KISAH MISTERI: PENUMPANG-PENUMPANG YANG BERGELANTUNGAN
SEPERTI MONYET
Ivan
Taniputera
22
November 2025
Kisah ini dituturkan sendiri oleh
orang yang mengalaminya sendiri. Sebut saja namanya adalah Pak S. Bertahun-tahun
yang lalu, Pak S pernah berprofesi sebagai driver
bis penumpang. Waktu itu belum ada jalan tol. Malam itu, Pak S berangkat dari
terminal Cikampek dengan bisnya. Penumpangnya hanya seorang saja. Tiba-tiba, ia
melihat bahwa bisnya dipenuhi oleh penumpang, tetapi yang aneh adalah para
penumpang tersebut bergelantungan seperti monyet. Pak S merasa aneh menyaksikan hal
itu dan agak ketakutan. Ia tahu bahwa para penumpang tersebut bukan manusia, karena
muncul begitu saja. Sementara itu, seorang penumpang yang ikut dari terminal Cikampek tadi sedang tertidur dengan pulasnya.
Yang lebih aneh lagi, saat memandang
ke jendela luar, ia menyaksikan bahwa mereka seolah-olah telah berada di kota
yang ramai dan terang benderang oleh cahaya lampu. Beberapa saat kemudian,
salah seorang di antara para penumpang yang bergelantungan itu berkata, “Pak,
turun di sini saja.” Pak S segera menghentikan bisnya dan para penumpang itu
pun turun. Salah seorang di antara mereka berkata, “Nanti jangan menengok ke
belakang ya Pak!” Setelah mereka semua turun, Pak S melajukan kembali bisnya,
tetapi karena penasaran ia menengok ke belakang. Ternyata pemandangan kota yang
terang benderang tadi berubah menjadi gelap. Seolah-olah lampu yang menerangi
mereka padam bersamaan. Pak S menyadari bahwa mereka berada di tengah hutan,
yakni tepatnya di Alas Roban pada kawasan bernama Plalen atau ada sumber yang
menuliskannya sebagai Plelen.
Tiba-tiba, penumpang yang seorang
tadi bangun dan bertanya, “Ada di manakah kita sekarang?” Pak S menjawab, “Kita
saat ini berada di Alas Roban daerah Plalen.” Penumpang tadi terkejut, “Bagaimana
mungkin? Rasanya belum selama itu kita berangkat.” Pak S lantas melihat jam dan
benar saja mereka baru berkendara dari Terminal Cikampek kurang lebih satu jam.
Hal tersebut sebenarnya tidak masuk akal, karena pada masa itu perjalanan dari
Terminal Cikampek ke sana memerlukan waktu tempuh sekitar tiga jam. Setelah mengalami
peristiwa aneh itu, bis akhirnya tiba di tempat tujuan dengan selamat.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
Kisah ini saya tuangkan dalam bentuk
artikel sebagai sekedar pengingat saja dan merupakan pengalaman saya sendiri
saat menengok pasien di ICU sebuah rumah sakit. Saat melewati suatu ruangan di
ICU tersebut, saya mendengar suara seperti geraman harimau dari salah seorang
pasien yang nampaknya sudah berada dalam kondisi sangat kritis. Keluarganya
sudah berkumpul di sana. Saya bertanya-tanya ada apa gerangan? Tiba-tiba terdengar
suara dari dalam batin saya yang memberitahu bahwa ia memiliki sosok makhluk
halus penjagaberupa siluman harimau.
Adanya sosok makhluk halus penjaga ini yang menjadikannya sulit meninggal.
Sosok tersebut diterimanya dari seorang guru spiritual saat ia muda dahulu,
demikian pesan batin yang saya dapatkan. Benar atau tidaknya saya tidak tahu.
Saya hanya menuliskan saja pengetahuan yang saya terima melalui pesan batin
tersebut.
Makhluk halus penjaga ini berbeda
dengan sosok pendamping yang memang sudah dibawa semenjak lahir atau suka rela
mengikuti kita. Bedanya, makhluk halus penjaga ini biasanya diberikan oleh
seorang guru spiritual atau juru kunci, yakni memang diperintahkan mengikuti
kita, baik dengan pemberian atau tanpa pemberian mahar tertentu. Jenis makhluk
halus penjaga ini juga bisa mengikuti seseorang karena ia menggunakan susuk
atau memiliki benda-benda yang menjadi tempat persemayaman sosok semacam itu,
misalnya berupa jimat, batu, keris, dan lain sebagainya. Kendati demikian, yang
jauh lebih kuat adalah yang disatukan dengan tubuh beserta jiwa seseorang.
Misalnya makhluk halus itu diperintahkan masuk ke dalam tubuh seseorang oleh
guru spiritualnya, sehingga akhirnya menyatu dengan jiwa orang tersebut. Yang
dapat melakukan hal seperti ini hanya seorang guru berkekuatan spiritual besar.
Jadi, bukan sembarang guru spiritual. Selain itu, bisa juga melalui sarana
susuk. Susuk itu juga dapat menjadi sarana menyatukan suatu sosok makhluk halus
dengan raga dan jiwa seseorang. Jadi, kekuatannya jauh lebih besar dibandingkan
seseorang hanya sekedar menyimpan jimat, batu, keris, dan lain sebagainya. Jiwa
dan raga orang itu telah disatukan dengan sosok makhluk halus tersebut,
sehingga dampaknya lebih kuat. Karenanya, boleh dikatakan orang itu adalah
sosok makhluk halus penjaga dan sebaliknya sosok makhluk halus penjaga adalah
orang tersebut.
Lalu mengapa orang yang mempunyai
sosok makhluk penjaga semacam itu sulit meninggal? Jawaban paling mudah adalah
sebagai berikut. Terdapat dua macam alam, yakni alam materi dan non materi..
Sosok-sosok makhluk halus berasal dari alam non materi. Sementara itu, manusia
berada di alam materi Agar para makhluk halus dapat berkegiatan di alam materi,
maka mereka harus memiliki semacam “wadah” yang harus bersifat materi juga. Tanpa
“wadah” ini, sosok-sosok makhluk halus tidak dapat berkegiatan di alam materi.
Alam materi ini sangat menyenangkan bagi sebagian makhluk-makhluk halus penjaga
tersebut. Karenanya, mereka sangat bersedia mendampingi seseorang dengan masuk
ke dalam raga orang itu, yakni dengan perantaraan seorang guru spiritual. Tentu
saja, hal tersebut ada prosesnya; yakni melalui ritual-ritual atau praktik
spiritual yang hanya diketahui sang guru. Frekuensi makhluk halus penjaga dan
orang yang hendak dijaga disatukan melalui ritual-ritual guru spiritual. Tubuh
manusia dengan demikian lantas menjadi “wadah” bagi makhluk halus penjaga itu.
Melalui “wadah” itu, mereka dapat turut menikmati keindahan alam materi dan
berkegiatan di dalamnya.
Namun apa hubungannya dengan
kematian yang sulit? Karena sudah senang dan nyaman berkegiatan di alam materi,
tentunya para makhluk halus itu tidak rela jika “wadahnya” mati. Kalau
“wadah”nya mati, maka mereka tidak dapat lagi menempatinya dan harus kembali ke
alam non materi. Karenanya, tidak mengherankan apabila makhluk halus penjaga
itu akan berupaya mempertahankan agar “wadah”nya tetap hidup. Itulah sebabnya,
mereka lalu menjaga agar jiwa pemilik asli raga tidak dapat pergi atau mengambil
alihnya saat pemilik asli “wadah” itu sudah waktunya meninggalkan raga. Jasmani
orang tersebut seolah-olah masih hidup, tetapi “penghuni”nya adalah makhluk
halus penjaga yang telah mendampinginya seumur hidup. Raga seolah-olah hidup,
tetapi bukan lagi diri orang tersebut. Para makhluk halus itu akan berupaya
mempertahankan selama mungkin keberadaan mereka dalam “wadah” masing-masing dan
enggan melepaskannya. Hal ini yang menjadikan seolah-olah seseorang susah
meninggal, padahal nafasnya sudah tersengal-sengal. Mungkin pula mereka
memperlihatkan sifat-sifat asli makhluk halus penjaga yang mendampingi mereka,
seperti geraman harimau, yakni bila sosok pendamping berupa siluman harimau.
Lalu apa yang harus dilakukan? Cara
paling utama adalah meminta guru spiritual mencabut kembali sosok makhluk halus
penjaga atau susuk yang telah dipasang pada seseorang. Barulah ia dapat
meninggalkan dunia ini dengan tenang. Sehubungan dengan susuk, maka saya juga
sering mendapatkan kisah-kisah mengenai pemasang susuk yang sulit meninggalkan
dunia ini. Masalah timbul jika guru spiritual yang memasang makhluk halus
penjagaatau susuk telah meninggal. Cara
untuk mencabutnya akan menjadi sangat rumit. Cara kedua adalah meminta bantuan
para rohaniwan yang memiliki tingkat kesucian tinggi.
Kalau menurut pandangan saya, maka
sosok makhluk penjaga itu tidak dapat disebut baik atau buruk. Pada dasarnya,
mereka ada yang baik dan ada pula yang jahat. Namun saya lebih suka
memandangnya sebagai netral. Tidak baik dan tidak buruk. Kendati demikian,
lebih baik seseorang tidak memasang susuk atau meminta pendampingan makhluk
halus penjaga seperti itu. Yang terbaik adalah kita hendaknya sanggup menjaga
diri kita sendiri. Demikianlah sedikit kisah misteri hari ini.
Sekedar tambahan saja, kalau kita
perhatikan maka sains juga mengenal alam materi dan non materi, hanya saja dari
sudut pandang lain. Sains telah merumuskan relasi materi dan non materi dalam
rumus indah temuan Albert Einstein sebagai berikut:
E = mc2
E atau energi adalah aspek non materi. Sedangkan
m atau massa adalah aspek materi. Dengan demikian, aspek non materi dan materi
juga dikenal dalam sains.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
Kisah ini saya dengar sudah cukup
lama berdasarkan penuturan seorang kenalan yang meriwayatkan pengalaman
sahabatnya, yakni sepasang suami istri. Jadi, suami istri tersebut menuturkan
sendiri pengalaman mereka pada kenalan tersebut. Dengan demikian, kisah ini
cukup dapat diandalkan kebenarannya. Tujuan penulisan artikel ini adalah
sebagai pengingat saja terhadap kisah-kisah misteri yang pernah saya dengar.
Sepasang suami istri, sebut saja
bernama Bapak dan Ibu A, mengalami masa kehidupan yang sulit. Oleh karenanya,
mereka tergoda memperbaiki nasibnya melalui jalan yang keliru, yakni dengan
mengikuti ritual pesugihan. Mereka lalu mengunjungi suatu tempat untuk memohon
kekayaan pada sosok makhluk halus yang disebut buto ijo. Setelah menjalankan
ritual yang disarankan oleh juru kunci tempat tersebut, mereka diperintahkan
agar pulang ke rumahnya. Selanjutnya pada malam hari tanggal yang telah
ditentukan, mereka disarankan untuk meletakkan sebuah anglo tempat membakar
kemenyan. Kemudian mereka diharuskan membaca mantra-mantra tertentu dan duduk
di depan pintu rumah mereka sambil menanti kedatangan buto ijo. Jadi, buto ijo
yang akan hadir sendiri ke rumah mereka. Saat buto ijo hadir Bapak dan Ibu A
diharuskan menyebutkan permohonan mereka, yakni meminta kekayaan. Tentu saja
pesugihan semacam ini akan meminta tumbal, dimana mereka telah menyatakan
sanggup memenuhi tumbal tersebut.
Menjelang tengah malam, mereka
merasakan hembusan angin kencang dan di tengah angin tersebut mereka melihat
suatu sosok seperti raksasa berwarna hijau. Ternyata raksasa hijau ini bukan
berjalan dengan berdiri tegak seperti sangkaan orang pada umumnya, melainkan muncul
dengan kepala di bawah. Jadi, ia seperti berdiri terbalik. Lalu ia bergerak
dengan berputar atau berpusar pada kepalanya yang di bawah itu. Dengan kata
lain, adalah seperti gasing. Wujudnya sangat menyeramkan. Bapak dan Ibu A
merasa sangat ketakutan menyaksikan penampakan tersebut, sehingga mereka lalu
kabur dengan penuh ketakutan dan masuk ke dalam rumah. Segera mereka mengunci
pintu rapat-rapat. Dengan demikian, ritual malam itu boleh dikatakan gagal.
Mereka tidak jadi meminta kekayaan pada buto ijo, karena merasakan ketakutan
luar biasa.
Sebenarnya, hal ini merupakan suatu
keberuntungan bagi Bapak dan Ibu A, karena mereka tidak jadi memohon kekayaan
pada makhluk halus jahat tersebut. Biasanya makhluk halus jahat itu sangat
licik dan mereka akan terus menerus meminta tumbal. Bahkan, setelah kurun waktu
kehidupan para pemohon pesugihan berakhir, mereka akan menjadi budak
makhluk-makhluk halus jahat dan menderita di alam sana bersama para korban
mereka. Karenanya, penting sekali untuk menghindarkan diri dari bersekutu
dengan makhluk-makhluk halus jahat. Kekayaan hanya dapat dicapai melalui kerja
keras dan senantiasa menabur kebajikan. Jangan sekali-sekali memohon kekayaan
pada makhluk halus jahat, karena itu akan merugikan diri sendiri.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
KISAH MISTERI: GONG YANG BISA BERBUNYI DENGAN SENDIRINYA
Ivan
Taniputera
14
November 2025
Kisah ini saya dengar dari driver keluarga saya sewaktu masih duduk
di bangku sekolah dasar (sd). Waktu itu adalah sekitar tahun 1980-an, dimana
keluarga kami mempekerjakan seorang driver
berusia kurang lebih 60 tahunan, yang sebut saja bernama Bapak A. Apa yang
dituturkan dalam artikel ini merupakan pengalaman Bapak A sendiri semasa kecil.
Beliau waktu itu tinggal di sebuah desa. Di sana terdapat sebuah rumah tua
peninggalan seorang dalang yang sudah lama meninggal, yakni sebelum Bapak A
lahir. Menurut penuturan kakeknya, dalang itu dulunya juga merupakan sosok
sakti di desanya. Selain dalang, ia juga merangkap sebagai paranormal yang
tersohor hingga ke luar desa mereka. Konon ia pandai mengobati orang yang sakit
akibat terkena ilmu jahat. Selain itu, konon para calon kepala desa juga banyak
mengunjungi dalang itu, guna meminta saran bagaimana mereka memenangkan
pemilihan. Bahkan beberapa pejabat Belanda juga sesekali terlihat meminta
pertolongannya.
Setelah dalang itu meninggal,
rumahnya menjadi terbengkalai, karena anak-anaknya sudah memiliki tempat
kediamannya masing-masing. Di dalam rumah itu, tentu saja terdapat seperangkat
gamelan, termasuk gong, dan perlengkapan mendalang lainnya. Hanya saja, tidak
ada yang berani mengganggu rumah almarhum dalang itu, karena setiap malam hari
pasaran tertentu, dari dalam rumah sering terdengar suara gong ditabuh dan
terkadang terdengar pula alunan musik gamelan. Yang paling sering terdengar
adalah suara gong tersebut. Sementara itu, alunan musik gamelannya hanya
sesekali saja terdengar. Bapak A juga sering mendengarnya sendiri. Padahal
semua warga desa mengetahui bahwa itu merupakan rumah kosong, tidak ada orang tinggal
di sana. Itulah sebabnya, warga tidak berani mendekat apalagi mengusik rumah
itu. Meski merasa takut, warga tidak pernah mendapat penampakan apa-apa terkait
rumah kosong itu. Hanya suara gong saja yang terdengar dari rumah tua tersebut.
Demikian yang dituturkan Bapak A pada saya.
Karena cerita ini sudah sangat lama,
yakni kurang lebih empat puluh tahun silam, saya tidak mengetahui bagaimana
kondisi rumah dalang itu sekarang. Hari ini kebetulan saya teringat kembali
pada cerita tersebut dan menuliskannya agar tidak lupa. Bapak A sendiri pada
tahun 1980-an telah berusia sekitar 60 tahun. Setelah beberapa tahun bekerja,
Beliau mengundurkan diri dengan alasan kesehatan. Kalau pada tahun 80-an, Bapak
A sudah berusia 60 tahunan, maka diperkirakan Beliau lahir pada tahun 1920-an.
Karena dalang sakti itu sudah meninggal sebelum Bapak A lahir, maka masa hidup
dalang itu tentu saja adalah sebelum tahun 1920-an. Pada tahun 1920-an rumah
itu sudah terbengkalai, sehingga sangat disangsikan rumah tersebut sekarang
masih ada. Mungkin rumah itu sudah semenjak lama hancur dengan sendirinya dan
sekarang sudah musnah tanpa sisa, karena jaraknya dengan saat ini adalah kurang
lebih 100 tahun. Saya juga sudah lupa di mana desa Bapak A. Demikian artikel
ini agar hanya menjadi catatan saja terkait cerita yang pernah saya dengar
semasa kecil.
Kalau menurut saya, maka penjelasan logis bagi
peristiwa ini adalah sebagai berikut. Kemungkinan ada orang iseng yang
membunyikan gong tersebut. Jadi, bisa jadi ia adalah sosok pemberani yang
menyelinap masuk ke dalam rumah tua almarhum dalang dan menabuh gongnya saat
malam hari. Hanya saja, karena warga sudah takut terlebih dahulu, maka mereka
tidak berani mendekat serta memeriksa apa yang sebenarnya terjadi. Sementara
itu, kalau penjelasan menurut metafisika, seorang sakti mungkin memiliki suatu
bentuk energi yang tertinggal, dimana energi tersebut yang menjadi penyebab
suara gong itu. Kemungkinan lain, itu adalah pekerjaan makhluk-makhluk halus
peliharaan almarhum dalang tersebut.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
KISAH MAKHLUK HALUS: MOBIL TIDAK DAPAT BERGERAK KARENA DITAHAN MAKHLUK HALUS
.
Ivan Taniputera
11 Februari 2023.
.
.
Seorang kenalan menuturkan pengalaman seramnya saat mengemudikan mobil. Ketika itu, ia sedang mengendarai mobilnya menuju suatu tempat di luar kota dengan mengandalkan Google Maps. Kendati demikian, Google Maps justru membuatnya tersesat memasuki suatu kawasan yang sepi dengan jalan yang sempit. Kiri dan kanannya terdapat hutan. Menyadari bahwa dirinya telah tersesat, ia lalu berupaya memutar. Ternyata, ia kemudian menyadari bahwa di sekitarnya terdapat pemakaman kuno. Hal itu membuatnya merasa takut, terlebih lagi hari telah mulai gelap.
.
Dengan susah payah, ia akhirnya berhasil memutar balik kendaraannya. Tidak berapa jauh dari lokasi pemakanan kuno tersebut, tiba-tiba saja mobilnya berhenti dan tidak dapat bergerak. Rem mobilnya terasa seperti terkunci. Dalam hati, ia merasa hal itu tidak mungkin terjadi, karena mobilnya merupakan mobil baru.
.
Dipenuhi ketakutan karena tempat itu sangat sepi, ia lalu membaca doa menurut agama atau kepercayaannya. Tidak berapa kemundian, mobil tersebut dapat berjalan lagi. Untungnya, ia berhasil tiba kembali di jalan besar. Setelah kembali ke kota kediamannya, ia lalu membawa mobilnya ke bengkel untuk mengetahui apakah ada yang rusak. Ternyata, semuanya baik-baik saja. Kenalan itu lalu menuturkan pengalamannya pada pemilik bengkel. Pemilik bengkel tertawa dan mengatakan bahwa mungkin saja mobil itu ditahan oleh makhluk halus.
.
Demikian sekelumit pengalaman seram sebagaimana dialami oleh kenalan tersebut. Saya hanya mencatat dan menuangkannya ke dalam bentuk artikel.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau
konsultasi gratis. Saya sering menerima
email atau message yang meminta
analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan
juga sangat mengganggu saya. Jika ingin
berkonsultasi atau saya analisa, maka itu
berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin
analisa atau konsultasi gratis maka mohon
agar tidak menghubungi saya. Demikian harap
maklum.
Pengalaman
ini dituturkan oleh salah seorang pengemudi taksi daring (0nline) pada saya.
Waktu itu, ia belum menggunakan mobil dan masih menjalankan sepeda motor. Suatu
malam, ia mendapatkan pesanan untuk mengantar barang. Alamat pengambilan adalah
salah satu kawasan di kota Semarang bagian atas. Setelah lama berputar-putar
mencari alamat yang dimaksud, ia tidak kunjung menemukannya. Ia kemudian
menelepon pemesan dan menyatakan bahwa ia sudah berputar-putar lama dan tidak
sanggup menemukan alamatnya. Ia menyarankan agar pesanan itu dibatalkan saja.
Namun pemesan menyatakan bahwa barang tersebut penting dan tidak masalah bila
waktunya lama. Pemesan tidak mempermasalahkan jam berapa saja barang itu
dikirim.
.
Oleh
karenanya, ia kembali berjuang mencari alamat pengambilan barang. Tiba-tiba ia
melihat sebuah gang atau jalan kecil yang tadinya sudah dilihat dan
dilewatinya, tetapi ia tidak yakin bahwa itu tempatnya. Ia lalu mencoba
memasuki jalan tersebut dan memang di situlah alamatnya. Pengemudi lalu
mengetuk pintu dan yang keluar ternyata adalah seorang nenek. Rumahnya memang
agak terpencil dan jauh dari rumah-rumah lainnya. Nenek itu lalu memberikan
bungkusan barang yang hendak dikirim.
.
Pengemudi
itu lalu mencari alamat pengiriman yang letaknya agak di pinggiran kota
Semarang. Di tengah jalan, yakni tidak jauh dari tujuan, tiba-tiba sepeda
motornya mogok dan tidak dapat dinyalakan lagi mesinnya. Sekonyong-konyong, ia
merasa bahwa ada kekuatan yang menekan kepalanya hingga ke spedometer.
Dirasakan pula adanya hantaman, sehingga ia beserta sepeda motornya terjatuh.
Saat tertelungkup di tanah, ia merasa ada yang menekan atau menginjaknya,
tetapi tidak ada orang. Ia kemudian berdoa menurut kepercayaannya dan gangguan
itu hilang. Pengemudi kemudian berdiri kembali dan melanjutkan perjalanannya.
Anehnya, sepeda motor dapat dinyalakan kembali.
.
Singkat
cerita, tibalah ia di tempat tujuan pada sekitar pukul 02.00 malam. Lokasinya
juga sepi dan merupakan rumah yang berdiri terpencil, mirip seperti ia tadi
mengambil barang. Segera ia mengetuk pintu dan ternyata yang membukakan pintu
juga seorang nenek. Penampilannya mirip dengan nenek yang pertama tadi. Setelah
menyerahkan barang, ia lalu menuturkan kisahnya diganggu hantu sebelum tiba di
tempat tersebut. Mendengar kisah itu, nenek tersebut tertawa. Namun tawanya
terdengar mengerikan, yakni mirip tawa nenek-nenek dalam cerita hantu,
“Hi...hi...hi....hi...hi...hi.” Pengemudi itu merasa ketakutan. Ia secepatnya
berlalu dari tempat tersebut. Dalam hati ia berkata, “Aduh, hari ini yang
dijumpai hantu semua.”
.
Saya
menanyakan, apakah ia mendapatkan bayaran dari jasa itu. Pengemudi menjawab
bahwa anehnya ada uang yang masuk ke akunnya.
.
Saya
akan memberikan sedikit komentar bagi kisah di atas. Namun perlu saya ungkapkan
terlebih dahulu, bahwa saya tidak bermaksud menilai benar dan tidaknya
pengalaman di atas. Saya hanya mencoba menguraikannya dari sudut pandang saya
dan apa yang saya tuturkan juga belum tentu benar. Ini hanya pendapat pribadi
semata. Menurut saya nenek-nenek (baik yang memberikan atau menerima barang)
itu belum tentu hantu atau makhluk halus. Bisa jadi, kedua nenek itu memang
manusia, karena bagaimana pun juga ia tetap menerima bayaran ke akunnya.
Setelah menganalisa penuturan di atas, saya tidak menemukan bukti kuat bahwa
kedua nenek tersebut adalah hantu. Mengenai tawa yang menyeramkan, bisa jadi
memang tertawanya seperti itu. Saya juga tidak dapat menemukan logika atau
alasan yang masuk akal, mengapa makhluk halus harus tertawa dengan gaya seperti
itu. Mengapa manusia “tidak boleh” tertawa seperti itu? Mengenai pengalaman
diganggu hantu hingga terjatuh dari sepeda motor saya tidak berkomentar.
Jikalau kedua nenek itu benar-benar hantu, maka mungkin saja barang yang
dikirim itu adalah semacam benda pusaka. Di tengah jalan barangkali ada
makhluk-makhluk halus lain yang hendak merebutnya. Kendati demikian, bila
demikian halnya, pertanyaan saya adalah mengapa makhluk halus masih memerlukan
jasa pengiriman melalui manusia. Mengapa mereka tidak dapat mengirimnya secara
ilmu gaib atau menggunakan jasa makhluk halus juga? Apakah memanfaatkan jasa
manusia lebih aman dibandingkan makhluk halus? Demikianlah beberapa pertanyaan
yang masih belum terjawab. Adakah pembaca yang mengetahui atau dapat
menyarankan jawabannya?
.
Sebagai
tambahan, sebenarnya untuk membuktikan apakah benar kedua nenek itu makhluk
halus adalah dengan melacak kembali lokasi ia mengambil serta mengantar barang.
Apakah kedua lokasi itu benar-benar ada? Kisah ini nampaknya cukup menarik
didiskusikan.
..
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . .
.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa
atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang
meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu
berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis
maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.