Tampilkan postingan dengan label dewa-dewi kelenteng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dewa-dewi kelenteng. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Maret 2024

KESAKSIAN: PENGLIHATAN SAYA TERKAIT ALTAR SEORANG KLIEN SUNGGUH TEPAT ADANYA PADAHAL SAYA BELUM PERNAH MENYAKSIKANNYA

KESAKSIAN: PENGLIHATAN SAYA TERKAIT ALTAR SEORANG KLIEN SUNGGUH TEPAT ADANYA PADAHAL SAYA BELUM PERNAH MENYAKSIKANNYA

.

Ivan Taniputera

2 Maret 2024

.

Saya mendapatkan kesaksian kembali mengenai tepatnya penglihatan saya terkait altar seorang klien, padahal saya sama sekali belum pernah menyaksikan altar tersebut. Berikut ini adalah kesaksiannya.  

.


.

Berikut ini adalah transkripsinya.

.

SAYA:
.
[Gambar]
.
Kalau penglihatan saya altar yang ideal utk Anda spt itu.
.
KLIEN:
.
Ok ko,baik
.
Sekali lagi,kamsia kamsia kamsia banyak ko🙏
.
Saat ini memang sebelah kiri altar saya kosong,kanan ditempati oleh caishen,jadi dengan konfigurasi ko ivan,tak ada (caishen) yang digeser  nanti,bisa tepat kali penglihatan ko ivan🙇
.
🙏🙏🙏🙏

Saya tentu saja merasa sangat senang apabila ramalan atau analisa saya dapat membuahkan manfaat. Kendati demikian, semua itu bukan merupakan kehebatan saya. 

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . .

.
.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Sabtu, 16 September 2023

APAKAH MEMUJA DEWA SAAT MALAM HARI AKAN MENDATANGKAN DEWA-DEWI BERSIFAT YIN ATAU MAKHLUK HALUS JAHAT?

APAKAH MEMUJA DEWA SAAT MALAM HARI AKAN MENDATANGKAN DEWA-DEWI BERSIFAT YIN ATAU MAKHLUK HALUS JAHAT?

.

Ivan Taniputera

17 September 2023

.

.

Seseorang menanyakan apakah benar memuja dewa saat malam hari akan mendatangkan dewa-dewa bersifat Yin (陰). Orang tuanya memberitahukan hal tersebut padanya. Apakah yang disampaikan orang tuanya itu benar? Pertama-tama, perlu  disampaikan terlebih dahulu bahwa apa yang disampaikan orang tua belum tentu benar. Itulah sebabnya, kita perlu menguji terlebih dahulu apa pun yang disampaikan pada kita. Kita perlu selalu bertanya-tanya apakah yang disampaikan seseorang itu masuk akal atau tidak. Kalau memang baik dan masuk akal, maka baru kita dapat menerimanya. Prinsip seperti ini diajarkan oleh Buddha dalam Kalama Sutta.  

.

Itulah sebabnya, pada kesempatan kali ini, saya merasa perlu mengupas hal tersebut secara tuntas. Saya juga akan memperluas pertanyaannya pada apakah memuja dewa saat malam hari akan mengundang makhluk halus jahat.

.

Guna menjawab pertanyaan ini, kita perlu kembali pada prinsip bahwa pikiran adalah pelopor. Jadi, kalau kita memiliki pikiran yang baik dan positif, maka kita juga akan menarik hal-hal baik serta positif. Sebaliknya, bila pikiran kita buruk dan negatif, maka kita akan menarik pula hal-hal buruk serta negatif. Prinsip ini berlaku pula saat seseorang memuja dewa entah itu saat siang maupun  malam hari. Kalau pikiran seseorang dalam keadaan baik dan positif, maka energi yang hadir tentu juga baik serta positif. Sebaliknya, kalau pikirannya buruk, maka energi yang hadir juga akan buruk dan negatif; sehingga tidak mengherankan yang hadir adalah makhluk-makhluk halus jahat.  Baik siang atau malam, kalau pikiran kita diliputi keburukan atau emosi negatif, maka yang hadir bisa saja adalah makhluk halus jahat. Apakah makhluk halus jahat tidak bisa hadir saat siang hari? Hal itu adalah tidak selalu benar, karena buktinya ada juga kasus kerasukan yang terjadi saat siang hari. 

.

Sampai di sini, kita dapat menyimpulkan bahwa yang mengundang kehadiran para makhluk halus jahat atau dewa-dewi bersifat Yin adalah bukan siang atau malamnya; melainkan pikiran orang itu sendiri. Apa pun yang hadir itu merupakan cerminan pikiran kita sendiri. Dengan demikian, penting sekali saat memuja dewa, kita mengembangkan pikiran yang bajik. Kita hendaknya juga memohon atau mengucapkan sesuatu yang baik dan wajar; sehingga energi positif akan senantiasa hadir mengiringi langkah kita. Hidup kita akan senantiasa beruntung. Yang terbaik adalah kita hendaknya senantiasa mendoakan agar semua makhluk selalu dalam keadaan sejahtera. Kita juga hendaknya senantiasa mendoakan agar dunia ini selalu aman dan damai serta dijauhkan dari segenap malapetaka. Para makhluk suci yang bajik itu pasti mempunyai hati belas kasih. Kalau kita tidak mempunyai hati belas kasih bagaimana mungkin dapat menghadirkan energi positif Mereka? Kita harus mempunyai frekuensi yang sama dengan para makhluk suci kebajikan tersebut.

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . .

.
.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum. 

Minggu, 15 Januari 2023

HU DARI KELENTENG HOK TIK BIO AMBARAWA

HU DARI KELENTENG HOK TIK BIO AMBARAWA

.

Ivan Taniputera

15 Januari 2023

.

Sewaktu mengunjungi Kelenteng Hok Tik Bio, Ambarawa, pada tanggal 23 Desember 2022, saya beruntung mendapatkan hu seperti gambar di bawah ini. 

.

.

Pada hu tersebut terdapat aksara-aksara 福德正神 (Fúdé Zhèngshén), yakni nama dewa utama yang dipuja pada kelenteng tersebut. 

.

Selanjutnya terdapat aksara-aksara 大安 (Dà'ān), atau "kedamaian besar." Dengan demikian, kita boleh menyimpulkan bahwa hu ini dimaksudkan untuk mendatangkan ketenteraman beserta kesejahteraan. Selain itu, juga dapat dipergunakan bagi keselamatan atau perlindungan. 

.


Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . . 
.

.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum. 

 

Jumat, 08 April 2016

BAGAIMANA MENENTUKAN DEWA YANG COCOK BAGI ANDA?

BAGAIMANA MENENTUKAN DEWA YANG COCOK BAGI ANDA?
.
Ivan Taniputera.
8 April 2016
.
Banyak orang menanyakan mengenai dewa apakah yang cocok dialtarkan di rumahnya. Sebagai jawaban atas pertanyaan ini, pertama-tama kita perlu menganalisa elemen apakah yang Anda butuhkan. Elemen itulah yang kemudian dicocokkan dengan dewa hendak Anda altarkan di rumah.
.
Banyak orang yang belum mengetahuai bahwa masing-masing dewa mempunyai keterkaitan dengan elemen tertentu. Kendati demikian, tidak semua dewa dapat ditentukan keterkaitan elemennya. Berikut ini adalah contoh dewa-dewa yang dapat dengan mudah ditentukan elemennya.
.
Sebagai catatan, hubungan atau keterkaitan masing-masing dewa di bawah ini dengan elemen tertentu bukanlah ilmu pasti, sehingga tidak ada yang benar dan salah serta tidak perlu diperdebatkan. Diskusi tentu saja masih terbuka, tetapi saya tidak akan melayani debat-debat yang tidak bermanfaat. Masing-masing pihak berhak mempunyai pendapat yang berbeda-beda.  Tidak perlu saling menyalahkan.
1. DEWA API (HUODEXINGJUN, 火德 星君. Hokkian: Hwee Tek Seng Kun).
.


.
Berdasarkan namanya, maka nampak jelas bahwa Dewa Huode Xingjun berelemen Api (Huo berarti “api”). Oleh karenanya, orang yang memerlukan elemen Api cocok mengaltarkan Beliau.
.
2. DEWA GUANDI ( 關帝) atau KWAN KONG.
.



Dewa Kwan Kong juga terkait dengan elemen Api. Alasannya adalah sebagai berikut.
.
1) Beliau berwajah merah dan mengenakan jubah hijau. Hijau melambangkan elemen Kayu. Kayu menghasilkan Api.
2) Beliau sering digambarkan menunggang kuda. Kuda ini merupakan lambang cabang bumi Wu, yang juga berelemen Api.
.
Oleh karenanya orang yang memerlukan elemen Kayu dan Api dapat mengaltarkan dewa Kwan Kong.
.
3. DEWA FUDE ZHENGSHEN DAN DEWA BUMI.
.
Ada yang membedakan antara Dewa Fude Zhengshen ( 福德正神 , Hokkian: Hok Tek Cin Sien) dan Dewa Bumi. Namun keduanya jelas sekali berelemen Tanah. Oleh karenanya, orang yang memerlukan elemen Tanah, baik sekali bersembahyang pada Dewa Bumi.
.
4. DEWA SUN GO KONG.
.


Sumber gambar: wikipedia.
.
Dewa Sun Go Kong (孫悟空, Pinyin: Sun Wukong) mempunyai keterkaitan kuat dengan elemen Logam. Mengapa demikian? Berikut ini adalah alasan-alasannya:
1.Dewa Sun Go Kong konon terlahir dari batu. Batu ini berelemen Tanah. Padahal kita mengetahui bahwa menurut siklus lima elemen, Tanah menghasilkan Logam. 2. Dewa Sun Go Kong bersenjatakan toya yang terbuat dari logam. 3. Dewa Sun Go Kong juga disebut Dewa Kera. Kera ini terkait dengan Cabang Bumi Shen, yang berelemen Logam.
Dengan demikian, bagi yang memerlukan elemen Logam cocok mengaltarkan dewa Sun Go Kong.
.
5. DEWI TIANSHANG SHENGMU
.
Dewi Tianshang Shengmu ( 天上聖母 , Hokkian: Thian Shang Seng Bo), merupakan pelindung para pelaut dan nelayan. Oleh karenanya, Beliau mempunyai keterkaitan kuat dengan elemen Air.
.
Pertimbangan lain adalah dengan menelaah diagram Bazi Dewi Tianshang Shengmu. Beliau dilahirkan pada tanggal 23 bulan 3, tahun 960 menurut penanggalan Imlek, atau 21 April 960 menurut penanggalan Masehi. Berikut ini adalah diagram Bazinya.
.


.
Nampak bahwa Beliau dilahirkan pada hari Ren, yang berunsur Air. Selain itu, banyak pula terdapat elemen Logam. Oleh karenanya, Air menjadi sangat kuat. Dengan demikian, ini sekali lagi memperkuat kesimpulan bahwa Beliau memiliki kaitan kuat dengan elemen Air.
.
Bagi yang memerlukan elemen Air, cocok mengaltarkan Dewi Tianshang Shengmu.
.
6. DEWA LU BAN
.
Dewa Lu Ban ( 魯班 ), merupakan pelindung para tukang kayu. Oleh karenanya, Beliau mempunyai keterkaitan kuat dengan elemen Kayu.
.
7. DEWA JAMBHALA KUNING
.
Ada yang menanyakan Dewa Jambhala Kuning (黃財神, Huang Caishen) termasuk elemen apa.
.


.
Sumber gambar: wikipedia.
.
Meskipun warna kuning menurut tradisi China mewakili elemen Tanah. Namun warna kuning pada Dewa Jambhala Kuning berasal dari warna emas. Oleh karenanya, lebih tepat jika dianggap bahwa Dewa Jambhala Kuning berelemen Logam.
.
Bagi yang memerlukan elemen Kayu, cocok mengaltarkan Beliau.
.
8. DEWA BAOSHENG DADI
.
Dewa Baosheng Dadi ( 保生大帝 , Hokkian: Poo Seng Tay Tee), merupakan dewa pelindung ilmu pengobatan. Semasa hidupnya, Beliau berprofesi sebagai tabib. Oleh karenanya, Beliau tentu banyak berhubungan dengan tumbuhan obat, sehingga berkaitan dengan elemen Kayu. Kendati demikian, kita akan mencoba mendiskusikan hal ini lebih jauh.
.
Baosheng Dadi dilahirkan pada tanggal 15 bulan 3 tahun 979 menurut penanggalan Imlek, yang bertepatan dengan 14 April 979 menurut penanggalan Masehi. Berikut ini adalah diagram Bazi Beliau.
.


Memang benar, bahwa Beliau dilahirkan pada hari Jia yang berelemen Kayu. Namun nampak bahwa elemen Tanah lebih dominan.
.
Terdapat pula kisah mengenai Beliau yang meminta hadiah jubah kaisar, sehingga rupang-rupang Beliau senantiasa digambarkan sedang mengenakan jubah kaisar tersebut. Jubah kaisar berwarna kuning yang melambangkan elemen Tanah.
.
Itulah sebabnya, saya lebih cenderung mengaitkan Dewa Baosheng Dadi dengan elemen Tanah.
.
9. DEWA XUANTIAN SHANGDI
.
Dewa Xuantian Shangdi ( 玄天上帝 , Hokkian: Hian Thian Siang Tee), juga dikenal sebagai Kaisar Utara ( 北帝 , Beidi). Penjuru utara mempunyai elemen Air, sehingga nampaknya Beliau berkaitan dengan elemen Air. Alasan kedua, Xuan (玄) juga berarti “gelap” atau “misterius” dan berkaitan dengan warna hitam. Kebetulan warna hitam juga mewakili elemen Air.
Mitos bahwa Xuantian Shangdi merupakan mantan tukang jagal yang bertobat merupakan pengembangan belakangan berasal dari Dinasti Qing. Tujuannya adalah merendahkan Beliau yang merupakan pelindung dinasti sebelumnya, yakni Ming. Oleh karenanya, kita tidak dapat bertumpu pada mitos ini.
.
Jadi saya lebih setuju mengaitkan Dewa Xuantian Shangdi dengan elemen Air.
.
10. DEWA REJEKI SEMBILAN PENJURU.
.
Terdapat sembilan dewa rejeki yang menguasai sembilan penjuru. Diagram berikut ini barangkali bermanfaat dalam menentukan elemen masing-masing.
.



Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . .


PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

Rabu, 30 September 2015

PESAN DARI DEWA KWAN KONG

PESAN DARI DEWA KWAN KONG.
.
Ivan Taniputera.
29 September 2015
.






 .
Saya baru saja mendapatkan lembaran lama berisikan pesan yang dikatakan berasal dari Dewa Kwan Kong. Pada lembaran itu tidak tertulis angka tahunnya. Namun kita akan mencoba melacak berasal dari tahun berapa lembaran tersebut. Berikut ini adalah foto lembaran yang saya dapatkan.
.






.
Pada lembaran surat itu tertempel pula satu lembaran kecil seperti gambar di bawah ini. .






Untuk memudahkan para pembaca, saya akan menuliskan kembali apa yang tertulis pada lembaran tersebut:
.
“Salinan nasehat dari Kwan Tee Sing Koen, Kwan Jin Tay Soe seperti di bawah ini:
Kwan Tee Sing Koen mengloearkane toelisannja sendiri boeat ini taon pendoedoek jang mati 7-8 bagian; Kwan Jin Tay Soe soenggoe besar kewelasan dan kemoerahan hatinja, berakta dan menjeboet doenia jang telah kedjadian ini, orang-orang pendoedoek soepaja terlepas dari bahaja maut, djika orang-orang bisa menoeroet atawa menoeroenken ini soerat nasehat 1 lembar di kasih pertjoema pada orang lain bisa terloepoet boeat satoe kampoeng. Djika orang tiada bagiken pertjoema sesoedah meliat ini soerat bisa terkena penjakit toempah darah sehingga binasa, ini ada paling sengsara. Baik djoega berdjoepah pada Kwan Jin Tay Soe, jang toeroen lantas toelis ini nasehat, soepaja orang-orang dengen hormat bagi dan siarken dengen pertjoema di ini alam, soepaja orang-orang kerdja baik dan hati-hati menjeboet doenia jang kedjadian ini, soepaja pendoedoek bisa terlepas dari bahaja maut dan bisa slamet. Djika perkataannja memang palsoe seperti orang lakik bisa mendjadi maling dan orang prempoean djadi soendel, djikaloek tida pertjaja boleh liat nanti boelan delapan (Pik Gwik), ajam tida bisa berkeloeroek, andjing tida bisa menggogong, tengah malem djam 3 ada siloeman, ampat pendjoeroe ada soeara panggil-panggil tiada brentinja, aken tetapi djangan sekali-kali di djawab, di takoetin sedari ini, sehingga kemoedian hari tangkwi boelan sepoeloeh (Tjap Gwik) moesti ada ratjoen berdjalan. Membrilah nasehat orang di dalem ini doenia, dalem ini taoen boelan doea tanggal 19 (Dji Gwik Tjap Kauw), dan boelan lima tanggal 5 (Go Gwik Dje go), antara djam 12 tengah hari 0rang-orang boleh mandi kramas dan makan sajoer (Tjiatjhay) , batja kitabnja Nabi Hoetjo dengen soetji hati dan hormat sama Toapekong. Perkerdjaan jang baik boleh di kerdjaken, perkerdjaan jang djahat djangan di kerdjaken, lantas bisa terlepas dar bahaja, lantaran pertoeloengan dari Kwan Tee Sing Koen dan Kwan Jin Tay Soe, ada sediaken obat tjampoer dan masak djadiken wedang thee, kaloek dapet penjakit selainja itoe ada 3 lembar djimat (hoe), boleh ditempelken di atas pintoe, di toelis atas kertas koening dengen tinta merah. Di inget ini perkataan djangan diboeat main-main, ini hal lantaran ada kasoekeran ke1. Doenia tiada aman. ke2 Tida slamet lantaran tjaboel penjakit. ke3. Awan gelap dan bandjir tinggihnja naik ke langit. ke4. Di ampat pendjoeroe ketoetoep asep seperti malem. ke5. Pendoedoek soesah terlepas dari sengsara. ke6. Orang pendoedoek ilang separo. ke7. Ada nasih tida ada jang makan. ke8. Ada pakean tida ada jang pakik. ke9 Ada djalanan tida ada jang djalan. ke10. Soesah liwatin taoen Kinggo (Shio Be), taoen Simbi (Shio Jo), dan taoen Djin Sin (Shio Kauw), ini ada 3 lembar djimat (tjesakeoe) Ommitohoed............. Seliwat ini djangan di boeang-boeang, boleh di kasihken pada orang lain dan boleh kasih nasehat pada masing-masing orang lakik dan prempeoan dengan hormat, soepaja berdjalan biak, ini boleh membri djasa kebaikan jang tiada takerannja. Djikaloek hidoepnja zaman dahoeloe, dari sebab kedjadianja trimanja di alam sekarang. Djika baik maoe taoe di alam kemoedian sebab atawa kedjadian alam poenja perboeatan, mangka orang-orang jang berboeat hati baik, djangan ketawa dan goembira bertjampoer, betoel atoeran seneng tambah redjeki, kendati di bikin maloe atawa di ketawaken orang-orang perboeatan nistjaja tida mendjadi gelap ...
.
Ommitohoed.......Ommitohoed.......Ommitohoed.......
.
Sementara itu lembaran kecilnya bertuliskan sebagai berikut:
.
“Boeat toembal
Katjang idjoo)
Djagoeng ) di goreng
Ketam item )
Beras merah )
Dlingo bengklee di radjang en koenir.
Lantas diboengkoes dengen warwar bang of dadap-srep. Di tanem 4 podjok roemah en satoe di moeka pintoe.
-----------
N/B/.
Kaloe ada geger djangan lari ka kidoel,haroes lari ka lor of lainnja!
Meskipun tidak tertera angka tahun, namun terdapat keterangan sebagai berikut: “Soesah liwatin taoen Kinggo (Shio Be), taoen Simbi (Shio Jo), dan taoen Djin Sin (Shio Kauw).”
.
Tahun Kinggo ini mengacu pada tahun Gengwu atau 1930.
Tahun Simbi ini mengacu pada tahun Xinwei atau 1931.
Tahun Djinsin ini mengacu pda tahun Renshen atau 1932.
.
Sebenarnya bisa juga mengacu pada tahun 1870, 1871, dan 1872. tetapi nampaknya tidak mungkin, karena dokumen-dokumen pada tahun tersebut masih jarang diketik. Tahun 1990, 1991, dan 1992 jelas tidak mungkin, karena pada masa-masa itu ejaan van Ophuysen tidak lagi dipergunakan.
.
Menariknya, terdapat kalimat sebagai berikut: “Di ampat pendjoeroe ketoetoep asep seperti malem.” Hal ini mirip dengan keadaan saat bencana asap yang sedang berlangsung saat ini.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain silakan kunjungi:
https://www.facebook.com/groups/339499392807581/






Jumat, 05 Oktober 2012

RIWAYAT MAK CO TIAN SHANG SHENG MU DAN BUKU THIAN SIANG SENG BO (MA CO PO) KIU KHO CIN KENG BESERTA ILMU HU-NYA

RIWAYAT MAK CO TIAN SHANG SHENG MU DAN BUKU THIAN SIANG SENG BO (MA CO PO) KIU KHO CIN KENG BESERTA ILMU HU-NYA 


Ditulis ulang oleh Ivan Taniputera
06 Oktober 2012






Saya baru-baru ini mendapatkan keng (Mandarin: jing) tentang Tianshang Shengmu yang terkenal sebagai pelindung para pelaut dan salah satu dewata utama rakyat Minnan. Keng dalam bentuk buku kecil ini saya dapatkan di salah sebuah kelenteng, tapi saya lupa kelenteng mana. Ada beberapa hal menarik yang ingin saya bagikan di sini, yakni tentang ritual pengusiran setan (eksorsisme) dan pertolongan Tianshang Shengmu pada Laksama Zhenghe. Sayangnya dalam keng ini tidak mencantumkan huruf Mandarin dan hanya terdapat lafal bahasa Hokkiannya saja, sehingga tidak dapat dilakukan penerjemahan lebih lanjut.


A.RITUAL PENGUSIRAN SETAN







Terdapat keterangan di halaman 16:

"Tiga bentuk hu di bawah ini untuk mengobati orang sakit lantaran kena "SETAN." Ambil air semangkok dan tulis dengan jari telunjuk.
Sambil membaca keng di bawah ini:

Hu Tau Cin Jin, Kam Eng Hoa Seng.
It Hu It Sui, Kiu Ce Ban Bin,
Ti Cay Ki Ciang. Eng Po An Leng.
Kip Kip Ji Lut Leng

Air hu itu boleh diminum dan diusapkan di badan pasien sambil membaca keng di bawah ini:

Ce Thian Seng Boh, Poh Tauw Hang Sin.
Sam Kay Hian Cek. Pian Hay tong Leng.
Sin Tong Pian Hoa Sun. Ce Ceng Beng.
Sam Sip Ji Siang. Siang Mau toan Seng.
Sui Lam Sui eng. Ci Seng Ci Leng.
Wi Kong Hian Hek. Ho Kek Pi Bin.
Hay Hong Cwe Leng Ci Siok Hang Lim.
It Sim Ciam Giang. Hian Hian Cin Sin.
Hi Kong Cui Hian. Thong Leng Thian Peng.
Wi Sin He Heng. Kwi Hok Sin Keng.
Hu thian Hu Cu. Seng Hou Tiok Lim.
Pak Tau Tay Seng. Xi Tiok Sia Ceng.
Hau Cay San Ho. Koh Ke An Leng.
Kip Kip Ji Lut Leng.


B.PERTOLONGAN TIANSHANG SHENGMU PADA LAKSAMANA ZHENGHE.


Akan saya kutipkan dari halaman 11-12 dengan berbagai perbaikan:

Sedemikian besar kepercayaan para nelayan terhadap kebesaran dan kesaktian Ma Zu (Tianshang Shengmu) atas keselamatan mereka di lautan teduh, sehingga di atas setiap kapal juga disediakan patung pemujaan. Demikianlah yang terjadi pada pelaut terbesar di zaman dinasti Ming, laksamana Zheng He (The Ho) yang memimpin 62 armada pelayaran muhibah ke Nusantara. Tujuh kali Zheng He berhasil memimpin kunjungan muhibahnya ke  belasan negeri di Asia dan Afrika. Beliau senantiasa memimpin upacara sembahyang memohon perlindungan dan keselamatan kepada Mazu.
Pada tahun ketujuh pemerintahan Kaisar Yong Le (1409), yakni dalam pelayaran Beliau ketiga, Zheng He menyempatkan diri singgah di Pulau Mei-chou serta mengadakan upacara sembahyang di kelenteng Mazu. Sampai sekarang, prasasti peninggalan Zheng He masih terdapat di Zhan-le, Provinsi Fujian (Hokkian). Prasasti tersebut menerangkan secara rinci keselamatan pelayaran-pelayaran mereka itu adalah berkat kemukjizatan Tianshang Shengmu. Mengenang perlindungan Tiangshang Shengmu itulah, Kaisar Yongle lantas menganugerahkan gelar "Tian Fei" berkat keberhasilan misi muhibah Laksamana Zheng He.

Artikel-artikel menarik lainnya, silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/