TEPATNYA RAMALAN QIMENDUNJIA SAYA TERKAIT KONDISI DEMO
TANGGAL 28 OKTOBER 2026
Ivan
Taniputera
29
Oktober 2026
Kemarin
telah berlangsung demo yang cukup masif di Jakarta. Pada artikel berjudul RAMALAN QIMENDUNJIA: BAGAIMANA
KONDISI DEMO BESOK TANGGAL 28 OKTOBER 2026? (link: http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.com/2026/10/ramalan-qimendunjia-bagaimana-kondisi.html)
tertanggal 27 Oktober 2026. Saya telah meramalkan hal-hal sebagai berikut:
“Pemerintah
cenderung menutup pintu, lebih memilih berdiam diri, atau mengambil strategi
bertahan (defensif). Dengan kata lain, menutup pintu akses terhadap dirinya.
Cenderung bertahan dan menutup pintu negosiasi atau komunikasi di lapangan.”
Kenyataannya: Memang tidak ada tanggapan sama
sekali dari pemerintah.
“Karenanya,
peluang untuk mendapatkan hasil dari demonstrasi ini boleh dikatakan kecil.
Tidak akan membawa hasil signifikan.”
Kenyataannya: Memang tidak atau belum ada hasil
yang dicapai.
“Ada
provokasi, percekcokan, dorong-mendorong, kebingungan, hingga hadirnya
oknum-oknum pemancing keributan. Meskipun demikian, tidak akan ada bentrokan
besar yang benar-benar merusak (destruktif). Hal ini akan diakhiri dengan
pembubaran massa secara paksa. Perlawanan mungkin akan ada, tetapi tidak akan
sampai membesar menjadi kerusuhan. Dengan kata lain, kondisi keamanan akan
tetap terkendali.”
Kenyataannya: Demonstran bubar dengan baik dan
sampai sekarang tidak ada kerusuhan sama sekali. Kondisi aman terkendali.
“Kartu
berikutnya adalah Kartu Fortune, yang
menandakan bahwa ini menandakan adanya kondisi menguntungkan memihak pada para
demonstran.”
Kenyataannya: Mahasiswa tetap bisa tiba di
bundaran HI. Ini bisa dianggap sebagai salah satu bentuk keberuntungan.
Intinya
akan terjadi hal-hal yang mengejutkan atau tidak terduga di tengah aksi demo.
Kenyataannya: Turun hujan. Hal tidak terduga
tersebut adalah hujan.
Dengan
demikian, apa yang saya sampaikan itu sungguh tepat adanya. Kendati demikian,
semua itu bukan kehebatan saya, melainkan Ilmu Ramalan Qimendunjia yang
membuktikan keakuratannya. Namun yang terpenting adalah mari kita berdoa agar
negara kita menjadi lebih baik.