Jumat, 15 Juli 2016

KHASIAT BEBERAPA BATU PERMATA YANG LAYAK DISEBUT MUSTIKA

KHASIAT BEBERAPA BATU PERMATA YANG LAYAK DISEBUT MUSTIKA
.
Ivan Taniputera.
16 Juli 2016
.
Batu permata jumlahnya banyak sekali. Namun tidak semuanya layak disebut mustika atau batu yang luar biasa. Batu disebut mustika ini diyakini mempunyai khasiat yang luar biasa. Berikut adalah contoh beberapa batu yang layak disebut mustika. 








.
BADAR BESI
.
Warna hitam bening. Konon jika diletakkan di atas telapak tangan akan terasa berat. Kendati demikian, yang terbagus adalah coraknya berjalan ke tiga jurusan dan tidak tumpang tindih satu sama lain. Barulah dengan demikian dapat disebut Mustika Badar Besi. Corak yang berjalan ke tiga jurusan tersebut melambangkan tiga kesatuan (Sanbao), yakni antara Langit, Bumi, serta Manusia (Tian Ti Ren). Yang lebih luar biasa lagi adalah coraknya memancar ke tujuh penjuru. Jika tidak seperti itu, maka disebut Akik Badar Besi biasa.
.
Menurut kepercayaan khasiatnya adalah sebagai berikut:
.
1)Untuk kekebalan, yakni menjadikan tubuh kebal terhadap senjata.
2)Menangkal ilmu hitam.
3)Menguatkan tubuh.
4)Membersihkan tempat angker.
.
Pantangannya batu ini tidak boleh dibawa ke kamar mandi atau kamar kecil. Selain itu, hendaknya tidak dibawa masuk ke kamar tidur.
.
BADAR LUMUT
.
Warna hijau tua atau hijau daun dan bening. Corak-coraknya terlihat hingga ke belakang batu. Batu yang luar biasa atau layak disebut mustika penjelasannya sama seperti Badar Besi.
.
Menurut kepercayaan khasiatnya adalah:
.
1) Menghilangkan segenap keruwetan dan kesedihan.
2) Meredakan segenap perselisihan, permusuhan, dan percekcokan. Oleh karenanya, cocok dibawa oleh mereka yang sedang terlibat kasus di pengadilan.
3) Mempunyai kemampuan merukunkan dan menjadikan banyak orang menyukai pemilik batu ini.
4) Baik juga untuk orang yang berbisnis.
.
Konon batu ini dapat memperlihatkan musuh-musuh tersembunyi kita. Caranya adalah sebagai berikut. Batu mustika ini diasapi dengan kemenyan sambil dalam menyebutkan permohonan agar ditunjukkan wajah musuh gelap kita tersebut. Selanjutnya memusatkan pikiran seraya memandangi batu tersebut. Menurut kepercayaan wajah orang tersebut akan nampak pada batu.
.
Pantangannya adalah tidak boleh dibawa ke kamar kecil atau kamar mandi. Jangan pula dipergunakan untuk hal-hal tidak senonoh.
.
MATA KUCING
.
Warna hijau, di tengahnya terdapat seperti sinar yang dapat berjalan seiring dengan digerakkannya batu. Terdapat pula satu garis dan titik hitam di tengah-tengahnya.
.
Khasiatnya:
.
1) Membuat segenap keinginan cepat terkabul.
2) Dapat membantu dalam hal keberuntungan, kesejahteraan, keselamatan, dan kejayaan.
.
Konon terdapat keyakinan bahwa batu ini merupakan mustika milik Raja Laut.
.
SULAIMAN WULUNG
.
Warna ungu dengan tiga garis yang membentuk segitiga. Di dalamnya terdapa garis-garis lagi. Yang terbaik adalah tujuh garis jumlahnya. Ketujuh garis itu konon melambangkan tahapan-tahapan Nabi Sulaiman yang sedang bersembahyang dalam tempat ibadah.
.
Khasiatnya adalah:
1) Menenangkan pikiran dan menghindarkan berbagai keinginan jahat.
2) Menjauhkan dari segenap kecurangan.
3) Membantu dalam perjalanan spiritual serta mewujudkan segenap sifat-sifat kebajikan.
4) Menajamkan pikiran.
5) Wajah menjadi berkarisma dan berseri-seri.
.
Orang yang mengenakan cincin ini konon jika memukul orang dapat berakibat fatal. Dengan demikian, perlu mengendalikan kesabaran. Pantangan berikutnya, batu ini tidak boleh diikatkan pada cincin berbahan emas atau suasa, karena dapat mendatangkan penyakit. Pantangan lainnya sama dengan batu-batu di atas.
.
MIRAH DELIMA.
.
Warna merah dan bersifat bening. Pada bagian tengahnya terdapat seperti sinar berwarna putih. Konon jika dicelupkan dalam air, maka warna air itu juga akan menjadi merah. Demikian cara menguji keaslian Mirah Delima.
.
Khasiatnya adalah:
.
1) Menenangkan atau menentramkan pikiran.
2) Membuat penampilan dan wajah menjadi berkharisma.
3) Menjauhkan dari penyakit penular serta mengobati penyakit demam atau penyakit perut khususnya pada anak. Selain itu, dapat menyembuhkan penyakit pada anak-anak karena hal-hal gaib.
.
Pantangannya sama dengan batu-batu di atas.
.
MANIK RINGIN
.
Warna hijau bening. Terdapat guratan yang menuju ke tiga penjuru. Ada pula yang mempunyai bintik-bintik merah berbentuk silang atau X.
.
Khasiatnya adalah:
1) Menentangkan pikiran.
2) Membangkitkan kegembiraan, kesabaran, dan belas kasih.
3) Membangkirkan rasa suka terhadap pemilik batu ini.
4) Menolak ilmu hitam dan membersihkan tempat angker.
5) Membantu mendatangkan rejeki beserta keberuntungan.
6) Baik bagi penderita penyakit jantung dan pencernaan.
.
Konon untuk membantu penyembuhan penyakit jantung dan pencernaan, batu ini diasapi, dibacakan doa, lalu direndam dalam air. Kemudian air itu diminumkan pada penderita.
.
DAFTAR PUSTAKA.
.
Hwa Djoen, Pang. Segala Roepa Moestika, Boekhandel Ho Kim Yoe, Semarang, 1949.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ .
.






PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Kamis, 14 Juli 2016

BUKU KUMPULAN TULISAN MENGENAI ORANG TIONGHOA ZAMAN HINDIA BELANDA

BUKU KUMPULAN TULISAN MENGENAI ORANG TIONGHOA ZAMAN HINDIA BELANDA.
.
Ivan Taniputera.
15 Juli 2016
.




 .
Judul: Mr P. H. Fromberg Verspreide Geschriften
Penulis: Mr. P. H. Fromberg (Pieter Hendrik Fromberg, 1857-1924)
Penerbit: Leidsche Uitgevermaatshappij, Leiden, 1924
Jumlah halaman: 815
Bahasa: Belanda.
.
Buku ini merupakan berbagai kumpulan tulisan Fromberg mengenai orang Tionghoa di Indonesia pada zaman Hindia Belanda dan juga berbagai aturan perundangan terkait dengannnya,
.
Sebagai contoh di dalamnya terdapat tulisan mengenai pergerakan dan keadaan orang Tionghoa di Jawa:
.
“Inlanders mochten over Java reizen zoender pas. De chineesche opkooper van rjist, tabak, kapok, enz., daarentegen moest zich voor elken tocht van de kota naar de plaats van opkoop bij het bestuur van een reispas voorzien...” (halaman 405).
.
Terjemahan:
.
“Kaum bumiputera yang dapat mengadakan perjalanan di Jawa tanpa izin. Para pedagang beras, tembakau, kapas, dan lain sebagainya dari kalangan Tionghoa sebaliknya setiap kali mengadakan perjalanan dari kota ke tempat pembelian harus meminta surat izin dari pemerintah..”
.
“Voor het onderwijs van het chineesche kind werd niets gedaan. De term “inlandsche bevolking”, in art. 125 van het regeer, reglement, hetwelk den Gouverneur-generaal opdraagt vor het oprichten van scholen ten dientste der inlandsche bevolking te zorgen, omvat niet de met haar gelijkgestelde....” (halaman 405).
.
Terjemahan:
.
“Mengenai pendidikan anak-anak Tionghoa tidak ada yang dilakukan. Istilah “penduduk bumiputera,” menurut pasal 125 dan demikian pula perintah gubernur jenderal tentang pendirian sekolah-sekolah bagi penduduk bumiputera, tidak mencakup yang disetarakan dengan mereka...”
.
Selanjutnya terdapat pula beberapa stastistik mengenai pendidikan anak-anak Tionghoa di masa itu:
.
“Trekt men van de 3525 kinderen van Vreemde Oosterlingen (zie bl. 112 Algem. Verslag), de 2697 kinderen af die de Hollandsch-Chineesche scholenn bezochten, dan houdt men 828 kinderen van Vreemde Oosterlingen over, die op de Euroapeesche scholen waren toegelaten.....” (halaman 486).
.
Terdapat pula penjelasan bahwa anak-anak Tionghoa tidak diperkenankan memasuki sekolah-sekolah pemerintah:
.
“Geen betere illustratie dan het bericht in de “Javabode” van Nov. 1910 inhoudende, dat “de oud-luitenant der Chineezen te Meester-Cornelis, Gouw Eng Djian, ontslag heeft gevraagd als lid van den gemeenteraad aldaar, omdat hij geen zitting kon nemen in den raad eener gemeente, waar zijn kinderen de gouvernementsscholen niet mogen bezoeken. De oud-luitenant leidde dit laatste af uit de afwijzende beschikking welke de Regeering genomen had op het verzoek van den kapitein-titulair Oey Ek Kian om de beperkende bepalingen in zake de toelating van Chineesche kinderen tot de Europeesche scholen in te trekken.” (halaman 486).
.
Terjemahan:
.
“Tiada gambaran lebih baik sebagaimana yang dimuat dalam surat kabar "Java Bode" November 1910 yang menyatakan bahwa "mantan letnan Tionghoa di Bogor, Gouw Eng Djian, sewaktu ditanya sebagai anggota Dewan Kota sana, kendati ia tidak dapat memberikan suara pada dewan sutu kota, anak-anaknya tidak diperkenankan memasuki sekolah-sekolah pemerintah . Mantan Letnan terakhir tersebut menyimpulkannya berdasarkan penolakan Pemerintah atas permintaan kapten-kohormatan Oey Ek Kian mengenai pencabutan ketentuan persyaratan sehubungan penerimaan anak-anak Tionghoa ke berbagai sekolah Eropa.”
.
Selain itu, di dalamnya juga dibahas mengenai undang-undang kepemilikan, sewa tanah, pernikahan, pewarisan, dan lain sebagainya bagi orang-orang Tionghoa.
Berikut ini adalah daftar isinya.
.



.



.



.
Berikut ini adalah berbagai contoh halamannya.




.



.



.



.
Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 13 Juli 2016

MEMBANTAH TEORI BUMI DATAR (FLAT EARTH)

MEMBANTAH TEORI BUMI DATAR (FLAT EARTH).
.
Ivan Taniputera.
13 Juli 2016
.
Baru-baru ini saya menyaksikan video di youtube dan membaca beberapa laman yang mengumandangkan kembali teori bahwa bumi berbentuk datar seperti piringan. Nampaknya pandangan tersebut menjadi populer kembali akhir-akhir ini. Berikut ini adalah kurang lebih gambaran visual pandangan mereka mengenai bentuk bumi.
.



Nampak bahwa bumi yang teridiri dari daratan dan lautan digambarkan sebagai piringan yang di tepinya terdapat dinding es Antartika. Konon dinding ini tidak tertembus oleh siapa pun. Selanjutnya di atas piringan tersebut terdapat kubah langit yang tidak pula dapat ditembus oleh manusia. Menurut salah satu teori tersebut, karena sifatnya yang tidak dapat ditembus itu, seluruh perjalanan antariksa termasuk pendaratan di bulan adalah kebohongan belaka (hoax). Teori ini berlanjut dengan mengemukakan adanya konspirasi raksasa yang mencekoki umat manusia sehingga meyakini bahwa bumi berbentuk bulat. Namun pada kesempatan kali ini, saya tidak akan membahas mengenai teori konspirasi. Saya hanya akan mengungkapkan keberatan-keberatan terhadap teori ini.
.
Keberatan pertama adalah mengapa penduduk di berbagai bagian bumi menyaksikan rasi bintang yang berbeda-beda. Jikalau benar bumi datar, maka masing-masing di antara mereka akan menyaksikan bintang atau rasi bintang yang sama. Mengapa saya yang berdiam di Pulau Jawa tidak dapat menyaksikan bintang kutub (Polaris)? Untuk jelasnya saya akan analogikan dengan gambaran sebagai berikut.
.



.
Misalkah terdapat kubah yang di dalamnya terdapat beberapa orang. Orang-orang itu berdiri pada berbagai tempat di dasar kubah. Pada puncak kubah terdapat sebuah lampu. Maka di mana pun orang-orang itu berdiri, mereka akan dapat menyaksikan lampu tersebut. Lampu itu dapat kita umpamakan sebagai Bintang Kutub (Polaris). Namun pada kenyataannya, tidak semua orang dapat menyaksikan Polaris. Jadi tidak mungkin bumi berbentuk datar.
.
Sebagai tambahan, saat Laksamana Zhenghe dari Dinasti Ming mengadakan pelayaran pertamanya ke belahan bumi selatan, mereka mengalami kesulitan dengan rasi-rasi bintang yang ada untuk bernavigasi, karena gugusan-gugusan bintang sebagaimana disaksikan di selatan berbeda dengan utara. Baru setelah beberapa pelayaran berikutnya, mereka dapat menyesuaikan dengan hal tersebut dan membuat peta bintang belahan bumi selatan. Kesulitan lain yang mereka alami juga diakibatkan oleh tidak tampaknya Polaris di selatan, padahal para pelaut China menggunakannya sebagai pedoman navigasi.
.
Keberatan kedua, saya pernah tinggal di Jerman. Saat musim dingin maka siang hari lebih pendek. Jam 08.00 pagi masih gelap dan jam 15.00 matahari sudah terbenam. Sebaliknya saat musim panas, matahari masih bersinar hingga pukul 22.00. Oleh karenanya, panjang siang dan malam hari berbeda-beda atau berubah-ubah tergantung musimnya. Dengan kata lain, matahari tidak terbit pada saat bersamaan di sepanjang tahun. Jikalau benar bumi berbentuk datar, hal ini tidak mungkin terjadi. Semua peristiwa alam ini membuktikan bahwa bumi berbentuk bulat dengan garis rotasi yang membentuk kemiringan relatif terhadap matahari. Apabila bumi datar, maka matahari akan terbit dan terbenam pada saat yang sama di sepanjang tahun.
.
Perubahan musim juga mustahil terjadi jika bumi datar. Pada kenyataannya, saat belahan bumi utara mengalami musim dingin, maka belahan bumi utara mengalami musim panas, dan begitu pula sebaliknya. Apabila bumi datar, maka hal tersebut tidak akan terjadi, karena seluruh permukaan bumi sepanjang tahun tidak akan mengalami perbedaan dalam penerimaan sinar matahari. Menurut teori bumi datar, maka matahari dan bulan sepanjang hari hanya melakukan gerak memutar-mutar saja di atas katulistiwa.
.



.
Apabila benar demikian, maka daerah kutub utara tidak akan pernah menyaksikan matahari terbenam sepanjang tahun. Namun pada kenyataannya, kutub utara mengalami malam hari selama enam bulan setiap tahunnya dan siang hari hari selama enam bulan berikutnya. Jadi, matahari tidak pernah terbenam selama enam bulan dan terbenam selama enam bulan lainnya. Ini kembali memperlihatkan bahwa bumi berbentuk bulat dengan garis rotasi membentuk kemiringan.
.
Penganut pandangan bumi datar menyatakan bahwa peristiwa terbit dan terbenamnya matahari adalah masalah pandangan perspektif saja. Mereka menyatakan bahwa terbenamnya matahari adalah laksana kereta api yang seolah-olah menghilang dari pandangan kita sewaktu bergerak menjauh akibat jaraknya sudah berada di luar jarak pandang kita. Karena jaraknya telah terlampau jauh, maka kita tidak melihatnya lagi. Sebagai tantangan bagi penganut pandangan bumi datar, maka saya persilakan mereka menggunakan teropong atau teleskop yang kuat guna melihat matahari saat di tempat mereka malam hari. Logikanya begini. Jikalau itu karena masalah jangkauan jarak pandang saja, manusia telah menemukan teropong atau teleskop guna memperluas jarak pandang mereka. Tentunya jika mereka meyakini bumi datar, saat malam hari matahari tentunya tidak terletak di balik belahan bumi mereka, sehingga dengan teropong atau teleskop yang kuat seharusnya masih tetap dapat terlihat. Untuk jelasnya lihat gambar sebagai berikut.
.



.
Sebagai tambahan, jikalau benar bumi berbentuk datar seharusnya dengan berdiri di puncak sebuah gedung tinggi di Jakarta dan menggunakan teleskop kuat, kita seharusnya dapat menyaksikan menara Eifel atau puncak Pegunungan Himalaya. Ini adalah tantangan yang harus dapat dipecahkan oleh penganut pandangan bumi datar.
.
Demikianlah beberapa keberatan terhadap pandangan bahwa bumi berbentuk datar.
.
Salah satu video yang dibuat oleh penganut konsep ini memang nampak sangat baik. Mereka seolah-olah dapat mendukung pandangannya dengan konsep-konsep terdengar ilmiah. Oleh karenanya, orang yang sama sekali tidak mempunyai pengetahuan ilmiah akan sulit sekali membantahnya.

Selasa, 12 Juli 2016

MENENTUKAN JEJAK LINTASAN TITIK DI TEPI SILINDER YANG MENGGELINDING DALAM SILINDER LAINNYA DENGAN BANTUAN SOFTWARE Z-GRAPHER

MENENTUKAN JEJAK LINTASAN TITIK DI TEPI SILINDER YANG MENGGELINDING DALAM SILINDER LAINNYA DENGAN BANTUAN SOFTWARE Z-GRAPHER
Ivan Taniputera.
12 Juli 2016
Sebuah titik yang kita sebut P terletak di tepi sebuah silinder sedang menggelinding pada bagian dalam silinder lainnya. Kita akan menentukan bagaimana lintasannya dengan bantuan software Z-Grapher.
Pertama-tama yang kita perlukan adalah merumuskan persamaan geraknya, sebagaimana yang tampak pada gambar di bawah ini.

Vektor posisi R(t) = ((R-r).Sin(ω1.t)+r.Sin(ω2.t)).ex+((R-r).Cos(ω1.t)-r.Cos(ω2.t)).ey.
Karena terdapat hubungan Kinematis: ω2=ω1.(R-r)/r, kita dapat menuliskannya kembali sebagai berikut.
Komponen sumbu x = (R-r).Sin(ω1.t)+r.Sin((ω1.(R-r)/r).t)).
Komponen sumbu y = (R-r).Cos(ω1.t)-r.Cos((ω1.(R-r)/r).t)).
Kita misalkan jari-jari roda di bagian tengah (R) adalah 2 meter. Jari-jari roda yang menggelinding (r) adalah 1 meter. Kecepatan sudutnya adalah 1 1/s.

Karenanya kita dapat menuliskan persamaan sebagai berikut guna diinputkan ke software Z-Grapher:

x(t) = Sin(t)+Sin(t).
y(t) = Cos(t)-Cos(t).
Hasilnya adalah sebagai berikut:
Lintasannya membentuk garis lurus. Inilah yang disebut lingkaran Cardano.

Kini kita akan mencoba R1=3, sedangkan R2=1
Bentuk di atas disebut episikloid. Sebagai tambahan, bentuknya ditentukan oleh perbandingan R dan r.
R=4, r=1
R=7, r=3


Senin, 11 Juli 2016

ARAH MATA ANGIN DAN UNSUR ATAU ELEMEN MENURUT METAFISIKA CHINA

ARAH MATA ANGIN DAN UNSUR ATAU ELEMEN MENURUT METAFISIKA CHINA.
.
Ivan Taniputera.
12 Juli 2016
.
Salah seorang sahabat menanyakan mengenai arah mata angin beserta kaitannya dengan unsur atau elemen menurut metafisika China. Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini saya hendak mengupas tuntas hal tersebut. Karena pembahasan ini tidak sederhana, diperlukan pembacaan berulang-ulang sehingga memahaminya.
.
Berikut ini adalah diagram arah mata angin beserta kaitannya dengan elemen menurut metafisika China.
.



.
Bagi yang belum memahami metafisika China barangkali akan bingung dalam mengamati gambar diagram di atas. Karenanya, saya akan mencoba menguraikan makna diagram tersebut dengan cara sesederhana dan semudah mungkin.
.
LIMA ELEMEN DAN YINYANG
.
Pertama-tama, kita perlu memahami bahwa dasar ilmu metafisika China adalah “Lima Elemen dan Yin serta Yang” (Yinyang Wuxing 陰陽五行). Adapun kelima elemen itu adalah: Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air. Kelimanya masing-masing dipasangkan dengan Yin serta Yang, sehingga terdapat Kayu Yang, Kayu Yin, Api Yang, Api Yin, Tanah Yang, Tanah Yin, Logam Yang, Logam Yin, Air Yang, dan Air Yin. Dengan demikian, dihasilkan sepuluh pasangan.
.
EMPAT ARAH DASAR
.
Setelah mengenali kelima elemen, bangsa China di zaman kuno lalu membagi arah menjadi empat penjuru utama, yang dikaitkan dengan kelima elemen.
.
1)Utara 北 dikaitkan dengan elemen Air.
2)Selatan 南 dikaitkan dengan elemen Api.
3)Barat 西 dikaitkan dengan elemen Logam.
4)Timur 東 dikaitkan dengan elemen Kayu.
.
Sementara itu, bagian tengah dikaitkan dengan elemen Tanah.
.
Pembagian di atas didasari oleh letak geografi China. Pemikirannya adalah sebagai berikut. Angin dingin pembawa musim dingin yang berasal dari Gurun Gobi bertiup dari arah utara. Hawa dingin ini dianggap memiliki elemen Air, sehingga penjuru utara lalu dikaitkan dengan elemen Air. Angin hangat pembawa musim panas berhembus dari penjuru selatan. Sifatnya yang hangat ini dikaitkan dengan elemen Api. Penjuru barat China banyak terdapat gunung-gunung yang merupakan tempat diperolehnya logam. Jadi, penjuru barat lantas dikaitkan dengan elemen logam. Sementara itu, penjuru timur terdapat samudera. Dalam hal ini air dianggap penumbuh kayu, sehingga penjuru timur lalu dikaitkan dengan elemen kayu.
.
Demikianlah pembagian arah berdasarkan elemen yang paling sederhana.
.
SEPULUH BATANG LANGIT DAN CABANG BUMI.
.
Selanjutnya dikenal apa yang dinamakan Sepuluh Batang Langit (Tiangan 天干) dan Dua Belas Cabang Bumi (Dizi 地支). Masing-masing Batang Langit dan Cabang Bumi ini juga dikaitkan dengan pasangan lima elemen beserta Yinyang di atas.
.
a.Sepuluh Batang Langit.
.
1)Jia 甲 Kayu Yang.
2)Yi 乙 Kayu Yin.
3)Bing 丙 Api Yang.
4)Ding 丁 Api Yin.
5)Wu 戊 Tanah Yang.
6)Ji 己 Tanah Yin.
7)Geng 庚 Logam Yang.
8)Xin 辛 Logam Yin.
9)Ren 壬 Air Yang.
10)Gui 癸 Air Yin.
.
b)Dua belas Cabang Bumi.
.
1)Zi 子 Air Yin.
2)Chou 丑 Tanah Yin.
3)Yin 寅 Kayu Yang.
4)Mao 卯 Kayu Yin.
5)Chen 辰 Tanah Yang.
6)Si 巳 Api Yin.
7)Wu 午 Api Yang.
8)Wei 未 Tanah Yin.
9)Shen 申 Logam Yang.
1o)You 酉 Logam Yin.
11)Xu 戌 Tanah Yang.
12)Hai 戌 Air Yang.
.
Sampai sejauh ini, kita sudah berkenalan dengan Sepuluh Batang Langit dan Dua Belas Cabang Bumi.
.
DELAPAN TRIGRAM (TRIGARIT).
.
Apa yang disebut dengan Trigram atau Trigarit adalah paduan tiga garis, dimana garis tersebut terbagi menjadi dua jenis, yakni garis tidak terputus (melambangkan Yang) dan garis terputus (melambangkan Yin). Jadi secara keseluruhan terdapat delapan Trigram, yakni:
.
1)Qian 乾, elemen Logam, berkedudukan di Barat Laut.
2)Dui 兌, elemen Logam, berkedudukan di Barat.
3)Li 離, elemen Api, berkedudukan di Selatan.
4)Zhen 震, elemen Kayu, berkedudukan di Timur.
5)Xun 巽, elemen Kayu, berkedudukan di Tenggara.
6)Kan 坎, elemen Air, berkedudukan di Utara.
7)Gen 艮, elemen Tanah, berkedudukan di Timur Laut.
8)Kun 坤, elemen Tanah, berkedudukan di Barat Daya.
.
Jadi dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa hakekat kedelapan Trigram (Trigarit) itu adalah juga Yinyang beserta lima elemen.
.
DELAPAN ARAH.
.
Selain pembagian empat arah dasar di atas, dikenal pula pembagian menjadi delapan penjuru, yakni penjuru utara, selatan, barat, timur, ditambah pula arah-arah di antaranya (barat laut, barat daya, timur laut, dan tenggara). Utara masih dikaitkan dengan elemen air. Selatan masih dikaitkan dengan elemen api. Timur masih dikaitkan dengan elemen kayu. Barat masih dikaitkan dengan elemen logam. Sementara itu, arah-arah antaranya dikaitkan dengan elemen tanah.
.
DUA PULUH EMPAT ARAH.
.
Setelah mempelajari berbagai aspek utama metafisika Tiongkok di atas, kita seharusnya sudah mulai dapat memahami gambar diagram di atas. Sebenarnya itu adalah gambar kompas China (luopan) yang umum digunakan dalam ilmu Fengshui. Kompas China pasti memiliki petunjuk terkait 24 Arah. Adapun 24 Arah itu terdiri dari:
.
1) Duabelas Cabang Bumi.
2) Sepuluh Cabang Bumi, kecuali Wu dan Ji. Sehingga Sepuluh Cabang Bumi yang digunakan hanya delapan.
3) Empat Trigram, yakni: Qian, Ken, Kun, dan Xun.
.
Oleh karena terdapat 24 penjuru, maka masing penjuru menempati (360/24) derajat atau 15 derajat.
.
Untuk jelasnya pembagian derajat ke-24 arah menurut kompas modern adalah sebagai berikut (silakan lihat gambar diagram di atas):
.
1)Bing 157,5-172,5 derajat.
2)Wu 172,5-187,5 derajat
3)Ding 187,5-202,5 derajat
4)Wei 202,5-217,5 derajat
5)Kun 217,5-232,5 derajat
6)Shen 232,5-247,5 derajat
7)Geng 247,5-262,5 derajat
8)You, 262,5-277,5 derajat
9)Xin 277,5-292,5 derajat
10)Xu 292,5-307,5 derajat
11)Qian 307,5-322,5 derajat
12)Hai 322,5-337,5 derajat
13)Ren 337,5-352,5 derajat
14)Zi 352,5-7,5 derajat
15)Gui 7,5-22,5 derajat
16)Chou 22,5-37,5 derajat
17)Gen 37,5-52,5 derajat
18)Yin 52,5-67,5 derajat
19)Jia 67,5-82,5 derajat
20)Mao 82,5-97,5 derajat
21)Yi 97,5-112,5 derajat
22)Chen 112,5-127,5 derajat
23)Xun 127,5-142,5 derajat
24)Si 142,5-157,5 derajat
.
Demikianlah 24 arah menurut kompas China beserta padanannya dengan derajat berdasarkan kompas modern.
.
PENUTUP
.
Sampai di sini, Anda sudah memahami keterkaitan antara arah dengan elemen menurut metafisika China. Mungkin kelihatannya agak membingungkan karena terdapat perbedaan antara berbagai sistim. Namun hal itu bukanlah masalah, masing-masing sistim tersebut hadir dalam berbagai tahapan sejarah China. Seolah-olah dapat diumpamakan berbagai lapisan dalam sejarah geologis bumi. Setiap lapisan hadir di atas lapisan sebelumnya, begitu pula halnya dengan berbagai sistim pembagian arah dan elemen menurut metafisika China. Pertama-tama kita mengenal pembagian menurut empat arah dasar, selanjutnya terdapat pembagian menurut delapan penjuru, pembagian berdasarkan Trigram, dan kemudian pembagian menurut 24 arah. Semuanya itu, tidak ada yang benar maupun salah. Masing-masing mempunyai kegunaannya sendiri beserta dasar pemikiran filosofis yang muncul pada masanya. Kendati demikian, yang dipergunakan dalam ilmu Fengshui dalam menentukan arah hadap bangunan adalah sistim 24 arah. Sebagai contoh, Ilmu Fengshui Bintang Terbang (Feixing, 飛星) didasari oleh sistim tersebut.
.
Cukup sekian artikel ini, karena sifatnya hanya pengantar saja.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . 
.



.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Minggu, 10 Juli 2016

TEPATNYA RAMALAN SAYA: HELIKOPTER JATUH DI SLEMAN, YOGYAKARTA

TEPATNYA RAMALAN SAYA: HELIKOPTER JATUH DI SLEMAN, YOGYAKARTA.
.
Ivan Taniputera.
11 Juli 2016.
.
Beberapa hari yang lalu kita dikejutkan oleh jatuhnya sebuah helikopter di Sleman, Yogyakarta. Adapun link beritanya adalah sebagai berikut: https://news.detik.com/berita/3249609/helikopter-jatuh-timpa-rumah-warga-di-kalasan-sleman.
.




.
Menurut berita tersebut, kecelakaan helikopter terjadi pada tanggal 8 Juli 2016, pukul 15:35. Penumpangnya ada enam orang dengan tiga di antaranya meninggal, sedangkan tiga lainnya luka-luka (link: https://news.detik.com/berita/3249612/helikopter-tni-ad-yang-jatuh-di-kalasan-angkut-6-orang-3-tewas).
.
Ternyata pada tanggal 3 Juli 2016, saya telah menulis artikel berjudul MEMBACA TANDA-TANDA LANGIT (link: http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.co.id/2016/07/membaca-tanda-tanda-langit.html), dimana saya meramalkan:
.
“Kita dapat menafsirkan sebagai berikut. Uranus adalah planet yang mewakili gempa bumi, penerbangan, pergolakan, dan sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba. Dengan demikian, kita dapat menafsirkan bahwa ini merupakan pertanda yang kurang baik bagi dunia penerbangan.”
.
Kecelakaan helikopter tersebut merupakan musibah dalam dunia penerbangan. Dengan demikian, apa yang saya ramalkan kembali terbukti kebenarannya. Kendati demikian, semua ini bukanlah kehebatan saya, melainkan ilmu Astrologi sekali lagi membuktikan keakuratannya.
.
Terlepas dari semua itu, marilah kita mendoakan seluruh korban, baik meninggal atau pun luka-luka. Kita mendoakan pula agar dunia ini senantiasa bebas dari bencana dan seluruh isinya berada dalam keadaan sejahtera jasmani maupun rohani.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . 
.



PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

MENENTUKAN JEJAK LINTASAN TITIK DI TEPI SILINDER YANG MENGGELINDING PADA SILINDER LAINNYA DENGAN BANTUAN SOFTWARE Z-GRAPHER

MENENTUKAN JEJAK LINTASAN TITIK DI TEPI SILINDER YANG MENGGELINDING PADA SILINDER LAINNYA DENGAN BANTUAN SOFTWARE Z-GRAPHER
Ivan Taniputera.
10 Juli 2016.
.Sebuah titik yang kita sebut P terletak di tepi sebuah silindir sedang menggelinding pada bagian luar silinder lainnya. Kita akan menentukan bagaimana lintasannya dengan bantuan software Z-Grapher.
Pertama-tama yang kita perlukan adalah merumuskan persamaan geraknya, sebagaimana yang tampak pada gambar di bawah ini.

Vektor posisi R(t) = ((R1+R2).Sin(ω1.t)+R2.Cos(ω2.t)).ex+((R1+R2).Cos(ω1.t)-R2.Sin(ω2.t)).ey
Karena terdapat hubungan Kinematis: ω2=ω1.(R1+R2)/R2,
Kita dapat menuliskannya kembali sebagai berikut.
Komponen sumbu x = (R1+R2).Sin(ω1.t)+R2.Cos((ω1.(R1+R2)/R2).t)).
Komponen sumbu y = (R1+R2).Cos(ω1.t)-R2.Sin((ω1.(R1+R2)/R2).t))
Kita misalkan jari-jari roda di bagian tengah (R1) adalah 1 meter. Jari-jari roda yang menggelinding (R2) adalah 1 meter. Kecepatan sudutnya adalah 1 1/s. Jadi R1 dalam hal ini sama dengan R2.
Karenanya kita dapat menuliskan persamaan sebagai berikut guna diinputkan ke software Z-Grapher:
x(t) = 2Sin(t)+Cos(2t).
y(t) = 2Cos(t)-Sin(2t).
Hasilnya adalah sebagai berikut:

Bentuk di atas disebut episikloid. Sebagai tambahan, bentuknya ditentukan oleh perbandingan R1 dan R2.
Kita akan mengadakan percobaan dengan nilai R1 dan R2 yang berbeda-beda.
Jika R1:R2=2:1 maka bentuknya adalah:
Jika R1:R2 = 3:1, maka bentuknya adalah:

R1:R2=3:2
R1:R2=1:3
R1:R2=6:1
R1:R2=5:3.