KISAH MISTERI: PENUMPANG-PENUMPANG YANG BERGELANTUNGAN
SEPERTI MONYET
Ivan
Taniputera
22
November 2025
Kisah ini dituturkan sendiri oleh
orang yang mengalaminya sendiri. Sebut saja namanya adalah Pak S. Bertahun-tahun
yang lalu, Pak S pernah berprofesi sebagai driver
bis penumpang. Waktu itu belum ada jalan tol. Malam itu, Pak S berangkat dari
terminal Cikampek dengan bisnya. Penumpangnya hanya seorang saja. Tiba-tiba, ia
melihat bahwa bisnya dipenuhi oleh penumpang, tetapi yang aneh adalah para
penumpang tersebut bergelantungan seperti monyet. Pak S merasa aneh menyaksikan hal
itu dan agak ketakutan. Ia tahu bahwa para penumpang tersebut bukan manusia, karena
muncul begitu saja. Sementara itu, seorang penumpang yang ikut dari terminal Cikampek tadi sedang tertidur dengan pulasnya.
Yang lebih aneh lagi, saat memandang
ke jendela luar, ia menyaksikan bahwa mereka seolah-olah telah berada di kota
yang ramai dan terang benderang oleh cahaya lampu. Beberapa saat kemudian,
salah seorang di antara para penumpang yang bergelantungan itu berkata, “Pak,
turun di sini saja.” Pak S segera menghentikan bisnya dan para penumpang itu
pun turun. Salah seorang di antara mereka berkata, “Nanti jangan menengok ke
belakang ya Pak!” Setelah mereka semua turun, Pak S melajukan kembali bisnya,
tetapi karena penasaran ia menengok ke belakang. Ternyata pemandangan kota yang
terang benderang tadi berubah menjadi gelap. Seolah-olah lampu yang menerangi
mereka padam bersamaan. Pak S menyadari bahwa mereka berada di tengah hutan,
yakni tepatnya di Alas Roban pada kawasan bernama Plalen atau ada sumber yang
menuliskannya sebagai Plelen.
Tiba-tiba, penumpang yang seorang
tadi bangun dan bertanya, “Ada di manakah kita sekarang?” Pak S menjawab, “Kita
saat ini berada di Alas Roban daerah Plalen.” Penumpang tadi terkejut, “Bagaimana
mungkin? Rasanya belum selama itu kita berangkat.” Pak S lantas melihat jam dan
benar saja mereka baru berkendara dari Terminal Cikampek kurang lebih satu jam.
Hal tersebut sebenarnya tidak masuk akal, karena pada masa itu perjalanan dari
Terminal Cikampek ke sana memerlukan waktu tempuh sekitar tiga jam. Setelah mengalami
peristiwa aneh itu, bis akhirnya tiba di tempat tujuan dengan selamat.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
Kisah ini saya tuangkan dalam bentuk
artikel sebagai sekedar pengingat saja dan merupakan pengalaman saya sendiri
saat menengok pasien di ICU sebuah rumah sakit. Saat melewati suatu ruangan di
ICU tersebut, saya mendengar suara seperti geraman harimau dari salah seorang
pasien yang nampaknya sudah berada dalam kondisi sangat kritis. Keluarganya
sudah berkumpul di sana. Saya bertanya-tanya ada apa gerangan? Tiba-tiba terdengar
suara dari dalam batin saya yang memberitahu bahwa ia memiliki sosok makhluk
halus penjagaberupa siluman harimau.
Adanya sosok makhluk halus penjaga ini yang menjadikannya sulit meninggal.
Sosok tersebut diterimanya dari seorang guru spiritual saat ia muda dahulu,
demikian pesan batin yang saya dapatkan. Benar atau tidaknya saya tidak tahu.
Saya hanya menuliskan saja pengetahuan yang saya terima melalui pesan batin
tersebut.
Makhluk halus penjaga ini berbeda
dengan sosok pendamping yang memang sudah dibawa semenjak lahir atau suka rela
mengikuti kita. Bedanya, makhluk halus penjaga ini biasanya diberikan oleh
seorang guru spiritual atau juru kunci, yakni memang diperintahkan mengikuti
kita, baik dengan pemberian atau tanpa pemberian mahar tertentu. Jenis makhluk
halus penjaga ini juga bisa mengikuti seseorang karena ia menggunakan susuk
atau memiliki benda-benda yang menjadi tempat persemayaman sosok semacam itu,
misalnya berupa jimat, batu, keris, dan lain sebagainya. Kendati demikian, yang
jauh lebih kuat adalah yang disatukan dengan tubuh beserta jiwa seseorang.
Misalnya makhluk halus itu diperintahkan masuk ke dalam tubuh seseorang oleh
guru spiritualnya, sehingga akhirnya menyatu dengan jiwa orang tersebut. Yang
dapat melakukan hal seperti ini hanya seorang guru berkekuatan spiritual besar.
Jadi, bukan sembarang guru spiritual. Selain itu, bisa juga melalui sarana
susuk. Susuk itu juga dapat menjadi sarana menyatukan suatu sosok makhluk halus
dengan raga dan jiwa seseorang. Jadi, kekuatannya jauh lebih besar dibandingkan
seseorang hanya sekedar menyimpan jimat, batu, keris, dan lain sebagainya. Jiwa
dan raga orang itu telah disatukan dengan sosok makhluk halus tersebut,
sehingga dampaknya lebih kuat. Karenanya, boleh dikatakan orang itu adalah
sosok makhluk halus penjaga dan sebaliknya sosok makhluk halus penjaga adalah
orang tersebut.
Lalu mengapa orang yang mempunyai
sosok makhluk penjaga semacam itu sulit meninggal? Jawaban paling mudah adalah
sebagai berikut. Terdapat dua macam alam, yakni alam materi dan non materi..
Sosok-sosok makhluk halus berasal dari alam non materi. Sementara itu, manusia
berada di alam materi Agar para makhluk halus dapat berkegiatan di alam materi,
maka mereka harus memiliki semacam “wadah” yang harus bersifat materi juga. Tanpa
“wadah” ini, sosok-sosok makhluk halus tidak dapat berkegiatan di alam materi.
Alam materi ini sangat menyenangkan bagi sebagian makhluk-makhluk halus penjaga
tersebut. Karenanya, mereka sangat bersedia mendampingi seseorang dengan masuk
ke dalam raga orang itu, yakni dengan perantaraan seorang guru spiritual. Tentu
saja, hal tersebut ada prosesnya; yakni melalui ritual-ritual atau praktik
spiritual yang hanya diketahui sang guru. Frekuensi makhluk halus penjaga dan
orang yang hendak dijaga disatukan melalui ritual-ritual guru spiritual. Tubuh
manusia dengan demikian lantas menjadi “wadah” bagi makhluk halus penjaga itu.
Melalui “wadah” itu, mereka dapat turut menikmati keindahan alam materi dan
berkegiatan di dalamnya.
Namun apa hubungannya dengan
kematian yang sulit? Karena sudah senang dan nyaman berkegiatan di alam materi,
tentunya para makhluk halus itu tidak rela jika “wadahnya” mati. Kalau
“wadah”nya mati, maka mereka tidak dapat lagi menempatinya dan harus kembali ke
alam non materi. Karenanya, tidak mengherankan apabila makhluk halus penjaga
itu akan berupaya mempertahankan agar “wadah”nya tetap hidup. Itulah sebabnya,
mereka lalu menjaga agar jiwa pemilik asli raga tidak dapat pergi atau mengambil
alihnya saat pemilik asli “wadah” itu sudah waktunya meninggalkan raga. Jasmani
orang tersebut seolah-olah masih hidup, tetapi “penghuni”nya adalah makhluk
halus penjaga yang telah mendampinginya seumur hidup. Raga seolah-olah hidup,
tetapi bukan lagi diri orang tersebut. Para makhluk halus itu akan berupaya
mempertahankan selama mungkin keberadaan mereka dalam “wadah” masing-masing dan
enggan melepaskannya. Hal ini yang menjadikan seolah-olah seseorang susah
meninggal, padahal nafasnya sudah tersengal-sengal. Mungkin pula mereka
memperlihatkan sifat-sifat asli makhluk halus penjaga yang mendampingi mereka,
seperti geraman harimau, yakni bila sosok pendamping berupa siluman harimau.
Lalu apa yang harus dilakukan? Cara
paling utama adalah meminta guru spiritual mencabut kembali sosok makhluk halus
penjaga atau susuk yang telah dipasang pada seseorang. Barulah ia dapat
meninggalkan dunia ini dengan tenang. Sehubungan dengan susuk, maka saya juga
sering mendapatkan kisah-kisah mengenai pemasang susuk yang sulit meninggalkan
dunia ini. Masalah timbul jika guru spiritual yang memasang makhluk halus
penjagaatau susuk telah meninggal. Cara
untuk mencabutnya akan menjadi sangat rumit. Cara kedua adalah meminta bantuan
para rohaniwan yang memiliki tingkat kesucian tinggi.
Kalau menurut pandangan saya, maka
sosok makhluk penjaga itu tidak dapat disebut baik atau buruk. Pada dasarnya,
mereka ada yang baik dan ada pula yang jahat. Namun saya lebih suka
memandangnya sebagai netral. Tidak baik dan tidak buruk. Kendati demikian,
lebih baik seseorang tidak memasang susuk atau meminta pendampingan makhluk
halus penjaga seperti itu. Yang terbaik adalah kita hendaknya sanggup menjaga
diri kita sendiri. Demikianlah sedikit kisah misteri hari ini.
Sekedar tambahan saja, kalau kita
perhatikan maka sains juga mengenal alam materi dan non materi, hanya saja dari
sudut pandang lain. Sains telah merumuskan relasi materi dan non materi dalam
rumus indah temuan Albert Einstein sebagai berikut:
E = mc2
E atau energi adalah aspek non materi. Sedangkan
m atau massa adalah aspek materi. Dengan demikian, aspek non materi dan materi
juga dikenal dalam sains.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
BERJUMPA DENGAN
HANTU PEREMPUAN YANG MENAWARKAN UANG ATAU PAYUNG
21 Maret 2025
Ivan Taniputera
Kisah
ini dituturkan oleh salah seorang pengemudi taksi online. Pengalaman ini terjadi jauh sebelum ada taksi atau ojek
online. Peristiwanya terjadi malam hari, sekitar pukul 21.00. Waktu itu, ia
sedang membeli rokok di sebuah warung. Saat telah membeli rokok dan hendak
menaiki sepeda motornya, ia menyaksikan seorang wanita yang mendatanginya.
Wanita itu, katanya kemalaman pulang dari suatu keperluan dan meminta tolong
diantarkan ke rumah kediamannya, yang masih di kawasan itu juga. Pengemudi
taksi online tersebut, yang sebut
saja bernama Bapak A menyetujuinya. Wanita itu menyebutkan bahwa tempat
kediamannya berada di sebelah sebuah sekolah. Dengan berboncengan mereka menuju
ke sana. Setibanya di lokasi yang dimaksud, Bapak A menyaksikan bahwa rumah
wanita itu dalam keadaan terang benderang, tetapi anehnya seperti rumah baru
yang masih kosong. Jadi rumah itu belum
ada tirai atau kordennya, sehingga bagian dalam tampak dengan jelas dari luar.
Saat
hendak masuk ke rumah, wanita tersebut menawarkan uang pada Bapak A sebagai
ucapan terima kasih. Namun uang ini ditolak olehnya. Wanita itu kemudian
menawarkan payung padanya, tetapi juga ditampik oleh Bapak A. Ia kemudian
meninggalkan tempat tersebut dengan sepeda motornya. Tidak berapa lama
kemudian, Bapak A mulai menyadari sesuatu dan bulu kuduknya berdiri. Ia baru
ingat, kalau di sebelah sekolah itu tidak ada rumah sama sekali. Yang ada
adalah tempat pemakaman, dimana warga setempatnya umumnya menganggapnya sebagai
tempat yang sangat angker. Ia langsung menuju ke rumah kawan dan menceritakan
hal itu. Dengan berboncengan tiga orang, malam itu juga mereka menuju ke tempat
tersebut untuk memastikan. Ternyata memang benar, di sebelah sekolah itu tidak
ada rumah sama sekali. Mereka segera kabur meninggalkan tempat tersebut.
Beberapa
waktu kemudian, Bapak A mendengar dari warga di sekitar tempatnya membeli
rokok, bahwa peristiwa seperti itu sudah pernah dialami beberapa orang. Warga
tersebut menuturkan bahwa orang itu memilih hadiah berupa payung dan tidak lama
kemudian meninggal dunia. Oleh karenanya, warga lalu menyimpulkan bahwa
sebaiknya jangan memilih payung. Hal ini mungkin berkenaan dengan kebiasaan
memayungi jenazah orang meninggal saat hendak diantar ke pemakaman. Sementara
itu, dituturkan kalau memilih uang, maka uang dari makhluk halus tersebut dapat
mendatangkan rejeki. Kendati demikian, kita sebaiknya jangan menerima apa pun
dari makhluk halus, karena sangat mungkin hal tersebut tidak cuma-cuma.
Masih
terdapat lagi pengalaman kedua yang dituturkan oleh Bapak A. Waktu itu ia
sedang berada di kantornya, yakni di sebuah tempat penyewaan mobil. Saat sedang
tertidur, antara sadar dan tidak, ia didatangi sosok gemuk, berambut kribo, dan
mata bulat hitam besar. Menyaksikan sosok menyeramkan itu, ia segera terjaga.
Hari itu, ia memang bertugas mengantarkan beberapa orang dengan mobil sewaan.
Di tengah jalan, mereka mengalami kecelakaan, tetapi semuanya selamat.
Barangkali penampakan makhluk halus itu adalah sebuah pertanda.
Pada kesempatan kali ini, saya hendak berbagi kisah misteri kembali. Peristiwa ini sudah saya dengar agak lama, sehingga mungkin ada berbagai rincian yang terlupakan. Kendati demikian, garis besarnya adalah sesuai dengan peristiwa asli. Berikut ini adalah kisahnya.
.
Seorang driver ojek online, sebut saja namanya Bapak A, mendapatkan order mengantar pesanan makanan ke sebuah perumahan. Setelah mengambil makanannya, Bapak A bergegas ke alamat pemesan. Setibanya di sana, ia menyaksikan bahwa di rumah pemesan sedang terdapat keramaian. Kelihatannya mereka sedang berpesta. Suasananya terang benderang dan hingar bingar. Sepintas, Bapak A merasa bingung dan bertanya-tanya; jika memang di situ ada pesta mengapa harus memesan makanan lagi. Tetapi, ia lalu menepis pertanyaan itu dengan berpikir positif bahwa mungkin saja makanannya kurang.
.
Setelah mengetuk pintu pagar, seseorang berjalan menemui Bapak A. Bapak A lalu menyebutkan nama pemesan dan orang itu lalu masuk kembali memanggil orang yang dimaksud. Seseorang lalu keluar mengambil makanannya dan masuk kembali seraya mengatakan bahwa ia hendak mengambil uang pembayaran. Meskipun demikian, lama ditunggu orang yang dimaksud tidak kunjung keluar juga, hingga tiba-tiba seseorang menepuk punggung Bapak A. Ternyata orang itu adalah petugas keamanan kompleks perumahan tersebut. Petugas keamanan bertanya, "Bapak sedang apa di sini?" Bapak A menjawab, "Saya sedang menunggu uang pembayaran pesanan makanan." Petugas keamanan menanyakan rumah mana yang memesan makanan. Bapak A menunjuk ke arah rumah yang dilihatnya sedang menyelenggarakan pesta tersebut.
.
Petugas keamanan lalu menggeleng seraya berkata, "Tidak mungkin Pak, rumah itu sudah bertahun-tahun kosong. Silakan Anda tengok kembali." Betapa terkejutnya Bapak A, karena ternyata memang benar itu adalah rumah kosong. Pemandangan pesta yang hingar bingar itu sudah sirna dan berganti dengan pemandangan sebuah rumah mewah yang terbengkalai. Tampak rumput dan tumbuhan yang tidak terawat menumbuhi halaman rumah tersebut. Semuanya serba gelap. Bapak A merasa merinding dan petugas keamanan itu menenangkannya, "Memang sudah biasa peristiwa seperti ini, Pak. Sebelumnya juga pernah terjadi. Beberapa waktu lalu driver ojek online lain juga ada yang dikerjai seperti ini." Setelah diperhatikan lagi, tampak bungkusan makanan yang diterima tadi tergeletak pada sebuah bangku kusam di teras. Kendati demikian, Bapak A tidak berniat mengambilnya lagi. Ia merelakan saja makanan itu beserta ongkos kirimnya dan buru-buru meninggalkan tempat tersebut.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau
konsultasi gratis. Saya sering menerima email
atau message yang meminta analisa gratis.
Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau
saya analisa, maka itu berbayar. Oleh
karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi
gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya.
Demikian harap maklum.
Berikut ini adalah pengalaman seorang klien, yang sebut saja bernama C. Waktu itu C sedang makan di sebuah rumah makan yang cukup ramai. Jenis makanannya adalah makanan berkuah. Kendati demikian, kita tidak perlu menyebutkan nama makanannya. Yang pasti, makanan itu harus disajikan dengan kuah panas yang disendok dari sebuah panci besar.
.
Setelah pesanannya disajikan, C segera menyantap hidangan tersebut. Tiba-tiba, ia mencium bau kemenyan. Namun sewaktu bertanya pada rekannya yang ikut makan di sana, ia menyatakan tidak mencium bau tersebut. Tidak berapa lama kemudian, C merasa dadanya agak sesak. Ia merasa sesak nafas. Sekonyong-konyong, timbul perasaan dalam dirinya ingin menoleh pada panci besar tempat kuah panas. Betapa terkejutnya ia saat menyaksikan ada hantu pocong sedang menyembul keluar dari dalamnya.
.
C segera menyudahi makannya dan tidak berselera lagi melanjutkannya. Temannya bertanya mengapa demikian. Namun C tidak mau menjawabnya dan mengatakan nanti saja di mobil ia akan menjelaskannya.
.
Belakangan, C menuturkan peristiwa ini pada saya. Saya menjawab bahwa mungkin sekali hal itu merupakan praktik pesugihan. Berdasarkan hal ini, kita hendaknya tidak tergoda untuk mengikuti praktik tersebut. Pasti ada harga yang harus dibayar. Agar usaha kita laris, maka kita hendaknya tekun bekerja dan senantiasa meningkatkan serta menjaga kualitas hasil kerja kita. Tidak perlu menggunakan ilmu pesugihan.
PERHATIAN:
Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis.
Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis.
Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika
ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh
karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon
agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi kisah hantu yang dituturkan oleh salah seorang kenalan. Waktu itu, ia sedang menginap di rumah saudaranya di Jakarta. Sebelumnya, ia sudah pernah beberapa kali menginap di sana dan tidak terjadi apa-apa.
.
Malam itu, udaranya agak panas, sehingga ia memutuskan tidur di teras lantai dua rumah saudaranya. Ia tidur tepat di depan pintu ke teras lantai dua. Kurang lebih pukul dua malam, ia terbangun karena merasa ada suatu sosok yang menginjak kakinya. Ia merasakan bahwa kaki yang menginjaknya itu begitu dingin. Beberapa saat kemudian, ia tersadar dan melihat ke arah sosok tersebut. Ternyata sosok itu mirip dengan saudaranya. Hal tersebut membuatnya merasa bingung karena pada pukul segitu saudaranya pasti telah tidur. Sosok itu lalu menghilang. Ia lalu menuju ke kamar saudaranya dan benar saja memang saudaranya itu masih tidur. Ia merasa ketakutan dan segera kembali ke kamar tidurnya.
.
Hingga sekarang, ia tidak mengetahui siapa sosok yang menghantuinya malam itu. Sebelumnya, tidak pernah terjadi hal yang aneh-aneh di rumah saudaranya. Mungkin saja itu adalah makhluk halus yang kebetulan lewat di sana dan ingin berkenalan dengannya. Tidak jelas juga mengapa ia meniru wujud saudaranya. Hanya itu saja peristiwa menyeramkan yang pernah terjadi di rumah saudaranya.
.
Saya akan menambahkan komentar sebagai berikut. Tidur di depan pintu merupakan pantangan atau pamali pada berbagai kebudayaan. Itulah sebabnya, lebih baik kita menghindari tidur tepat di depan pintu. Begitu pula, dalam ilmu Fengshui menempatkan ranjang di depan pintu juga bukan merupakan sesuatu yang baik.
PERHATIAN:
Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis.
Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis.
Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika
ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh
karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon
agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.