur. (Baik)
5.Ku (苦
- Sengsara): Melambangkan kesulitan hidup dan kemiskinan. (Buruk)
Aksara
pertama tiba pada sheng, aksara kedua
pada lao, aksara ketiga pada bing, dan demikian seterusnya. Setelah ku, maka kembali lagi ke awal, hingga
aksara terakhir. Jatuhnya aksara terakhir tidak boleh pada bing, si, serta ku. Bila jatuh pada hitungan buruk, maka
tambahkan satu atau beberapa aksara bermakna baik, sehingga aksara terakhir
jatuh pada sheng atau lao.
APAKAH MEMBUAT
MAKAM HIDUP BENAR-BENAR DAPAT MENDATANGKAN MANFAAT?
Ada
banyak cara dalam ilmu metafisika yang bertujuan meningkatkan keberuntungan.
Salah satunya adalah membuat makam hidup ini. Kendati demikian, jika kita
percaya pada tata cara tersebut, maka itu bisa jadi akan mendatangkan manfaat.
Namun jika tidak memercayainya, maka tiada manfaat pula yang dirasakan. Jadi,
semuanya bergantung apakah kita percaya atau tidak.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
UPACARA
SEDERHANA MULAI MEMBANGUN RUMAH (BEDAH BUMI)
Ivan Taniputera
11 Mei 2026
Upacara mulai membangun rumah juga
dikenal sebagai Upacara Bedah Bumi (dikenal juga dengan istilah Dongtu atau 动土) dalam tradisi Tionghoa. Ini
merupakan ritual penting sebelum memulai konstruksi atau penggalian, yakni
dalam rangka membangun rumah atau bangunan baru.
Tujuannya adalah memohon izin kepada Dewa
Bumi (Houtu atau Tudigong) agar pembangunan berjalan lancar dan tidak
mengganggu energi spiritual di lokasi tersebut.
Berikut adalah panduan tata cara umum yang
dapat dilakukan secara sederhana:
1.Persiapan Perlengkapan
Kendati sederhana, ada beberapa elemen
simbolis yang sebaiknya disiapkan:
Meja
Persembahan: Meja kecil diletakkan di area yang akan dibangun (biasanya di
bagian tengah atau depan lahan).
Dupa (Hio):
Biasanya berjumlah 3 batang.
Lilin:
Sepasang lilin merah.
Persembahan
Makanan:
1.3
jenis buah-buahan (misalnya apel untuk keselamatan, jeruk untuk keberuntungan,
dan pir).
2.3
cangkir teh.
3.Nasi
putih dan sedikit lauk pauk (vegetarian).
4.Kue
mangkok atau kue manis sebagai simbol pertumbuhan.
Kertas emas
(kimcoa): Untuk dibakar sebagai
"persembahan" bagi dewa bumi setempat.
2.Tahapan Ritual
Penyalaan
Lilin dan Hio: Nyalakan lilin terlebih dahulu, kemudian bakar 3 batang
hio. Berdoa dengan tulus di hadapan meja persembahan.
Penyampaian
Niat: Sampaikan maksud Anda dengan jelas, misalnya: "Hari ini kami
berniat memulai pembangunan di sini, mohon izin beserta perlindungan dari Yang
Mulia Dewa Bumi setempat agar pekerjaan lancar dan semua pekerja
selamat."
Penghormatan:
Tancapkan hio di tempat dupa atau di tanah jika tidak ada tempatnya.
Pembakaran
Kertas Kimcoa: Setelah hio
terbakar setengah, bakar kertas kimcoa
di tempat yang aman.
Prosesi
Bedah Bumi (Simbolis): Ambil cangkul atau sekop, lalu galilah tanah
sedikit di titik yang telah ditentukan sebanyak 3 kali. Ini adalah simbol
dimulainya proyek secara resmi. Lokasi yang digali bebas. Asal jangan di
selatan; karena tahun ini (2026), Taisui
sedang berkedudukan di selatan. Begitu pula dengan lokasi yang terkena Wugui dan Sansha.
3.Sikap: Selama upacara, usahakan
suasana tetap tenang dan positif. Hindari berkata-kata kasar atau bertengkar di
lokasi proyek pada hari tersebut. Upacara mulai membangun rumah ini juga harus memilih hari yang baik.
Setelah upacara sederhana ini selesai,
sisa makanan persembahan biasanya tidak dibawa pulang untuk dikonsumsi sendiri
jika dilakukan di lahan kosong. Namun ada juga tradisi keluarga yang
memperbolehkan pembagian buah-buahan tersebut kepada para pekerja sebagai
bentuk berbagi kebaikan.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
Kali
ini, saya akan berbagi mengenai cara membakar hu (fu, 符) atau jimat
China (Chinese talisman). Adapun hal
terpenting adalah hu itu harus terbakar habis. Dengan kata lain, semuanya harus
terbakar menjadi abu. Tidak boleh ada kertas yang tersisa, walau sedikit. Hu yang terbakar sempurna adalah
pertanda sangat baik.
Pada
dasarnya, selembar hu atau jimat China diyakini memiliki energi sakral; yakni
bila telah “diisi” dengan energi yang sesuai. Itulah sebabnya, tata cara yang
harus dilakukan tidak boleh sembarangan. Jadi, bila hu itu harus dibakar, maka
pembakarannya harus sempurna.
Sebagai
catatan, jimat China tidak harus dibakar. Penggunaannya ada yang ditempel di
suatu tempat atau dibawa ke mana pun seseorang pergi. Kalau dibakar, maka bisa
dibakar di tempat tertentu (misalnya depan pintu rumah) atau dibakar dan
kemudian dilarutkan dalam air untuk diminum. Sehubungan dengan hal ini, agar
energinya benar-benar menyatu dengan air, maka hu tersebut harus terbakar sempurna atau seluruhnya menjadi abu.
Bagaimana
jika saat membakar ternyata masih ada bagian yang belum terbakar? Ini adalah
pertanyaan yang menarik. Cara paling sederhana adalah membakar sisa yang belum
terbakar itu. Namun ada juga yang mengatakan bahwa kalau suatu jimat China
tidak terbakar seluruhnya, maka itu berarti pertanda bahwa niat atau tujuan
pembakaran tersebut belum dapat tercapai. Hal terbaik adalah jika memungkinkan
maka bakar lagi jimat China yang baru. Jadi, mulai lagi prosesnya dari awal.
Apabila tidak memungkinkan karena hu hanya satu, maka itu berarti Anda
diharuskan lebih banyak berupaya dan berbuat kebajikan. Barangkali karma bajik belum mencukupi bagi
terpenuhinya niat tersebut. Yang perlu diingat adalah karma juga merupakan
faktor penting tercapainya suatu keinginan atau niat. Tidak bisa hanya membakar
jimat China saja, lalu Anda berharap semuanya beres. Ada faktor-faktor lain
juga.
Demikian, ulasan singkat kita mengenai pentingnya suatu jimat China
terbakar hingga habis atau sempurna.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.