Tampilkan postingan dengan label Cerita Melayu Tionghoa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Melayu Tionghoa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Oktober 2015

BUKU HAMPIR BERUSIA 100 TAHUN ROMAN MELAYU TIONGHOA TENTANG PERCINTAAN DI JAWA TENGAH

BUKU HAMPIR BERUSIA 100 TAHUN ROMAN MELAYU TIONGHOA TENTANG PERCINTAAN DI JAWA TENGAH
.
Ivan Taniputera.
16 Oktober 2015
.





Judul : Rasia di Djawa Tengah Atawa Nasipnja Satoe Gadis Jang Tjantik
Dalam dua jilid.
Jilid pertama : 80 halaman
Jilid kedua : halaman 81-168
Penulis : -
Penerbit : Kho Tjeng Bie & Co., Batavia, 1918.

.
Buku ini berisikan kisah percintaan, yang dibuka sebagai berikut:
.
“Didalem satoe kotta, dibilangan Djawa Tengah, adalah tinggal didalem satoe kampoeng (Wijk) Tjina, seorang Tionghoa peranakan, jang soedah ada banjak oemoer, dipanggil orang namanja Tan Koen Eng, ia tinggal didalem stoe roemah ketjil, tetapi dari batoe ditoetoep genteng, bersama seorang anaknja laki-lakie moeda jang oemoernja kira-kira 20 tahoen. Iboenja ini anak moeda telah lama meninggal doenia, sedeng si ajah poen tiada beristri poela. Satoe boedjang perampoean toea jang ia bajar f 6,- tiap-tiap boelan soedah tjoekoep boeat oeroes roemah tangganja, seperti masak dan tjoetji pakean boeat ia orang berdoea, sebab Koen Eng sendiri poen ada seorang jang tiada mampoe, ia hidoep djoega boleh dibilang dari pentjarian anaknja jang bekerdja mendjadi djoeroetoelis pada satoe toko orang Inggris di kotta....”
.
Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:
.




.




.




.
Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 17 Juni 2015

BUKU KISAH ANAK-ANAK BERBAKTI

BUKU KISAH ANAK-ANAK BERBAKTI
.

Ivan Taniputera
17 Juni 2015
.


Judul: Swatoe Tjerita Dahoeloe Kala di Benoewa Tiong Kok Jang Tersebut Djie Sie Hauw
Artinja: Anak-anak jang baik jang telah berbakti pada Iboe dan Bapanja.
Penulis: -
Penerbit: Kho Tjeng Bie & Co., Batavia, 1923
Jumlah halaman: 111

Buku ini berisikan kisah 24 anak berbakti. Ada pun judul-judul bagiannya adalah:

1.Oeij Teng Kian berpangkat Resident ada merawatin mahnja dengen betoel.
2. BENG TJONG pegi tjari Reboeng.
3. TENG LAN bersoedjoet gambar mah bapanja.
4. ONG AIJ dateng dikoeboeran mahnja boeat temenin diwaktoe oedjan dan gledek berboenji.
5. TJOA SOEN tjariken boea-boea boeat mahnja.
6. LO LAIJ TJOE soeka bikin ketawa mah bapanja.
7. KIANG SIE poenja mah adjak tetangganja makan-makan.
8. OEIJ HIANG kipasin randjang bapanja.
9. DJI KENG LOUW poenja bapa dapet sakit kras.
10. TJIOE SIOE TJIANG pegi tjari mahnja.
11. NJO HIANG poekoel matjan.
12. KWEE KIE maoe tanem anaknja.
13. ONG SIANG reba di ijs dapet doea ikan.
14. GOUW BENG LIANG oempanin dirinja kasi njamoek makan.
15. Istrinya TJOEI SAN LAM kasi makan teete' pada lakinja poenja mah boeijoet.
16. LIOK TJIEK semboeni-in boea djeroek.
17. TANG ENG maoe djoeal diri.
18. TIANG YOE pegi djalan minta bras.
19. ANG KEK gendong maknja adjak lari.
20. TAM TJOE pegi ambil soesoe Mandjangan.
21. BIEN SOEN lagi tarik kreta kedinginan.
22. TJAN SOM pegi potong kajoe di oetan.
23. HAN BOE TEE dengan mamahnja.
24. Pegimana BIAUW SOEN meloekoe sawahnja tida dengen kerbo hanja dengen Gadja.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:
.



.


Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Selasa, 27 Januari 2015

BUKU NOVEL MELAYU TIONGHOA MENGENAI SEORANG IBU YANG TERLALU MEMENTINGKAN UANG

BUKU NOVEL MELAYU TIONGHOA MENGENAI SEORANG IBU YANG TERLALU MEMENTINGKAN UANG
.
Ivan Taniputera
26 Januari 2015
.



Judul: Pengaroehnja Oeang Atawa Iboe Jang Terkoetoek: Satoe Tjerita Jang Bener Telah Kedjadian di Batavia.
Penulis: Korban
Penerbit: Boek en Handelsdrukkerij Ang Sioe Tjing, Soerabaia, 1922
Jumlah halaman: 134

Buku ini mengisahkan seorang gadis Tionghoa dan ibunya yang hidup miskin. Karena ibunya yang terlalu mementingkan uang, maka pernikahan puterinya selalu gagal. Kisah ini dibuka sebagai berikut:

"Tjerita diloearan

Sedeng boeroeng-boeroeng tinggalken sarang, di itoe waktoe kampoeng Kaliwasa Tangkit ada bererot orang-orang Boemipoetra dengen pikoelan krandjang maoe pergi ke Pasar Pagi.
Ini orang-orang ada toekang roedjak, toekang soto dan laen-lane pertoekangan jang belandja ke pasar boeat dagangannja. Marika berdjalan sembari tiada oetjapken sepata-kata, seperti djoega membantoe kasepian pagi. Sala satoe diantaranja dengen soeara berbisik pada temennja telah oendjoek ke satoe roemah goebok jang ada toemboe poehoen boea nona.
"Siman apa kau taoe, siapa jang tinggal di itoe roemah?" menanja itoe orang Boemipoetra pada temennja jang ternjata bernama Siman. "Orang jang tinggal disitoe tjoema berdoea'an sadja, jaitoe satoe njonja Tionghoa soedah setengah toea bersama anak prempoeannja jang baroe beroemoer lima belas taon. Itoe njonja orang sering seboet njonja Hoat, sedeng anaknja sering orang panggil nona Kang...."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:






Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Minggu, 04 Januari 2015

BUKU CERITA MELAYU TIONGHOA TENTANG LIMA SILUMAN TIKUS SEMASA DINASTI SONG

BUKU CERITA MELAYU TIONGHOA TENTANG LIMA SILUMAN TIKUS SEMASA DINASTI SONG
.

Ivan Taniputera
4 Januari 2015
.




Judul: Boekoe Tjerita Ngouw Tji Loan Tangkhia Tatkala Keizer Song Tjin Tjong Merk Taij Song Tiauw
Terdapat keterangan: Tersalin Dalem Bahasa Melajoe Dari Boekoe Tiong Hoa.
Penerbit: Electrische-Drukkerij Kho Tjeng Bie & Co, Batavia, 1924
Jumlah halaman: 120-Tamat

Buku ini meriwayatkan mengenai lima siluman tikus yang turun kedua semasa dinasti Song. Kisah ini dibuka dengan meriwayatkan pemerintahan Kaisar Song Tjin Tjong:

"Keizer Song Tjin Tjong menoeroenken tachta karadjaannja kepada anaknja jaitoe keizer Song Djin Tjong. Sa-orang bernama Sie Tjoen dengan radjin sekali beladjar sekola.

Bahoewa adalah soewatoe tjerita koetika karadja-an merk "TAY SONG TIAUW" keizer Song Tjin Tjong sahabisnja trima tachta karadja'an dari bapanja bernama keizer Song Taij Tjong maka di antero negri semoea mendjadi slamet tiada koerang soewatoe apa...."

Kemudian dikisahkan pula mengenai Dewa Tjia Kha Taij Sian yang terlahir menjelma menjadi putera Kaisar Song Tjin Tjong (halaman 4).

Mengenai lima ekor siluman tikus itu dikisahkan sebagai berikut:

"Tjerita di Setian.... Loeij Im Sie....Djie Laij Hoed pada tatkala itoe soewatoe hari maka kebetoelan Nabi Djie Laij Hoead lagi berdoedoek aken membatja doa (Liam Keng) serta boeka segala kitab-kitab jang moestadjab, selagi.... Djie Laij Hoed membatja doa tiada terkira sekali jang .... Djie Laij Hoed ada poenja 5 ekor tikoes jang denger koetika Nabi Djie Laij Hoed membatja ilmoe, maka itoe 5 ekor Siloeman tikoes dari sebab kaseringan denger mendjadi bisa dan tamat ilmoe jang moestadjab, serta bisa mendjadi segala roepa apa jang dia maoe (Pian Hoa)." (halaman 23-24)

Demikianlah asal mula siluman tikus yang kelak akan turun ke bumi.

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.





Berminat foto kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.