Tampilkan postingan dengan label Jepang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jepang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Juli 2025

APAKAH PADA TANGGAL 5 JULI 2025 AKAN TERJADI TSUNAMI BESAR?

 APAKAH PADA TANGGAL 5 JULI 2025 AKAN TERJADI TSUNAMI BESAR?

 

Ivan Taniputera

3 Juli 2025

 



 

Belakangan ini sedang viral sebuah ramalan yang menyatakan bahwa pada tanggal 5 Juli 2025 akan terjadi tsunami besar di Jepang. Oleh karenanya, saya akan meramalkan mengenai hal tersebut. Untuk meramalkan mengenai hal tersebut, kita akan membandingkan antara bagan Astrologi saat terjadinya tsunami besar di Aceh tanggal 26 Desember 2004 pukul 07:58:53 WIB dan bagan Astrologi tanggal 5 Juli 2025.

 



 

Ternyata berdasarkan perbandingan bagan Astrologi di atas, yakni antara bagan Astrologi saat tsunami besar di Aceh tanggal 26 Desember 2004 dan bagan Astrologi tanggal 5 Juli 2025, maka tampak bahwa indikasi adanya tsunami pada tanggal 5 Juli 2025 secara Astrologi adalah jauh lebih lemah peluangnya.

 

Kita dapat menyimpulkan bahwa pada tanggal 5 Juli 2025 kemungkinan tidak terjadi bencana tsunami besar sebagaimana ramalan sedang viral tersebut. 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . .


PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

 

Senin, 02 Juni 2025

TEPATNYA VISI ATAU PENGLIHATAN SAYA: GUNUNG SAKURAJIMA DI JEPANG MELETUS

 TEPATNYA VISI ATAU PENGLIHATAN SAYA: GUNUNG SAKURAJIMA DI JEPANG MELETUS

 

Ivan Taniputera

2 Juni 2025

 

Pada tanggal 15 Mei 2025, kita mendengar berita mengenai meletusnya Gunung Sukarajima di Jepang. Ternyata pada artikel berjudul VISI ATAU PENGLIHATAN TANGGAL 9 MEI 2025 tertanggal 10 Mei 2025 (link: http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.com/2025/05/visi-atau-penglihatan-tanggal-9-mei-2025.html), saya telah memaparkan mengenai penglihatan saya sebagai berikut:

 

“Pada tanggal 9 Mei 2025, saya mendapatkan penglihatan sebuah gunung yang meletus. Lalu terdapat pula huruf S. Saya lalu menggambarkannya sebagai berikut.”

 

Saya cantumkan lagi gambarnya sebagai berikut.

 



 

Huruf S pada visi atau penglihatan di atas jelas sekali mengacu pada Sakurajima. Dengan demikian, visi atau penglihatan saya itu sungguh sangat tepat adanya. Kendati demikian, semua itu bukan kehebatan saya.

 



 

Marilah kita senantiasa berdoa agar negara kita dan seluruh dunia senantiasa dijauhkan dari segenap malapetak beserta marabahaya. Kita doakan agar semua makhluk sejahtera adanya. 
.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . .


PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
 
 

Jumat, 14 Mei 2021

HASIL PEMBACAAN KELAHIRAN LAMPAU SEORANG KLIEN YANG PERNAH TERLAHIR DI JEPANG

HASIL PEMBACAAN KELAHIRAN LAMPAU SEORANG KLIEN YANG PERNAH TERLAHIR DI JEPANG.

.

Ivan Taniputera.

14 Mei 2021.

.

Pada kesempatan kali ini, kita akan memaparkan mengenai pembacaan kelahiran lampau seorang klien yang pernah terlahir di Jepang. Berikut ini adalah hasil pembacaannya.

.


.


.

.


.


 


.



.

Berikut ini adalah transkripsinya:

.

SAYA:
.
Baik. Saya baca sekarang ya. Anda nampaknya mempunyai ketertarikan kuat pada budaya Jepang. Ada seperti rasa ketertarikan misterius yang sulit dijelaskan. Apakah benar?
.
Mohon maaf kalau hasil pembacaan kurang baik. Kalau menurut penglihatan saya. Maka pada kelahiran sebelumnya terlahir di negeri Jepang selama beberapa kali. Waktu itu Anda merupakan puteri seorang gubernur (kalau tidak salah disebut daimyo). Seluruhnya ada dua bersaudara wanita. Seorang pemuda bangsawan jatuh cinta pada adik Anda. Tetapi Anda juga menyukainya. Karena iri Anda lalu menghambat perjodohan tersebut.
.
KLIEN:
.
[Tanggapan terhadap pesan saya: "Baik. Saya baca sekarang ya. Anda nampaknya mempunyai ketertarikan kuat …]:
.
Betul sekali ko Ivann
.
SAYA:
.
Akibatnya perjodohan itu batal dan adik Anda pada kehidupan lampau itu jatuh sakit yang berat. Meskipun demikian, Anda sebenarnya orang baik dan gemar menolong banyak orang. Dengan pelayan atau anak buah tidak pernah semena-mena.
Karena pernah menghalangi perjodohan itu, maka kehidupan percintaan pada kelahiran-kelahiran setelahnya juga sering mengalami hambatan atau masalah.
Untungnya sekarang energi negatif itu sudah melemah. Yang baik akan muncul.
.
KLIEN:
.
Ohh iyaa koo
.
Untungnya udah melemah ya ko Ivan
.
SAYA:
.
Betul. Karena Anda juga menanam pahala kebajikan. Waktu desa di provinsi Anda mengalami kelaparan Anda juga berdonasi
.
KLIEN:
.
Terima kasih yaa ko Ivan
.
Memang aku ada ketertarikan dalam budaya jepang,
.
Dan aku pernah bermimpi juga ko Ivan sudah agak lama sekitar 2016, aku berada di sebuah funeral gitu terbuat dari batu abu-abu.
Waktu itu aku menghadap pintu masuk banyak orang yang saya kenal, saya manggil satu satu tapi ga ada yang menjawab saya atau liat saya, semua memakai baju hitam.
Lalu saya berbalik badan dan melihat ada nama saya, dan semua menangis, lalu aku menangis juga karena bingung harus ngapain gaada yang liat diriku.
.
Dan waktu tahun 2018 aku ke jepang,
Aku ada suatu daerah yang menjadi ketertarikkanku.
Bukan tokyo, bukan kyoto, bukan osaka

Tapi satu kota namanya gifu,
Pas di bus dalam perjalanan lewatin kota gifu,
Agak kecil kotanya mendadak air mata bisa keluar ga berhenti henti tapi gatau kenapa. Awalnya gatau nama kotanya,
Tapi aku search lokasi aku skarang dimana di google map

Ternyata di gifu
.
SAYA:
.
Ya itu seperti di Jepang ya.
.
Mungkin sekali Anda dulu terlahir di sana.
.
Seperti pulang ke kampung halaman.
.
KLIEN:
.
Iya, waktu di mimpi,
Awalnya bingung kenapa semua pakai baju hitam, kenapa semua pada murung, aku aja ceria liat mereka pada dateng,
Eh pas balik balik ada ukiran namaku pake bahasa jepang, di mimpi aku tau itu namaku yang di ukir,
Trus semua pada nangis,
Pas itu aku langsung nangis juga kaget sama bener bener campur aduk gitu. Orang yang aku kenal gaada yang liat aku, ngobrol sama aku, pemikiranku nanti aku harus kemana harus gimana siapa yang ajak aku bicara,

Lalu aku terbangun, aku ternyata mimpi sambil nangis.
.
[Tanggalan terhadap pesan saya: Seperti pulang ke kampung halaman.]:
.
Iyaa berasa kayak pulkam gituu ko Ivan
.
Terima kasih banyak yaa ko Ivann
.
SAYA:
.
Betul. Kalau baju hitam di Jepang nampaknya, Kalau di Tiongkok putih.
.
Senang bisa bermanfaat.
.
Saya izin buat artikel ya. Terima kasih banyak.
.
KLIEN:
.

[Gambar]

.

Di mimpiku seperti ini ada tiang di ukir tulisan nama yang meninggal
.

[Gambar]

.
Iya bener ko ivan baju hitam
.
SAYA:
.
Iya aneh ya bisa pas.
.
Lho benar di Gifu juga ada castlenya: https://en.wikipedia.org/wiki/Gifu_Castle
XMA Header Image
Gifu Castle - Wikipedia
en.wikipedia.org
.
KLIEN:
.
Ohh baru tau ko ada castlenya ko
.
SAYA:
.
Saya juga baru tahu, karena tidak mendalami sejarah Jepang.
.
KLIEN:
.
Bisa pas yaa ko Ivan
.
SAYA:
.
Iya aneh sekali.
.
KLIEN:
.
Iya ko Ivan
Waktu itu sangat di sayangkan saya ga ke gifu,
Habis dari gunung tateyama,
Saya mau balik ke arah Nagoya jadi cuma lewatin kota Gifu
.

[Gambar].

.
Pas itu juga pake tour
.
Berharap pandemi selesai, pengen jalan jaln ke gifu
.
Sekali lagi terima kasih yaa ko Ivan
.
Ramalan ko Ivan bener
.
[Tanggapan terhadap pesan saya: Saya izin buat artikel ya. Terima kasih banyak.]:
.
Iyaa koo 😊😊🙏🏻🙏🏻
.
SAYA:
.

Sep. Sama2. Senang bisa memberikan manfaat

.

Saya merasa sangat senang, apabila hasil pembacaan atau ramalan saya dapat memberikan banyak  manfaat. Saya lalu menuangkan hasil penglihatan saya ke dalam bentuk gambar sebagai berikut.

.



.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . 

.
.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Kamis, 13 April 2017

CATATAN MENGENAI TIGA PUSAKA KEBESARAN KERAMAT KEKAISARAN JEPANG

CATATAN MENGENAI TIGA PUSAKA KEBESARAN KERAMAT KEKAISARAN JEPANG.
.
Ivan Taniputera.
12 April 2017
.
Pada kesempatan kali ini saya ingin menulis beberapa catatan mengenai pusaka kebesaran keramat Kekaisaran Jepang (Japanese Imperial Regalia; 三種の神器 Sanshu no Jingi); yakni pedang, cermin, dan permata. Tiga benda tersebut merupakan pertanda keabsahan atau legitimasi kaisar-kaisar Jepang.
.
Berikut ini adalah beberapa catatan saya:
.
1) Ternyata benda pusaka yang ada sekarang, dua di antaranya adalah replika. Cermin musnah saat kebakaran pada tahun 1040 dan pedang hilang tenggelam di laut, sewaktu Peperangan Dan-no-Ura pada tahun 1185 antara kelompok Taira dan Minamoto. Ketika itu, kelompok Minamoto berhasil mengalahkan kelompok Taira beserta Kaisar Antoku (kaisar Jepang ke-81, memerintah 1180-1185) yang masih kanak-kanak dukungan mereka. Guna menghindari penangkapan oleh kelompok Minamoto, nenek kaisar beserta kaisar menceburkan diri ke laut. Bersamaan dengan itu, mereka juga menceburkan pusaka kekaisaran berupa pedang dan permata. Menurut catatan, kotak penyimpan permata mengapung di air dan dapat diselamatkan, namun pedangnya hilang. Sebuah tiruan kemudian dibuat menggantikannya. Kendati demikian terdapat legenda menyatakan bahwa yang tenggelam adalah pedang tiruan atau pedang tersebut telah dikembalikan secara ajaib. Terdapat catatan mengatakan bahwa pedang yang tenggelam itu adalah tiruan dibuat atas pesanan Kaisar Sujin (kaisar Jepang ke-10, memerintah 98-30 SM) dan pedang asli tidak pernah meninggalkan Kuil Ise, yakni tempat penyimpanan pedang tersebut hingga sekarang (lihat: https://japan-forward.com/japans-mythology-and-fact-the-sword-is-the-emperors-direct-lineage-from-the-gods/)
.
2) Sewaktu Jepang terpecah menjadi dua, yakni Zaman Istana Utara dan Selatan (Nambokucho), maka yang memegang Tiga Kebesaran Keramat adalah pihak Istana Selatan. Dengan demikian, mereka dianggap sebagai kaisar-kaisar yang sah. Kendati demikian, pihak Selatan kemudian menyerahkan Tiga Kebesaran Keramat itu pada pihak Utara. Kaisar Gokameyama (kaisar Jepang ke-99, memerintah 1383-1392) dari Istana Selatan, turun tahta dan menyerahkan Tiga Kebesaran Keramat pada musuhnya dari Istana Utara, Kaisar Gokomatsu (kaisar Jepang ke-100, memerintah 1392-1412). Penyerahan ini mengakhiri Zaman Istana Utara dan Selatan. Selanjutnya, disepakati bahwa keturunan Istana Utara dan Selatan akan memerintah bergantian. Namun Kaisar Gokomatsu melanggar kesepakatan ini. Ia digantikan oleh puteranya-bukan keturunan Istana Selatan sebagaimana telah disepakati sebelumnya. Dengan demikian, hingga saat ini para kaisar Jepang berikutnya merupakan keturunan Istana Utara.
.
3) Tidak pernah terdapat foto atau gambar Tiga Kebesaran Keramat yang asli. Jadi kita tidak mengetahui bentuknya yang pasti. Yang pernah melihatnya hanya kaisar dan sejumlah kecil pendeta Shinto selaku penjaga bagi pusaka-pusaka tersebut.
.
4) Pada tahun 1443, Kusunoki Masahide yang merupakan pendukung Istana Selatan berhasil mencuri pedang beserta permata dan melarikan diri ke Gunung Hiei bersama dengan seorang pangeran keturunan Istana Selatan bernama Takahide. Peristiwa ini disebut Persengkongkolan Kinketsu. Mereka kemudian berhasil dikalahkan oleh pasukan kekaisaran dan baik Kusunoki Masahide maupun Pangeran Takahide terbunuh. Pedang pusaka itu lalu disemayamkan di Kuil Kiyomidzu, Tokyo, dan dapat direbut kembali oleh pihak kekaisaran. Permata kemudian disimpan oleh dua orang pangeran keturunan Istana Selatan bernama Kitayama no Miya dan Tadayoshi O di Yoshino. Ketika keduanya terbunuh, permata itu dialihkan pada Pangeran Takamasa yang juga berada di Yoshino. Akhirnya pada tahun 1458, permata tersebut kembali ke Istana Kekaisaran, dimana kaisar yang berkuasa saat itu adalah Gohanazono (kaisar Jepang ke-102, memerintah 1428-1464). Semenjak saat itu, Tiga Kebesaran Keramat tidak pernah hilang lagi. Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa antara tahun 1443-1458, kaisar Jepang hanya memegang dua pusaka saja.
.
5) Kaisar Gotoba (kaisar Jepang ke-82; memerintah 1183-1198) adalah kaisar Jepang yang dinobatkan tanpa Tiga Kebesaran Keramat, karena saat itu pusaka kekaisaran tersebut masih dibawa oleh Kaisar Antoku. Sebagaimana yang telah diungkapkan di atas, Kaisar Antoku mengalami pengejaran oleh kelompok Minamoto dan akhirnya menceburkan diri ke laut. Kaisar Gotoba menaiki singgasana melalui titah kakeknya, Kaisar Goshirakawa (kaisar Jepang ke-77, memerintah 1155-1158).

Rabu, 28 Oktober 2015

PUSTAKA KLASIK YANG MENARIK TENTANG DEWI INARI OKAMI

PUSTAKA KLASIK YANG MENARIK TENTANG DEWI INARI OKAMI
.
Ivan Taniputera.
28 Oktober 2015
.




.
Saya menemukan sebuah pustaka klasik tentang Dewa Inari Okami yang sangat menarik karena menyebutkan juga mengenai perbintangan. Sebagai penjelasan, Inari Okami adalah dewa tradisi Jepang, yang diwujudkan sebagai rubah. Pustaka klasik ini sebagian menggunakan aksara Kanji (Hanzi) dan sebagian lagi aksara Hiragana. Oleh karena saya tidak paham Hiragana, maka saya akan mencoba menerjemahkan bagian beraksara Kanji saja. Dengan demikian, sudah pasti terjemahan masih sangat jauh dari sempurna. Tujuan saya adalah hanya berupaya memahami maknanya secara garis besar saja, terutama yang berkaitan dengan astrologi. 
.
Adapun pustaka klasik tersebut berjudul 稲荷大神秘文. 
.
Apabila dibaca dalam bahasa Mandarin maka judul pustaka klasik tersebut adalah Dàohé dà shénmì wén atau Pustaka Rahasia Dewi Agung Inari. Sebagai catatan, aksara Kanji yang mewakili Inari, jika dibaca dalam lafal Mandarin akan berbunyi Daohe. 
.
夫神は唯一にして。御形なし。虚にして。霊有。
.
Aksara 夫神 dalam lafal Jepang dibaca Okami (Mandarin Fushen), yang mungkin merupakan gelar bagi Inari. Kemungkinan bisa diterjemahkan sebagai Dewi Ibu. Aksara 唯一 dibaca Wei yi, dalam lafal Mandarin. Jadi kita mungkin dapat mengartikannya sebagai “Inari adalah satu-satunya...”
御形 berbunyi Yùxíng, yang dapat diterjemahkan sebagai “berwujud.” なし (nashi) berarti tidak ada. Jadi kita dapat menerjemahkannya sebagai “wujudnya adalah ketiadaan.” 虚 (Mandarin: Xu) berarti kekosongan. 霊有 (Mandarin: ling you) berarti adalah “mempunyai roh.”
.
Jadi baris pertama di atas, terjemahan bebasnya barangkali adalah “Inari adalah satu-satunya, wujudnya adalah ketiadaan, merupakan kekosongan, mempunyai daya roh.”
.
天地開闢て此方。国常立尊を拝し奉れば。
.
天地開闢 (Mandarin: Tiāndì kāipì), yang dapat diartikan “Langit dan Bumi tercipta.” 此方 (Mandarin: cǐ fāng), yang dapat diartikan “penjuru ini.” 国常立尊 (Mandarin: Guó cháng lì zūn), artinya “penguasa negara menghaturkan sembah padanya.” 拝 (bài) artinya “menyembah.” 奉 (Mandarin: feng), artinya “mempersembahkan.”
.
Jari baris di atas mungkin boleh kita artikan sebagai, “Langit dan Bumi tercipta. Penguasa negara menghaturkan sujud dan persembahan.”
.
天に次玉。地に次玉。人に次玉。豊受の神の流を。

.
Mungkin dapat diterjemahkan: “Langit menjadi kumala. Bumi menjadi kumala. Orang menjadi kumala. Menerima berkah surgawi (kedewaan) melimpah.”
.
Jadi menarik sekali, bahwa di sini juga terdapat acuan terhadap konsep “Langit, Bumi, dan Manusia,” atau yang juga disebut “Tiga Anasir” (San Cai, 三才) dalam metafisika China.
.
宇賀之御魂命と。生出給ふ。永く。神納成就なさしめ給へば。

Mungkin dapat diterjemahkan, “Istana Melindungi Jiwa Kehidupan. Menunjang munculnya kehidupan. Berlangsung abadi. Dewa mengabulkan segenap dambaan.”
.
天に次玉。地に次玉。人に次玉。
.
Mungkin dapat diterjemahkan, “Langit menjadi kumala. Bumi menjadi kumala. Manusia menjadi kumala.”
.
御末を請。信ずれば。
.
Mungkin boleh diartikan Sang Dewi mengabulkan segenap permohonan. Menaruh keyakinan padanya.
.
天狐地狐空狐赤狐白狐。
.
Artinya adalah: “Rubah Langit, Rubah Bumi, Rubah Angkasa, Rubah Merah, dan Rubah Putih. Kemungkinan ini mengacu pada rubah-rubah pengikut Inari.
.
稲荷の八霊。五狐の神の。光の玉なれば。
.
Mungkin dapat diartikan, “Delapan Roh pelindung sawah atau tumbuhan padi. Lima Dewa Rubah. Merupakan kumala bersinar gemilang.”
.
誰も信ずべし。心願を。以て。空界蓮來。
.
Mungkin dapat diartikan, “Barangsiapa yang meyakini dengan sepenuh hati, maka di angkasa akan muncul teratai.”
.
高空の玉。神狐の神。鏡位を改め。神寶を於て。
.
Mungkin dapat diartikan, “Tinggi di angkasa muncul kumala. Dewa Rubah menganugerahkan Pusaka Kedewaan.”
.
七曜九星。二十八宿。當目星。有程の星。
.
Mungkin dapat diartikan, “Tujuh Benda Langit Sembilan Bintang. Duapuluh Delapan Rasi Bintang. Bintang yang dapat dilihat dengan mata. Bintang penguasa.” Hal ini mengacu pada astrologi. Dua puluh delapan rasi bintang ini di China dikenal sebagai 28 Xiu.
.
私を親しむ。家を守護し。年月日時災無く。
.
Mungkin dapat diartikan, “Segenap keluarga terlindungi. Setiap tahun, bulan, hari, dan jam terlindung dari malapetaka.”
.
夜の守。日の守。大成哉。賢成哉。
.
Mungkin dapat diartikan, “Dilindungi saat malam. Dilindungi saat siang. Kesempurnaan agung. Demikianlah.”
.
稲荷秘文慎み白す。
.
Mungkin dapat diartikan, “Pustaka Agung Rahasia Dewi Inari telah selesai.”
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain silakan kunjungi:



Senin, 29 September 2014

CATATAN FILOSOFI KULINERKU: MERASAKAN SEDIKIT CITA RASA MAKANAN JEPANG SEBAGAIMANA SANTAPAN JASMANI DAN ROHANI

CATATAN FILOSOFI KULINERKU: MERASAKAN SEDIKIT CITA RASA MAKANAN JEPANG SEBAGAIMANA SANTAPAN JASMANI DAN ROHANI

Ivan Taniputera
29 September 2014

Pada tanggal 14 September 2014, saya berkesempatan santap siang pada sebuah rumah makan Jepang. Sebagaimana biasanya, bagi saya acara bersantap, merupakan pula wahana merenung atau memeditasikan berbagai falsafah atau ilmu tentang kehidupan. Bagi saya menyantap makanan bukanlah kegiatan bagi fisik semata, melainkan juga harus sanggup mengenyangkan batin kita pula. Selain perut kita yang merasa kenyang, maka wawasan perbendaharaan pengetahuan kita pun juga hendaknya turut dikenyangkan. Manusia tidak hanya hidup dari makanan jasmaniah saja, karena hakikat kehidupan kita yang bersifat batin serta jasmani.

Saat memasuki rumah makan Jepang, kita akan selalu menyaksikan pernak-pernik budaya Jepang. Sebagai contoh adalah kimono seperti di bawah ini dan juga benda yang bentuknya seperti lampion.



Saat menyaksikannya timbul renungan dalam diri saya sebagai berikut. Jepang adalah negara yang luar biasa. Meskipun sudah mencapai kemajuan yang pesat di segala bidang, namun tidak pernah sekali pun bangsa Jepang meninggalkan budayanya. Kita dapat menyaksikan berbagai festival budaya diselenggarakan di negara tersebut, dan bangsa Jepang tetap sangat antusius mengikutinya. Kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan ekonomi tidak menjadikan bangsa Jepang terlena dan merendahkan akar budayanya sendiri. Justru hal ini menjadikan bangsa Jepang semakin kuat. Sebuah bangsa ibaratnya adalah sebatang pohon. Apabila akarnya kuat, maka bangsa tersebut akan sanggup bertahan dari segala terpaan angin. Kendati demikian, penghargaan terhadap budaya bangsa sendiri itu hendaknya tidak menjadi chauvinisme. 

Saya yakin bahwa bangsa Jepang sudah belajar dari kekalahannya pada Perang Dunia II. Mereka tentunya sudah menyadari bahwa kecintaan terhadap bangsa sendiri hendaknya tidak berubah menjadi chauvinisme. Kita tetap melestarikan budaya sendiri, tetapi jangan bangga berlebihan. Kita tetap harus pula menghargai budaya dari setiap bangsa di muka bumi ini. Setiap budaya yang ada adalah ibaratnya bunga-bunga pada sebuah taman. Masing-masing menambah semarak dunia ini. Apalagi jika disertai oleh semangat saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

Tiba-tiba saya tersadar dari renungan saya, karena apa yang saya pesan telah keluar.


Saya mengucapkan doa sebelum makan. Saya berdoa agar segala sesuatu yang terlibat dalam persiapan makanan tersebut kelak dapat terlahir di Alam Bahagia. Saya merenungkan kemurahan alam ini pada kita. Saya bersyukur masih dapat menyantap makanan pada hari ini.

Setelah itu saat bersantap saya merenungkan apa makna di balik nasi bento tersebut. Pelajaran kehidupan apakah yang bisa kita ambil darinya? Pertama-tama mari kita saksikan bahwa segala sesuatu yang menyusun nasi bento itu tertata secara rapi pada sebuah nampan kotak. Terdapat kesan bahwa "semuanya telah pada tempatnya." Dalam kehidupan ini, kita hendaknya memiliki kehidupan yang tertata rapi dan bermanfaat. Saya pernah ke Jepang, dan memang segala sesuatunya tertata dengan rapi. Ini adalah sesuatu yang luar biasa. Apabila segalanya tertata, maka kehidupan menjadi lebih mudah dan baik. 
Kemudian nampak segala sesuatu di atas nampan kotak itu mempunyai fungsinya masing-masing. Begitu pula di muka bumi ini, kita semua mempunyai fungsinya masing-masing. Tidak ada manusia yang tidak bermanfaat. Oleh karenanya, tidak perlu kita menjadi rendah diri. Apa pun kemampuan kita, pasti akan bermanfaat bagi masyarakat. Tergantung apakah kita bersedia atau tidak mengamalkan kemampuan kita. Jadi, jangan merasa bahwa kemampuan kita terlalu sedikit. Semua akan bemanfaat pada saat dan tempat yang tepat.  Yang penting adalah kita semantiasa bertekad menaburkan manfaat kebaikan pada sesama manusia.

Saya juga memesan sup ramen


Filosofi kehidupan yang saya dapatkan adalah segala sesuatu yang berbeda-beda jika dipadukan akan menghasilkan cita rasa yang luar biasa. Mie ramen dan daging mungkin berasal dari tempat yang berbeda. Begitu pula kita berasal dari berbagai suku, ras, agama, dan bangsa yang berbeda, namun tetap dapat bekerja sama. Kita yang berbeda-beda ini dapat menciptakan dunia yang lebih baik dan indah.

Selanjutnya keluar pesanan saya berupa sushi.


Perut saya mulai kenyang, dimana hal ini nampaknya memengaruhi kemampuan saya dalam merenung. Putaran otak saya nampaknya semakin melambat, seiring dengan makin kenyangnya perut saya. Makna kehidupan apakah yang dapat saya tarik dari sushi. Saya melihat ke kiri, kanan, atas, dan bawah guna mencari inspirasi. Tiba-tiba saya tersadar saat mengunyah sushi, bahwa ia terdiri dari berbagai lapisan. Di sini saya berpikir bahwa kita dalam kehidupan ini harus saling melapisi. Artinya adalah saling melindungi. Yang kuat melapisi yang lemah. Jangan sampai yang kuat menindas yang lemah, sebagaimana yang dilakukan kaum penjajah dahulu. Kita hendaknya saling melindungi sesuai dengan kemampuan kita masing-masing. Demikianlah saya kira makna kehidupan yang dapat saya peroleh dari menyantap sushi. Alam ini adalah sekolah kehidupan yang sangat berharga. Setiap nafas dan langkah kita adalah proses belajar.

Saya tidak pernah merasa diri saya pandai. Saya akan terus belajar. 

Proses belajar saya hari itu, nampaknya masih harus berlanjut dengan keluarnya mata pelajaran berikutnya, yakni pangsit.


Perut semakin kenyang dan putaran otak semakin berat. Saya masih harus merenung apakah makna di balik pangsit? Saya menghela nafas sejenak karena kekenyangan. Terlintas dalam benak saya bahwa pangsit terbungkus oleh kulit. Pangsit membungkus segenap kelezatan daging yang ada di dalamnya. Ini mengajarkan pada kita bahwa kita hendaknya senantiasa mewadahi prinsip kebaikan bagi sesama. Nampaknya hanya itu saja yang dapat saya pikirkan.

Pelajaran saya hari ini pun berakhir. Perut saya menjadi kenyang dan wawasan pengetahuan saya pun juga menjadi lebih kaya melalui proses perenungan beserta pembelajaran ini.

Marilah kita terus belajar. Saya masih merasa sebagai siswa Taman Kanak-Kanak yang masih perlu belajar. Saya masih banyak berbuat kesalahan di muka bumi ini.

Artikel menarik mengenai filsafat kehidupan, ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:


Selasa, 01 April 2014

BUKU PROPAGANDA JEPANG TENTANG PEMBELAAN TANAH AIR

BUKU PROPAGANDA JEPANG TENTANG PEMBELAAN TANAH AIR

Ivan Taniputera
2 April 2014




Judul: Belum diketahui [Sampul buku hilang]
Penulis dan penerbit: Belum diketahui [Sampul buku hilang]
Jumlah halaman: 186.

Buku ini berisikan propaganda Jepang serta tata cara pembelaan tanah air. Sebagai contoh, propaganda itu nampak pada halaman 3:

"Tentang sebab-sebabnja maka meletoes perang Asia Timoer Raja ini, sesoenggoehnja tidak perloe kami oeraikan dengan pandjang lebar lagi, sebab ra'jat oemoem soedah moelai insaf tenang peri hal itoe; tetapi agar soepaja kita dapat memperoleh kejakinan, bahwa perdjoeangan kita pada waktoe ini, soenggoeh-soenggoeh berdasar kepada kebenaran dan ke'adilan, baiklah kami koepas djoega dengan serba ringkas, akan kedjahatan-kedjahatan moesoeh, Amerika, Inggeris, dan Belanda, dalam beberapa abad jang lampau ini."

Pada halaman 5:

"Sementara itoe Amerika, jang selaloe mengoetjapkan "kemanoesiaan" dimoeloetnja, merampas Philipina dengan menipoe Spanjol, dan meroebah sama sekali paham pikiran ra'jat Philipina, jang sesoenggoehnja bangsa Asia asli itoe, sehingga mendjadi setjara bangsa koelit poetih belaka; dan selandjoetnja Amerika masoek menjeloendoep ke Tiongkok, dan disama mereka bersekoetoe dengan Inggris oentoek mengadoe dombakan sesama bangsa Asia,....."

"Betapa poelakah hal Belanda? Boekankah ia tidak sadja memeras kekajaan Indonesia, melainkan selaloe poela ia mempermainkan tipoe dajanja oentoek melemahkan rohani dan djasmani 70 djoeta bangsa Indonesia. Malahan mereka selaloe bersegan-segan lagi enggan akan memberi kesempatan kepada bangsa Indonesia, oentoek memegang sendjata...."

Kemudian pada halaman 28 dijelaskan mengenai makna pembelaan tanah air:

"Hal membela tanah air itoe boekanlah soeatoe hal jang roewet-roewet, dan boekan poela hal jang tidak lazim, melainkan adalah tanggoengan kita jang patoet lagi moedah dikerdjakan; ja'ni pekerdjaan menentang, menangkis dengan tangan kita sendiri, orang jang datang hendak membinasakan tanah air kita."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.




Berikut ini adalah lagu Mars Tentera Pembela


Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Senin, 04 Februari 2013

BUKU PANDUAN BERBAHASA MELAYU, BELANDA, JEPANG, MANDARIN, HOKKIAN, HAKKA, DAN KANTON


BUKU PANDUAN BERBAHASA MELAYU, BELANDA, JEPANG, MANDARIN, HOKKIAN, HAKKA, DAN KANTON



Ivan Taniputera
4 Februari 2013
.



Judul: "East Asia: How to Speak Malay, Dutch, Japanese, Mandarin, Fuhkien, Hakka, and Cantonese.
Penerbitnya:  Boek en Handelsdrukkerij, De Pertoendjangan v/h Tjiong Koen Bie, N.V. Batavia. Namun tidak disebutkan tahun terbitnya. 
Kendati demikian, pada bagian "Pertimbangannja Toean Ong Hong Siang (F. C. Wang), Inspecteur sekola T.H.H.K. Tentang Boekoe "East Asia," halaman VII tertera "Batavia, 15 Tjia Gwee Soantong II." Soantong adalah nama tahun pemerintahan Kaisar Puyi. Oleh karenanya buku ini nampaknya diterbitkan pada kurang lebih tahun 1909, yakni semasa Dinasti Qing masih berkuasa. 
Jumlah halaman: 257.


Inilah adalah buku kuno yang sangat menarik bagi para pemula yang ingin mengenal delapan bahasa, yakni Melayu, Belanda, Jepang, Mandarin, Hokkian, Hakka, Kanton, dan Inggris.  Buku ini nampaknya dahulu ditujukan bagi para pelancong atau turis yang ingin mengadakan perjalanan di Asia Timur. Namun apa yang nampaknya menarik bagi saya adalah perbandingan antara berbagai dialek bahasa Tionghoa, seperti Hokkian, Hakka, dan Kanton. 




Pada halaman-halaman buku di atas kita dapat menjumpai frasa dan kata-kata yang disampaikan dalam delapan bahasa, yakni Melayu, Belanda, Jepang, Mandarin, Hokkian, Hakka, Kanton (Guangdong atau Kwitang), dan Inggris. Khusus bahasa Mandarin disertai pula aksara Han (Hanzi). Kemudian bahasa Inggris juga dilengkapi cara membacanya.

Sebagai contoh, pada halaman 20-21; pada bahasa Melayu tertulis Minoem tee. Bahasa Belandanya adalah "Drink een kopje thee. Bahasa Jepangnya adalah Tja wo o agarinasai, Mandarinnya adalah Jien tjha. Hokkiannya adalah Tjiah te la. Hakkanya adalah  Sjit tjha. Kantonnya adalah Jam thja. Inggrisnya adalah Drink a cup of tea. Sebagai catatan, bahasa Melayu di sini adalah cikal bakal bahasa Indonesia. Jika pada saat sekarang ada upanya memperbaharui buku ini dan menerbitkannya ulang tentu saat bermanfaat bagi para penggemar bahasa Tionghoa.

Bagi yang memerlukan foto kopi buku ini silakan menghubungi saya di ivan_taniputera@yahoo.com.