Tampilkan postingan dengan label tradisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tradisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Desember 2021

MIMPI BERJUMPA ALMARHUM: TATA CARA MEMBAKAR PERSEMBAHAN RUMAH-RUMAHAN KERTAS

MIMPI BERJUMPA ALMARHUM: TATA CARA MEMBAKAR PERSEMBAHAN RUMAH-RUMAHAN KERTAS

.

Ivan Taniputera.

29 Desember 2021

.

.

Seorang klien menanyakan mengenai mimpinya. Dalam mimpi tersebut ia berjumpa dengan almarhum ayahnya yang meminta sejumlah uang. Berdasarkan pesan yang saya terima, maka hal tersebut menandakan bahwa ayahnya memerlukan uang beserta rumah di alam sana.  Saya lalu menyarankan agar keluarga almarhum membakarkan rumah-rumahan beserta uang-uangan kertas. Meskipun demikian, klien tersebut mengatakan bahwa sewaktu almarhum meninggal sudah dibakarkan rumah-rumahan dan uang-uangan kertas. 

.

Saya lalu menjelaskan lebih lanjut bahwa saat rumah-rumahan kertas itu sedang terbakar, anggota keluarga harus berlari atau berjalan mengelilinginya. Hal itu dikarenakan di alam sana sudah banyak sekali arwah yang hendak merebut kiriman tersebut. Itulah sebabnya, anggota keluarga yang berlari atau berjalan berkeliling itu sebagai perlambang melindungi rumah-rumahan dan uang kertas agar tidak jatuh ke tangan arwah lain. Begitu pula uang-uangan kertas juga harus dilipat secara khusus. 

.

Klien mengatakan bahwa mereka tidak melakukan itu semua. Jadi, rumah-rumahan kertas hanya sekedar dibakar saja tanpa ada anggota keluarga yang berlari atau berjalan mengelilinginya. Uang-uangan kertas juga tidak dilipat dan hanya dibakar begitu saja. 

.

Itulah sebabnya, sangat mungkin rumah-rumahan dan uang-uangan kertas kiriman mereka itu tidak sampai kepada almarhum. Dengan demikian, disarankan untuk membakar ulang rumah-rumahan dan uang-uangan kertas. Tentu saja kali ini dengan tata cara ritual yang benar, sebagaimana telah dijelaskan di atas. Diharapkan almarhum dapat menerimanya dengan baik. 

.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . 

.
.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.

 

Rabu, 16 Desember 2020

MAKNA PISANG DEMPET

 MAKNA PISANG DEMPET

.

Ivan Taniputera.

17 Desember 2020

.

Saya sering mendapatkan pisang dempet. Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan kembali pisang dempet. Itulah sebabnya, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi saja mengenai pisang dempet.

.


 

.

Menurut apa yang saya pernah baca, memakan pisang dempet katanya dapat mengakibatkan seseorang mempunyai bayi dempet atau kembar siam.

.

Meskipun demikian, menurut saya mendapatkan pisang dempet ini dapat dianggap sebagai pertanda keberuntungan. Hal ini dapat diartikan sebagai mendapatkan keberuntungan, karena kita tidak setiap waktu mempunyai kesempatan berjumpa dengan pisang dempet. Di samping itu, kita harus selalu mengembangkan pikiran positif. Kita boleh memakan pisang dempet tersebut sambil mengucapkan dalam hati segenap harapan dan dambaan kita. Tentu saja harus harapan dan dambaan yang positif. Ini juga merupakan bentuk upaya membangkitkan pikiran positif. 

.

Anda hendaknya berterima kasih bila mendapatkan pisang dempet.

.


Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . .

.

PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.


Rabu, 22 April 2020

RIBUAN CACING KELUAR DARI DALAM TANAH

RIBUAN CACING KELUAR DARI DALAM TANAH.
.
Ivan Taniputera.
22 April 2020.
.

.
Baru-baru ini, kita mendengar berita mengenai ribuan cacing keluar dari dalam tanah. Beberapa pihak sudah memberikan berbagai penjelasan ilmiahnya. Karena saya tidak menguasai bidang tersebut, saya tidak akan menanggapi dan mengulas fenomena tersebut dari sisi ilmiah. Saya akan mencoba membahasnya dari sisi metafisika atau supranatural.
.
Dari sisi metafisika dan supranatural, maka kita mengetahui bahwa alam sering memberikan berbagai pertanda (Jawa: sanepan). Kita dapat mencoba mengartikannya sebagai berikut.
.
1.Cacing merupakan sesuatu yang menjijikkan. Keluarnya cacing-cacing itu dapat kita artikan sebagai peringatan agar manusia lebih banyak berdiam di rumah saja, selama itu memungkinkan.
2.Cacing-cacing itu mungkin merupakan pertanda akan terjadinya sesuatu. Karena itu, manusia hendaknya tetap waspada. Sekali lagi, lebih baik berdiam diri saja di rumah.
.
Beberapa teman yang menekuni ilmu warisan leluhur menyarankan agar kita memasang pring (bambu) apus di depan rumah kita. Maknanya barangkali adalah menghapus bencana beserta marabahaya. Tidak ada salahnya kita turut memasang bambu tersebut. Saya juga sudah mengikuti petunjuk para sahabat tersebut.
.
.
Apa yang saya sampaikan di sini hanya sekedar ramalan saja yang belum tentu terbukti kebenarannya. Kendati demikian, di tengah wabah ini memang lebih aman bila kita berdiam di rumah saja, sejauh hal tersebut memungkinkan. Kita hendaknya juga senantiasa berbuat kebajikan. Setelah berakhirnya wabah ini, kita sangat perlu mengubah pola pandang kita tentang kesuksesan. Sebelumnya, sebagian besar di antara kita memandang bahwa kesuksesan itu dinilai dari materi. Pola pikir ini sudah saatnya diubah. Jangan kita mengagumi orang lain karena keberhasilannya secara materi. Pada kenyataannya, orang-orang yang bersedia berdiam di rumah saat wabah adalah pahlawan yang sesungguhnya. Orang memilih berdiam di rumah adalah orang-orang yang lebih layak kita kagumi. Orang-orang yang dapat mengendalikan hawa nafsu keinginannya lebih layak dikagumi ketimbang orang bergelimang materi.
.
Terlepas dari semua itu, marilah kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar dunia ini segera terbebas dari segenap bencana, termasuk wabah penyakit.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . . . . .
.
.
PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum

Sabtu, 04 Maret 2017

BUKU BERUSIA SERATUS TAHUN MENGENAI BERBAGAI KEPERCAYAAN TRADISIONAL MELAYU TERHADAP HAL DAN MAKHLUK GAIB

BUKU BERUSIA SERATUS TAHUN MENGENAI BERBAGAI KEPERCAYAAN TRADISIONAL MELAYU TERHADAP HAL DAN MAKHLUK GAIB
.
Ivan Taniputera.
5 Maret 2017
.



Judul: Berbagai-bagai Kepertjajaan Orang Melajoe. Bagian Jang Pertama.
Penulis: M. T. Soetan Lembang ‘Alam
Penerbit: Boekhandel Visser & Co., Weltevreden, 1917.
Jumlah halaman: 78.
.
Buku ini berisikan berbagai kepercayaan tradisional Melayu terkait hal-hal dan makhluk gaib. Pada hal 25 dapat kita baca sebagai berikut:
.
“Dichabarkan, lagi, ada oppas-oppas (opas) minjak itoe, jang diganggoei oleh hantoe, waktoe mereka itoe djaga pada malam hari; djikalau oppas jang djaga itoe mengantoek, datanglah ganggoean dari pada hantoe itoe; terkadang-kadang kedengaran seperti toean-toean jang berdjalan tjepat: tap toep, tap toep boenji sepatoenja akan tetapi bila dilihat, soeatoe apapoen ta’tampak;- ada poela jang menampar atau melempar oppas djaga itoe, apabila ia mengantoek dalam djaganja.”
.
Selanjutnya pada halaman 27 dapat kita baca:
.
“Waktoe soedah djaoeh malam, kedengaranlah boenji, sebagai boenji orang jang mengeteoek-ngetoek minta boekakan pintoe; apabila pintoe soedah diboekakan dan dilihat siapa dia jang mengetoek-ngetoek pintoe itoe, soeatoe apapoen ta’ ada jang tampak,......”
.
Buku ini membahas pula pemecahan misteri bagi peristiwa-peristiwa gaib di atas.
.
Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:
.


.


.


.
Buku ini layak dibaca bagi mereka yang ingin mengetahui misteri berbagai hal gaib beserta pemecahannya.
.
Berminat kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Selasa, 24 November 2015

KEARIFAN LOKAL: JANGAN SALAH MENGGUNAKAN LUBANG

KEARIFAN LOKAL: JANGAN SALAH MENGGUNAKAN LUBANG
.
Ivan Taniputera.
25 November 2015
.




Artikel ini adalah hasil kunjungan ke Istana Mangkunegaran. Kita akan mempelajari salah satu kearifan lokal yang berharga. Pemandu menjelaskan pada saya mengenai makna tarian Bedaya yang dipentaskan saat penobatan raja. Jumlah penarinya adalah sembilan orang. Tujuan tarian adalah sebagai nasihat bagi raja baru. Ternyata angka sembilan itu melambangkan sembilan lubang pada tubuh manusia. Apakah sembilan lubang pada tubuh manusia itu?
.
Mata (dua lubang)
Hidung (dua lubang)
Telinga (dua lubang)
Mulut (satu lubang)
Dua lubang lagi di bawah
.
Raja dinasihatkan agar berhati-hati menggunakan sembilan lubang tersebut. Ternyata jika kita renungkan, banyak orang mengalami kejatuhan karena salah menggunakan lubang-lubang itu.
.
Sebagai contoh, seseorang yang salah menggunakan “lubang mata” menyaksikan hal-hal yang buruk dan menganggapnya sebagai kebaikan. Kehidupannya akan hancur sebagai akibatnya. Orang yang salah memandang hal buruk sebagai baik akan menghalalkan segala cara. Ia melihat harta yang bukan haknya dan timbul keinginan atau keserakahan untuk memilikinya. Dengan demikian, ia lantas terjatuh dalam tindak pidana korupsi. Ada juga orang gemar menonton film tidak senonoh, sehingga pikirannya kacau dan sering memikirkan yang bukan-bukan. Hidupnya kemudian terperosok pada kehancuran. Begitulah contoh-contoh bahaya yang timbul karena salah menggunakan dua “lubang” mata.
.
Orang salah menggunakan “lubang” telinga misalnya karena mendengarkan saran-saran atau bisikan tidak baik. Sebagai contoh, seseorang dibujuk untuk melakukan kejahatan bagi sesamanya. Jika ia mendengarkan bujukan tersebut, maka itulah sumber kejatuhannya.
.
Orang salah menggunakan “lubang” hidung, misalnya karena ia hanya gemar mengendus bebauan yang harum saja. Padahal kemungkinan sumber bebauan yang harum itu berpotensi mengakibatkan kanker. Terdapat parfum-parum yang terbuat dari bahan-bahan penyebab kanker. Jadi kita harus selektif pula terhadap bebauan.
.
Orang salah menggunakan “lubang” mulut, misalnya saat ia mengucapkan kebohongan dan penipuan. Itulah sumber kejatuhannya. Orang salah bicara juga dapat mengakibatkan ia terlibat perkara hukum. Mulut juga seyogianya tidak dipakai mengecewakan dan menyedihkan orang lain. Orang juga hendaknya menyantap makanan yang sehat. Karena makan berlebihan dan tidak sehat, seseorang dapat terkena penyakit kolestrol, diabetes, dan lain sebagainya.
.
Sementara itu, dua lubang di bawah juga hendaknya dipergunakan secara benar. Orang yang salah menggunakan dua lubang di bawah dapat terjerumus ke dalam perselingkuhan. Banyak politikus yang jatuh akibat skandal-skandal semacam itu.
.
Demikianlah kearifan lokal yang saya dapatkan saat mengunjungi Istana Mangkunegaran. Saya bagikan ini agar dapat menaburkan manfaat bagi kita semua. Kita hendaknya tidak meninggalkan kearifan lokal.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi:https://www.facebook.com/groups/339499392807581/
.



Minggu, 08 November 2015

TOLAK BALA DAN SIMBOLISASI DALAM TRADISI JAWA

TOLAK BALA DAN SIMBOLISASI DALAM TRADISI JAWA
.
Ivan Taniputera.
8 November 2015
.








.
Artikel ini ditulis berdasarkan hasil pembicaraan dengan salah seorang kawan. Ia menuturkan kisah menarik bahwa beberapa minggu sebelum terjadi gempa dashyat di Yogyakarta tahun 2006, warga di desanya diperintahkan menempelkan uang logam 100 Rupiah beserta rumput alang-alang di atas pintu rumah mereka. Selain itu, warga juga diperintahkan membuat kolak kolang kaling.
.
Pada mulanya, tiada yang mengetahui maknanya. Tetapi beberapa minggu kemudian terjadilah bencana gempa dashyat tersebut. Untungnya warga desa seluruhnya selamat, kendati mereka merasakan guncangan gempa dashyat.
.
Tradisi Jawa memang sarat dengan simbolisme atau perlambang. Setelah bencana tersebut, orang lantas menafsirkan bahwa uang logam 100 Rupiah itu melambangkan gempa bumi. Gambar gunungan di salah satu sisi uang logam mengingatkan pada pagelaran wayang kulit. Sebelum dalang menancapkan gunungan, maka ia akan mengucapkan, “Bumi gonjang ganjing....” atau artinya “Bumi bergoncang dashyat....”
.
Rumput alang-alang ditafsirkan sebagai “alang-alang” atau penghalang bagi bencana. Begitu pun juga kolak kolang-kaling dimaksudkan untuk “ngolang-ngalingi” atau menghalangi bencana.
.
Demikianlah bahasa perlambang dalam tradisi tolak bala (penolak bencana) dalam tradisi Jawa. Ternyata pada leluhur di zaman dahulu telah mempunyai kebijaksanaan yang tinggi pula.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/
.








Sabtu, 25 April 2015

KIAS MENGUNJUNGI ORANG MENINGGAL ATAU ORANG SAKIT

KIAS MENGUNJUNGI ORANG MENINGGAL ATAU ORANG SAKIT


25 April 2015
Ivan Taniputera



Turut berbelasungkawa terhadap sesama manusia atau melayat serta mengunjungi mereka yang sedang dilanda kesusahan, seperti terdapat kerabat meninggal dan lain sebagainya, adalah sesuatu yang mulia. Manusia memang seyogianya memiliki empati terhadap sesamanya. Kendati demikian, menurut ilmu astrologi baik Barat maupun Timur, tidak selamanya bintang keberuntungan seseorang berada dalam keadaan baik. Ada kalanya karena pengaruh konfigurasi planet-planet tertentu, bintang keberuntungannya akan menurun. Inilah yang disebut saat kurang baik bagi seseorang. Di saat tersebut, maka sebaiknya, ia jangan mengunjungi orang meninggal atau sakit, karena rentan terhadap energi-energi negatif.  Begitu pula, jika seseorang sedang lemah daya tahan tubuhnya, maka ia perlu menjaga makan dan jangan banyak bepergian. Lebih baik beristirahat di rumah. 

Lalu bagaimana, jika yang meninggal adalah anggota keluarga seorang sahabat yang sangat karib? Apabila Anda terpaksa melayat orang meninggal padahal bintang keberuntungan Anda sedang buruk, maka silakan lakukan kias sebagai berikut. Kias ini adalah warisan orang-orang tua dahulu. 

Sediakan

1.Sebatang paku kecil.
2.Sejumput kecil tembakau
3.Sepotong kecil jahe

Semua bahan-bahan itu dibungkus dengan kertas merah dan dikantungi saat Anda melayat  orang meninggal atau menjenguk orang sakit. Sepulangnya dari melayat, maka bungkusan kertas merah tadi dibuang di perempatan jalan, sambil berdoa sesuai kepercayaan masing-masing, yakni memohon agar dijauhkan dari segenap bencana dan keburukan. 

Kias lainnya ada yang mengajarkan agar jahenya dikunyah saat mengunjungi orang meninggal atau sakit. Kedua jenis kias ini dapat dipergunakan bersamaan. 

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:



Selasa, 03 Maret 2015

TATA CARA SEMBAHYANG KING THI KONG (JING TIAN GONG 敬天公) ATAU SEMBAHYANG TUHAN ALLA

TATA CARA SEMBAHYANG KING THI KONG (JING TIAN GONG 敬天公) ATAU SEMBAHYANG TUHAN ALLAH
.
Ivan Taniputera
4 Maret 2015
.



Meskipun sudah berlalu, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi mengenai tata cara sembahyang Jing Tian Gong (敬天公) atau dalam dialek Hokkian disebut King Thi Kong. Ada pula yang menyebutnya sebagai Sembahyang Tuhan Allah. 

CATATAN:

Sebutan "Sembahyang Tuhan Allah" di atas adalah salah satu sebutan umum di tengah masyarakat Tionghoa dan belum tentu menunjukkan adanya keterkaitan dengan salah satu agama yang diakui di Indonesia.

Sembahyang King Thi Kong diadakan pada tanggal 9 bulan pertama Imlek, atau 9 hari sesudah Tahun Baru Imlek. Ada yang mengatakan bahwa Angka 9 ini merupakan angka penutup yang sempurna dan menguntungkan. Jadi bulannya berangka 1 dan harinya berangka 9. 1 merupakan awal dan 9 merupakan akhir. Terlepas dari kebenaran hal ini, kita hendaknya menghormati segenap pendapat dan penafsiran. Bagaimanapun juga yang harus disadari, budaya bukanlah ilmu pasti. Dengan demikian, masih membuka serangkaian tafsir yang luas. Budaya dan seni adalah masalah memperkaya batin. Jadi kita tidak dapat menerapkan pandangan yang kaku dan kita anggap paling benar. Sesungguhnya hal semacam itu hanya memupuk ke"aku"an semata, sehingga menjauhkan kita dari kebahagiaan batin itu sendiri. 

Pertama-tama saya akan mengulas sesajian atau perlengkapan yang dipergunakan dalam sembahyang ini.

1. Lilin: melambangkan batin yang terang. Selain itu, lilin juga lurus, sehingga hidup kita harus lurus dan jangan berperilaku curang. Jumlah lilin sepasang.
2. Dupa: melambangkan keharuman perilaku. Aroma yang timbul juga dapat menenangkan batin. 
3. Air bersih: kita membersihkan diri dengan air. Jadi air melambangkan kebersihan baik jasmani maupun batin. 
4. Pisang: bahasa Hokkiannya adalah Cio. Melambangkan keselamatan
5. Jeruk: bahasa Hokkiannya adalah Kiet. Melambangkan kesejahteraan.
6. Delima: melambangkan kelimpahan, karena delima isinya banyak.
7. Manisan: manisan selain manis (sesuai namanya) juga lengket. Ini melambangkan agar kehidupan orang yang bersembahyang senantiasa manis dan langgeng. Selain itu, kita bertutur kata juga harus manis. Manis di sini bukan menjilat, namun jangan berkata kasar apalagi mencela. Jangan mengatakan sesuatu yang melukai perkataan orang lain. 
8. Wajik: Wajik sifatnya lengket dan tidak mudah dicerai beraikan. Ini melambangkan bahwa kita semua harus bersatu padu. Jangan saling membeda-bedakan. Dengan semangat kerja sama dan gotong royong maka negara akan maju.
9. Kue Ku: bentuknya menyerupai buah tho yang biasa dimakan para dewa. Oleh karenanya dipandang sebagai lambang panjang usia.
10. Tebu: Tebu tumbuhnya meninggi. Ini melambangkan agar semangat dan kebajikan kita semakin tinggi. Jangan sampai semangat kita semakin merosot. 
11. Ronde: bentuk bulat melambangkan kesempurnaan, karena ke mana pun kita pergi pasti akan kembali ke awal. Dengan demikian boleh juga ditafsirkan ke mana pun kita menapaki kehidupan, jangan lupa dengan Yang Awal atau dalam bahasa Jawa disebutSangkan Paraning Dumadi. Ronde berwarna merah lambang keberuntungan, sedangkan yang putih lambang kesucian hati.
12. Misoa: misoa mempunyai bentuk yang panjang. Artinya adalah panjang umur. Selain itu, dalam mengambil misoa kita perlu berhati-hati, karena sifatnya yang licin. Jadi dalam bertindak kita perlu berhati-hati.
13. Uang kertas: melambangkan kemakmuran dan juga ajaran bahwa kita harus rajin beramal.
14. Pustaka Suci: manusia hidup di dunia juga memerlukan bimbingan spiritual. Tentu saja pustaka suci di sini juga berarti buku-buku yang mengajarkan kebajikan dan cinta kasih pada sesama manusia.

Demikian sesaji yang diperlukan dalam sembahyang. 

Setelah bersembahyang seseorang berlutut tiga kali dan menyembah sembilan kali.

Semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain silakan kunjungi:




Kamis, 19 Juni 2014

BUKU TENTANG TATANAN BARISAN PRAJURIT DI KRATON SURAKARTA HADININGRAT

BUKU TENTANG TATANAN BARISAN PRAJURIT DI KRATON SURAKARTA HADININGRAT

Ivan Taniputera
20 Juni 2014





Judul: Wewaton Barisan Prajurit Darat
Penulis: Sampeyan Dalem Ingkang Wicaksana Ingkang Sinuwun Kanjeng Susuhunan Pakubuwana ingkang kaping X ing Surakarta (Pakubuwana X)
Penerbit: Boedi Oetomo, Soerakarta, 1924
Jumlah halaman: 134
Bahasa: Jawa dengan aksara Jawa

Buku ini menjelaskan mengenai seluk beluk barisan prajurit di Kraton Surakarta Hadiningrat. Berikut ini adalah daftar isinya.




Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:



Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Senin, 12 Mei 2014

BUKU TENTANG TATA CARA PERNIKAHAN DI KRATON SURAKARTA

BUKU TENTANG TATA CARA PERNIKAHAN DI KRATON SURAKARTA

Ivan Taniputera
12 Mei 2014




Pada sampul buku ini terdapat lambang kraton Surakarta diserta tulisan aksara Jawa berbunyi sebagai berikut:

"Pranatan lampah-lampah kepareng dalem mikramaken rayi dalem bandhara raden ayu Cakradiningrat katarimakaken raden mas tumenggung arya Arung Binang. Saha raden ajeng Kustinah. Putranipun Gusti Pangeran Arya Mangkukusuma, ing Ngayogyakarta.  Ingkang kapundhut putra Gusti Kangjeng Ratu Hemas kadhaubaken kaliyan raden mas ngabehi Praja Pradipta. Ijaban nikahipun wonten ing Kraton. Panggihipun wonten ing dalem pangabeyan benjing ing dinten Salasa pon tanggal kaping 15, wulan Jumadil Akhir, tahun 1870. Utawi tanggal sapisan Agustus 1939.

Jumlah halaman: 24
Bahasa: Jawa dengan aksara Jawa

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:



Berminat foto kopi segera hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Jumat, 27 Desember 2013

ORANG MENINGGAL HARI SABTU

ORANG MENINGGAL HARI SABTU

Ivan Taniputera
28 Desember 2013



Saya mendengar hal ini dari cerita orang-orang tua dahulu, bahwa orang yang meninggal hari Sabtu bisa turut menyeret salah seorang anggota keluarganya. Berdasarkan cerita mereka bahwa hal ini memang terjadi, sambil menyebutkan kakek si A yang meninggal di hari Sabtu dan setelah itu ada kematian beruntun di keluarganya. Memang kepercayaan ini terdengar cukup menyeramkan.

Kendati demikian, ternyata hal ini ada kias atau penangkalnya, yakni kacang hijau yang digoreng. Tentu saja karena telah digoreng, maka kacang hijau itu tidak dapat tumbuh lagi. Selanjutnya kacang hijau itu dimasukkan ke dalam peti jenazah seraya mengatakan, "Kembalilah lagi jika kacang hijau ini telah tumbuh." Karena biji-biji kacang hijau itu tidak mungkin tumbuh, maka arwah almarhum juga tidak akan kembali lagi guna menjemput anggota keluarganya.

Demikianlah kepercayaan yang beredar di sebagian masyarakat beserta penangkalnya. 

Artikel-artikel menarik lainnya silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

Minggu, 17 Februari 2013

RITUAL MENGUNJUNGI DELAPAN KELENTENG SETELAH TAHUN BARU IMLEK (Tradition of Visiting Eight Temples After Chinese New Year)


RITUAL MENGUNJUNGI DELAPAN KELENTENG SETELAH TAHUN BARU IMLEK
.
Ritual of Visiting Eight Temples After Chinese New Year

Ivan Taniputera
17 Februari 2013


Ada orang yang menyarankan agar mengunjungi delapan kelenteng setelah Tahun Baru Imlek. Adapun kunjungan itu sedapat mungkin dilakukan dalam sehari dan ritual ini boleh dilakukan hingga tanggal 15 bulan pertama Imlek (Capgomeh). Pada hari ini saya menjalankan saran tersebut dan melakukan kunjungan ke delapan kelenteng/ vihara sebagai berikut: 
.
1.VIHARA MAHA WELAS ASIH

Vihara ini berada di kompleks Perumahan Tanah Mas atau tepatnya berada di Jalan Taman Hasanudin.

Berikut ini adalah ruang kebaktian Vihara Maha Welas Asih:

.

 
.


Di vihara juga terdapat pratima yang mewakili keenam puluh dewa penguasa tahun berlaku (太歲 Taisui).
.
.


2.KELENTENG HAO SHENG GONG (昊聖宮)
.

Tidak jauh dari Vihara Maha Welas Asih terletak Kelenteng Hao Sheng Gong, yang bercorak Daoisme.

Tampak luarnya adalah sebagai berikut:
.

 
.


Dewata utama di kelenteng ini adalah 無極洪鈞聖祖 (Wújí hóngjūn shèngzǔ).
.
.


Penulis juga baru pertama kali mendengar nama dewa ini. Menurut keterangan penjaga kelenteng, Beliau adalah guru Laozi atau Taishang Laojun.

Berikut ini adalah pratima dewata-dewata Daois yang dipuja dalam kelenteng.
.
.


Selain itu, terdapat pula makhluk-makhluk suci yang berasal dari Buddhisme.
.

 
.



Kini penulis akan menampilkan interior bagian dalam kelenteng:
.

 
.



3.KELENTENG TAI SHANG GONG (太上宮)

Kunjungan dilanjutkan ke Kelenteng Tai Shang Guan yang juga bercorak Daoisme. Makhluk suci utamanya adalah Taishang Laojun yang merupakan gelar bagi Laozi.
.

 
.



Berikut ini adalah pratima Taishang Laojun:
.
.
Penulis juga mendapati pratima Tju Soe Nyo Nyo, yang juga baru pertama kali ini melihatnya.
.
.


Berikut ini adalah gambar pratima yang terdapat di bagian bawah altar Taishang Laojun.
.

 
.


Terdapat pula gambar Lima Jenderal pada salah satu altar di kelenteng ini.
.

 
.


Inilah adalah gambar-gambar dewa pintu di Kelenteng Tai Shang Gong.
.

 
.

 
.


4.KELENTENG JING DE MIAO (敬德廟)

Kelenteng ini terletak di Jalan Lingkar Tanjung Mas, yang juga masih masuk kompleks Perumahan Tanah Mas.
.

 
.



Dewata utama yang dipuja di kelenteng ini adalah Oet Ti Kiong, yang merupakan salah satu tokoh terkemuka dalam Hikayat Sie Djin Koei.
.

 
.



Di bagian belakang kelenteng terdapat pula pratima keenam puluh dewa Taisui.
.

 
.


Kita dapat menyaksikan pula pratima Ayah dan Bunda Bumi.
.

 
.

Berikut ini adalah sekelumit kegiatan mempersiapkan persembahyangan yang sedianya akan diselenggarakan pada hari ini juga di Kelenteng Jing De Miao.
.
.
5.KELENTENG GUAN SHENG MIAO (關聖廟)

Terletak di Jalan Kali Mas, yang masih juga masuk kompleks Perumahan Tanah Mas. Dewata utamanya adalah Kwan Kong (Guan Sheng Dijun).
.

 
.

Kita tdapat menyaksikan relief sumpah pengangkatan saudara antara Liu Bei, Guan Yu, dan Zhang Fei yang terkenal dari Kisah Sam Kok.
.
Berikut ini adalah ruang utama Kelenteng Guang Sheng Miao.
.

 
.



6.KELENTENG GRAJEN

Terletak di kawasan Grajen, Jl. MT. Haryono, Semarang. Dewata utamanya adalah Xuan Tian Shangdi.

Pada hari ini kelenteng sangat ramai dikunjungi umat.
.
.



Berikut ini adalah pratima-pratima dewa pintu di Kelenteng Grajen.
.

 .
 




7.KELENTENG BUGANGAN

Terletak di Jl. Bugagan, Dr. Cipto, Semarang. Berikut ini adalah tampak depan kelenteng.

.

 
.


Meja sembahyangan yang telah dipersiapkan di Kelenteng Bugangan.
.

 
Perhatikan adanya tebu yang merupakan khas tradisi Hokkian.

8.VIHARA BUDDHAGAYA-WATUGONG-SEMARANG

Kunjungan ke Vihara Buddhagaya, Watugong, menutup rangkaian kunjungan hari ini. Tampak pagoda yang terkenal selaku ciri khas Vihara Buddhagaya.
.

 
.


Kita dapat menyaksikan pula persiapan sembahyangan di vihara ini.
.

 
.



Salah satu pratima Bodhisattva Avalokitesvara (Guanyin) di Vihara Buddhagaya, Watugong, Semarang.
.

 
.



Demikian semoga bermanfaat dan terima kasih telah mengikuti artikel ini sampai selesai.