Tampilkan postingan dengan label petuah kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label petuah kehidupan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 September 2023

APAKAH MEMUJA DEWA SAAT MALAM HARI AKAN MENDATANGKAN DEWA-DEWI BERSIFAT YIN ATAU MAKHLUK HALUS JAHAT?

APAKAH MEMUJA DEWA SAAT MALAM HARI AKAN MENDATANGKAN DEWA-DEWI BERSIFAT YIN ATAU MAKHLUK HALUS JAHAT?

.

Ivan Taniputera

17 September 2023

.

.

Seseorang menanyakan apakah benar memuja dewa saat malam hari akan mendatangkan dewa-dewa bersifat Yin (陰). Orang tuanya memberitahukan hal tersebut padanya. Apakah yang disampaikan orang tuanya itu benar? Pertama-tama, perlu  disampaikan terlebih dahulu bahwa apa yang disampaikan orang tua belum tentu benar. Itulah sebabnya, kita perlu menguji terlebih dahulu apa pun yang disampaikan pada kita. Kita perlu selalu bertanya-tanya apakah yang disampaikan seseorang itu masuk akal atau tidak. Kalau memang baik dan masuk akal, maka baru kita dapat menerimanya. Prinsip seperti ini diajarkan oleh Buddha dalam Kalama Sutta.  

.

Itulah sebabnya, pada kesempatan kali ini, saya merasa perlu mengupas hal tersebut secara tuntas. Saya juga akan memperluas pertanyaannya pada apakah memuja dewa saat malam hari akan mengundang makhluk halus jahat.

.

Guna menjawab pertanyaan ini, kita perlu kembali pada prinsip bahwa pikiran adalah pelopor. Jadi, kalau kita memiliki pikiran yang baik dan positif, maka kita juga akan menarik hal-hal baik serta positif. Sebaliknya, bila pikiran kita buruk dan negatif, maka kita akan menarik pula hal-hal buruk serta negatif. Prinsip ini berlaku pula saat seseorang memuja dewa entah itu saat siang maupun  malam hari. Kalau pikiran seseorang dalam keadaan baik dan positif, maka energi yang hadir tentu juga baik serta positif. Sebaliknya, kalau pikirannya buruk, maka energi yang hadir juga akan buruk dan negatif; sehingga tidak mengherankan yang hadir adalah makhluk-makhluk halus jahat.  Baik siang atau malam, kalau pikiran kita diliputi keburukan atau emosi negatif, maka yang hadir bisa saja adalah makhluk halus jahat. Apakah makhluk halus jahat tidak bisa hadir saat siang hari? Hal itu adalah tidak selalu benar, karena buktinya ada juga kasus kerasukan yang terjadi saat siang hari. 

.

Sampai di sini, kita dapat menyimpulkan bahwa yang mengundang kehadiran para makhluk halus jahat atau dewa-dewi bersifat Yin adalah bukan siang atau malamnya; melainkan pikiran orang itu sendiri. Apa pun yang hadir itu merupakan cerminan pikiran kita sendiri. Dengan demikian, penting sekali saat memuja dewa, kita mengembangkan pikiran yang bajik. Kita hendaknya juga memohon atau mengucapkan sesuatu yang baik dan wajar; sehingga energi positif akan senantiasa hadir mengiringi langkah kita. Hidup kita akan senantiasa beruntung. Yang terbaik adalah kita hendaknya senantiasa mendoakan agar semua makhluk selalu dalam keadaan sejahtera. Kita juga hendaknya senantiasa mendoakan agar dunia ini selalu aman dan damai serta dijauhkan dari segenap malapetaka. Para makhluk suci yang bajik itu pasti mempunyai hati belas kasih. Kalau kita tidak mempunyai hati belas kasih bagaimana mungkin dapat menghadirkan energi positif Mereka? Kita harus mempunyai frekuensi yang sama dengan para makhluk suci kebajikan tersebut.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . .

.
.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum. 

Minggu, 23 April 2023

PESAN-PESAN PARA MAKHLUK SUCI SPIRITUAL BAGI ZAMAN INI (BAGIAN 2): BELAS KASIH

 PESAN-PESAN PARA MAKHLUK SUCI SPIRITUAL BAGI ZAMAN INI (BAGIAN 2): BELAS KASIH

.

Ivan Taniputera.

23 April 2023

.

Artikel ini merupakan sambungan artikel sebelumnya berjudul PESAN-PESAN PARA MAKHLUK SUCI SPIRITUAL BAGI ZAMAN INI (BAGIAN 1): KEBIJAKSANAAN CAHAYA (link: http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.com/2023/03/pesan-pesan-para-makhluk-suci-spiritual.html), tertanggal 31 Maret 2023.

.

DILARANG menyebar-luaskan artikel ini tanpa izin penulis. Jika telah diberi izin untuk menyebar-luaskannya, maka artikel harus disebar-luaskan sebagaimana adanya di sini dari awal hingga akhir, yakni tidak boleh diubah sedikit pun. Link ke artikel ini juga harus tetap dicantumkan. 

.

Pesan yang disampaikan para makhluk suci spiritual kali ini bertopik belas kasih. Berikut ini adalah intisari pesan yang disampaikan. 

.

Belas kasih adalah emosi mendalam yang melibatkan empati dan simpati terhadap makhluk lain yang menderita. Ini adalah kemampuan merasakan dan memahami rasa sakit makhluk lain serta mengambil langkah terbaik demi mengurangi rasa sakit tersebut. Belas kasih adalah nilai kemanusiaan universal nan melampaui segenap batasan beserta perbedaan dalam bentuk apa pun; baik itu berupa ras, suku, pandangan, tingkatan sosial, gender, dan  lain sebagainya. Sehubungan dengan hal ini, penting sekali membangun dan memelihara hubungan antar anggota komunitas yang sehat. Belas kasih sering digambarkan sebagai landasan perilaku etis dan moral. Ini memungkinkan masing-masing pribadi menanggapi kebutuhan makhluk lain berlandaskan prinsip kebajikan, pemahaman, dan kemurahan hati. Sewaktu mempraktikkan belas kasih, kita mencoba memahami penderitaan makhluk lain. Pada saat bersamaan, kita menghadirkan kemanusiaan kita bersama. Hal itu akan membantu kita mengatasi perbedaan yang memisahkan antara "kita" dan "yang lainnya, serta membangun jembatan pemahaman beserta kasih sayang.  

.

Belas kasih sangat penting pada saat-saat krisis, seperti bencana alam, perang, dan pandemi. Pada saat-saat seperti itu, orang sering mengalami trauma dan membutuhkan dukungan beserta kenyamanan. Belas kasih dapat membantu setiap pribadi mengatasi tantangan yang mereka hadapi demi membangun kembali kehidupan mereka. Hal ini juga penting dalam bidang keadilan sosial dan hak asasi manusia. Pribadi-pribadi yang berbelas kasih lebih cenderung mengutamakan hak-hak mereka yang terpinggirkan dan tertindas serta berkarya demi membangun dunia yang lebih adil dan merata.  

.

Praktik belas kasih memiliki banyak manfaat baik bagi setiap pribadi dan semua makhluk secara keseluruhan. Praktik semacam itu dapat mengurangi tekanan batin, kecemasan, dan depresi, serta meningkatkan kesehatan fisik. Pribadi yang berbelas kasih lebih cenderung mengalami perasaan-perasaan baik, seperti kebahagiaan dan kepuasan. Mereka juga lebih cenderung terlibat dalam kegiatan-kegiatan bermanfaat bagi semua makhluk, seperti menjadi sukarelawan, memberikan sumbangsih dalam bentuk apa pun, serta membantu makhluk lain yang membutuhkan.  

.

Kesimpulannya, belas kasih adalah emosi penting selaku penumbuh bagi empati, kebaikan, dan pengertian terhadap makhluk lain. Hal itu memungkinkan kita  terhubung dengan makhluk lain pada tingkat lebih mendalam dan menanggapi kebutuhan mereka berlandaskan kemurahan hati beserta kebaikan. Dengan memupuk belas kasih dalam hidup, kita dapat membangun hubungan penuh kebahagiaan dan komunitas lebih kuat serta berkarya sesuai kemampuan demi mewujudkan dunia  lebih adil serta merata.

.

Sampai di sini pesan yang diperoleh terkait belas kasih.  Isi pesan atau artikel harus kita pelajari dan pahami bersama dengan bagian sebelumnya berjudul "KEBIJAKSANAAN CAHAYA." 

Jumat, 31 Maret 2023

PESAN-PESAN PARA MAKHLUK SUCI SPIRITUAL BAGI ZAMAN INI (1): KEBIJAKSANAAN CAHAYA

PESAN-PESAN PARA MAKHLUK SUCI SPIRITUAL BAGI ZAMAN INI (BAGIAN 1): KEBIJAKSANAAN CAHAYA

.

Ivan Taniputera.

31 Maret 2023

.

Saat sedang memikirkan dunia yang dipenuhi oleh kekacauan dan ketidak-pastian ini, tiba-tiba batin saya menangkap pesan-pesan yang datang dari para makhluk suci spiritual. Kita menyaksikan bahwa peperangan masih berkecamuk, dunia makin terpecah-belah, dan wabah penyakit (pandemi) belum sepenuhnya dapat disirnakan dari muka bumi ini. Saya menanyakan apakah pesan-pesan itu boleh disampaikan pada banyak orang dan jawabannya adalah "boleh." Pesan-pesan itu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi banyak orang. Saya lalu menyarikan dan menuliskan pesan tersebut dengan gaya bahasa saya sendiri seperti berikut ini.

DILARANG menyebar-luaskan artikel ini tanpa izin penulis. Jika telah diberi izin untuk menyebar-luaskannya, maka artikel harus disebar-luaskan sebagaimana adanya di sini dari awal hingga akhir, yakni tidak boleh diubah sedikit pun. Link ke artikel ini juga harus tetap dicantumkan.

Bagian pertama ini akan kita beri judul "KEBIJAKSANAAN CAHAYA."

.

Kebijaksanaan cahaya adalah konsep yang melampaui pemahaman mengenai cahaya secara fisik. Ia berbicara  mengenai aspek spiritual serta metafisik cahaya yang lebih mendalam, dimana hal tersebut telah diakui, dihormati, dan dihargai oleh banyak kebudayaan di sepanjang sejarah manusia. Intinya, kebijaksanaan cahaya mengajarkan kepada kita bahwa cahaya bukan semata-mata fenomena fisik yang memungkinkan kita melihat dunia di sekitar kita, melainkan kekuatan spiritual yang memiliki kekuatan penerang bagi pikiran beserta hati kita. Dalam banyak budaya, cahaya dikaitkan dengan kemurnian, kejernihan, dan pencerahan.

Kebijaksanaan cahaya mengajarkan kita bahwa kita dapat memanfaatkan kekuatan spiritual ini dengan menumbuhkan kesadaran lebih mendalam akan cahaya di dalam diri kita. Hal ini dapat direalisasi melalui latihan seperti meditasi, doa, atau sekadar meluangkan waktu merenungkan keindahan dunia di sekitar kita.

Saat terhubung dengan kebijaksanaan cahaya, kita menjadi lebih selaras dengan kebijaksanaan dan intuisi batin kita sendiri. Kita lebih mampu melihat hal-hal sebagaimana adanya, dan membedakan jalan yang terbaik bagi kita. Kita menjadi lebih welas asih, lebih berempati, dan lebih terhubung dengan dunia di sekitar kita. Di dunia yang kerap dipenuhi oleh kegelapan beserta kekacauan, kebijaksanaan cahaya dapat dianggap sebagai jalan nan membimbing kita menuju pemahaman, kejelasan, dan kedamaian lebih besar. Dengan merangkul kebijaksanaan ini, kita dapat menjadi mercusuar cahaya bagi diri kita sendiri dan orang lain, menerangi jalan di hadapan kita menuju hari esok yang lebih cerah.

.

Pesan pertama atau perdana ini sangat penting dalam membuka jalan pemahaman bagi pesan-pesan berikut. Itulah sangat dianjurkan membaca dan merenungkan pesan perdana ini dengan baik.


Selasa, 17 Juli 2018

POHON DAN BAYANGANNYA

POHON DAN BAYANGANNYA.
.
Ivan Taniputera.
17 Juli 2018.
.


.
Suatu kali saya sedang mengadakan perjalanan ke sebuah negeri antah berantah. Pemandu saya, Pak Marques menuturkan mengenai sebuah desa yang bernama Desa Kebijaksanaan. Di sana terdapat seorang lanjut usia, yang biasa dipanggil Pak Pengetahuan. Ia gemar menuturkan kisah-kisah kebijaksanaan yang unik pada para warga desa. Konon semenjak usia mudanya, Pak Pengetahuan sudah menjadi tukang cerita. Karena warga di desa itu tidak begitu menggemari gadget beserta teknologi modern lainnya, maka kisah-kisah tuturan Pak Pengetahuan merupakan sumber hiburan utama bagi mereka. Saya berniat mengunjungi desa tersebut, karena saya menggemari tujuan wisata yang lain dari yang lain. Pak Marques kemudian mengatur perjalanan ke sana. Pada kesempatan kali ini saya hanya menuturkan ulang saja apa yang saya alami di desa tersebut.
.
Singkat cerita keesokan harinya saya tiba di Desa Kebijaksanaan selewat tengah hari; yakni sekitar pukul 01.00 siang. Pemandangan alam di sana tidaklah mengecewakan. Kami lalu menuju ke tempat kediaman Pak Pengetahuan. Ternyata di sana telah berkumpul para warga desa yang siap mendengarkan kisah Pak Pengetahuan. Mereka sedang beristirahat sejenak dari pekerjaan di ladang. Memang, sebagian besar penduduk desa bermata pencaharian sebagai peladang. Hasil utama desa mereka adalah jagung.
.
Siang itu, Pak Pengetahuan mengisahkan mengenai seseorang yang belum pernah melihat pohon. Tentu saja karena namanya sebuah kisah, maka kita janganlah terlalu mencoba mencernanya dengan logika, begitu pikir saya. Ia hanya mendengar penuturan teman-temannya bahwa pohon itu sangatlah indah. Ia lalu ingin melihat seperti apakah pohon itu. Orang itu, sebut saja namanya Si Pengelana, bertanya pada seorang profesor yang pandai, mengenai seperti apakah pohon itu. Profesor yang ditanya lalu menjelaskan secara panjang lebar mengenai pohon beserta ciri-cirinya. Setelah mendengar uraian sang profesor, ia lalu melangkah pergi dan mencari sesuatu dengan ciri-ciri seperti yang digambarkan profesor tersebut.
.
Saat berjalan, tiba-tiba mata Si Pengelana terpaku pada sebuah citra di tanah yang tak lain dan tak bukan adalah bayangan sebatang pohon. Ia berhenti sebentar dan mengamatinya. Ia lantas berkata, “Sungguh mirip sekali dengan apa yang digambarkan profesor yang kutanya tadi.” Tiba-tiba ia melompat penuh kegembiraan seraya berseru, “Oh inilah rupanya yang disebut pohon itu!” Si Pengelana terpaku dengan takjub. Ia merasa telah menemukan apa yang dicarinya. Demikianlah, Si Pengelana terus mematung di tempat tersebut dipenuhi luapan kegirangan batin luar biasa yang tak tergambarkan. Matanya terus mengamati citra di tanah tersebut. Entah berapa waktu telah berlalu.
.
Matahari semakin menggelincir ke arah barat dan malam pun tiba. Si Pengelana baru menyadari bahwa citra yang diamatinya penuh rasa takjub itu menghilang. Kegelapan menyelimuti tempat di sekitarnya. Tetapi yang lebih penting lagi adalah timbul perasaan sedih dan kehilangan yang luar biasa. Jika sebelumnya, ia merasakan kegembiraan meluap-luap; kini rasa sedih itu menjalari batinnya. Ke manakah perginya “pohon” yang dikaguminya itu. Karena hari telah menjadi gelap, Si Pengelana mengeluarkan korek dari saku bajunya. Ia menyalakan korek itu dan melihat ke sekeliling. Tiba-tiba dengan diterangi cahaya korek yang dinyalakannya, tidak jauh dari tempat tersebut, ia menyaksikan suatu sosok sedang berdiri dengan gagahnya. Ia mengamati sosok tersebut. Ternyata sosok itu justru jauh lebih mendekati gambaran mengenai pohon sebagaimana diuraikan sang profesor. Seluruh uraian sang profesor benar-benar bersesuaian dengan sosok tersebut. Bersesuaian secara sempurna tanpa ada yang terlewatkan.
.
Kegembiraan baru menjalari batin Si Pengelana. Kini ia tahu bahwa apa yang baru saja dilihatnya itu merupakan pohon sebenarnya. Bayangan sebuah pohon bisa menghilang sedangkan pohon yang sebenarnya tetap ada. Si Pengelana lalu memeluk pohon tersebut. Ia telah berjumpa dengan apa yang dicarinya.
.
Pak Pengetahuan mengakhiri kisahnya karena para warga desa hendak kembali ke ladang masing-masing. Para warga pun nampak puas dan bertepuk tangan.
.
Kisah ini bagi saya cukup menarik, tetapi saya sendiri tidak yakin dengan penafsiran saya terhadap makna filosofis cerita tersebut. Apakah para warga desa yang mendengarnya mengetahui makna filosofis tersebut? Entahlah. Apakah memang cerita itu hanya sekedar cerita saja tanpa mempunyai makna filosofis tertentu? Entahlah. Saya lalu mendekati Pak Pengetahuan dan menanyakan apakah makna kisah tersebut. Pak Pengetahuan hanya tersenyum dan berkata, “Temukanlah sendiri.”
.
“Apakah yang dimaksud dengan bayangan pohon itu?”
“Apakah yang dimaksud dengan pohon itu?”
“Siapakah sesungguhnya yang dimaksud dengan Si Pengelana?”
“Mengapa justru cahaya korek api yang kecil dapat menuntun Si Pengelana menemukan pohon sebenarnya?” “Mengapa malah bukan cahaya matahari?”
“Apakah yang dimaksud dengan cahaya korek api kecil pada kisah ini?”
.
Banyak pertanyaan yang timbul dalam benak saya. Apakah para pembaca mengetahui jawabannya? Apakah para pembaca ingin mengetahui jawabannya?
.
“Temukanlah sendiri.”

Sabtu, 18 November 2017

RAHASIA MENOLAK KEMALANGAN: CATATAN BERHARGA TENTANG UANG

RAHASIA MENOLAK KEMALANGAN: CATATAN BERHARGA TENTANG UANG.
.
Ivan Taniputera.
11 November 2017.
.




Malam Sabtu ini saya akan menuliskan pengalaman beberapa kenalan dan sahabat terkait bagaimana mereka mengalami kehilangan banyak uang atau terjerumus dalam kebangkrutan. Dengan dengan demikian, diharapkan agar pengalaman-pengalaman ini dapat menjadi pelajaran atau teladan berharga bagi kita.
.
Penyebab seseorang kehilangan banyak uang atau bangkrut tentu saja sangat banyak dan beragam, namun saya dapat meringkasnya menjadi satu kata saja, yakni “salah perhitungan dan menilai.” Berikut ini saya akan mengulas beberapa penyebab yang paling umum terkait bagaimana seseorang kehilangan banyak uang atau mengalami kebangkrutan. Semua contoh di bawah ini berasal dari kisah nyata yang dialami oleh orang-orang di sekitar saya.
.
  1. INVESTASI BODONG.
.
Investasi bodong maksudnya adalah investasi palsu atau abal-abal. Pola umumnya adalah sebagai berikut. Anda diminta menyerahkan (istilahnya “menanamkan”) sejumlah uang dan dijanjikan akan menerima bunga lebih tinggi, yang tentunya jauh berlipat-lipat dari bunga bank. Uang itu katanya akan diputarkan bagi suatu usaha yang menghasilkan keuntungan tinggi. Selanjutnya keuntungan itu masih katanya akan dikembalikan pada para penanam modal. Namun sesungguhnya tidak ada investasi semacam itu dan setelah meraup sejumlah besar uang dari orang-orang yang tertipu, mereka melarikan diri. Varian lain, usaha itu sebenarnya mungkin memang ada, tetapi ternyata tidak menghasilkan keuntungan sebesar yang diharapkan. Dengan kata lain, perkiraan mereka meleset. Akibatnya, mereka tidak sanggup memberikan bagi hasil yang dijanjikan dan melarikan diri bersama uang Anda.
.
Beberapa tahun yang lalu pernah ada suatu perusahaan yang menurut pengakuan mereka bergerak di bidang komoditas tertentu. Mereka menjelaskan bahwa mereka akan membeli komoditas tersebut saat harganya murah dan menjualnya lagi ketika harga naik. Masalahnya, naik dan turunnya harga komoditas tidak dapat diprediksi secara pasti. Bagaimana jika harga komoditas tersebut terus turun? Yang pasti adalah ketidak-pastian itu sendiri. Namun banyak orang yang tergiur dan menanamkan uangnya, bahkan sampai bermilyar-milyar Rupiah. Awalnya, memang pembagian keuntungan berjalan lancar. Namun beberapa bulan kemudian, pembayaran keuntungan mulai tersendat-sendat dan terhenti sama sekali. Pemilik perusahaan kabur tak tentu rimbanya. Uang bermilyar-milyar Rupiah yang ditanamkan ikut lenyap. Ada seorang teman yang menjadi tertekan batinnya (stress) akibat hal tersebut. Dana untuk pensiun di hari tua terbang entah ke mana. Kemungkinan perusahaan itu menerapkan sistim skema Ponzi.
.
Anehnya, meski investasi bodong semacam ini telah memakan korban semenjak lama, namun tetap saja ada orang yang terjerumus karenanya. Mudah sesungguhnya menilai bahwa investasi yang menjanjikan keuntungan terlalu besar semacam itu adalah tidak masuk akal. Daripada menghimpun dana kita dan memberikan bunga melebihi bank, bukankah lebih baik mereka meminjam saja dari bank yang bunganya lebih rendah?
.
Orang yang tertipu menanamkan modalnya itu telah “salah perhitungan dan menilai.”
.
2. MAIN SAHAM.
.
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan bermain saham. Hanya saja Anda perlu menyadari bahwa bermain saham tidak dapat diandalkan untuk hidup Anda. Selain itu, Anda tidak dapat mengharapkan menjadi kaya jika bermain saham. Memang ada orang yang mendapatkan hasil luar biasa dari bermain saham. Namun yang patut diingat pergerakan saham itu sifatnya tidak pasti. Sifatnya hanya untung-untungan. Namanya juga permainan. Terdapat ketidak-pastian di sini. Apabila Anda hendak bermain saham, maka pastikan bahwa uang Anda tidak terkuras habis karenanya.
.
Bertahun-tahun yang lalu, saya pernah ditawari menanamkan uang dalam permainan saham. Ia mengatakan bahwa ia yang akan menjalankannya. Saya lalu bertanya, bagaimana jika gagal? Ia menjawab tidak mungkin gagal, karena mempunyai sistim yang dapat diandalkan. Karena tidak menyukai permainan seperti itu, saya tetap menolaknya. Sebulan kemudian, ia menghubungi saya karena hendak meminjam uang. Saya bertanya, “Bukankah kamu mempunyai sistim yang tidak mungkin gagal? Tentunya uangmu sekarang sudah jauh berlipat ganda. Untuk apa meminjam uang dari saya?” Ia menjawab bahwa ia mengalami “loss” atau kalah dalam permainan saham. Uangnya sudah habis sama sekali. Lagi-lagi kita menjumpai orang yang “salah perhitungan dan menilai.”
.
3. BERJUDI
.
Sudah jelas bahwa berjudi ini tidak dapat menjadikan seorang kaya dan malah sangat berpeluang memiskinkan seseorang. Berjudi diharamkan oleh semua agama. Oleh karenanya, tidak perlu kita ulas lebih jauh. Orang yang miskin karena berjudi, pastilah telah “salah perhitungan dan menilai.”
.
4. HUTANG ATAU MENANGGUNG HUTANG ORANG LAIN.
.
Pada tahun 1998 negara kita didera oleh krisis moneter yang parah. Saat itu banyak perusahaan yang bangkrut karena hutangnya di dalam US Dollar menjadi berlipat ganda. Sementara itu perekonomian macet. Sebenarnya, bila berhutang guna memperbesar usaha, kita hendaknya memperhitungkan pula kemungkinan terburuk; yakni bagaimana bila kita tidak sanggup mengembalikan hutang tersebut. Banyak orang hanya melihat sisi baiknya saja, tanpa memikirkan risiko terburuk. Ini menurut saya adalah kesalahan besar. Ada orang yang mengatakan bahwa kita jangan pesimis. Kendati demikian, memikirkan risiko terburuk bukanlah pesimis, melainkan realistis. Beberapa teman usahanya bangkrut dan asetnya terpaksa dilelang karena tidak dapat membayar hutang. Mereka telah “salah perhitungan dan menilai.”
.
Selain berhutang, seseorang juga dapat mengalami kebangkrutan atau kehilangan uang dalam jumlah besar karena orang yang berhutang padanya tidak membayar atau melarikan uangnya. Menghutangi orang lain tidaklah salah. Kita memang harus saling tolong menolong dalam kehidupan ini. Masalahnya, tidak setiap orang patut ditolong. Anda mungkin bertanya bagaimana kita mengetahui sebelumnya bagaimana seseorang patut ditolong atau tidak. Jawaban saya adalah sebagai berikut. Apabila Anda hendak menolong orang lain dengan cara menghutanginya, maka pertimbangkanlah bagaimana jika hutang itu tidak dapat dikembalikan. Apakah Anda sudah siap menerima risiko tersebut? Jika belum urungkan niat Anda menghutangi. Bila Anda memang merasa kasihan padanya dan hendak menolong, maka tolonglah tanpa mengharapkan uang Anda kembali. Uang Anda dikembalikan bagus, tetapi tidak dikembalikan juga tidak masalah. Janganlah Anda “salah perhitungan dan menilai.”
.
Menanggung hutang orang lain artinya Anda menjadi penjamin baginya. Artinya orang lain yang berhutang, tetapi jika tidak membayar Andalah yang menjadi penanggungnya. Ada orang yang menjadi penjamin hutang bagi kawannya. Namun kawannya itu malah kabur dan ia yang harus merelakan aset-asetnya dijual demi menutup hutang tersebut. Intinya adalah menolong orang lain harus bijaksana. Sekali lagi, janganlah “salah perhitungan dan menilai.”
.
5. MENJALANKAN USAHA YANG ANDA TIDAK MEMILIKI KEMAMPUAN MENJALANKANNYA.
.
Saya mengamati selama ini bahwa ada orang yang membuka suatu usaha hanya karena tertarik melihat orang lain mendapatkan keuntungan besar darinya. Sebagai contoh, ada orang menjual atau memproduksi suatu barang dan menghasilkan keuntungan besar. Kemudian ada orang lain yang menyaksikannya dan juga ingin mendapatkan keuntungan besar dari barang tersebut, sehingga berniat membuka usaha yang sama. Ia lalu mencurahkan seluruh modalnya demi usaha yang sama tersebut tanpa mempertimbangkan apakah ia mempunyai pengetahuan memadai atau tidak. Banyak orang asal meniru suatu usaha tanpa menakar kemampuan mereka sendiri. Menjalankan suatu usaha tidaklah semudah yang dilihat, terutama jika itu bukan bidang Anda. Akibatnya banyak usaha asal tiru semacam itu yang tidak lama kemudian gulung tikar. Jangan “salah perhitungan dan menilai.” Lebih baik Anda jalankan saja usaha yang sesuai dengan kemampuan dan bidang Anda. Majulah berperang bila Anda sudah mengetahui medannya dengan baik. Jangan asal maju berperang.
.
Ini adalah suatu kisah nyata. Ada kenalan yang saat berjalan-jalan melihat seseorang berjualan suatu jenis makanan dan sangat sukses. Ia lalu ingin mendirikan usaha rumah makan. Namun sesungguhnya, ia tidak mempunyai kepandaian memasak. Akibatnya, usaha rumah makan itu akhirnya bangkrut.
.
Demikianlah beberapa penyebab utama mengapa seseorang kehilangan banyak uang dan jatuh dalam kebangkrutan. Dengan memahami prinsip-prinsip yang ada dalam artikel ini, Anda telah belajar menolak kemalangan.
.
Apabila Anda merasa mendapatkan manfaat dan wawasan setelah membaca artikel ini mengapa Anda tidak membagikannya pada orang lain? Jika Anda rajin membagikan sesuatu yang bermanfaat, sudah pasti keberuntungan dan kebahagiaan akan mengikuti Anda. Namun jika setelah membaca serta merasa mendapatkan manfaat Anda berdiam diri saja dan malas membagikannya, kemiskinan akan mengikuti Anda sepanjang hidup karena Anda pelit dalam berbagi. Jikalau Anda malas menabur kebaikan, bagaimana mungkin Anda berharap kebahagiaan mendatangi Anda? Sebaliknya justru kemalangan, kesialan, dan kemiskinan yang akan membayangi Anda sepanjang hidup. Janganlah malas membagikan artikel ini dan “salah perhitungan serta menilai.”

Jumat, 20 Januari 2017

MEMINJAM MIMPI

MEMINJAM MIMPI
.
Ivan Taniputera
20 Januari 2017


Sekedar renungan malam. Apakah yang tidak bisa kita pinjam dari orang lain? Ikutilah dialog berikut ini yang tentu saja fiktif. 
.
A: Selamat siang sobat. Apakah engkau bermimpi semalam? Jika bermimpi apakah mimpimu?
B: Mengapa engkau menanyakan hal itu, kawan?
A: Karena mimpimu selalu indah. Aku biasanya tidak bermimpi atau kalau bermimpi biasanya mimpiku buruk atau tanpa makna sama sekali.
B: Lalu apakah yang engkau inginkan?
A: Kalau boleh aku ingin pinjam mimpimu barang semalam saja. Aku juga sekali-sekali ingin bermimpi indah. Kuberjanji besok akan kukembalikan.
.
Demikianlah sepotong percakapan antara dua orang sahabat. Mungkinkah seseorang meminjam mimpi orang lain? Ternyata mimpi merupakan sesuatu yang tidak dapat kita pinjam dari orang lain; bagaimana pun caranya. Oleh karenanya, kita harus memimpikan mimpi kita sendiri. Demikianlah sedikit renungan malam kita.

Jumat, 17 Juni 2016

RENUNGAN BUAH CERI DAN PUDING SUATU TELAAH FILSAFAT KULINER

RENUNGAN BUAH CERI DAN PUDING: SUATU TELAAH FILSAFAT KULINER.
.
Ivan Taniputera.
18 Juni 2016
.

.
Hari ini saya akan mengajak para pembaca sekalian merenungkan mengenai buah ceri dan puding yang barangkali dapat mendatangkan manfaat dalam kehidupan ini. Jikalau kita mencoba memandang dunia dari sisi buah ceri sebagaimana tampak pada gambar di atas, maka wawasan buah ceri itu hanya akan sebatas puding dan pinggiran gelas. Apabila buah ceri tidak bersedia meluaskan wawasannya, maka hanya sebatas itu sajalah jangkauan pandangannya. Ia hanya akan dibatasi oleh puding dan tepian gelas saja. Tetapi jika ia bersedia memandang lebih jauh dari semua itu, maka wawasannya juga akan luas.
.
Begitu pula orang yang tidak bersedia meluaskan jangkauan pandangannya akan mempunyai wawasan sempit dan terbatas. Wawasan semacam itu hanya akan mengakibatkan keterbatasan bagi diri sendiri dan kegagalan memahami segala sesuatu dari sudut pandang yang lebih besar.
.
Bagi ceri tersebut segala sesuatu hanya dinilai berdasarkan puding dan tepian gelas. Ia mungkin tidak mengetahui bahwa masih banyak makanan pencuci mulut lainnya, seperti es krim, es campur, nagasari, klepon, dan lain sebagainya. Ia akan menganggap bahwa satu-satunya yang ada dan benar adalah puding dan tepian gelas selaku pembatas cakrawala pemahamannya. Pandangan sempit bisa mengakibatkan fanatisme membuta yang tidak jarang menimbulkan bahaya besar bagi dunia ini.
.
Salah satu perwujudannya adalah nasionalisme sempit dan xenofobia, yang telah memicu perang-perang besar; begitu pula dengan penganiayaan karena agama. Agama yang seharusnya mendatangkan perdamaian dan kebahagiaan bagi umat manusia justru mengakibatkan pertumpahan darah. Semuanya diakibatkan oleh ketidak mampuan meluaskan wawasan kita.
.
Misalkan ada ceri lain yang telah melanglang dapur dan seluruh rumah makan tersebut datang serta masuk ke dalam gelas tersebut, lalu berkata pada ceri pertama bahwa masih terdapat hal-hal selain puding dan tepian gelas, maka mungkin sekali ceri pertama tadi akan melabeli ceri kedua sebagai sesat. Hal-hal di luar puding dan tepian gelas dianggap sebagai tidak masuk akal oleh ceri pertama. Ceri kedua tadi pastilah sesat atau gila karena mengatakan sesuatu yang tidak ada dari sudut pandang ceri pertama. Jika ceri pertama cukup beruntung, maka ia akan bersedia dan berani keluar dari gelas serta menjelajah sendiri seluruh dapur dan rumah makan, bila perlu seluruh dunia beserta jagad raya, barulah dengan demikian ia akan memahami keterbatasan pandangannya selama ini.
.
Namun berapa banyak umat manusia yang seberuntung dan seberani ceri pertama tadi? Seberapa banyak di antara umat manusia berani keluar dari kungkungan batasan cakrawala pemahamannya selama ini? Marilah kita renungkan.

Senin, 13 Juni 2016

MENGAPA WAKTU TERASA BEGITU CEPAT AKHIR-AKHIR INI?

MENGAPA WAKTU TERASA BEGITU CEPAT AKHIR-AKHIR INI?
.
Ivan Taniputera.
13 Juni 2016
.





.
Tahun Baru 2016 rasanya baru berlangsung kemarin. Namun kini tanpa dirasa kita sudah memasuki pertengahan bulan keenam, yakni pertengahan tahun. Banyak yang merasa bahwa waktu bertambah cepat berlalunya. Saya mencoba merenungkan dan menjawab mengapa hal ini terjadi.
.
Saya berpendapat bahwa penyebabnya terletak pada kemajuan teknologi yang dialami umat manusia. Mari kita ambil berkirim surat sebagai contoh. Dahulu sebelum ada teknologi internet, kita berkomunikasi dengan orang yang ada di luar kota atau luar negeri menggunakan surat. Berkirim surat ke luar negeri memerlukan waktu yang relatif lama dibandingkan sekarang. Jikalau kita mengirim surat pada kerabat atau sahabat kita di luar negeri, maka memerlukan waktu berbulan-bulan agar dapat menerima balasannya. Dengan kata lain, waktu tunggu menjadi lebih lama. Namun dewasa ini dengan adanya internet berikirim surat menjadi lebih cepat. Kita menyebutnya sebagai surat elektronik atau e-mail. Dengan menggunakan internet, surat elektronik kita dalam hitungan detik sudah sampai ke tujuan. Bahkan tidak sampai satu menit orang sudah dapat mengirim balasannya. Menunggu balasan surat elektronik lebih dari sehari sudah dapat dikatakan lama. Segala sesuatu telah berubah menjadi begitu cepat.
.
Teknologi telah mempercepat berbagai pekerjaan. Sebagai contoh adalah dalam dunia percetakan. Dengan adanya teknik cetak digital, maka segenap dokumen kita dapat dicetak dalam hitungan menit. Berbeda dengan dahulu, dimana kita perlu menunggu berhari-hari. Tentu saja dalam bidang-bidang lainnya teknologi telah pula meningkatkan kecepatan secara revolusioner. Alat-alat transportasi juga bertambah cepat. Kecepatan telah menjadi suatu tuntutan dan salah satu peningkat daya saing dewasa ini.
.
Karena kecepatan itulah, maka kita juga merasakan waktu begitu cepat berlalu. Waktu yang kita butuhkan dalam menanti sesuatu menjadi begitu singkat. Kita tidak lagi memperhatikan berlalunya waktu, yakni waktu yang diperlukan dalam menanti sesuatu. Dahulu sebelum terdapat internet, seseorang akan menghitung waktu sebelum menerima balasan surat yang dinanti-nantikannya. Ia akan menghitung hari demi hari sambil menanti kedatangan surat balasan tersebut. Waktu menjadi lebih terasa berlalunya.
.
Waktu sendiri sebenarnya bersifat khayali. Ia adalah semata-mata pembagian semu yang dilakukan manusia terhadap suatu aliran tak bernama. Aliran itu dibagi-baginya menjadi tahun, hari, menit, detik, dan lain sebagainya. Suatu pembagian yang telah ada semenjak awal sejarah peradaban manusia. Oleh karenanya, perasaan kita terhadapnya juga bersifat semu dan tergantung oleh berbagai kondisi.
.
Waktu yang dirasa berlalu begitu cepat itu memang terkadang menimbulkan perasaan tidak nyaman. Seolah-olah waktu begitu kejam dengan berlari terlalu cepat. Kendati demikian, ada kalanya kita dapat melakukan latihan berikut ini. Kita mencoba dengan sadar memperlambat segenap aktifitas kita. Sebagai contoh hari ini dalam mengetik SMS saya mencoba tidak terlalu cepat, meskipun biasanya itu sudah terjadi secara otomatis. Saya berupaya memperlambat aktifitas saya dalam mengetik SMS tersebut. Menjadi sadar betul terhadap segenap huruf dan kata yang muncul. Begitu pula sewaktu menulis artikel ini, saya mencoba menyadari segenap huruf dan kata yang secara bertahap muncul di layar komputer. Dengan kata lain, kita mencoba menyadari “saat sekarang.” Apabila latihan ini dilakukan terus menerus, maka secara bertahap kita akan menyadari waktu yang berjalan melambat dengan sendirinya. Kita tidak akan lagi mengeluh mengapa waktu berjalan begitu cepat.

Minggu, 03 April 2016

INVESTASI YANG PALING AMAN

INVESTASI YANG PALING AMAN
-
Ivan Taniputera. 
2 April 2016.
.




Gemar beramal (berdana) serta mempunyai moral yang bajik, sanggup mengendalikan hawa nafsu keinginan dan mempunyai kemampuan mengendalikan diri, adalah kumpulan harta terbaik bagi seorang wanita ataupun pria. Harta tersebut dapat diperoleh melalui kebajikan, yang ditujukan pada tempat-tempat ibadah atau komunitas para biarawan (Sangha), terhadap orang lain atau tamu, terhadap Ibu dan Ayah atau seseorang lebih tua usianya. (Nidhikanda Sutta).
.
Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada (Matius 6:20-21, LAI).
.
Baru-baru ini di kota kelahiran saya dihebohkan oleh penipuan berupa investasi abal-abal yang merugikan banyak orang. Pelakunya telah melarikan diri dan kasus ini telah dilaporkan pada polisi.
.
Banyak orang tergiur oleh investasi yang menjanjikan keuntungan luar biasa besar. Karena mengharapkan keuntungan dengan mudah tanpa perlu kerja keras itulah banyak orang tertipu dan berakhir dengan penyesalan.
.
Sesungguhnya adakah investasi yang aman dan sanggup menghasilkan keberuntungan besar? Tentu saja ada.
.
Terdapat dua investasi yang menguntungkan dan aman. Yang pertama adalah investasi di ladang kebajikan; sedangkan yang kedua adalah investasi di ladang pengetahuan.
.
Dalam berbuat kebajikan kita tidak mengharapkan suatu hasil atau balasan tertentu. Kita hanya tahu bahwa kebajikan itu adalah sesuatu yang bermanfaat. Apa yang kita tanam tidak ada sesuatu pun dapat merusak atau mencurinya. Kurang aman apa lagi?
.
Pengetahuan yang telah kita tanam dalam diri kita sendiri juga tidak dapat dicuri atau diambil oleh seorang pun. Adalah tidak masuk akal serta mustahil apabila seseorang mencuri apa yang kita ketahui dan sesudah itu kita serta merta tidak mengetahuinya lagi. Adakah yang lebih aman dibandingkan investasi ini?
.
Oleh karenanya, sungguh aneh jika lebih banyak orang memilih investasi yang tidak aman.

Jumat, 01 April 2016

RESEP DASHYAT BEBAS HUTANG

RESEP DASHYAT BEBAS HUTANG
Ivan Taniputera. 
2 April 2016







"Aku adalah sama bagi setiap makhluk, dan cinta kasihKu senantiasa tidak berubah; namun barang siapa yang menyembahKu dengan ketulusan sepenuhnya, Aku di dalamnya, dan ia berada di dalamKu.
Bahkan barangsiapa yang melakukan kejahatan, menyembahKu dengan sepenuh jiwa, ia hendaknya dipandang sebagai pribadi yang bajik, karena niat bajiknya itu.Ia dengan segera menjadi murni dan meraih kedamaian selamanya. 
Sadarilah Arjuna, ia yang mencintaiKu tidak akan mengalami kehancurannya." (Bhagavad Gita, 9:29-31).
.
"Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." (Daniel 3:16-18, LAI)
,
Banyak orang bertanya pada saya mengenai bagaimana terbebas dari segenap hutang-hutangnya. Banyak orang telah merasa jenuh atas hutang-hutang dialaminya. Mereka ingin cara ampuh dan dashyat membebaskan dirinya dari hutang-hutang tersebut. Mereka menginginkan kehidupan bebas hutang. Oleh karenanya, pada kesempatan kali ini saya akan menulis jawaban bagi pertanyaan tersebut. . Artikel ini akan bersifat universal dan tidak hanya terbatas bagi agama tertentu saja. Bahkan orang tidak beragama sekalipun diharapkan dapat memperoleh manfaat darinya.
.
Pertama-tama, apakah ada resep dashyat bebas hutang? Jawabnya ada! Namun sebelumnya, izinkanlah saya bertanya, sanggupkah Anda mencintai dan mengasihi Buddha, Tuhan, Guru, Dewa, Alam Semesta, atau apa saja yang menjadi tumpuan keyakinan Anda, melebihi kebebasan dari hutang-hutang tersebut? . Jikalau Sosok Suci tersebut tidak membebaskan Anda dari hutang, apakah Anda akan tetap menginginkan dan mencintaiNya?
.
Banyak orang menganut "sistim Hutang-Bayar," artinya ia memuja dan menyembah Sosok-Sosok Suci tersebut dilandasi harapan agar Mereka membalasnya dengan sesuatu. "Aku melakukan ini, maka lakukanlah keingananku sebagai balasan atau pahalanya," demikian yang terlintas dalam pikiran banyak pemuja. Dengan kata lain, Anda membuat Sosok-sosok Suci itu "berhutang" pada Anda dan Anda berharap Mereka "membayarnya."
 .
Mari kita renungkan, jika Anda hidup dalam "sistim Hutang Bayar," maka Anda hidup dalam "dunia Hutang Bayar." Lalu apakah dengan demikian, Anda bisa terbebas dari hutang-hutang Anda? Jika Anda hidup di tengah-tengah air, jika tidak keluar darinya, apakah Anda sanggup terbebas dari air? Kenyataan yang sangat sederhana.
.
Oleh karenanya, jika Anda ingin terbebas dari hutang, maka keluarlah dari "sistim Hutang Bayar." Cintailah Sosok-Sosok Suci itu melebihi kebebasan dari hutang-hutang Anda. Mereka membebaskan dari hutang atau tidak, saya tetap mencintai dan menginginkan Mereka.
.
Dalam berbuat kebaikan. Banyak orang juga terpikir dalam benaknya, jika saya melakukan kebaikan ini, maka saya berharap mendapatkan pahala itu. Ini adalah juga "sistim Hutang Bayar." Tidak dapatkah Anda melakukan kebajikan, hanya semata-mata dengan pandangan bahwa kebaikan itu perlu dilakukan? Tidak dapatkah Anda memberi atau beramal pada orang kelaparan, HANYA semata-mata dengan tujuan agar ia tidak mati kelaparan? Ingatlah bahwa jika Anda hidup dalam dunia Hutang Bayar, maka Anda juga sulit terbebas dari kutukan hutang.
.
Mengubah pola pikir Anda adalah satu-satunya cara ampuh membebaskan diri dari kutukan dan jerat-jerat hutang. 
Salam bebas hutang! Hari ini juga!

Selasa, 24 November 2015

KEARIFAN LOKAL: JANGAN SALAH MENGGUNAKAN LUBANG

KEARIFAN LOKAL: JANGAN SALAH MENGGUNAKAN LUBANG
.
Ivan Taniputera.
25 November 2015
.




Artikel ini adalah hasil kunjungan ke Istana Mangkunegaran. Kita akan mempelajari salah satu kearifan lokal yang berharga. Pemandu menjelaskan pada saya mengenai makna tarian Bedaya yang dipentaskan saat penobatan raja. Jumlah penarinya adalah sembilan orang. Tujuan tarian adalah sebagai nasihat bagi raja baru. Ternyata angka sembilan itu melambangkan sembilan lubang pada tubuh manusia. Apakah sembilan lubang pada tubuh manusia itu?
.
Mata (dua lubang)
Hidung (dua lubang)
Telinga (dua lubang)
Mulut (satu lubang)
Dua lubang lagi di bawah
.
Raja dinasihatkan agar berhati-hati menggunakan sembilan lubang tersebut. Ternyata jika kita renungkan, banyak orang mengalami kejatuhan karena salah menggunakan lubang-lubang itu.
.
Sebagai contoh, seseorang yang salah menggunakan “lubang mata” menyaksikan hal-hal yang buruk dan menganggapnya sebagai kebaikan. Kehidupannya akan hancur sebagai akibatnya. Orang yang salah memandang hal buruk sebagai baik akan menghalalkan segala cara. Ia melihat harta yang bukan haknya dan timbul keinginan atau keserakahan untuk memilikinya. Dengan demikian, ia lantas terjatuh dalam tindak pidana korupsi. Ada juga orang gemar menonton film tidak senonoh, sehingga pikirannya kacau dan sering memikirkan yang bukan-bukan. Hidupnya kemudian terperosok pada kehancuran. Begitulah contoh-contoh bahaya yang timbul karena salah menggunakan dua “lubang” mata.
.
Orang salah menggunakan “lubang” telinga misalnya karena mendengarkan saran-saran atau bisikan tidak baik. Sebagai contoh, seseorang dibujuk untuk melakukan kejahatan bagi sesamanya. Jika ia mendengarkan bujukan tersebut, maka itulah sumber kejatuhannya.
.
Orang salah menggunakan “lubang” hidung, misalnya karena ia hanya gemar mengendus bebauan yang harum saja. Padahal kemungkinan sumber bebauan yang harum itu berpotensi mengakibatkan kanker. Terdapat parfum-parum yang terbuat dari bahan-bahan penyebab kanker. Jadi kita harus selektif pula terhadap bebauan.
.
Orang salah menggunakan “lubang” mulut, misalnya saat ia mengucapkan kebohongan dan penipuan. Itulah sumber kejatuhannya. Orang salah bicara juga dapat mengakibatkan ia terlibat perkara hukum. Mulut juga seyogianya tidak dipakai mengecewakan dan menyedihkan orang lain. Orang juga hendaknya menyantap makanan yang sehat. Karena makan berlebihan dan tidak sehat, seseorang dapat terkena penyakit kolestrol, diabetes, dan lain sebagainya.
.
Sementara itu, dua lubang di bawah juga hendaknya dipergunakan secara benar. Orang yang salah menggunakan dua lubang di bawah dapat terjerumus ke dalam perselingkuhan. Banyak politikus yang jatuh akibat skandal-skandal semacam itu.
.
Demikianlah kearifan lokal yang saya dapatkan saat mengunjungi Istana Mangkunegaran. Saya bagikan ini agar dapat menaburkan manfaat bagi kita semua. Kita hendaknya tidak meninggalkan kearifan lokal.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi:https://www.facebook.com/groups/339499392807581/
.