Kamis, 19 Februari 2026

PESAN DARI MAKHLUK BERCAHAYA: APAKAH NEGARA KITA AKAN MENGALAMI KEGELAPAN TOTAL (BLACK OUT)?

PESAN DARI MAKHLUK BERCAHAYA: APAKAH NEGARA KITA AKAN MENGALAMI KEGELAPAN TOTAL (BLACK OUT)?

 

Ivan Taniputera

20 Februari 2026

 



 

Seseorang menanyakan pada saya mengenai apakah negara kita akan mengalami kegelapan total (black out) selama beberapa hari. Tiba-tiba saya teringat pada para makhluk bercahaya, sehingga saya lalu memusatkan pikiran dan bertanya pada mereka. Pesan yang diterima sebagai jawabannya adalah sebagai berikut. Kalau pemadaman atau kegelapan total (black out) selama berhari-hari dalam artian harafiah, maka itu tidak akan terjadi. Jadi, kita tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut. Kendati demikian, ada kegelapan dalam bentuk lain yang jauh lebih berbahaya; yakni kegelapan yang membelenggu batin kita. Kegelapan ini akan jauh lebih merusak, yakni mengakibatkan seseorang menjadi sosok-sosok gelap yang mementingkan diri sendiri dan merugikan orang lain. Hal ini dapat terwujud dalam bentuk tindak kejahatan korupsi dan berbagai bentuk kejahatan lainnya. Semua ini berakar dari kegelapan batin atau pikiran. Jadi, batinnya yang mengalami pemadaman cahaya kebenaran, sehingga menjadi gelap gulita.

 

Dampaknya dapat merugikan diri sendiri, karena dapat menyeret kita pada buah-buah perbuatan buruk. Tataran kehidupan kita justru akan makin rendah. Kita membangkitkan alam kebinatangan, alam keserakahan, dan alam penderitaan dalam kehidupan ini. Semuanya justru akan membuahkan makin banyak penderitaan. Meski seseorang yang memperoleh kekayaan dan kelimpahan dari buah kejahatannya, kelihatan berbahagia, namun sebenarnya ia memiliki batin yang menderita. Buah kejahatan itu seperti air laut yang asin. Semakin diminum justru memperbesar rasa haus. Jika diminum terus menerus akan menyebabkan dehidrasi parah. Dengan demikian, tidak perlu iri terhadap orang-orang yang hidup berkelimpahan tetapi harta kekayaan mereka tidak diperoleh dengan cara benar. Mereka yang sebenarnya lebih perlu dikasihani.

 

Ketidakpedulian terhadap penderitaan makhluk lain adalah juga bentuk kegelapan batin. Saat Anda sanggup bertindak dan menolong, tetapi Anda memilih diam saja, maka ini adalah salah bentuk “black out” batin terburuk.

 

Demikianlah, dampak buruk dari kegelapan dalam batin. Ini yang lebih perlu diwaspadai dan ditakuti. Itulah sebabnya, kita perlu melakukan introspeksi massal. Apakah kita sudah membuang segenap kegelapan dari batin kita? Selanjutnya, kita perlu melakukan pertobatan massal, yakni berbalik dari gelap menuju cahaya. Ini jauh lebih penting dibandingkan ketakutan terhadap kegelapan secara fisik. Anda harus lebih takut terhadap kegelapan batin, karena efeknya lebih merusak dan jangkauan dampaknya yang sangat panjang. Demikian jawaban dan pesan yang diperoleh.

 

Sebagai tambahan, saya teringat terhadap apa yang disampaikan suatu pepatah kuno, yakni: “Lebih beruntung orang yang mawas diri.” Ini adalah nasihat yang sangat penting pada zaman dipenuhi kegilaan (zaman edan). Zaman edan sendiri menurut saya juga dapat diartikan sebagai masa dipenuhi kegelapan batin.

 

Kendati demikian, kalau Anda masih merasa takut atau belum dapat menghilangkan kekhawatiran terhadap “kegelapan” tersebut, maka dapat memasang tulisan sebagai berikut:




 

Tulisan di atas berbunyi sebagai berikut:

 

日月星光明

身口意清淨

 

Rì yuè xīng guāngmíng

shēnkǒuyì qīngjìng

 

Mentari, rembulan, dan bintang-bintang bersinar gemilang.

Tindakan, ucapan, dan pikiran termurnikan.

 

Anda dapat mencetak atau jauh lebih baik menulis sendiri tulisan di atas sebanyak-banyaknya dan menempelkan di depan pintu rumah, kendaraan, meja kerja, dan lain sebagainya. Kemudian boleh juga bagikan pada sahabat atau kerabat yang bersedia memasangnya. Boleh juga memasang tulisan berbahasa Indonesianya saja. Semakin banyak yang memasang tulisan ini, maka semakin banyak “kegelapan” dapat terhalau dari negara kita. Sebagai tambahan, kalau menurut saya, kegelapan ini juga bisa berarti perkabungan atau duka cita yang melanda negara kita selama beberapa hari. Kemungkinan akan ada tokoh terkemuka atau tokoh besar yang meninggal dunia, sehingga rakyat berkabung selama beberapa hari. Kendati demikian, bisa juga diartikan sebagai bencana yang cukup besar, sehingga berskala nasional. Kita berdoa saja agar hal-hal buruk seperti ini tidak terjadi. Sampai di sini, kita sudah belajar bahwa “kegelapan” itu memiliki banyak arti dan tidak perlu selalu diartikan secara harafiah.

 



Makhluk bercahaya

 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . .


PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.