Kalau kita perhatikan secara umum, maka Anda saat ini
sedang berada dalam kondisi yang prima, yakni secara fisik, intelektual, dan
emosional. Masa baik ini, berlangsung mulai hari ini, yakni tanggal 22 Agustus
2025 hingga 27 Agustus 2025. Puncak kondisi fisik Anda berlangsung pada 20-21
Agustus 2025. Oleh karenanya, pada kurun waktu tersebut cocok untuk menekuni
berbagai kegiataan yang memerlukan kondisi fisik prima. Sementara itu, tanggal
27-28 Agustus 2025 intelektual dan emosional Anda dalam keadaan puncak. Itulah
sebabnya tanggal-tanggal tersebut cocok menangani pekerjaan yang berkaitan
dengan intelektual dan emosional, misalnya mengerjakan laporan atau tugas bagi
para mahasiswa. Begitu pula, jika sudah bekerja maka cocok untuk membuat laporan
atau presentasi. Apabila memiliki usaha sendiri, maka ini cocok untuk membuat
perencanaan dan berbagai perhitungan terkait pekerjaan.
Sementara itu, pada akhir bulan
Agustus 2025, nampak bahwa kekuatan fisik akan memasuki titik terendah. Dengan
demikian, harus menjaga kesehatan fisik dengan baik.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
Apa yang bisa kita pelajari dari bioritme
tersebut adalah sebagai berikut. Kekuatan fisik atau jasmani Anda mencai titik
terendah pada antara tanggal 13 dan 14 Agustus 2025. Oleh karenanya, pada
tanggal tersebut perlu menjaga kesehatan dengan baik. Tidak boleh terlalu
lelah. Sementara itu, pada tanggal 24-25 Agustus 2025, kekuatan fisik dan
intelektual Anda mencapai titik maksimal. Oleh karenanya, tanggal tersebut
cocok dipergunakan untuk menyelesaikan sesuatu yang memerlukan kekuatan fisik
dan pemikiran mendalam. Meskipun demikian, tanggal 29-30 Agustus 2025 kekuatan
emosional Anda mencapai titik terendah. Oleh karenanya, Anda akan mudah merasa
sedih atau tertekan. Hindari mengambil keputusan penting, karena emosi Anda
sedang tidak baik dan pada saat bersamaan kekuatan fisik beserta intelektual
sedang berada pada tahap penurunan, walau keduanya masih berada di sisi
positif.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
RAMALAN APAKAH YANG AKAN TERJADI PADA TANGGAL 20 OKTOBER 2014 SAAT PELANTIKAN DAN BEBERAPA HARI SETELAHNYA
Ivan Taniputera
15 Oktober 2014
Sebuah
negara akan melantik pemimpin barunya pada tanggal 20 Oktober 2014.
Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini saya akan menelaah apa yang
sekiranya terjadi pada tanggal tersebut dan beberapa hari setelahnya.
Pertama-tama saya akan menggunakan metoda bioritme terlebih dahulu.
Berikut ini saya sajikan bioritme negara tersebut pada seputar tanggal
20 Oktober 2014.
Tampak
bahwa pada tanggal 20 Oktober terjadi peralihan dari daerah hijau (masa
baik) ke daerah merah (masa buruk). Namun secara umum menurut bioritme,
tanggal 20 Oktober adalah bersifat netral (karena sifatnya peralihan).
Hanya saja jika kita amati lebih jauh kondisi yang buruk atau berbahaya
itu adalah kurang lebih tanggal 25 hingga 29 Oktober. Perhatikan bahwa
grafik fisik dan intelektual berada pada titik terendah (25 Oktober
2014). Grafik emosional juga mendekati titik terendahnya. Oleh karena
itu, kita boleh menyimpulkan bahwa tanggal yang harus diwaspadai menurut
bioritme adalah antara 25-29 Oktober 2014. Kemungkinan, bisa terjadi
peristiwa-peristiwa yang tidak menyenangkan.
Kini kita beralih dengan metoda naik turunnya keberuntungan negara itu berdasarkan Bazinya.
Berikut ini adalah diagram Bazi negara tersebut.
Selanjutnya kita akan mengamati kondisi naik turunnya keberuntungan negara tersebut pada hari-hari akhir bulan Oktober 2014.
Berdasarkan
diagram Bazinya, tanggal yang paling buruk adalah 29 Oktober 2014.
Sesudah tanggal 25, maka kondisinya akan bertambah buruk hingga tanggal
31 Oktober 2014. Karena itu, kita dapat menyimpulkan bahwa diagram
bioritme hampir bertepatan dan pasang surutnya keberuntungan menurut
Bazi.
Lalu bagaimana dengan astrologi? Kita akan menampilkan diagram astrologi bagi seputar tanggal tersebut sebagai berikut:
Nampak
adanya Yupiter Square Mars yang sedang transit. Mars dapat melambangkan
tindak kekerasan. Yupiter bisa melambangkan keagamaan. Apakah mungkin
dapat ditafsirkan bahwa itu adalah tindak kekerasan karena atau atas
nama agama? Saturnus mendapatkan square dari Merkurius transit. Saturnus
melambangkan hukum dan ketertiban. Merkurius melambangkan perkataan,
namun dalam artian negatif dapat diartikan hasutan. Apakah akan terdapat
hasutan melawan hukum? Venus mengalami Square dengan Merkurius transit.
Venus melambangkan keuangan negara. Apakah ini dapat diartikan bahwa
pada hari-hari tersebut keuangan negara dapat terkena dampak buruknya?
Venus berada di rumah kesembilan yang melambangkan keagamaan. Merkurius
berada di rumah keduabelas yang melambangkan gerakan rahasia atau
tersembunyi. Apakah ini sekali lagi mengacu pada tindakan kekerasan
bernuansa agama?
Uranus yang melambangkan pergolakan juga terpicu
pada hari-hari tersebut. Dengan demikian, tanggal-tanggal 25-31 Oktober
2014 bukan tanggal yang baik. Kendati ini hanya ramalan yang belum tentu
kebenarannya, tetapi ada baiknya kita senantiasa waspada. Marilah kita
senantiasa membuka mata dan telinga.
Kita akan mencoba menelaah dengan metoda Yijing, mengenai bagaimana kondisi antara tanggal 25-31 Oktober 2014.
Didapatkan heksagram 6 yang berubah menjadi 12.
Heksagram
6 bermakna tuntutan, perselisihan dan hukum. Ini menandakan munculnya
pertentangan atau pertikaian, akibat perbedaan pandangan atau pun
kepentingan. Sedangkan heksagram 12 melambangkan adanya hambatan atau
halangan, sehingga semuanya menjadi macet. Terdapat orang-orang berniat
jahat yang menghambat kemajuan, sehingga akhirnya orang-orang berhati
jahat bisa naik. Secara umum, ini menandakan waktu yang buruk.
Dengan
demikian, metoda Yijing juga meramalkan sesuatu yang kurang baik pada
hari-hari tersebut. Terdapat potensi pertikaian dan tindak kekerasan
yang kuat.
Meskipun demikian, semua ini hanya ramalan dan belum
tentu benar. Terlepas dari benar atau salahnya, adalah baik apabila kita
tetap waspada.
Saya
tertarik mengajukan pertanyaan ini. Jika manusia mengalami bioritme,
apakah sebuah negara juga mengalami bioritme. Ada yang menyatakan bahwa
bioritme negara ini merupakan perputaran apa yang disebut
cokromanggilingan.
Untuk menjawab pertanyaan ini, kita
akan mengambil contoh suatu negara yang berdiri pada tanggal 17 Agustus
1945. Kita akan mengamati kondisi bioritme pada berbagai peristiwa
penting sepanjang sejarah negara tersebut.
Pada tanggal 21 Juli 1947, negara itu mengalami agresi dari bekas penjajahnya. Demikianlah kondisi bioritmenya.
Penjajah
pada hari itu melancarkan serangannya ke berbagai kota besar di negara
tersebut, sehingga angkatan perangnya terpaksa menarik diri. Perjuangan
selanjutnya dilanjutkan dengan strategi perang gerilya dan diplomasi.
Nampak bahwa pada hari itu, kondisi fisik negara tersebut sedang lemah.
Kondifisi fisik nampaknya dapat disamakan dengan angkatan perang.
Kondisi intelektual nampaknya melambangkan strategi yang diambil dalam
menghadapi masalah. Kondisi emosional, nampaknya merupakan susasana hati
rakyat dan dukungan yang diperoleh, dimana berbagai negara di dunia
mengutuk agresi tersebut.
Selanjutnya diadakan perundingan yang disahkan pada tanggal 17 Januari 1948. Bioritme adalah sebagai berikut:
Nampak
bahwa grafik intelektual sedang mencapai kondisi yang paling rendah.
Dengan demikian, kita boleh menduga bahwa hasil perundingannya kurang
baik dan merugikan negara tersebut. Memang demikian adanya. Wilayah
negara tersebut menjadi semakin sempit dan terpaksa menyetujui
dibentuknya suatu negara serikat, yang tentu saja merugikan.
Penjajah melanggar perjanjian kembali dengan melancarkan agresinya pada tanggal 19 Desember 1948.
Bioritmenya adalah:
Nampak
bahwa baik grafik fisik, intelektual, dan emosi berada pada titik yang
paling rendah. Ini merupakan suatu saat yang sangat kritis bagi negara
tersebut. Serangan langsung ditujukan pada jantung pemerintahan negara
yang masih muda tersebut. Bahkan presiden dan wakil presiden sudah
berhasil ditawan. Untunglah presiden masih sempat mengirimkan pesan agar
membentuk pemerintahan darurat.
Angkatan perang
negara itu, nampaknya tidak tinggal diam. Demi menunjukkan pada dunia
luar bahwa negara masih eksis, mereka pada tanggal 1 Maret 1949
melancarkan serangan umum terhadap penjajah.
Nampak
bahwa pada hari itu grafik fisik, intelektual, dan emosi berada pada
titik puncaknya. Angkatan perang republik tersebut berhasil menunjukkan
kedigdayaan beserta eksistensinya pada dunia luar dengan melibatkan
perencanaan strategis yang baik. Namun jika kita berpedoman pada grafik
bioritme, maka serangan tersebut barangkali akan memberikan nampak lebih
maksimal jika dilancarkan pada tanggal 3 Maret 1949 saat tengah hari.
Setelah melalui perjuangan fisik dan diplomasi, maka tanggal 27 Desember 1949, dilangsungkan pengakuan kedaulatan.
Nampak
bahwa grafiik fisik dan intelektualitas mencapai puncaknya. Emosi
berada dalam keadaan kurang baik, mungkin karena bentuk negara serikat
itu tidak dikehendaki oleh rakyat.
Bentuk negara serikat tidak panjang umurnya, pada tanggal 17 Agustus 1950, diputuskanlah kembali ke bentuk negara kesatuan.
Nampak pada hari tersebut, ketiga grafik berada dalam kondisi yang mendekati puncak.
Berikut
ini adalah grafik-grafik bagi berbagai tanggal penting lainnya.
Barangkali para pembaca dapat menafsirkan sendiri maknanya.
30 September 1965
11 Maret 1966
14 Mei 1998
Mengenai
Cokromanggilingan, maka cokro sendiri berarti roda, sehingga itu
melambangkan perputaran roda nasib. Sebenarnya bioritme itu dapat
dikatakan sama dengan Cokromanggilingan. Gerakan berputar itu dapat
digambarkan pula sebagai naik turunnya grafik bioritme sebagai gambar
sebagai berikut.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
Nampak
bahwa kondisi fisik sedang mengalami penurunan. Meskipun demikian,
pikiran dan emosional sedang mengalami peningkatan. Kemungkinan sedang
banyak mengeluarkan tenaga dan pikiran dalam melakukan suatu pekerjaan.
Juga nampak bahwa pekerjaan itu dikerjakan secara kelompok atau tim.
Anda akan banyak terlibat secara emosional dengan anggota tim atau
kelompok Anda.
Tanggal 9 Oktober merupakan puncak yang baik,
dimana Anda dapat menyelesaikan banyak hal, karena pikiran dan emosional
mendukung. Oleh karena kondisi fisik kurang baik, maka disarankan
banyak mengonsumsi vitamin dan makanan bergizi tinggi. Juga beristirahat
secukupnya.
Berikut ini adalah hasil pembacaan bioritme Sdr. V. A.:
Berdasarkan
grafik tersebut, maka dapat dibaca bahwa hari ini (2 Oktober 2014)
kondisi fisik dan pikiran sedang mengalami penurunan serta berada dalam
kondisi kurang baik. Puncak yang kurang baik dapat terjadi pada tanggal 6
Oktober 2014, sehingga disarankan hari tersebut jangan mengambil
keputusan-keputusan penting. Pada tanggal 24 September 2014, kondisi
emosional sedang mencapai masa kurang baik. Kemungkinan pada tanggal
tersebut banyak mengalami hal-hal yang kurang menyenangkan. Kemungkinan
akhir-akhir ini sedang disibukkan oleh sesuatu yang menguras pikiran dan
tenaga, namun memberikan kepuasan batin atau emosional.
Semoga bermanfaat.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:
TELAAH TENTANG BIORITME KEHIDUPAN: KASUS JATUHNYA DUA ORANG PEMIMPIN NEGARA
Ivan Taniputera 1 Oktober 2014
Saya
baru saja mendapatkan sebuah buku dan software mengenai bioritme yang
menarik. Di dalamnya dibahas bahwa kondisi fisik, emosional, dan
intelektual seseorang mengalami suatu siklus naik dan turun. Jika dua
aspek saja di antara tiga aspek tersebut memasuki kondisi lemah, maka
itu sudah merupakan pertanda yang harus diwaspadai dan dapat menjadikan
suatu hari bermasalah serta tidak menyenangkan. Guna membuktikan
kebenaran hal itu, saya tertarik menguji pemimpin pertama sebuah negara
yang terlahir pada tanggal 6 Juni 1901. Pemimpin tersebut mengalami hari
yang berat pada tanggal 11 Maret 1966, dimana itu merupakan suatu awal
bagi kejatuhan Beliau. Bagaimanakah kondisi bioritme Beliau pada tanggal
11 Maret 1966, mari kita cermati hasilnya berdasarkan piranti lunak
berikut.
Berdasarkan
grafik bioritme di atas, maka nampak bahwa pada tanggal 11 Maret 1966,
dua aspek kehidupan Beliau, grafik biru dan hijau hampir mencapai titik
terlemah. Jadi ini cocok dengan jalannya sejarah pada tanggal tersebut.
Kita
akan memberikan contoh lain, yakni pemimpin kedua negara tersebut, yang
dilahirkan pada tanggal 8 Juni 1921. Beliau mengalami kejatuhan pada
tanggal 21 Mei 1998 dengan dipaksa mundur dari jabatannya. Bagaimanakah
bioritme Beliau pada tanggal tersebut? Silakan cermati gambar di bawah
ini.
Nampak bahwa grafik merah dan biru berada pada posisi terlemah di tanggal tersebut.
Kita
dapat mempelajari pula perbedaan keadaan saat kejatuhan kedua kepala
negera di atas berdasarkan telaah grafik bioritme masing-masing.
Kepala
negara pertama, mengalami keadaan pikiran dan emosional yang berat pada
tanggal 11 Maret 1966. Kemungkinan karena masalah yang mendera
negaranya dan tidak kunjung selesai. Demonstrasi mahasiswa seringkali
terjadi. Pada hari itu, Beliau mendapatkan berita mengenai adanya
pasukan liar yang berada di luar tempat sidang kabinet. Barangkali ini
pun juga ada kaitannya dengan lemahnya kondisi pikiran dan emosional
Beliau, sehingga akhirnya terdorong mengeluarkan suatu surat perintah
yang bersejarah.
Pemimpin kedua agak berbeda. Ia mengalami
kondisi fisik dan emosional yang berat pada tanggal 8 Juni 1921. Apakah
lemahnya kondisi fisik itu ada kaitannya dengan perjalanan pulang Beliau
dari luar negeri. Kondisi emosional yang berat mungkin diakibatkan oleh
demonstrasi yang terus marak, permasalahan ekonomi, dan kerusuhan besar
yang melanda ibukota negara dipimpinnya beberapa hari sebelumnya.
Demikian sekilas perbedaan keadaan kejatuhan dua orang pemimpin tersebut.
Apakah
bioritme tubuh ada pengaruhnya terhadap kejatuhan dua pemimpin besar
itu? Tentu saja kita masih belum dapat menjawabnya, karena ini barulah
penelaahan awal. Masih diperlukan banyak contoh lain guna menjawabnya.