PESAN BATIN 15 DESEMBER 2025: GUNUNG KELUD, KEDIRI,
BLITAR, PARE, DAN NGANJUK
Ivan
Taniputera
15
Desember 2025
Pada malam hari tanggal 15
Desember 2025, saya mendapatkan pesan batin berbunyi: Gunung Kelud, Kediri,
Blitar, Pare, dan Nganjuk. Sebenarnya masih ada beberapa kota lagi yang
disebutkan, tapi saya lupa. Saya lalu melihat peta Jawa Timur. Ternyata
kota-kota itu memang di sekitar Gunung Kelud. Apa maknanya saya belum tahu.
Bisa jadi ada kaitannya dengan Gunung Kelud. Namun kita berdoa saja supaya
jangan ada hal buruk terjadi. Kita berdoa pula agar makna pesan batin ini bukan
merupakan sesuatu yang buruk.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
Saya
hari ini, atau tepatnya tanggal 10 September 2025, kembali mendapatkan pesan
batin. Ada pun pesan batin itu berbunyi: “Kembalinya sang raja.” Kemudian saya
melihat seperti ada huruf “N.” Hanya saja, saya belum mengetahui apakah artinya
secara pasti. Apakah mungkin akan ada seorang raja atau pemimpin yang
memperoleh kedudukannya kembali?
Marilah
kita berdoa agar ini merupakan sesuatu yang memiliki makna baik.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
Sebenarnya,
pesan batin ini sudah saya dapatkan semenjak tanggal 1 September 2025. Hanya saja,
saya baru hari (3 September 2025) mempunyai kesempatan menulis artikel
tentangnya. Pada pesan batin tersebut saya seperti mendengar suara yang
berbunyi “Malaysia” dan “China.” Barangkali ini merupakan pesan mengenai akan
terjadinya sesuatu yang penting di kedua negara tersebut. Barangkali bisa
berupa bencana alam atau pergolakan. Namun kita boleh berdoa dan berharap agar
hal penting tersebut bukan merupakan sesuatu yang buruk.
Meskipun
demikian, bagi yang berdiam di kedua negara tersebut dapat mulai berjaga-jaga
semenjai sekarang; yakni dengan menyediakan makanan atau bahan makanan yang
lama kadaluarsanya; misalnya mi instan, kue kering, makanan kalengan, dan lain
sebagainya. Jangan lupa simpan sediaan berupa beras dan bahan makanan pokok
lainnya. Begitu pula sediakan air minum untuk jangka waktu yang relatif lama.
Surat-surat penting agar disimpan dalam wadah yang mudah diambil; yakni untuk
berjaga-jaga bila terjadi sesuatu dan perlu mengungsi. Intinya adalah
persiapkan segala sesuatu untuk berjaga-jaga bila terjadi sesuatu yang tidak
diinginkan.
Apa yang baru disampaikan ini hanya sekedar
ramalan saja dan belum tentu benar. Oleh karenanya, tidak perlu terlalu
khawatir. Bagaimanpun juga mempersiapkan makanan yang bisa bertahan lama di
rumah adalah sesuatu yang baik, terlepas dari akan ada bencana atau tidak.
Selain itu, yang penting adalah kita hendaknya senantiasa berdoa menurut agama
atau kepercayaan masing-masing agar dunia ini senantiasa aman serta damai.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
Hari ini, atau tepatnya tanggal
24 Juni 2025, saya mendapatkan pesan batin yang isinya agar kita mewaspadai
gempa bumi. Pesannya adalah “Waspadai gempa bumi!”
Oleh
karenanya, barangkali akan terjadi gempa bumi yang cukup besar. Kendati
demikian, ini hanya ramalan saja yang belum tentu terjadi. Yang terpenting
adalah kita hendaknya senantiasa berdoa agar dunia ini dijauhkan dari segenap
malapetaka beserta marabahaya. Marilah kita terus menanam kebajikan.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
ALMARHUM AYAH BERPESAN MELALUI MIMPI AGAR DIBAKARKAN
RUMAH-RUMAHAN KERTAS
Ivan Taniputera
5 Mei 2025
Artikel ini mengulas mengenai contoh kasus bagaimana
seseorang yang sudah meninggal dapat memberikan pesan melalui mimpi. Seorang
klien bertanya mengenai makna mimpi yang dialaminya. Saya kemudian mendapatkan
pesan batin mengenai pesan apa disampaikan melalui mimpi tersebut. Langsung
saja, kita akan mengulas pesan batin terkait mimpi klien tersebut.
Berikut ini adalah transkripsinya.
KLIEN:
Selamat siang master.
Saya ingin bertanya boleh yah, mendiang papa sdh
meninggal bln nov '24.
Semalam saya terbangun jam 1.45 mimpi mendiang papa,
dan ada mama juga, mendiang bercerita ke saya, seperti dia mau tidur tp ada
gangguan
Ini yg bermasalah, mendiang / saya yah ?
Apakah dia blm bisa naik ke atas ?
Selama hidup, memang mendiang bilang ke anak yg
lain, dia paling kasihan sama saya
Mama tiap ce it & cap go sembayangin si mendiang
SAYA:
Selamat sore. Papa Anda setelah dikremasi dimakamkan
di mana? Saya baru dapat pesan tentang ini
KLIEN:
Sore master
Kremasi di Dadap master
Di larung semua ke dadap
SAYA:
Apakah sudah dibakarkan rumah-rumahan kertas?
KLIEN:
Mama bilang 1 tahun saja bakar rumah²anya
Rumah yg biasa saja gpp kan yah master, rumah yg
kecil, bukan yg besar, besar mahal.
SAYA:
Nah itu dia. Ternyata belum
Beliau bilang karena belum ada rumah tidurnya kurang
enak.
Waktu itu sudah beritahu lewat mimpi, tetapi tidak
dipahami. Makanya sekarang pesan ke saya.
Rumah yang kecil saja boleh. Yang penting tulus.
Baik. Pesannya sudah saya sampaikan ya.
KLIEN:
Iya master, terima kasih banyak. Semoga Master slalu
di berikan badan yg sehat, kuat & bahagia
Nunggu 1 tahun apa ngk kelamaan yah
SAYA:
Ini menarik. Izin buat artikel ya. Supaya bisa
tambah pengetahuan bagi banyak orang.
Kalau menurut pandangan saya, tidak perlu menunggu
setahun untuk membakarkan rumah-rumahan kertas. Ritual membakar rumah-rumahan
kertas itu boleh dilakukan saat pemakaman. Ini merupakan sesuatu yang penting
dilakukan bagi para penganut tradisi Tionghoa. Ukurannya tidak perlu besar,
tetapi disesuaikan dengan kemampuan. Yang penting adalah kerelaan dan
ketulusan.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
VISI ATAU
PENGLIHATAN EYANG SEMAR MEMBAWA PELITA DI TENGAH KEGELAPAN
Ivan Taniputera
2 Januari 2025
Beberapa
waktu lalu, saya mendapatkan visi atau penglihatan berupa gambaran Eyang Semar
yang membawa pelita di tengah kegelapan.
Visi
atau penglihatan ini sebenarnya beberapa hari lalu. Hanya kapan tepatnya saya
sudah lupa. Karena ini merupakan sesuatu yang penting, maka akan saya tuangkan
saja dalam bentuk artikel. Berikut ini adalah pesan-pesan berikutnya yang saya
terima terkait visi atau penglihatan di atas. Pertama-tama, kegelapan di sini
jangan diartikan secara harafiah. Begitu pula, kegelapan ini jangan pula
diasosiasikan dengan sesuatu yang mengerikan atau bencana. Kegelapan ini lebih
mengacu pada ketidaktahuan, kebingungan, atau ketidaktahuan yang berkecamuk
pada batin dan pikiran manusia. Dengan demikian, kita boleh mengartikan bahwa
pada tahun 2025 akan banyak orang diliputi kebingungan dan ketidaktahuan ini.
Mereka tidak tahu apa hal benar yang seharusnya dilakukan. Kalau seseorang
tidak mengetahui apa yang seharusnya dilakukan, maka seolah-olah ia berada
dalam kegelapan. Begitu pula, bila seseorang dilanda kebingungan, maka ia juga
serasa dicengkeram kegelapan. Bisa jadi, sekelilingnya secara fisik terang
benderang, tetapi batin dan pikirannya gelap gulita.
Kita
juga boleh mengartikan bahwa kegelapan ini berasal dari keserakahan manusia itu
sendiri. Seseorang digelapkan oleh harta, sehingga akhirnya memilih mengambil
keputusan yang keliru dan merugikan orang lain. Sebagai contoh, seseorang yang
seharusnya memberikan keadilan bagi sesama, karena digelapkan oleh harta lalu
menjatuhkan keputusan yang merugikan sesamanya. Ini merupakan sesuatu yang
sangat mengerikan. Contoh lain, seseorang yang digelapkan oleh kemashyuran,
karena takut kehilangan nama baiknya lalu menutupi canaya kebenaran. Akibatnya,
ia berada dalam kegelapan batin.
Pada
tahun 2025 kemungkinan akan banyak kasus-kasus dan skandal seperti itu.
Di
tengah-tengah kegelapan ini, Eyang Semar akan hadir dengan membawa pelita. Di
manakah Beliau hadir? Tidak lain dan tidak bukan di hati nurani setiap orang.
Beliau akan membawa secercah cahaya di tengah kegelapan batin beserta pikiran
tersebut. Karenanya, apabila seseorang merasa bingung, khawatir, dan tidak tahu
apa yang harus dilakukan, maka ia harus kembali ke “akar”nya; yakni hati nuraninya
sendiri. Nanti ia akan menjumpai suatu wawasan kesadaran dalam hati nuraninya
sendiri yang akan membantunya terbebas dari kegelapan. Intinya adalah kesediaan
dan kerelaan untuk berpaling pada hati nuraninya sendiri. Sayangnya, kelak kita
juga akan menyaksikan orang-orang yang enggan berpaling pada hati nuraninya
sendiri.Mungkin mereka sendiri yang sudah membangun tembok atau sekat
penghalang di sekitar hati nuraninya sendiri. Ini merupakan sesuatu yang sangat
mengerikan. Akan ada orang-orang yang justru memilih kegelapan.
Hal
yang sama berlaku pula pada orang-orang yang hendak memutuskan sesuatu bagi
orang lain atau masyarakat. Hati nurani mereka akan bersuara menuntun mereka
agar mengambil keputusan yang benar. Intinya, saat hendak mengambil suatu
keputusan, kita harus bersedia mendengar hati nurani kita sendiri. Jangan
sampai ego dan kesombongan menghalangi kita dari mendengar suara hati nurani
kita. Sayangnya, akan ada orang-orang yang menolak mendengar suara hati
nuraninya tersebut. Mereka lebih memilih menjalankan suatu keputusan yang
merugikan sesamanya dan bertentangan dengan keadilan. Mereka lebih memilih
kegelapan. Sangat mengerikan.
Tentu
saja, segala sesuatu ada konsekuensinya. Bagi yang memilih kegelapan, maka
hal-hal buruk sudah pasti akan menanti mereka. Kegelapan itu akan bertambah
pekat dan menelan mereka sendiri, sehingga tidak dapat lagi mereka lolos
darinya. Saat itu, hanya akan ada penyesalan dan ratapan. Oleh karenanya,
senantiasa ikuti suara hati nurani Anda sebelum terlambat. Akan ada suatu
titik, dimana Anda tidak dapat kembali, bila memilih kegelapan.
Lebih
jauh lagi, sosok Eyang Semar ini hendaknya tidak dikaitkan dengan sosok atau
pribadi mana pun. Mungkin ada yang tergoda mengaitkan sosok Beliau dengan
tokoh-tokoh yang sedang populer saat ini. Namun itu bukan sesuatu yang benar,
mengingat bahwa kemunculan Beliau adalah dalam hati dan sanubari masing-masing
insan. Tugas Beliau adalah menerangi hati dan sanubari yang berada dalam
kegelapan.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak
memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message
yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar.
Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar
tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
PESAN BATIN: GAMBAR UNTUK PARA PENGANUT TRADISI TIONGHOA YANG SERING MENGHABISKAN WAKTUNYA DI JALAN
.
Ivan Taniputera.
30 Maret 2024.
.
Saya baru saja mendapatkan pesan batin sebagai berikut. Saya diminta untuk membuat gambar sebagai berikut yang diperuntukkan bagi para penganut tradisi Tionghoa; terutama yang sering menghabiskan waktunya di jalan.
.
.
Bagi para penganut tradisi Tionghoa yang sering bepergian atau menghabiskan banyak waktunya di jalan raya, dapat mencetak gambar ini dengan ukuran kecil saja. Selanjutnya, gambar ini boleh dilaminating dan dibawa dalam dompet. Ukurannya bebas, yang penting dapat disimpan dalam dompet.
.
Nampak pada bagian kiri terdapat tulisan 合家平安 (Héjiā píng'ān) atau "seluruh rumah tangga aman damai."
Di bagian kanan terdapat tulisan 交通安全 (Jiāotōng ānquán) atau "selamat di jalan."
.
Barangkali hal ini dikarenakan aura atau energi yang sedang kurang baik. Bagi yang bintang keberuntungannya sedang kurang baik dan kepekaan batinnya terbuka, maka dapat terdampak oleh energi kurang baik tersebut; khususnya saat mereka sedang berada di jalan. Itulah sebabnya, mereka rentan mengalami kecelakaan atau hal-hal kurang baik di jalan. Karenanya, gambar ini berfungsi sebagai pelindung. Kendati demikian, meski sudah membawa gambar ini, Anda tetap harus berhati-hati dalam berkendaraan. Harus tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan menghargai sesama pengguna jalan. Selain itu, yang terpenting adalah harus banyak berdoa, baik sebelum berangkat maupun saat berada di jalan.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau
konsultasi gratis. Saya sering menerima email
atau message yang meminta analisa gratis.
Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat
mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau
saya analisa, maka itu berbayar. Oleh
karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi
gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya.
Demikian harap maklum.