Senin, 16 Juli 2018

ASTRONOMI: CONJUNCTION BULAN DAN MARS

ASTRONOMI: CONJUNCTION BULAN DAN MARS.
.
Ivan Taniputera.
1 Juli 2018.
.
Saat ini kita dapat menyaksikan fenomena Astronomi berupa Conjunction antara Bulan dan Mars. Saya berkesempatan mengabadikan fenomena tersebut sebagai berikut.
.





Berikut ini adalah peta langit saat terjadinya fenomena tersebut.
.


.
Sebenarnya fenomena di atas bukanlah sesuatu yang langka. Dalam tahun ini masih akan terjadi kembali Conjunction antara Bulan dan Mars. Berikut ini adalah tanggal-tanggalnya.
.
27 Juli 2018.
23 Agustus 2018.
20 September 2018.
16 November 2018.
15 Desember 2018.
.
Dengan demikian peristiwanya adalah kurang lebih sebulan sekali.

ASTRONOMI: FOTO RASI BINTANG GUBUG PENCENG DAN WULANJAR NGIRIM

ASTRONOMI: FOTO RASI BINTANG GUBUG PENCENG DAN WULANJAR NGIRIM.
.
Ivan Taniputera.
5 Juli 2018.
.
Dalam perjalanan pulang ke rumah, saya mendongak ke langit dan mengenali rasi bintang Gubug Penceng dan Wulanjar Ngirim. Untuk sekedar dokumentasi, saya memotret kedua rasi bintang tersebut.
.

.
Sayangnya, karena kamera kurang mendukung atau cahaya sekitar terlampau terang, foto yang dihasilkan kurang begitu jelas. Hanya satu bintang rasi Crux yang tampak. Meskipun demikian, cukup untuk sekedar dokumentasi.
.
Rasi bintang Gubug Penceng dan Wulanjar Ngirim merupakan rasi-rasi bintang tradisional Jawa. Dalam ilmu Astronomi modern, ia dikenal sebagai Rasi Bintang Crux. Sementara itu, Rasi Bintang Wulanjar Ngirim merupakan bagian Rasi Bintang Centaurus.

Jumat, 13 Juli 2018

VISI ATAU PENGLIHATAN TANGGAL 13 JULI 2018

VISI ATAU PENGLIHATAN TANGGAL 13 JULI 2018
.
Ivan Taniputera.
13 Juli 2018.
.
Hari ini atau tepatnya tanggal 13 Juli 2018, saya kembali mendapatkan visi atau penglihatan sebagai berikut.
.
 
.
Dalam visi atau penglihatan tersebut saya menyaksikan sosok bertangan banyak. Pada gambar hanya saya tampilkan empat tangan saja karena keterbatasan bidang gambar. Selain itu, gambar juga akan menjadi terlalu ruwet dan malah tampak kurang jelas. Jumlah tangan yang pasti saya tidak tahu, karena cukup banyak. Masing-masing tangan itu mengendalikan kembali suatu sosok yang mirip dengan visi tertanggal 28 Juni 2018 (lihat artikel berjudul VISI TANGGAL 28 JUNI 2018). Sosok yang dikendalikan tersebut pada gilirannya juga mengendalikan sosok-sosok seperti boneka tali agar saling menombak serta membunuh satu sama lain. Boneke-boneka tali itu saling terluka fatal dan mengeluarkan darah. Nampak darah membasahi bidang di bawahnya.
.
Sebagai tambahan, sosok bertangan banyak itu mempunyai satu mata di bagian dahinya dan ekor seperti kalajengking lengkap dengan sengatnya. Rambutnya berupa ular-ular seperti Medusa (tokoh dalam mitologi Yunani).
.
Barangkali pesan yang hendak ditampilkan kembali di sini adalah kita hendaknya saling menjaga persatuan dan jangan mau diadu domba untuk menyerang satu sama lain. Pada akhirnya, kita semua yang akan mengalami kerugian. Sementara itu, pengadu domba yang sebenarnya hanya bermain saja di belakang layar dan tidak mengalami apa-apa. Kita hendaknya jangan mau diperalat oleh siapa pun juga. Kita tidak mendapatkan apa-apa dan malah rugi.
.
Marilah kita memanjatkan doa menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar dunia ini senantiasa damai. Marilah kita tetap waspada dan menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal masing-masing. 
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . . 
.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.
 

Rabu, 11 Juli 2018

TEPATNYA RAMALAN PENGLIHATAN ATAU VISI SAYA: TIM SEPAK BOLA YANG TERKURUNG DALAM SEBUAH GUA

TEPATNYA RAMALAN PENGLIHATAN ATAU VISI SAYA: TIM SEPAK BOLA YANG TERKURUNG DALAM SEBUAH GUA
.
Ivan Taniputera.
11 Juli 2018.
.
Beberapa hari ini kita mendengar berita mengenai tim sepak bola anak-anak sebuah desa di Thailand yang terkurung dalam sebuah gua. Karena mulut gua mengalami kebanjiran, mereka tidak dapat lagi ke luar dari gua tersebut. Dunia lalu memperlihatkan sisi kemanusiaan. Para sukarelawan dari berbagai penjuru datang ke sana dan berupaya menyelamatkan anak-anak yang terkurung itu. Untunglah mereka semua dapat diselamatkan. Gambar sebagai berikut memperlihatkan betapa sulitnya medan dan upaya penyelamatannya.
.


.
Pada mulanya, para orang tua tidak mengetahui apa yang terjadi dengan anak-anak mereka. Hingga akhirnya diketahui bahwa mereka terkurung dalam gua akibat banjir.
.
Saya tiba-tiba teringat akan penglihatan atau visi saya saat malam hari yang saya tuangkan dalam bentuk puisi; yakni pada artikel berjudul SAJAK-SAJAK LORONG WAKTU tertanggal 15 Oktober 2016 (link: http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.com/2016/12/sajak-sajak-lorong-waktu.html). Saya telah menuliskan sebagai berikut:
.
“Tembok berbatu tulang
Nampak bersilang-silang
Di situlah ditemukan yang hilang
Dalam wujud kering belulang.”
(Sajak 8 Masa Kelima).
.
Tembok berbatu tulang itu jelas sekali mengacu pada gua yang sulit ditembus. Para anggota tim sepak bola anak-anak yang hilang itu ditemukan di dalamnya. Selama hampir dua minggu di dalamnya, mereka tentu mengalami kelaparan; yang saya gambarkan dengan kalimat “Dalam wujud kering belulang.”
.
Itulah sebabnya, ramalan penglihatan atau visi saya itu sungguh tepat adanya. Namun semua itu bukanlah kehebatan saya. Yang lebih penting adalah kita meneladani sisi kemanusiaan peristiwa tersebut; dimana banyak orang tanpa pandang bulu telah bahu membahu memberikan pertolongannya.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . . 


PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Selasa, 10 Juli 2018

TEPATNYA RAMALAN VISI ATAU PENGLIHATAN SAYA: PERISTIWA BOM PASURUAN

TEPATNYA RAMALAN VISI ATAU PENGLIHATAN SAYA: PERISTIWA BOM PASURUAN
.
Ivan Taniputera.
11 Juli 2018.
.
Baru-baru ini kita dikejutkan oleh peristiwa meledaknya bom di Bangil, Pasuruan. Berikut ini adalah kliping beritanya yang diambil dari Harian Tribun Jateng tertanggal 6 Juli 2018.
.

.
Ternyata visi saya tertanggal 28 Juni 2018 sebagaimana dituangkan pada artikel berjudul VISI ATAU PENGLIHATAN TANGGAL 28 JUNI 2018 (link: http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.com/2018/06/visi-atau-penglihatan-tanggal-28-juni.html) sungguh tepat adanya. Pada visi tersebut saya mendapatkan gambaran sebagai berikut.
.
 .

Pada artikel tersebut saya menulis sebagai berikut:
.
“Dalam visi atau penglihatan tersebut saya menyaksikan suatu sosok yang nampak menyeramkan. Tangan-tangannya memainkan dua buah boneka tali yang masing-masing memegang tombak. Ia memainkan dua buah boneka tali tersebut agar saling menyerang atau membunuh dengan tombak masing-masing. Kedua boneka itu saling terluka fatal dan mengeluarkan darah. Barangkali pesan yang hendak disampaikan oleh visi atau penglihatan ini adalah agar kita senantiasa bersatu dan jangan mudah dihasut untuk menyerang apalagi mencelakai orang lain. Janganlah kita mudah ditipu karena akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Demikianlah visi atau penglihatan saya hari ini yang segera saya gambar agar tidak lupa. “
.
Dengan demikian, apa yang sampaikan tersebut sungguh tepat adanya. Meskipun demikian, semua itu bukanlah kehebatan saya. Marilah kita memanjatkan doa menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar dunia ini senantiasa damai serta dipenuhi cinta kasih.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . . 

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Senin, 09 Juli 2018

APAKAH TERDAPAT BAYANGAN BERUPA WUJUD TIGA DIMENSI? MARI PERLUAS WAWASAN ANDA MENUJU DIMENSI YANG LEBIH TINGGI

APAKAH TERDAPAT BAYANGAN BERUPA WUJUD TIGA DIMENSI? MARI PERLUAS WAWASAN ANDA MENUJU DIMENSI YANG LEBIH TINGGI
.
Ivan Taniputera.
1 Juli 2018
.
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas topik yang agak berat. Umumnya, setiap orang akan menyatakan bahwa bayangan (shadow) itu bersifat dua dimensi. Agar jelas, sebelumnya perlu dijelaskan bahwa yang dimaksud bayangan di sini adalah citra yang terbentuk karena terdapat penghalang dengan cahaya. Sebagai contoh adalah bayangan pohon di sebuah tembok atau dinding. Cahaya matahari terhalang pohon dan membentuk bayangan pohon tersebut di tembok atau dinding. Bayangan tersebut akan bersifat dua dimensi. Lalu adakah bayangan yang berupa tiga dimensi?
.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut silakan pahami terlebih dahulu hal-hal sebagai berikut.
.
Sebuah obyek berdimensi 0 (yakni sebuah titik) tidak mengenal konsep atas-bawah; depan-belakang, dan kiri-kanan.
Sebuah obyek berdimensi 1 (yakni sebuah garis) tidak mengenal konsep atas-bawah dan depan-belakang.
Sebuah obyek berdimensi 2 (yakni sebuah bidang datar) tidak mengenal konsep atas dan bawah. Ia hanya mengenal sumbu x dan y saja.
Sebuah obyek berdimensi 3 (yakni sebuah bangun ruang) mengenal konsep atas-bawah; depan-belakang, dan kiri-kanan. Kita hidup dalam alam yang berdimensi tiga.
.
Misalkan terdapat makhluk yang hidup pada suatu dimensi, maka ia tidak akan memahami konsep sebagaimana hanya dikenal di dimensi lebih tinggi. Kita ambil contoh makhluk berdimensi dua (jika ada) tidak akan sanggup memahami konsep atas dan bawah. Bagi mereka ruang hidup mereka hanyalah kiri-kanan dan depan-belakang saja. Kita tidak akan sanggup menjelaskan konsep atas-bawah beserta segenap pemahaman mengenai ruang berdimensi tiga sebagaimana yang kita amati sebagai realita sehari-hari pada makhluk berdimensi dua. Mereka akan menganggap bahwa konsep atas-bawah itu tidak ada dan bahkan mungkin akan mulai mencerca kita sebagai penipu.
.
Begitu pula kita tidak akan sanggup membayangkan konsep-konsep yang berada di tataran dimensi lebih tinggi.
.
Kita akan kembali pada topik kita mengenai bayangan. Marilah kita bayangkan cahaya yang menyinari sebuah ruas garis (dimensi 1). Jika kita menyinarkan cahaya pada salah satu ujung, maka di sini lain akan terbentuk bayangan berupa sebuah titik. Bila kita berganti menyinarkan cahaya pada ujung satunya lagi, maka pada sisi lawannya terbentuk pula bayangan berupa sebuah titik. Makhluk berdimensi 0 akan memandangnya sebagai dua buah titik karena mereka tidak memahami konsep mengenai garis. Mereka tidak akan menyadari bahwa dua buah titik berbeda itu sesungguhnya merupakan bagian sebuah ruas garis yang sama.
.
Kita beralih pada dimensi 2. Kita ambil sebuah persegi sebagai contoh. Jika kita menyinarkan cahaya pada sisi-sisinya, maka pada penjuru lawannya akan terbentuk bayangan berupa garis yang berdimensi 1. Dengan demikian terdapat empat kemungkinan bayangan berupa garis. Jika terdapat makhluk yang hidup pada dimensi 1, mereka juga akan mengalami kesulitan dalam membayangkan bahwa keempat bayangan berupa garis yang nampak berbeda bagi mereka itu, sesungguhnya terbentuk dari sebuah persegi saja. Para makhluk yang hidup di tataran dimensi 1 tidak akan sanggup membayangkan mengenai persegi dan bangun datar dalam bentuk apa pun.
.
Kita akan naik pada dimensi 3. Kita ambil sebuah kubus sebagai contoh. Sebuah kubus mempunyai enam sisi. Jika kita menyinarkan cahaya pada masing-masing sisi, maka pada setiap penjuru lawannya akan terbentuk bayangan berupa persegi. Jadi, terdapat enam kemungkinan bayangan berupa persegi. Bila terdapat makhluk yang hidup di dimensi 2, mereka juga akan sulit membayangkan bahwa keenam persegi tersebut sesungguhnya merupakan bayangan sebuah kubus saja. Tidak ada satu pun bayangan itu yang eksis atau hadir terpisah dari kubus.
.
Logika ini dapat pula kita terapkan pada dimensi yang lebih tinggi. Tentu saja karena keterbatasan kita yang hidup di ranah dimensi 3, mustahil bagi kita membayangkan dimensi 4. Namun karena benda berdimensi 1 akan menghasilkan bayangan berdimensi 0; benda berdimensi 2 akan menghasilkan bayangan berdimensi 1; dan bayangan berdimensi 3 akan menghasilkan bayangan berdimensi 2; tidakkah sesuatu yang berdimensi 4 akan menghasilkan bayangan berdimensi 3? Hal ini dapat kita terapkan lebih lanjut pada dimensi-dimensi yang lebih tinggi.
.
Kita juga mungkin akan mengalami kesulitan dalam membayangkan bahwa bayangan-bayangan berupa obyek tiga dimensi itu sesungguhnya terbentuk dari sebuah obyek berdimensi 4 saja.

Untuk jelasnya silakan perhatikan gambar di bawah ini.
.
 
.
Kita barangkali dapat memperluas hal ini pada ranah fenomena hantu. Banyak orang menyatakan pernah menyaksikan sosok-sosok bayangan hitam. Apakah sosok-sosok itu sesungguhnya merupakan bayangan dari sesuatu yang berdimensi lebih tinggi?
.
Terlepas dari semua itu, pelajaran yang dapat kita ambil adalah agar kita senantiasa memperluas wawasan pemahamahan kita. Semakin tinggi wawasan pemahaman kita, semakin banyak hal pula akan kita pahami.

Rabu, 04 Juli 2018

KONTROVERSI PERBEDAAN POLARITAS CABANG BUMI ZI, HAI, SI, DAN WU

KONTROVERSI PERBEDAAN POLARITAS CABANG BUMI ZI, HAI, SI, DAN WU.
.
Ivan Taniputera.
31 Maret 2018
.
Salah seorang sahabat menanyakan perbedaan polaritas Cabang Bumi Zi (子), Hai (亥), Si (巳), dan Wu (午). Adapun yang dimaksud polaritas di sini adalah Yin (陰) dan Yang (陽). Terdapat sumber yang menyatakan bahwa Zi merupakan Air Yang, namun ada sumber lain menyebutkan bahwa Zi mempunyai elemen Air Yin. Terdapat sumber yang menyatakan bahwa Hai merupakan Air Yin; sedangkan sumber lain menyatakan Air Yang. Ada yang menyatakan bahwa Si berunsur Api Yang, tetapi ada pula yang menyatakan Api Yin. Ada yang menyatakan bahwa Wu adalah Api Yin, tetapi yang menyebutnya berunsur Api Yang. Lalu manakah yang benar? Terdapat kebingungan sehubungan dengannya, dimana hal ini merupakan salah satu kontoversi dalam ilmu Bazi.
.
Meskipun demikian, saya tidak akan menyatakan mana yang benar dan salah. Bagaimana pun juga metafisika adalah seni dan bukan ilmu pasti. Oleh karenanya, pembahasan kali ini hanya akan menjelaskan bagaimana perbedaan itu dapat terjadi. Selanjutnya tergantung para pembaca hendak memilih konsep atau metoda yang mana.
.
Berikut ini akan dijelaskan bagaimana menentukan polaritas bagi keempat Cabang Bumi yang menjadi kontroversi dalam ilmu Bazi di atas.
. 
1. METODA PERTAMA: POLARITAS CABANG BUMI BERSELANG SELING ANTARA YIN DAN YANG.
.
Artinya setelah Cabang Bumi berpolaritas Yin, maka Cabang Bumi berikutnya akan berpolaritas Yang. Itulah sebabnya, karena Cabang Bumi Chou berpolaritas Yin atau Tanah Yin, maka Cabang Bumi sebelumnya, yakni Zi akan berpolaritas Yang atau Air Yang. Sebelumnya lagi, yakni Hai akan mempunyai polaritasi Yin atau Air Yin. Begitu pula Cabang Bumi Chen mempunyai polaritas Yang atau Tanah Yang, maka Cabang Bumi berikutnya, yakni Si akan berpolaritas Yin atau Api Yin. Cabang Bumi selanjutnya, yakni Wu akan berpolaritas Yang atau Api Yang. Dengan demikian, akan berlaku sebagai berikut.
.
  • Zi - Air Yang.
  • Chou - Tanah Yin.
  • Yin - Kayu Yang.
  • Mao - Kayu Yin.
  • Chen - Tanah Yang.
  • Si - Api Yin.
  • Wu - Api Yang.
  • Wei - Tanah Yin.
  • Shen - Logam Yang.
  • You - Logam Yin.
  • Xu - Tanah Yang.
  • Hai - Air Yin.
.
Berdasarkan tabel di atas, nampak jelas polaritas yang saling berganti.
.
Ternyata masih ada cara lain dalam menentukan polaritas Cabang Bumi; yakni berdasarkan polaritas unsur Batang Langit yang tersimpan atau tersembunyi dalam suatu Cabang Bumi.
.
2. METODA KEDUA: BERDASARKAN POLARITAS UNSUR BATANG LANGIT UTAMA YANG TERSIMPAN ATAAU TERSEMBUNYI DALAM SUATU CABANG BUMI.
.
Suatu Cabang Bumi mempunyai Batang Langit yang tersimpan di dalamnya. Batang Langit yang tersimpan atau tersembunyi itu dapat dianggap sebagai enegi atau Qi (氣) utama masing-masing Cabang Bumi. Ada yang menyebutnya sebagai Elemen Tersembunyi (Hidden Element) atau Batang Langit Tersembunyi (Hidden Stem). Polaritas unsur Batang Langit utama yang tersimpan itu sama dengan polaritas Cabang Bumi terkait. Berikut ini adalah tabel Cabang Bumi beserta Batang Langit yang tersimpan di dalamnya.
.
  • Zi menyimpan Batang Langit Gui (Air Yin). Jadi Zi adalah AIR YIN.
  • Chou menyimpan Batang Langit Ji (Tanah Yin) sebagai energi utamanya. Energi sampingannya adalah Xin (Logam Yin) dan Gui (Air Yin). Jadi Chou adalah TANAH YIN.
  • Yin menyimpan Batang Langit menyimpan Batang Langit Jia (Kayu Yang) sebagai energi utamanya. Energi sampingannya adalah Wu (Tanah Yang) dan Bing (Api Yang). Jadi Yin adalah KAYU YANG.
  • Mao menyimpan Batang Langit Yi (Kayu Yin) sebagai energi utamanya. Jadi Mao adalah KAYU YIN.
  • Chen menyimpan Batang Langit Wu (Tanah Yang) sebagai energi utamanya. Energi sampingannya adalah Yi (Kayu Yin) dan Gui (Air Yin). Jadi Chen adalah TANAH YANG.
  • Si menyimpan Batang Langit menyimpan Batang Langit Bing (Api Yang) sebagai energi utamannya. Energi sampingannya adalah Geng (Logam yang) dan Wu (Tanah Yang). Jadi Si adalah API YANG.
  • Wu menyimpan Batang Langit menyimpan Batang Langit Ding (Api Yin) sebagai energi utamanya. Energi sampingannya adalah Ji (Tanah Yin). Jadi Wu adalah API YIN.
  • Wei menyimpan Batang Langit Ji (Tanah Yin) sebagai energi utamanya. Energi sampingannya adalah Yi (Kayu Yin) dan Ding (Api Yin). Jadi Wei adalah TANAH YIN.
  • Shen menyimpan Batang Langit menyimpan Batang Langit Geng (Logam Yang) sebagai energi utamanya. Energi sampingannya adalah Ren (Air Yang) dan Wu (Tanah Yang). Jadi Shen adalah LOGAM YANG.
  • You menyimpan Batang Langit menyimpan Batang Langit Xin (Logam Yin) sebagai energi utamanya.. Jadi You adalah LOGAM YIN.
  • Xu menyimpan Batang Langit menyimpan Wu (Tanah Yang) sebagai energi utamanya. Energi sampingannya adalah Xin (Logam Yin) dan Ding (Api Yin). Jadi Xu adalah TANAH YANG.
  • Hai menyimpan Batang Langit Ren (Air Yang) sebagai energi utamanya. Energi sampingannya adalah Jia (Kayu Yang). Jadi Hai adalah AIR YANG.
.
Dengan demikian, nampak bahwa perbedaan antara kedua metoda penentuan di atas, hanya berlaku pada Cabang Bumi Zi, Hai, Si, dan Wu. Kita telah mengetahui mengapa terjadi kontroversi dalam penentuan polaritasnya.
.
Saya pribadi mengikuti metoda kedua. Alasannya karena tentu saja polaritas suatu Cabang Bumi harus sesuai dengan energi atau Qi utama yang tersimpan di dalamnya. Alasan kedua karena metoda kedua ini selaras dengan ilmu Fengshui Bintang Terbang (Feixing), khususnya dalam penentuan bintang pengganti. Tentu saja para pembaca juga dipersilakan memiliki pendapat berbeda.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . , . . . 
 
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.