Terdapat seorang biksu agung bernama
Huìguǒ (惠果, 746-805) yang hidup semasa Dinasti Táng (唐, 618-906). Hati
Beliau dipenuhi belas kasih nan luas serta tiada terbatas. Laksana Buddha, Beliau
menolong dan menyeberangkan semua makhluk. Beliau kemudian berdiam di Cháng'ān (長安), yakni ibukota
Dinasti Táng.
Kegiatan sehari-hari Beliau adalah
membaca dan melafalkan pustaka-pustaka suci Mahāyāna, seperti Sūtra
Teratai(法華經) dan Sutra
Sepuluh TingkatanBodhisattva (十地經). Selain itu, semasa
mudanya Beliau berguru kepada Biksu
Agung Amoghavajra(不空),
dan mempelajari Buddhisme Tantrayana serta menyebar luaskannya.
Suatu ketika,
Biksu Huìguǒ bertemu dengan sesosok hantu
kelaparan(餓鬼) di depan pintu kamar
mandi. Wajah hantu itu terlihat sangat jelek dan menyeramkan. Melihat Bhiksu
Huiguo, hantu itu langsung bersujud serta memohon dengan penuh hormat, "Di kehidupan lampau, aku merupakan
seorang pengurus vihara. Tugasku adalah mengurus keperluan para biksu. Namun,
karena melakukan kesalahan berupa menyembunyikan dan menyalahgunakan uang
vihara, setelah mati aku terjerumus ke alam hantu kelaparan, sehingga setiap
hari harus memakan kotoran.Aku
mendengar bahwa Yang Arya memiliki kebajikan luhur, jalan Dharma bercahaya,
welas asih nan luas, serta memiliki kekuatan Dharma luar biasa. Mohon
selamatkan aku. Tolonglah aku, sehingga sanggup melepaskan diri dari
penderitaan mengerikan ini!Di
kehidupan lampau, aku pernah menyembunyikan uang sejumlah 3.000 guan
uang di bawah pohon kesemek di dekat tempat ini. Mohon gali uang tersebut,
serta gunakan untuk membuat jasa pahala kebajikan yang dilimpahkan bagiku!"
Mendengar hal tersebut, hati Biksu Agung
Huìguǒ dipenuhi belas kasih beserta rasa kasihan mendalam. Beliau lalu
mengajak para biksu di vihara, dan bersama-sama pergi menggali di tempat yang
ditunjuk hantu itu. Benar saja, seperti yang dikatakan hantu kelaparan tersebut,
mereka menemukan uang sejumlah 3.000 guan.
Biksu Huiguo segera memanfaatkan uang itu untuk menyalin sejilid Sūtra Teratai,
dan mengadakan persembahan makanan bagi para biksu. Seluruh jasa kebajikan itu
dilimpahkan kepada hantu kelaparan tersebut.
Setelah itu,
Biksu Huìguǒ bermimpi melihat hantu kelaparan itu datang. Hantu itu bersujud
hormat dan berterima kasih, "Berkat
kebajikan beserta jasa kebajikan Yang Arya nan tiada tara, kini aku telah
terbebas dari penderitaan alam hantu kelaparan, dan sudah terlahir
kembali!" Selesai berkata begitu, ia terbangun dari tidurnya.
Semenjak saat itu, Biksu Huìguǒ semakin
memuji kekuatan ajaib beserta kebajikan Sūtra Teratai yang tiada
terbayangkan. Beliau menceritakan keajaiban ini secara terperinci kepada para
biksu di vihara dan menyebarkannya secara luas.
KISAH MISTERI: PENUMPANG-PENUMPANG YANG BERGELANTUNGAN
SEPERTI MONYET
Ivan
Taniputera
22
November 2025
Kisah ini dituturkan sendiri oleh
orang yang mengalaminya sendiri. Sebut saja namanya adalah Pak S. Bertahun-tahun
yang lalu, Pak S pernah berprofesi sebagai driver
bis penumpang. Waktu itu belum ada jalan tol. Malam itu, Pak S berangkat dari
terminal Cikampek dengan bisnya. Penumpangnya hanya seorang saja. Tiba-tiba, ia
melihat bahwa bisnya dipenuhi oleh penumpang, tetapi yang aneh adalah para
penumpang tersebut bergelantungan seperti monyet. Pak S merasa aneh menyaksikan hal
itu dan agak ketakutan. Ia tahu bahwa para penumpang tersebut bukan manusia, karena
muncul begitu saja. Sementara itu, seorang penumpang yang ikut dari terminal Cikampek tadi sedang tertidur dengan pulasnya.
Yang lebih aneh lagi, saat memandang
ke jendela luar, ia menyaksikan bahwa mereka seolah-olah telah berada di kota
yang ramai dan terang benderang oleh cahaya lampu. Beberapa saat kemudian,
salah seorang di antara para penumpang yang bergelantungan itu berkata, “Pak,
turun di sini saja.” Pak S segera menghentikan bisnya dan para penumpang itu
pun turun. Salah seorang di antara mereka berkata, “Nanti jangan menengok ke
belakang ya Pak!” Setelah mereka semua turun, Pak S melajukan kembali bisnya,
tetapi karena penasaran ia menengok ke belakang. Ternyata pemandangan kota yang
terang benderang tadi berubah menjadi gelap. Seolah-olah lampu yang menerangi
mereka padam bersamaan. Pak S menyadari bahwa mereka berada di tengah hutan,
yakni tepatnya di Alas Roban pada kawasan bernama Plalen atau ada sumber yang
menuliskannya sebagai Plelen.
Tiba-tiba, penumpang yang seorang
tadi bangun dan bertanya, “Ada di manakah kita sekarang?” Pak S menjawab, “Kita
saat ini berada di Alas Roban daerah Plalen.” Penumpang tadi terkejut, “Bagaimana
mungkin? Rasanya belum selama itu kita berangkat.” Pak S lantas melihat jam dan
benar saja mereka baru berkendara dari Terminal Cikampek kurang lebih satu jam.
Hal tersebut sebenarnya tidak masuk akal, karena pada masa itu perjalanan dari
Terminal Cikampek ke sana memerlukan waktu tempuh sekitar tiga jam. Setelah mengalami
peristiwa aneh itu, bis akhirnya tiba di tempat tujuan dengan selamat.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
Kisah ini saya tuangkan dalam bentuk
artikel sebagai sekedar pengingat saja dan merupakan pengalaman saya sendiri
saat menengok pasien di ICU sebuah rumah sakit. Saat melewati suatu ruangan di
ICU tersebut, saya mendengar suara seperti geraman harimau dari salah seorang
pasien yang nampaknya sudah berada dalam kondisi sangat kritis. Keluarganya
sudah berkumpul di sana. Saya bertanya-tanya ada apa gerangan? Tiba-tiba terdengar
suara dari dalam batin saya yang memberitahu bahwa ia memiliki sosok makhluk
halus penjagaberupa siluman harimau.
Adanya sosok makhluk halus penjaga ini yang menjadikannya sulit meninggal.
Sosok tersebut diterimanya dari seorang guru spiritual saat ia muda dahulu,
demikian pesan batin yang saya dapatkan. Benar atau tidaknya saya tidak tahu.
Saya hanya menuliskan saja pengetahuan yang saya terima melalui pesan batin
tersebut.
Makhluk halus penjaga ini berbeda
dengan sosok pendamping yang memang sudah dibawa semenjak lahir atau suka rela
mengikuti kita. Bedanya, makhluk halus penjaga ini biasanya diberikan oleh
seorang guru spiritual atau juru kunci, yakni memang diperintahkan mengikuti
kita, baik dengan pemberian atau tanpa pemberian mahar tertentu. Jenis makhluk
halus penjaga ini juga bisa mengikuti seseorang karena ia menggunakan susuk
atau memiliki benda-benda yang menjadi tempat persemayaman sosok semacam itu,
misalnya berupa jimat, batu, keris, dan lain sebagainya. Kendati demikian, yang
jauh lebih kuat adalah yang disatukan dengan tubuh beserta jiwa seseorang.
Misalnya makhluk halus itu diperintahkan masuk ke dalam tubuh seseorang oleh
guru spiritualnya, sehingga akhirnya menyatu dengan jiwa orang tersebut. Yang
dapat melakukan hal seperti ini hanya seorang guru berkekuatan spiritual besar.
Jadi, bukan sembarang guru spiritual. Selain itu, bisa juga melalui sarana
susuk. Susuk itu juga dapat menjadi sarana menyatukan suatu sosok makhluk halus
dengan raga dan jiwa seseorang. Jadi, kekuatannya jauh lebih besar dibandingkan
seseorang hanya sekedar menyimpan jimat, batu, keris, dan lain sebagainya. Jiwa
dan raga orang itu telah disatukan dengan sosok makhluk halus tersebut,
sehingga dampaknya lebih kuat. Karenanya, boleh dikatakan orang itu adalah
sosok makhluk halus penjaga dan sebaliknya sosok makhluk halus penjaga adalah
orang tersebut.
Lalu mengapa orang yang mempunyai
sosok makhluk penjaga semacam itu sulit meninggal? Jawaban paling mudah adalah
sebagai berikut. Terdapat dua macam alam, yakni alam materi dan non materi..
Sosok-sosok makhluk halus berasal dari alam non materi. Sementara itu, manusia
berada di alam materi Agar para makhluk halus dapat berkegiatan di alam materi,
maka mereka harus memiliki semacam “wadah” yang harus bersifat materi juga. Tanpa
“wadah” ini, sosok-sosok makhluk halus tidak dapat berkegiatan di alam materi.
Alam materi ini sangat menyenangkan bagi sebagian makhluk-makhluk halus penjaga
tersebut. Karenanya, mereka sangat bersedia mendampingi seseorang dengan masuk
ke dalam raga orang itu, yakni dengan perantaraan seorang guru spiritual. Tentu
saja, hal tersebut ada prosesnya; yakni melalui ritual-ritual atau praktik
spiritual yang hanya diketahui sang guru. Frekuensi makhluk halus penjaga dan
orang yang hendak dijaga disatukan melalui ritual-ritual guru spiritual. Tubuh
manusia dengan demikian lantas menjadi “wadah” bagi makhluk halus penjaga itu.
Melalui “wadah” itu, mereka dapat turut menikmati keindahan alam materi dan
berkegiatan di dalamnya.
Namun apa hubungannya dengan
kematian yang sulit? Karena sudah senang dan nyaman berkegiatan di alam materi,
tentunya para makhluk halus itu tidak rela jika “wadahnya” mati. Kalau
“wadah”nya mati, maka mereka tidak dapat lagi menempatinya dan harus kembali ke
alam non materi. Karenanya, tidak mengherankan apabila makhluk halus penjaga
itu akan berupaya mempertahankan agar “wadah”nya tetap hidup. Itulah sebabnya,
mereka lalu menjaga agar jiwa pemilik asli raga tidak dapat pergi atau mengambil
alihnya saat pemilik asli “wadah” itu sudah waktunya meninggalkan raga. Jasmani
orang tersebut seolah-olah masih hidup, tetapi “penghuni”nya adalah makhluk
halus penjaga yang telah mendampinginya seumur hidup. Raga seolah-olah hidup,
tetapi bukan lagi diri orang tersebut. Para makhluk halus itu akan berupaya
mempertahankan selama mungkin keberadaan mereka dalam “wadah” masing-masing dan
enggan melepaskannya. Hal ini yang menjadikan seolah-olah seseorang susah
meninggal, padahal nafasnya sudah tersengal-sengal. Mungkin pula mereka
memperlihatkan sifat-sifat asli makhluk halus penjaga yang mendampingi mereka,
seperti geraman harimau, yakni bila sosok pendamping berupa siluman harimau.
Lalu apa yang harus dilakukan? Cara
paling utama adalah meminta guru spiritual mencabut kembali sosok makhluk halus
penjaga atau susuk yang telah dipasang pada seseorang. Barulah ia dapat
meninggalkan dunia ini dengan tenang. Sehubungan dengan susuk, maka saya juga
sering mendapatkan kisah-kisah mengenai pemasang susuk yang sulit meninggalkan
dunia ini. Masalah timbul jika guru spiritual yang memasang makhluk halus
penjagaatau susuk telah meninggal. Cara
untuk mencabutnya akan menjadi sangat rumit. Cara kedua adalah meminta bantuan
para rohaniwan yang memiliki tingkat kesucian tinggi.
Kalau menurut pandangan saya, maka
sosok makhluk penjaga itu tidak dapat disebut baik atau buruk. Pada dasarnya,
mereka ada yang baik dan ada pula yang jahat. Namun saya lebih suka
memandangnya sebagai netral. Tidak baik dan tidak buruk. Kendati demikian,
lebih baik seseorang tidak memasang susuk atau meminta pendampingan makhluk
halus penjaga seperti itu. Yang terbaik adalah kita hendaknya sanggup menjaga
diri kita sendiri. Demikianlah sedikit kisah misteri hari ini.
Sekedar tambahan saja, kalau kita
perhatikan maka sains juga mengenal alam materi dan non materi, hanya saja dari
sudut pandang lain. Sains telah merumuskan relasi materi dan non materi dalam
rumus indah temuan Albert Einstein sebagai berikut:
E = mc2
E atau energi adalah aspek non materi. Sedangkan
m atau massa adalah aspek materi. Dengan demikian, aspek non materi dan materi
juga dikenal dalam sains.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
Kisah ini saya dengar sudah cukup
lama berdasarkan penuturan seorang kenalan yang meriwayatkan pengalaman
sahabatnya, yakni sepasang suami istri. Jadi, suami istri tersebut menuturkan
sendiri pengalaman mereka pada kenalan tersebut. Dengan demikian, kisah ini
cukup dapat diandalkan kebenarannya. Tujuan penulisan artikel ini adalah
sebagai pengingat saja terhadap kisah-kisah misteri yang pernah saya dengar.
Sepasang suami istri, sebut saja
bernama Bapak dan Ibu A, mengalami masa kehidupan yang sulit. Oleh karenanya,
mereka tergoda memperbaiki nasibnya melalui jalan yang keliru, yakni dengan
mengikuti ritual pesugihan. Mereka lalu mengunjungi suatu tempat untuk memohon
kekayaan pada sosok makhluk halus yang disebut buto ijo. Setelah menjalankan
ritual yang disarankan oleh juru kunci tempat tersebut, mereka diperintahkan
agar pulang ke rumahnya. Selanjutnya pada malam hari tanggal yang telah
ditentukan, mereka disarankan untuk meletakkan sebuah anglo tempat membakar
kemenyan. Kemudian mereka diharuskan membaca mantra-mantra tertentu dan duduk
di depan pintu rumah mereka sambil menanti kedatangan buto ijo. Jadi, buto ijo
yang akan hadir sendiri ke rumah mereka. Saat buto ijo hadir Bapak dan Ibu A
diharuskan menyebutkan permohonan mereka, yakni meminta kekayaan. Tentu saja
pesugihan semacam ini akan meminta tumbal, dimana mereka telah menyatakan
sanggup memenuhi tumbal tersebut.
Menjelang tengah malam, mereka
merasakan hembusan angin kencang dan di tengah angin tersebut mereka melihat
suatu sosok seperti raksasa berwarna hijau. Ternyata raksasa hijau ini bukan
berjalan dengan berdiri tegak seperti sangkaan orang pada umumnya, melainkan muncul
dengan kepala di bawah. Jadi, ia seperti berdiri terbalik. Lalu ia bergerak
dengan berputar atau berpusar pada kepalanya yang di bawah itu. Dengan kata
lain, adalah seperti gasing. Wujudnya sangat menyeramkan. Bapak dan Ibu A
merasa sangat ketakutan menyaksikan penampakan tersebut, sehingga mereka lalu
kabur dengan penuh ketakutan dan masuk ke dalam rumah. Segera mereka mengunci
pintu rapat-rapat. Dengan demikian, ritual malam itu boleh dikatakan gagal.
Mereka tidak jadi meminta kekayaan pada buto ijo, karena merasakan ketakutan
luar biasa.
Sebenarnya, hal ini merupakan suatu
keberuntungan bagi Bapak dan Ibu A, karena mereka tidak jadi memohon kekayaan
pada makhluk halus jahat tersebut. Biasanya makhluk halus jahat itu sangat
licik dan mereka akan terus menerus meminta tumbal. Bahkan, setelah kurun waktu
kehidupan para pemohon pesugihan berakhir, mereka akan menjadi budak
makhluk-makhluk halus jahat dan menderita di alam sana bersama para korban
mereka. Karenanya, penting sekali untuk menghindarkan diri dari bersekutu
dengan makhluk-makhluk halus jahat. Kekayaan hanya dapat dicapai melalui kerja
keras dan senantiasa menabur kebajikan. Jangan sekali-sekali memohon kekayaan
pada makhluk halus jahat, karena itu akan merugikan diri sendiri.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
KISAH MISTERI: GONG YANG BISA BERBUNYI DENGAN SENDIRINYA
Ivan
Taniputera
14
November 2025
Kisah ini saya dengar dari driver keluarga saya sewaktu masih duduk
di bangku sekolah dasar (sd). Waktu itu adalah sekitar tahun 1980-an, dimana
keluarga kami mempekerjakan seorang driver
berusia kurang lebih 60 tahunan, yang sebut saja bernama Bapak A. Apa yang
dituturkan dalam artikel ini merupakan pengalaman Bapak A sendiri semasa kecil.
Beliau waktu itu tinggal di sebuah desa. Di sana terdapat sebuah rumah tua
peninggalan seorang dalang yang sudah lama meninggal, yakni sebelum Bapak A
lahir. Menurut penuturan kakeknya, dalang itu dulunya juga merupakan sosok
sakti di desanya. Selain dalang, ia juga merangkap sebagai paranormal yang
tersohor hingga ke luar desa mereka. Konon ia pandai mengobati orang yang sakit
akibat terkena ilmu jahat. Selain itu, konon para calon kepala desa juga banyak
mengunjungi dalang itu, guna meminta saran bagaimana mereka memenangkan
pemilihan. Bahkan beberapa pejabat Belanda juga sesekali terlihat meminta
pertolongannya.
Setelah dalang itu meninggal,
rumahnya menjadi terbengkalai, karena anak-anaknya sudah memiliki tempat
kediamannya masing-masing. Di dalam rumah itu, tentu saja terdapat seperangkat
gamelan, termasuk gong, dan perlengkapan mendalang lainnya. Hanya saja, tidak
ada yang berani mengganggu rumah almarhum dalang itu, karena setiap malam hari
pasaran tertentu, dari dalam rumah sering terdengar suara gong ditabuh dan
terkadang terdengar pula alunan musik gamelan. Yang paling sering terdengar
adalah suara gong tersebut. Sementara itu, alunan musik gamelannya hanya
sesekali saja terdengar. Bapak A juga sering mendengarnya sendiri. Padahal
semua warga desa mengetahui bahwa itu merupakan rumah kosong, tidak ada orang tinggal
di sana. Itulah sebabnya, warga tidak berani mendekat apalagi mengusik rumah
itu. Meski merasa takut, warga tidak pernah mendapat penampakan apa-apa terkait
rumah kosong itu. Hanya suara gong saja yang terdengar dari rumah tua tersebut.
Demikian yang dituturkan Bapak A pada saya.
Karena cerita ini sudah sangat lama,
yakni kurang lebih empat puluh tahun silam, saya tidak mengetahui bagaimana
kondisi rumah dalang itu sekarang. Hari ini kebetulan saya teringat kembali
pada cerita tersebut dan menuliskannya agar tidak lupa. Bapak A sendiri pada
tahun 1980-an telah berusia sekitar 60 tahun. Setelah beberapa tahun bekerja,
Beliau mengundurkan diri dengan alasan kesehatan. Kalau pada tahun 80-an, Bapak
A sudah berusia 60 tahunan, maka diperkirakan Beliau lahir pada tahun 1920-an.
Karena dalang sakti itu sudah meninggal sebelum Bapak A lahir, maka masa hidup
dalang itu tentu saja adalah sebelum tahun 1920-an. Pada tahun 1920-an rumah
itu sudah terbengkalai, sehingga sangat disangsikan rumah tersebut sekarang
masih ada. Mungkin rumah itu sudah semenjak lama hancur dengan sendirinya dan
sekarang sudah musnah tanpa sisa, karena jaraknya dengan saat ini adalah kurang
lebih 100 tahun. Saya juga sudah lupa di mana desa Bapak A. Demikian artikel
ini agar hanya menjadi catatan saja terkait cerita yang pernah saya dengar
semasa kecil.
Kalau menurut saya, maka penjelasan logis bagi
peristiwa ini adalah sebagai berikut. Kemungkinan ada orang iseng yang
membunyikan gong tersebut. Jadi, bisa jadi ia adalah sosok pemberani yang
menyelinap masuk ke dalam rumah tua almarhum dalang dan menabuh gongnya saat
malam hari. Hanya saja, karena warga sudah takut terlebih dahulu, maka mereka
tidak berani mendekat serta memeriksa apa yang sebenarnya terjadi. Sementara
itu, kalau penjelasan menurut metafisika, seorang sakti mungkin memiliki suatu
bentuk energi yang tertinggal, dimana energi tersebut yang menjadi penyebab
suara gong itu. Kemungkinan lain, itu adalah pekerjaan makhluk-makhluk halus
peliharaan almarhum dalang tersebut.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
RITUAL MEMBAKAR GARAM UNTUK PEMBERSIHAN (CLEANSING) ENERGI NEGATIF
Ivan
Taniputera
28
September 2025
Ritual membakar garam merupakan
sarana untuk menghalau energi negatif atau pengaruh buruk. Saya lalu mencoba
menjalankan ritual ini kemarin (tanggal 27 September 2025). Saat garam yang
sedang terbakar difoto, tampak suatu sosok pada kobaran api yang mirip dengan
sosok makhluk halus. Berikut ini adalah fotonya.
Entah benar makhluk halus atau
tidak, saya tidak tahu, tetapi ajaibnya lampu ruang tamu yang selama beberapa
hari tidak bisa dinyalakan, tiba-tiba bisa menyala lagi.
Saya juga pernah membaca artikel,
bahwa pada berbagai kawasan di negara kita saat berjangkitnya wabah COVID 19,
banyak warga masyarakat yang melakukan ritual membakar garam di depan rumahnya
untuk menghalau wabah.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
MENGAPA
KAMAR TIDUR HARUS MENDAPATKAN SINAR MATAHARI SETIAP HARI?
Ivan
Taniputera
26 Agustus
2025
Artikel ini ditulis berdasarkan
pengalaman seorang klien. Beberapa waktu yang lalu, seorang klien menuturkan
bahwa belakangan ini ia merasa bahwa tidurnya kurang nyaman dan ia mendapatkan
pengalaman yang agak seram di kamar tidurnya. Saat sedang tidur, ia tiba-tiba
saja terbangun oleh suara seperti anak-anak kecil berlarian di kamar tidurnya.
Sewaktu melihat ke sekelilingnya ternyata tidak ada apa-apa. Mengalami hal
semacam itu, ia merasa ketakutan dan bulu kuduknya berdiri. Kebetulan, ia
memang tidur sendirian di kamarnya. Gangguan ini awalnya hanya sesekali saja,
namun seiring berjalannya waktu menjadi sering dan semakin parah. Belakangan, hampir
setiap hari ia diganggu suara seperti anak-anak kecil berlarian di kamar
tidurnya. Klien itu memberitahu bahwa sebelumnya, ia tinggal di sana aman-aman
saja. Tidak pernah ia mengalami fenomena supranatural selama 15 tahun tinggal
di sana. Anehnya, gangguan supranatural itu hanya terjadi di kamar tidurnya
saja. Dalam hal ini, gangguannya hanya berupa suara-suara saja, tetapi tidak
pernah ada penampakan. Demikian, yang disampaikan klien tersebut.
Saya lalu merenung sejenak dan
menanyakan, apakah gorden kamarnya jarang dibuka. Ternyata klien tersebut
mengatakan bahwa memang demikian halnya. Ia sering bangun dengan terburu-buru,
karena harus bekerja, sehingga tidak sempat membuka gorden jendela kamar
tidurnya. Saya lalu menyarankan agar ia setiap hari menyempatkan diri membuka
gorden kamarnya, sehingga sinar matahari bisa menyorot masuk. Setelah
menjalankan saran saya tersebut, memang benar gangguannya berangsur menghilang.
Saya lalu menjelaskan sebagai
berikut. Menurut ilmu metafisika China, maka segala sesuatu di alam ini terdiri
dari dua kekuatan, yakni Yin (陰) dan Yang (陽). Sinar matahari sendiri merupakan manifestasi kekuatan Yang. Apabila gorden sebuah kamar jarang
dibuka dan kamar tersebut juga ditinggal seharian, maka ia akan kekurangan
energi Yang. Akibatnya energi Yin menguat. Apalagi jika itu sudah
dilakukan bertahun-tahun. Energi Yin
kuat tersebut akhirnya memanifestasi sebagai suara-suara berlarian tersebut. Ia
seolah-olah menjadi seperti gangguan makhluk halus. Padahal ini bukan makhluk
halus dalam pengertian kebanyakan orang. Melainkan suatu bentuk manifestasi
kekuatan atau energi di alam. Menjelaskannya memang agak sulit, tetapi saya
akan mencoba menerangkannya semampu saya. Analoginya adalah seperti air terjun.
Mengapa air terjun itu bisa mengalir atau bergerak? Jawabannya karena ada
energi gravitasi sebagai bentuk energi potensial. Apakah air terjun itu “hidup”
karena bisa bergerak? Jawabannya adalah tidak. Kemudian, air terjun itu bisa
menimbulkan suara gemericik. Apakah ia “hidup” karena bisa bersuara? Jawabannya
adalah tidak. Semua itu adalah manifestasi energi-energi di alam semesta. Dengan
demikian, ini bukan merupakan sesuatu yang bersifat mistis.
Lalu mengapa itu baru terjadi
akhir-akhir ini? Bukankah ia sudah tinggal di sana selama 15 tahun? Jawabannya
adalah karena akumulasi energi Yin itu juga tidak terjadi dalam sehari atau dua
hari, melainkan perlu waktu lama. Selain itu, menurut ilmu Fengshui, bisa juga hal tersebut diaktivasi
oleh Bintang Terbang (飛星, feixing)
tahunan atau bulanan, yang kebetulan
singgah di kamar tersebut. Jadi adanya Bintang Terbang tahunan yang singgah di
sana dan ditambah lagi adanya akumulasi energi Yin, maka terjadilah fenomena
seperti itu.
Sampai di sini, kita dapat belajar bahwa gorden kamar
harus tiap hari dibuka. Sebagai tambahan, pada sisi lain memang benar pula
bahwa akumulasi energi Yin dapat
mengundang pula makhluk-makhluk halus dalam pengertian umum untuk hadir dan
bersemayam di tempat tersebut. Namun bisa juga “fenomena hantu” itu adalah
semata-mata manifestasi energi di alam semesta. Kita harus sanggup membedakan
kedua hal tersebut, karena penanganannya berbeda.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
Saya baru saja mendapatkan mantra
dalam bahasa Hokkian yang dipergunakan mengusir makhluk halus jahat dari sebuah
primbon kuno berjudul “Rahasia Ilmu2 Adjaib,” yang diterbitkan pada tahun 1965.
Ada pun mantranya berbunyi sebagai
berikut:
Hui thian tay lui kong, pek tek tjin lui kong, thian peng
sha tjap ban; houw gouw te tju [sebut nama sendiri atau orang yang dijauhkan
dari makhluk halus], houw djin, djin put kian, houw kui, kui biat bong, touw hong,
Thay Siang Lo Kun, kip kip dji lut leng.
Mantra ini dapat dibacakan bila
seseorang sering diganggu oleh makhluk-makhluk halus jahat. Begitu pula bila
ada orang yang dirasuki makhluk halus jahat. Melalui pembacaan mantra ini, maka
makhluk halus jahat konon akan kabur. Orang yang dirasuki makhluk halus akan
sembuh lagi seperti sedia kala.
Mantra di atas adalah dalam bahasa
Hokkian yang sayangnya tidak ada aksara Mandarinnya. Saya akan mencoba mengalih
bahasakan sedapat mungkin ke dalam bahasa Mandarin.
Hui thian tay lui kong
mungkin bahasa Mandarinnya adalah 威天大雷公
(Wēi tiān dà léi gōng). Artinya adalah: Dewa Petir nan Perkasa.
thian peng sha tjap ban
mungkin bahasa Mandarinnya adalah 天兵三十萬
(Tiānbīng sānshí wàn). Artinya adalah: Balatentara langit
sejumlah tiga ratus ribu.
houw gouw te tju
mungkin bahasa Mandarinnya adalah 護吾弟子 (Hù wú dìzǐ). Artinya adalah: Lindungilah saya.
Thay Siang Lo Kun, kip kip dji lut leng bahasa Mandarinnya adalah 太上老君急急如律令(Tài shàng lǎo
jūn jí ji rú lǜlìng). Artinya adalah: Tàishàng lǎojūn,
segera laksanakan perintah.
Demikian,
sekelumit mantra dalam bahasa Hokkian untuk menghalau makhluk halus. Tujuan
artikel ini adalah semata-mata sebagai wahana pelestarian budaya.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.