Kamis, 29 Maret 2012

Kekerabatan Antara Luwu', Gowa, dan Toraja

Kekerabatan Antara Penguasa Luwu', Gowa, dan Toraja

Ivan Taniputera
29 Maret 2012


Saya mau sharing lagi tentang asal muasal penguasa di Toraja. Ini memperlihatkan kaitan antara Toraja dan Luwu:

Puang Laki Padada dikenal sebagai cucu Timboro Langi', salah seorang tomanurung paling terkenal dari Tana Toraja. Ayah Beliau, Puang Sanda Boro, menikahi seorang wanita yang dijumpai dalam bambu, yakni yang dikenal sebagai To Bu'tu ri Pattung atau Orang Yang Muncul dari Dalam Bambu. Pernikahan ini dikaruniai dua orang anak, seorang putera dan seorang puteri. Yang putera adalah Laki Padada, yang merasa sedih karena kematian saudarinya. Beliau lalu bertekad mencari cara menemukan keabadian. Pengembaraan Beliau membawanya hingga ke Gowa, dan akhirnya Beliau berhasil menikahi puteri penguasa Gowa. Pernikahan ini membuahkan tiga orang anak, yakni:

1.Pattala Merang yang menjadi penguasa Gowa.
2.Patala Bunga yang menjadi penguasa Luwu.
3.Patala Bantan, yang kembali ke Toraja dan menikah dengan Petimba Bulan (Gayung Emas).

Petimba Bulan sendiri merupakan puteri atau cucu Manaek, yakni pendiri tongkonan Nonogan di kawasan Sanggalangi'. Pattala Bantan kemudian pergi ke Sanggalla' dan menjadi penguasa atas kawasan yang dikenal sebagai Tallu Lembangna.

(Sumber: "Kekuasaan Raja, Syeikh, dan Ambtennar," halaman 175.

Yang menjadi pertanyaan saya, Pattala Merang dan Patala Bunga tidak pernah disebutkan dalam daftar raja-raja Gowa maupun Luwu. Meskipun demikian, hikayat di atas nampaknya hendak menjelaskan kekerabatan antara Gowa, Luwu, dan Toraja.