Senin, 31 Agustus 2015

MAKNA AKSARA CHINA PADA KARTU CEKI

MAKNA AKSARA CHINA PADA KARTU CEKI

Ivan Taniputera
31 Agustus 2015

Salah seorang sahabat menanyakan pada saya mengenai makna aksara Mandarin pada kartu ceki. Saya berjanji menulis artikel mengenai hal itu, tetapi karena ada banyak kesibukan, maka saya baru sempat membuat artikel tersebut pada hari ini.

Saya akan mengumpulkan terlebih dahulu kartu ceki yang ada aksara Mandarinnya. Ternyata ada sembilan kartu yang tercantum aksara Mandarinnya.



Aksara yang berada di sebelah kiri itu nampaknya merupakan aksara 万. Bunyinya adalah Wàn, yang artinya "puluh ribu." Sedangkan aksara di sebelah kanan, masing-masing menyatakan angka dari 1 hingga 9. Jadi aksara-aksara pada kartu paling kiri nampaknya berarti sepuluh ribu. Lalu kartu kedua dari kiri berarti "dua puluh ribu" dan seterusnya.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Bazi, Fengshui, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:



Minggu, 30 Agustus 2015

BUKU OBAT TIONGHOA YANG SUDAH BERUSIA LEBIH DARI 100 TAHUN

BUKU OBAT TIONGHOA YANG SUDAH BERUSIA LEBIH DARI 100 TAHUN

.
Ivan Taniputera
31 Agustus 2015
.


Judul: Ilmoe Obat-Obattan: Bergoena Pada Sekalian Orang Lelaki dan Prampoean Jang Dapet Roepa-roepa Penjakit
Terpetik dari Boekoe Tjina: Tat Seng Pian
Penulis:-
Penerbit: Yap Goan Ho, Batavia, 1890,
Jumlah halaman: 194

Buku ini memuat resep obat-obat China bagi berbagai keperluan. Resep obat ditulis dalam aksara Tionghoa. Berikut ini adalah daftar isinya.













Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:






Berminat kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

SEDIKIT BELAJAR DARI KITAB MENGZI

SEDIKIT BELAJAR DARI KITAB MENGZI

Ivan Taniputera
30 Agustus 2015




Pada kesempatan kali ini saya akan belajar dari Kitab Mengzi (Hokkian: Bing Cu). Kitab Mengzi merupakan bagian Kitab Su Si, yakni selaku pedoman hidup bagi para penganut Agama Khong Hu Cu (Kong Fuzi).  Meski bukan merupakan penganut Agama Khong Hu Cu, saya tetap dapat menyarikan berbagai pelajaran berharga darinya. Belajar itu hendaknya terbebas dari berbagai sekat. Kita bisa menarik pelajaran berharga dari mana pun juga.

Saat menikmati keindahan bunga di taman, kita tidak perlu menanyakan milik siapakah taman itu. Hanya nikmati saja keindahan bunga di taman tersebut. Tidak lebih tidak kurang.

Terjemahan Kitab Mengzi yang dipergunakan bagi artikel ini adalah Kitab Bing Tjoe "yang disalin dan diterangken oleh G.T. Tan-Soerabaia, 1936.

Kita akan mengawali pelajaran kita dari jawaban Mengzi terhadap pertanyaan Raja Liang Hwie Ong. Ketika itu, raja bertanya mengenai nasihat yang menguntungkan bagi negerinya. Kendati demikian, Mengzi menjawab:

"Baginda boeat apatah moesti oetjapken itoe perkataan "mengoentoengken". Boeat mengatoer negri tjoema Prikeboedian dan Ka'adilan sadja jang haroes di oetamaken.

Apa yang disampaikan oleh Mengzi itu adalah sungguh tepat adanya. Prikeboedian (Ren) dan Ka'adilan (Yi) adalah sesuatu yang diperlukan dalam mengatur negeri. Artinya para penyelenggara pemerintahan negara harus berbudi dan adil. Berbudi artinya tidak tergiur mengambil keuntungan atau segala sesuatu yang bukan haknya. Adil artinya tidak berat sebelah, yakni menjalankan hukum yang "tidak tumpul ke atas dan tajam ke bawah." Jadi tidak ada perbedaan berdasarkan kaya dan miskin. Semua orang sama di hadapan hukum.

Mengzi menambahkan kalau "keuntungan" yang diutamakan, maka kekacauan bisa terjadi. Apabila seseorang hanya berpikir berdasarkan sudut pandang untung serta rugi, maka ia baru puas jika sudah merampas semuanya. Raja negeri besar bisa dibunuh oleh raja negeri kecil dan raja negeri kecil dapat dibunuh pejabat kepala sebuah kota (mungkin sama dengan walikota di zaman sekarang). Nasihat ini sangat tepat. Memerintah negara itu berbeda dengan berdagang. Kita tidak bisa memerintah negara namun dengan pemikiran seorang pedagang. Jikalau menjadi pedagang maka pemikiran untung-rugi adalah wajar, tetapi tidak tepat jika diterapkan dalam memimpin negara. Sebagaimana yang telah diutarakan oleh Mengzi: ".....tetapi kaloe orang oetamaken kaoentoengan dan tida perdoeliken kaadilan tentoe orang tida merasa poeas kaloe belon bisa rampas semoewanja."

Negara bisa mengalami kekacauan, karena masing-masing elemen pemerintahan akan saling membunuh atau menjegal.  Negara bisa mengalami kudeta terus menerus, pemerintahan hancur. Itulah yang dinamakan keserakahan. Korupsi bisa merajalela karena tiap pemimpin berupaya mengejar keuntungan dan menggelembungkan kekayaannya masing-masing.

Mengzi menjelaskan lebih lanjut:

"Itoe orang jang tida bisa mengangkat salembar boeloe adalah lantaran tida maoe goenaken tenaganja, dan itoe orang jang tida bisa meliat sagrobak kajoe adalah lantaran ia tida maoe goenaken penerangan matanja, begitoepoen baginda jang tidak bisa melindoengin rajat adalah lantaran baginda tida menggoenaken hati-boedinja."

Mengzi menegaskan bahwa seorang pemimpin perlu menggunakan hati budinya. Jadi tidak hanya mengandalkan rasionalitas saja. Rasionalitas harus dipadukan pula dengan budi yang baik.

"Gan Yan, moeriednja nabi Khong Tjoe, poen perna bilang: "Keizer-nabi Soen toch djoega manoesia sama sebagi akoe. Kaloe sadja akoe bisa djaga baek watekkoe jang asal dari kelahiran, akoe djoega bisa djadi soetji sebagi itoe keizer Soen."

Selanjutnya ditegaskan pula bahwa seorang kaisar atau pun rakyat jelata adalah sama saja. Jikalau masing-masing bisa mengembangkan pribadi yang baik, maka keduanya juga dapat menjadi orang suci. Baik raja maupun rakyat jelata adalah sama-sama manusia yang mempunyai kemampuan tiada berbeda pula. Oleh karena itu, setiap orang perlu menjaga watak baiknya.

Sementara sampai di sini dahulu pelajaran kita. Marilah kita kini bersama-sama merenungkan apa yang baru saja kita pelajari dan menarik manfaat darinya.

RASISME DI JERMAN SUATU PERBANDINGAN

RASISME DI JERMAN: SUATU PERBANDINGAN

Ivan Taniputera
29 Agustus 2015


Belakangan ini kasus rasisme mendera negara kita. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya berniat melakukan studi banding mengenai bagaimana rasisme di Jerman. Sebenarnya ini hanya penyusunan ulang data-data yang diambil dari wikipedia saja. Oleh karena itu, para pembaca yang ingin mengetahui lebih banyak dapat melakukan pemeriksaan ulang dari buku atau literatur yang kompeten. Saya mempunyai berbagai buku tentang hal tersebut, hanya saja belum ada waktu memeriksanya. Sementara ini, sumber saya batasi dari internet saja, khususnya wikipedia. Saya mengupayakan sumber-sumber diambil dari artikel berbahasa Inggris, walaupun terkadang sumber berbahasa Jerman lebih lengkap. Mengenai film-film atau video dari youtube saya terpaksa mengambil yang berbahasa Jerman, karena menurut penilaian saya hanya itu sumber terbaik mengenai topik ini.

Begitu mendengar kata Jerman, maka yang terlintas di pikiran kita adalah sebuah negara maju yang terkenal akan teknologi permesinannya. Negara ini terkenal akan industri otomotifnya. Semua orang pasti akan langsung teringat pada Jerman, begitu melihat mobil dengan lambang lingkaran dengan bintang bersudut tiga di dalamnya. Jerman juga terkenal akan pendidikannya. Banyak orang Indonesia yang melanjutkan studi di sana. Meskipun demikian, Jerman sendiri tetap mempunyai penyakit akut yang telah berjangkit semenjak lama, yakni rasisme. Pada awalnya rasisme itu ditujukan pada orang-orang Yahudi yang menetap di Jerman. Hal ini dapatlah dipahami mengingat bahwa satu-satunya elemen yang dianggap asing waktu itu adalah orang Yahudi. Salah satu alasan yang dipakai untuk membenci kaum Yahudi adalah keagamaan, yakni mereka dianggap telah menyalibkan mesias menurut agama Kristen. Kebencian yang khusus ditujukan pada orang Yahudi itu disebut antisemitisme. Mungkin pada awalnya, sikap kebencian itu tidak bersikap rasial, karena konsep ras belum begitu berkembang pada masa itu.  Mereka mungkin tidak disukai karena dipandang sebagai "elemen" asing di tengah-tengah masyarakat Eropa, disamping penganut suatu keyakinan yang berbeda.

Sebagai tambahan, konsep tentang ras saat itu belum berkembang dan masih terpengaruh pandangan tradisional. Konsep mengenai ras yang dianut oleh orang Eropa baru berkembang setelah Abad Penjelajahan dan timbulnya kolonialisme, yakni setelah mereka menjelajahi bumi ini dan berjumpa dengan banyak bangsa (1).

Kebencian terhadap orang Yahudi selama abad pertengahan itu seringkali meledak dalam bentuk penganiayaan (pogrom). Berikut ini adalah pogrom-pogrom yang terkenal dalam sejarah.

  • Penganiayaan terhadap orang Yahudi pada era Perang Salib Pertama (1096-1349). Pembantaian dilakukan pada kaum Yahudi di Trier, Mainz, Worm, dan Koeln.
  • Saat meletusnya wabah sampar yang dikenal sebagai Maut Hitam, orang-orang Yahudi dituduh telah meracuni sumur dan banyak di antara mereka dikejar-kejar serta dibunuh. (2)

Sebagai catatan, sebenarnya penganiayaan terhadap orang Yahudi tidak hanya terjadi di Jerman saja melainkan juga di berbagai bagian Eropa lainnya, seperti Kekaisaran Rusia. Tetapi karena pembahasan kita adalah Jerman, maka cukup disebutkan saja mengenai peristiwa penganiayaan di Jerman.

Penganiayaan terhadap orang Yahudi itu berpuncak pada bangkitnya Nazi. Penganiayaan tersebut menjadi politik resmi Nazi semenjak tahun 1933. Yahudi internasional melakukan pembalasan pada tanggal 1 April 1933 dengan memboikot seluruh barang buatan Jerman. Sebagai balasannya, pemerintah Nazi mengumumkan boikot terhadap seluruh toko, dokter, dan pengacara Yahudi. Kedudukan kaum Yahudi semakin dipinggirkan di tengah masyarakat Jerman. Mereka dilarang menjadi pegawai pemerintah. (3)

Untuk menjaga kemurnian ras Jerman, maka dikeluarkanlah apa yang dinamakan Undang-undang Kemurnian Ras Nuremberg pada tanggal 15 September 1935. Undang-undang ini melarang pernikahan antara orang Yahudi dan Jerman. (4)

Penderitaan kaum Yahudi makin berpuncak dengan didirikannya kam-kam konsentrasi (Inggris: concentration camp, Jerman: Konzentrationslager). Mereka diharuskan melakukan kerja paksa dengan kondisi yang sangat mengenaskan, menjadi sasaran percobaan medis kejam oleh orang-orang seperti Mengele, dibunuh dalam kamar gas dan lain sebagainya (5).

Kita tidak akan membahas lebih jauh hal ini. Rezim Nazi dikalahkan pada tahun 1945 dan Jerman mengalami kehancuran total. Sejarah ini sudah banyak kita ketahui bersama, sehingga tidak perlu dibahas terlalu jauh. Sebagai tambahan, tidak seluruh orang Jerman menyetujui politik rasisme Nazi ini. Banyak orang Jerman yang menentang rezim Nazi dan menyelamatkan orang Yahudi. Mereka adalah pahlawan-pahlawan kemanusiaan yang berani berkata tidak pada kejahatan. Mereka antara lain adalah Oscar Schindler, Gustav Schröder, Wilm Hosenfeld, Heinz Drossel, dan lain sebagainya. Dengan demikian, kita tidak bisa melakukan generalisasi bahwa semua orang Jerman adalah antisemitik.

Setelah Jerman dibangun kembali dari kehancuran pascaPerang Dunia II, rasisme belum menghilang, meskipun undang-undang Jerman melarangnya dengan tegas. Saya akan kemukakan terlebih dahulu pengalaman mahasiswa Indonesia, dimana mereka mengalami serangan oleh kaum Neonazi. Perihal tersebut dapat dibaca di:


Jadi pada masa Jerman modern, rasisme kini ditujukan pada seluruh orang asing (Ausländer), tidak peduli apakah mereka Yahudi atau bukan. Mungkin karena kini elemen-elemen asing itu bukan hanya orang Yahudi saja, maka kebencian ditujukan pada seluruh orang asing atau elemen yang mereka anggap asing.

Jerman pascaPerang Dunia II, dapat menjadi negara yang makmur dan mengundang kaum pendatang atau imigran dari luar, termasuk Indonesia. Sebagian orang Jerman terutama dari partai kanan yang menerapkan nasionalisme sempit memandang mereka sebagai ancaman bagi lapangan pekerjaan mereka. Sebagai informasi, pada era tahun 1970-an untuk meningkatkan industri mereka, orang Jerman banyak mendatangkan orang-orang Turki sebagai pekerja. Dengan demikian, jumlah orang Turki di Jerman menjadi makin signifikan. Hal ini menimbulkan gesekan dengan kaum Neonazi.

Pada tanggal 29 Mei 1993, terjadi pembakaran terhadap rumah orang Turki di Sollingen. Lima orang menjadi korban. Pemerintah Jerman melakukan penanganan serius terhadap hal ini. Para korban yang masih hidup mendapatkan santunan 270.000 DM. Presiden Jerman waktu itu  Richard von Weizsäcker menghadiri  dan berpidato dalam acara peringatan pembakaran di Sollingen tersebut. Para pelaku dijatuhi hukuman 10-15 tahun (6).

Secara umum rasisme tidak pernah hilang dari Jerman. Berikut ini adalah film menarik mengenai seorang peneliti berkebangsaan Jerman bernama Günter Wallraff yang menyamar menjadi orang kulit hitam. Ia mendapatkan penolakan dan diskriminasi saat hendak menyewa apartemen atau bergabung dengan klub pencinta anjing. Mereka tidak menyadari bahwa orang kulit hitam di hadapan mereka sebenarnya adalah orang kulit putih. Meski Anda tidak bisa berbahasa Jerman, tetapi tetap menarik menyaksikan film ini. Saksikan saja gambarnya. Pada menit-menit pertama, Anda akan melihat bahwa Günter Wallraff dirias menjadi orang kulit hitam, yang sangat jauh berbeda dengan wajah aslinya. Jadi saksikan saja film ini ini:


Meski PD II telah berlalu lebih dari 70 tahun, kebencian terhadap orang Yahudi masih saja berlangsung, sebagaimana yang dapat kita saksikan di https://www.youtube.com/watch?v=cnKXVUaQLSA. Film ini dibuka dengan pemuda-pemuda Jerman yang meneriakkan "Judenschweine" atau "Babi Yahudi." Udo Pastörs, politikus dari partai NPD (partai ekstrim kanan di Jerman) sering mengemukakan sebutan-sebutan anti Yahudi, walaupun dalam wawancara ia menyangkal sebagai antisemistik. Ia menyebut Republik Federal Jerman (Bundesrepublik) sebagai "Judenrepublik" (Republik Yahudi) dan orang-orang Turki sebagai "Samenkanonen" (meriam sperma) (7). Atas ucapannya itu, Udo Pastors harus menghadapi sidang di pengadilan dan diharuskan membayar denda.

Di Jerman, simbol-simbol Nazi lama, seperti swastika dan lain sebagainya adalah terlarang. Kendati demikian, kuburan-kuburan Yahudi  dan sinagoga masih menjadi sasaran vandalisme oleh Neonazi, yakni dengan coretan gambar swastika.

Diskriminasi di Jerman juga berlangsung dalam hal lamaran pekerjaan. Pelamar yang mempunyai prestasi dan nilai ijazah sama, tetapi mempunyai nama asing, lebih jarang dipanggil untuk wawancara. Gagasan pendirian mesjid di Jerman juga banyak mendapatkan tentangan dari kaum ekstrim kanan.

Terlepas dari masih adanya rasisme di Jerman, pemerintah di sana nampak lebih serius dalam menegakkan hukum. Mereka memandang bahwa rasisme dan kebencian terhadap orang asing sebagai noda yang memalukan. Suatu noda yang seharusnya tidak ada lagi dalam masyarakat modern yang beradab.

SUMBER:

(5) Informasi lebih jauh tentang kam konsentrasi, lihat di http://www.ushmm.org/wlc/en/article.php?ModuleId=10005144

Senin, 24 Agustus 2015

RENUNGAN HARI PROKLAMASI KEMERDEKAAN: KEDAULATAN BAHASA

RENUNGAN HARI PROKLAMASI KEMERDEKAAN: KEDAULATAN BAHASA


Ivan Taniputera
16 Agustus 2015





Besok pagi negara kita akan memasuki usianya yang ke-70. Telah banyak bahaya, tantangan, dan hambatan yang dialami negara kita dalam kurun waktu tersebut. Namun semuanya dapat diatasi dengan baik, sehingga negara kita tetap bertahan hingga saat ini. Meskipun kemerdekaan sebagai negara berdaulat telah diakui baik secara de yure maupun de facto oleh negara lain, tetapi kita masih belum terbebas dari masalah korupsi, kemiskinan, dan masalah kemasyarakatan lainnya. Bahkan fanatisme keagamaan dan kesukuan masih merupakan ancaman nyata bagi negara kita. Kendati demikian, pada renungan kali ini, saya ingin lebih banyak menitik-beratkan pada hal yang jarang dibicarakan, yakni bahasa.

Berdasarkan pasal 36 UUD 45, maka bahasa resmi negara kita adalah bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia ini merupakan salah satu aspek yang menjadi penanda bagi kedaulatan bangsa dan negara. Sebelumnya, saya ingin menceritakan pengalaman saya selama menuntut ilmu di Jerman. Jikalau kita ingin belajar dan bekerja di Jerman, maka kita harus menguasai bahasa Jerman. Tentu saja penguasaan bahasa Jerman itu harus dibuktikan melalui sebuah ijazah.

Kini kita kembali pada topik renungan kita. Pertanyaannya adalah sudahkah kita berdaulat secara bahasa? Saya sering meyaksikan para pekerja asing atau ekspatriat di negara kita yang tidak menguasai bahasa Indonesia. Mungkin juga mereka menguasai bahasa Indonesia, tetapi penguasannya hanya pas-pasan. Ini adalah sesuatu yang memprihatinkan. Apabila mereka bekerja atau berdomisili di Indonesia dalam waktu lama (misalnya lebih dari tiga bulan), maka seyogianya mereka belajar bahasa Indonesia hingga sanggup berkomunikasi dengan baik menggunakan bahasa tersebut, baik lisan maupun tulisan.

Dalam mengeluarkan izin kerja bagi para pekerja atau ekspatriat asing, maka dapat ditambahkan satu kriteria lagi, yakni bukti penguasaan bahasa Indonesia. Tentu saja, pemerintah perlu segera menyusun standar penguasaan bahasa Indonesia bagi orang asing. Selanjutnya lembaga-lembaga pengajaran bahasa Indonesia (seperti Goethe Institute bagi bahasa Jerman) perlu didirikan sesuai kebutuhan. Komunikasi dengan para pekerja asing harus menggunakan bahasa Indonesia. Mereka bekerja di Indonesia, maka sudah sepantasnya mereka belajar bahasa Indonesia. Adalah tidak masuk akal, jika kita berkomunikasi dengan mereka menggunakan bahasa selain bahasa Indonesia. Ini seharusnya adalah sesuatu yang wajar di semua negara. Jika saya bekerja di Jerman, maka saya tidak bisa memaksa orang Jerman berbicara dengan saya menggunakan bahasa Indonesia. Kalau saya bekerja di Jerman, maka saya harus menggunakan bahasa Jerman. Adanya keharusan bagi pekerja asing menguasai bahasa Indonesia adalah wujud penegakan kedaulatan bahasa di negara kita. Jikalau mereka tidak bersedia belajar bahasa Indonesia, maka itu adalah wujud arogansi atau kesombongan mereka.

Namun pada sisi lain, bukan berarti kita anti dengan bahasa asing. Saya sendiri menguasai beberapa bahasa. Penguasaan bahasa asing sangat perlu dalam menguasai berbagai bidang pengetahuan serta alih teknologi. Kendati demikian, kita tetap harus menjadikan bahasa Indonesia sebagai tuan di negara kita sendiri. Mari kita tegakkan kedaulatan bahasa di negara kita yang telah berusia 70 tahun ini.

Merdeka!!!

TELAAH ASTROLOGI: MENGATASI KRISIS MONETER DEWASA INI

TELAAH ASTROLOGI: MENGATASI KRISIS MONETER DEWASA INI

Ivan Taniputera
24 Agustus 2015


Mata uang di negara kita terus melemah, sehingga nampaknya krisis moneter sudah mengintip di ambang pintu. Kendati demikian, barangkali tiada gunanya bagi kita menyalahkan siapa pun. Pada kesempatan kali, saya mencoba menelaah bagaimana mengatasi krisis moneter dengan bantuan astrologi. Saya akan menggunakan metoda horary astrology dan mendapatkan diagram sebagai berikut:




Pertama-tama kita akan mengamati hal-hal buruk terlebih dahulu. Nampak bahwa Matahari dan Yupiter di rumah kelima mendapatkan Square dari Saturnus di rumah kedelapan. Kita dapat menafsirkan bahwa saat ini para pemimpin negara sedang mengalami kesulitan besar. Tingkat kepuasan rakyat mengalami penurunan. Institusi keuangan sedang mengalami tekanan atau hambatan yang dashyat. Masyarakat dilanda kegelisahan.

Yupiter juga mengalami pengaruh buruk, sehingga barangkali fanatisme sempit di tengah masyarakat akan meningkat. Kebencian berlandaskan SARA (Suku Agama Ras Antar-golongan) bisa menghangat.

Kini kita akan beralih pada hal-hal baik, yang barangkali memberi petunjuk pada kita bagaimana cara menghindarkan atau menjaga diri dari krisis ini. Bahkan kemungkinan kita dapat menjadikan krisis ini sebagai peluang yang menguntungkan.

Nampak bahwa terdapat Grand Trine yang melambangkan penolong. Oleh karenanya, masih terdapat peluang keluar atau menghindarkan diri dari krisis moneter, asalkan para pemimpin benar-benar bersungguh hati dan seia sekata dalam bekerja. Lebih jauh lagi, pemerintah dan rakyat juga harus seia sekata serta bahu membahu dalam mengatasi hal ini. Astrologi hanya menunjukkan jalan saja. Namun yang melaksanakannya adalah tetap umat manusia itu sendiri.

Jika kita perhatikan lebih lanjut, maka Grand Trime itu melibatkan Bulan-Venus-Uranus. Kita akan menelaah satu persatu.

Bulan berada di Sagitarius melambangkan bahwa kita hendaknya meningkatkan ekspor. Melemahnya mata uang kita justru dapat dijadikan peluang berharga dalam bidang ekspor, karena harga barang kita akan menjadi lebih ekonomis . Pemerintah harus tanggap dalam hal ini, dan melakukan upaya semaksimal mungkin dalam menggenjot ekspor. Sebagai contoh, adalah menarik  serta membantu para usahawan dan pengrajin lokal agar siap mengekspor hasil produksinya ke luar negeri. Pemerintah tidak dapat duduk diam saja dan harus menjemput bola. Potensi masing-masing daerah harus dikerahkan semaksimal mungkin. Apabila kita dapat memanfaatkan peluang ini, maka manfaatnya bagi negara tidak kecil. Kuncinya hanya keseriusan. Pemerintah harus dapat menjadi saluran bagi ekspor. Segenap kegiatan yang terkait atau mendukung ekspor harus didorong serta difasilitasi dengan kekuatan penuh.

Kemudian kita beralih pada Venus yang sedang berada di Leo. Venus adalah planet tradisional yang melambangkan keuangan. Kita boleh menafsirkannya dengan berbagai cara. Pertama-tama pemerintah harus mempunyai kebijakan yang baik terkait keuangan negara. Hanya dengan kebijakan yang baik itulah kita dapat meloloskan diri dari belitan atau ancaman krisis moneter. Penafsiran lainnya, Venus dapat ditafsirkan sebagai planet yang melambangkan seni budaya. Oleh karenanya, ini barangkali mengacu pada sektor pariwisata. Sektor tersebut dapat mendulang devisa yang tidak sedikit. Apalagi dengan melemahnya mata uang kita, maka seharusnya dapat mendorong kedatangan para wisatawan ke negara kita. Masing-masing perwakilan kita di luar negeri (misalnya kedutaan atau konsulat) hendaknya menjadi mesin penggerak bagi hal tersebut. Pemerintah harus berani menargetkan peningkatan jumlah wisatawan hingga sekian persen. Venus juga mewakili cadangan devisa negara. Oleh karenanya, kita barangkali boleh menafsirkan bahwa cadangan devisa negara harus dikelola dan dimanfaatkan dengan baik.

Uranus berada pada rumah kedua belas yang melambangkan barang tambang. Sementara itu, Uranus sendiri juga mengacu pada teknologi. Dengan demikian, pemerintah perlu meningkatkan kemampuan dalam pertambangan. Potensi tersembunyi negara kita masih banyak yang belum tereksplorasi. Pemerintah harus berani mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang bertujuan membangun dunia pertambangan. Krisis moneter ini hendaknya menggugah kesadaran kita mengenai perlunya teknologi bagi ketahanan nasional.

Demikianlah beberapa petunjuk yang diperoleh melalui telaah astrologi. Apakah  analisa ini akan bermanfaat atau tidak, semua bergantung di tangan kita semua.


Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:

https://www.facebook.com/groups/339499392807581/


Jumat, 21 Agustus 2015

KUNJUNGAN KE JATENG FAIR 2015

KUNJUNGAN KE JATENG FAIR 2015

Ivan Taniputera
21 Agustus 2015

Saya hari ini berkesempatan mengunjungi festival Jateng Fair 2015. Ini merupakan ajang mengenalkan hasil kemajuan pembangunan beserta aspek-aspek lain di Provinsi Jawa Tengah, seperti industri, kebudayaan, pariwisata, dan lain sebagainya. Meskipun demikian, festival ini juga merupakan sarana hiburan dan sekaligus menambah pengetahuan. Dahulu festival tahunan ini biasa kita kenal dengan Pekan Raya Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah.


Foto (1).

Ada pun festival Jateng Fair ini akan diselenggarakan dari tanggal 20 Agustus hingga 6 September 2015. Harga tiket masuknya adalah Rp. 12.000,- per orang. Dengan mengunjungi festival ini kita akan mengetahui bagaimana perkembangan provinsi Jawa Tengah yang kita cintai. Berikut ini adalah selayang pandang berbagai stan pada festival tersebut.


Foto (2).

Kita juga dapat menyaksikan wayang kulit selaku salah satu warisan budaya bangsa pada salah stan instansi di festival tersebut


Wayang kulit.

Yang menarik adalah terdapat festival lampion atau lampu-lampu yang indah. Oleh karena itu, kita hanya dapat menikmati keindahannya saat malam hari. Merupakan sarana yang cocok untuk melepaskan kepenatan setelah sehari bekerja.


Foto (3).



Foto (4).


Foto (5)




Foto (6)




Foto (7).

Terdapat pula lampion 12 shio




SHIO TIKUS



SHIO KERBAU



SHIO MACAN



SHIO KELINCI



SHIO NAGA



SHIO ULAR



SHIO KUDA



SHIO KAMBING



SHIO MONYET



SHIO AYAM



SHIO ANJING



SHIO BABI


Kita dapat pula menyaksikan pagelaran budaya.




Foto (8)

Di situ juga terdapat stan perpustakaan daerah Jawa Tengah. Kita dapat membuat kartu perpustakaan secara gratis.

Di bagian pelatarannya terdapat pula arena permainan anak-anak, seperti bianglala dan lain sebagainya.

Demikian sekilas kunjungan ke Jateng Fair 2015. Sampai jumpa di arena Jateng Fair 2015.

MENIKMATI WARISAN SEJARAH SEMARANG

MENIKMATI WARISAN SEJARAH SEMARANG

Ivan Taniputera
21 Agustus 2015

Berikuti ini adalah foto-foto bangunan tua yang merupakan warisan sejarah Semarang. Foto-foto dibuat dan dikumpulkan sebagai sarana pelestarian warisan sejarah yang sangat berharga itu.



Bangunan kuno ini dapat dijumpai di Jalan Pemuda, Semarang

Jembatan Berok, Semarang


Bangunan kuno dekat Jembatan Berok, Semarang.


Salah satu tiang lampu di Jembatan Berok, Semarang

Kamis, 20 Agustus 2015

TELAAH ASTROLOGI BAGI PERISTIWA PENGEBOMAN SEBUAH KUIL BARU-BARU INI

TELAAH ASTROLOGI BAGI PERISTIWA PENGEBOMAN SEBUAH KUIL BARU-BARU INI

Ivan Taniputera
20 Agustus 2015


Beberapa hari yang lalu sebuah kuil baru saja menjadi korban pengeboman. Kuil tersebut berada di sebuah negara yang banyak dikunjungi turis. Pada kesempatan kali ini saya berupaya melakukan telaah astrologi bagi peristiwa tersebut. Berikut ini adalah diagram horary astrologynya.




Jika kita perhatikan maka nampak bahwa Pluto (lambang bagi bom) mendapatkan aspek dari tiga planet, yakni Uranus, Chiron, dan Neptunus. Dengan demikian, kita dapat menafsirkan bahwa yang menjadi pelaku utama dalam peristiwa tersebut ada 3 orang. Dua planet (Uranus dan Chiron) berada di rasi bintang Pisces. Rasi bintang tersebut melambangkan air. Jadi, kita boleh pula menafsirkan bahwa mereka kini berada di dekat tempat yang banyak airnya, misalnya sungai, pantai, dan lain sebagainya. Tetapi Pisces juga melambangkan tempat ibadah.

Sementara itu Neptunus berada di Aries. Tempat yang diwakili Aries adalah: tempat yang berbukit-bukit dan berpasir, tempat di mana sedang terjadi pembangunan, tempat yang terpencil. Aries juga mewakili langit-langit sebuah rumah. Juga mewakili tempat-tempat yang panas (pengecoran dan pabrik), atau bahkan markas militer.

Karena dua planet di Pisces, sedangkan satu planet berada di Aries, maka kita dapat menafsirkan bahwa sesudah melakukan aksinya mereka berpisah menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok bersembunyi atau melarikan diri tempatnya masing-masing.

Bagaimana dengan penampilan masing-masing pelaku? Kita akan mencoba menelaahnya dengan menampilkan tampilan yang diwakili masing-masing planet.

Tampilan yang diwakili Uranus adalah kurus, ramping, mata yang tajam, dan lain sebagainya. Sifatnya agak sulit diduga. Uranus juga mewakili insinyur atau ahli teknik, alat listrik, dan lain sebagainya. Penambilan tenang dan lembut, juga nampak cerdas.
Tampilan yang diwakili Neptunus adalah juga kurus, punya tampilan yang misterius, bentuk wajah panjang, dan mempunyai sifat kejam.
Tambilan yang diwakili Chiron adalah lengan yang besar atau ada sesuatu pada lengannya.


Nampak pula bahwa Bulan Square Mars, Bulan berada di rumah kedelapan yang melambangkan kejahatan. Kita dapat menafsirkan bahwa tindakan didasari oleh fanatisme terhadap kepercayaan tertentu. Hal ini diperkuat pula aspek-aspek buruk pada Saturnus yang berada di rumah kesembilan (melambangkan agama, filsafat, dan kepercayaan). Terdapat pula aspek dengan Yupiter. Ini menandakan bahwa pelakunya kemungkinan bukan orang dari negara tersebut, melainkan orang dari luar.

Apakah mereka dapat tertangkap? Jawabannya dapat. Perhatikan bahwa Chiron mendapatkan oposisi dari Merkurius. Kemungkinan pelaku yang diwakili Chiron tersebut akan tertangkap lebih dahulu. Selanjutnya  yang tertangkap adalah pelaku yang diwakili Neptunus. Sedangkan pelaku yang diwakili Uranus mungkin agak lambat tertangkap. Hal ini dikarenakan Uranus mendapatkan aspek yang baik berupa trine. Kemungkinan, ia akan berhasil meloloskan diri terlebih dahulu.

Namun semua ini hanya ramalan saja. Kita hanya mencoba menelaahnya dengan bantuan astrologi.

Terlepas dari semua itu, marilah kita pertama-tama memanjatkan doa bersama agar dunia ini senantiasa damai dan diliputi cinta kasih. Semoga kekejaman seperti ini jangan terjadi lagi. Kedua, marilah kita berdoa agar para korban yang meninggal dapat terlahir di alam bahagia. Keempat, para korban yang menderita luka-luka dapat segera dilimpahi kesembuhan. Kelima para keluarga korban yang ditinggalkan agar diberi ketabahan. Keenam, marilah kita berdoa agar para pelakunya dapat segera tertangkap.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi:

https://www.facebook.com/groups/339499392807581/


Senin, 17 Agustus 2015

MUNGKIN INILAH MAKNA PENGLIHATAN SAYA TANGGAL 19 JULI 2015

MUNGKIN INILAH MAKNA PENGLIHATAN SAYA TANGGAL 19 JULI 2015

Ivan Taniputera
17 Agustus 2015


Pada tanggal 19 Juli 2015, saya memosting gambar ini di wall fb saya.




Linknya adalah: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10206221635054223&set=a.1061698197099.2011409.1665287787&type=1&theater

 .
Asal mula gambar di atas adalah penglihatan saya pada tanggal 19 Juli 2015,  sekitar jam 19.00-20.00-an. Saya waktu  itu sedang terkantuk2 di depan komputer. Tiba-tiba antara sadar dan tidak, saya melihat dinding di depan saya terdapat tetesan darah merah seperti itu.
Waktu itu saya belum tahu apakah ada maknanya atau tidak. Kendati demikian, saya memutuskan untuk menggambarnya.

Ternyata pada hari ini saya mendengar bahwa sebuah kuil di Bangkok telah dibom. Terdapat korban jiwa yang cukup banyak. Mungkinkah penglihatan saya kurang lebih sebulan lalu itu berkenaan dengan peristiwa ini.

Hal menarik lainnya adalah tetesan-tetesan darah pada gambar tersebut membentuk seperti warna bendera merah dan putih. Mungkinkah itu merupakan petunjuk yang mengacu pada tanggal 17 Agustus?

Terlepas dari semua itu, marilah kita memanjatkan doa agar dunia ini senantiasa terbebas dari kekerasan dan kekejaman. Kita memanjatkan doa agar semua korban jiwa dapat terlahir di alam bahagia.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Ziweidoushu, Bazi, metafisika dan lain sebagainya, silakan kunjungi:

https://www.facebook.com/groups/339499392807581/


Kamis, 13 Agustus 2015

USIA BERUNTUNG DAN TIDAK BERUNTUNG BERDASARKAN PRIMBON JAWA

USIA BERUNTUNG DAN TIDAK BERUNTUNG BERDASARKAN PRIMBON JAWA

Ivan Taniputera
9 Agustus 2015


Berikut ini adalah perhitungan usia beruntung dan tidak beruntung berdasarkan Primbon Jawa. Anda tinggal mencari hari Saptawara dan Pancawara kelahiran Anda (misalnya Senin Wage, Rabu Kliwon, dan lain-lain), lalu cocokkan dengan daftar di bawah ini:

SENIN PON
1-13 Banyak rejeki
14-21 Beruntung
22-30 Bintang terang
31-40 Tidak beruntung
41-50 Biasa.

SENIN WAGE
1-13 Tidak beruntung
14-21 Biasa
22-30 Banyak rejeki
31-40 Beruntung
41-50 Bintang terang

SENIN KLIWON
1-13 Beruntung
14-21 Bintang terang
22-30 tidak beruntung
31-40 Biasa
41-50 Banyak rejeki

SENIN LEGI
1-13 Biasa
14-21 Banyak rejeki
22-30 Beruntung
31-40 Bintang terang
41-50 Tidak beruntung

SENIN PAHING
1-13 Bintang terang
14-21Tidak beruntung
22-30 Biasa
31-40 Banyak rejeki
41-50 Beruntung

SELASA PON
1-12 Banyak rejeki
13-18 Beruntung
19-27 Bintang terang
28-36 Tidak beruntung
37-45 Biasa

SELASA WAGE
1-12 Tidak beruntung
13-18 Biasa
19-27 Banyak rejeki
28-36 Beruntung
37-45 Bintang terang

SELASA KLIWON
1-12 Beruntung
13-18 Bintang terang
19-27 Tidak beruntung
28-36 Biasa
37-45 Beruntung

SELASA LEGI
1-12 Biasa
13-18 Banyak rejeki
19-27 Beruntung
28-36 Bintang terang
37-45 Tidak beruntung

SELASA PAHING
1-12 Bintang terang
13-18 Tidak beruntung
19-27 Biasa
28-36 Banyak rejeki
37-46 Beruntung

RABU PON
1-16 Banyak rejeki
17-26 Beruntung
27-39 Bintang terang
40-52 Tidak beruntung
53-65 Biasa

RABU WAGE
1-16 Tidak beruntung
17-26 Biasa
27-39 Banyak rejeki
40-52 Beruntung
53-65 Bintang terang

RABU KLIWON
1-16 Biasa
17-26 Bintang terang
27-39 Tidak beruntung
40-50 Beruntung
51-65 Banyak rejeki

RABU LEGI
1-16 Biasa
17-26 Banyak rejeki
27-39 Beruntung
40-52 Bintang terang
53-65 Tidak beruntung

RABU PAHING
1-16 Biasa
17-26 Bintang terang
27-39 Tidak beruntung
40-50 Banyak rejeki
51-65 Beruntung

KAMIS PON
1-17 Tidak beruntung
18-28 Banyak rejeki
29-42 Beruntung
43-56 Bintang terang
57-70 Biasa

KAMIS WAGE
1-17 Tidak beruntung
18-28 Biasa
29-42 Banyak rejeki
43-56 Beruntung
57-70 Bintang terang

KAMIS KLIWON
1-17 Beruntung
18-28 Bintang terang
29-42 Tidak beruntung
43-56 Biasa
57-70 Banyak rejeki

KAMIS LEGI
1-17 Biasa
18-28 Banyak rejeki
29-42 Beruntung
43-56 Bintang terang
57-70 Tidak beruntung

KAMIS PAHING
1-17 Bintang terang
18-28 Tidak beruntung
29-42 Biasa
43-56 Banyak rejeki
57-70 Beruntung

JUMAT PON
1-17 Biasa
18-24 Banyak rejeki
25-36 Beruntung
37-48 Bintang terang
49-60 Tidak beruntung

JUMAT WAGE
1-16 Tidak beruntung
17-24 Biasa
25-36 Banyak rejeki
37-49 Beruntung
50-70 Bintang terang

JUMAT KLIWON
1-16 Beruntung
17-24 Bintang terang
25-36 Tidak beruntung
37-48 Biasa
49-65 Banyak rejeki

JUMAT LEGI
1-16 Biasa
17-24 Banyak rejeki
25-36 Beruntung
37-48 Bintang terang
49-60 Tidak beruntung

JUMAT PAHING
1-16 Bintang terang
17-24 Tidak beruntung
25-36 Biasa
37-48 Banyak rejeki
49-60 Beruntung

SABTU PON
1-18 Banyak rejeki
19-30 Beruntung
31-45 Bintang terang
46-60 Tidak beruntung
61-75 Biasa

SABTU WAGE
1-18 Bintang Terang
19-30 Biasa
31-45 Banyak rejeki
46-60 Beruntung
61-75 Tidak beruntung

SABTU KLIWON
1-18 Beruntung
19-30 Bintang terang
31-45 Tidak beruntung
46-60 Biasa
61-65 Banyak rejeki

SABTU LEGI
1-18 Tidak beruntung
19-30 Biasa
31-45 Banyak rejeki
46-60 Beruntung
61-75 Bintang terang

SABTU PAHING
1-18 Bintang Terang
19-30 Tidak beruntung
31-45 Biasa
46-60 Banyak rejeki
61-65 Beruntung

MINGGU PON
1-14 Banyak rejeki
15-22 Beruntung
23-33 Bintang terang
34-44 Tidak beruntung
45-55 Biasa

MINGGU WAGE
1-14 Tidak beruntung
15-22 Biasa
23-33 Banyak rejeki
34-44 Beruntung
45-55 Bintang terang

MINGGU KLIWON
1-22 Bintang terang
23-33 Tidak beruntung
34-44 Biasa
45-55 Banyak rejeki
56-65 Beruntung

MINGGU LEGI
1-14 Biasa
15-22 Banyak rejeki
23-33 Beruntung
34-44 Bintang terang
45-55 Tidak beruntung

MINGGU PAHING
1-14 Bintang terang
15-22 Tidak beruntung
23-35 Biasa
36-44 Beruntung
45-55 Banyak rejeki


Kini kita akan mencoba menerapkannya pada berbagai tokoh dunia.

Bung Karno lahir tanggal 6 Juni 1901 atau hari Kamis Pon:

1-17 Tidak beruntung (1902-1918)
18-28 Banyak rejeki (1919-1929)
29-42 Beruntung (1930-1943)
43-56 Bintang terang (1944-1957)
57-70 Biasa (1958-1971)

Masa muda Beliau nampaknya tidak beruntung, sebagaimana dinyatakan dalam buku "Bung Karno Penjambung Lidah Rakjat Indonesia."  Menjadi presiden dalam perioda usia 43-56 (bintang terang). Kendati demikian, mengalami kejatuhan kekuasaan pada perioda usia 57-70 tahun (biasa). Perjalanan nasib kurang lebih cocok dengan ramalan di atas.

Bill Gates lahir 28 Oktober 1955 atau hari Jumat Kliwon:

1-16 Beruntung (1956-1971)
17-24 Bintang terang (1972-1979)
25-36 Tidak beruntung (1980-1991)
37-48 Biasa (1992-2006)
49-65 Banyak rejeki (2007-2020)

Bill Gates menjadi pendiri bersama Microsoft pada tahun 1975 (perioda bintang terang)
Sejak 1987 terdaftar sebagai orang-orang terkaya versi Majalah Forbes (perioda tidak beruntung). Dengan demikian, dalam kasus ini ramalan tidak cocok. Memasuki perioda tidak beruntung, tetapi malah terdaftar sebagai orang-orang terkaya.

Abraham Lincoln, lahir 12 Februari 1809, atau hari Minggu Pahing:

1-14 Bintang terang (1810-1823)
15-22 Tidak beruntung (1824-1831)
23-35 Biasa (1832-1844)
36-44 Beruntung (1845-1853)
45-55 Banyak rejeki (1854-1864)

Setelah berulang kali mengalami kegagalan, Lincoln memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 1860, yakni memasuki perioda banyak rejeki. Kendati demikian, ia ditembak mati pada tahun 1864.

Soeharto, lahir 8 Juni 1921, atau hari Rabu Kliwon:

1-16 Biasa (1922-1937)
17-26 Bintang terang (1938-1947)
27-39 Tidak beruntung (1948-1960)
40-50 Beruntung (1961-1971)
51-65 Banyak rejeki (1972-1986)

Soeharto terpilih sebagai presiden pada tahun 1967, yakni memasuki perioda beruntung.


Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain sebagainya silakan kunjungi:

https://www.facebook.com/groups/339499392807581/


Sabtu, 08 Agustus 2015

KETEPATAN RAMALAN SAYA MENGENAI PESAWAT YANG HILANG

KETEPATAN RAMALAN SAYA MENGENAI PESAWAT YANG HILANG

Ivan Taniputera
7 Agustus 2015

.



.
Beberapa hari yang lalu, dunia dikejutkan oleh penemuan kepingan sisa sayap pesawat yang selama ini hilang secara misterius. Penemuan itu terjadi di sebuah pulau kecil.  Saya lalu mencoba membuka kembali ramalan lama saya mengenai hal tersebut. Pada tanggal 17 Maret 2014, yakni lebih dari setahun yang lalu, saya telah menulis artikel berjudul: APAKAH ADA INDIKASI PEMBAJAKAN PADA PESAWAT YANG HILANG? dengan link sebagai berikut: http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.com/2014/03/apakah-ada-indikasi-pembajakan-pada.html

Berikut ini saya kutipkan apa yang tertulis di sana:


"Terdapat kartu yang melambangkan halangan atau hambatan, namun dapat juga diartikan seseorang yang berniat jahat. Masih terdapat kegelapan dan kebingungan. Ini barangkali menandakan bahwa masih perlu waktu agar pesawat itu dapat diketahui keberadaannya. Orang masih akan banyak mengalami kebingungan. Meskipun demikian, terdapat suatu titik terang. Kartu memperlihatkan adanya suatu bintang penolong. Namun kartu tersebut dapat diartikan sebagai seorang pria yang berkemauan keras, sabar dan jujur. Mungkinkah yang berhasil mengungkapkan kasus ini adalah seorang pria seperti itu? Menurut penafsiran saya, maka kasus ini akan terungkap dalam kurun watu "enam." Maksudnya bisa dalam kurun waktu enam hari, enam minggu, atau paling lama enam bulan. Bisa juga diartikan tanggal enam atau bulan enam."

"Kartu itu juga boleh diartikan adalah seorang "yang berseragam." Apakah di sini dapat diartikan sebagai seorang petugas atau pejabat?"


Ternyata pesawat itu ditemukan 16 bulan setelah kelenyapannya. Selanjutnya penemuan kepingan sisa sayap pesawat itu terjadi pada bulan 6 Imlek! Jadi ramalan mengenai angka 6 tersebut memang tepat di sini. Pada kenyataannya yang menemukan kepingan tersebut adalah seorang petugas pembersih pantai.

Dengan demikian apa yang saya ramalkan memang sungguh akurat. Namun sebenarnya bukan saya yang hebat. Saya hanya mengakses saja pengetahuan dari alam semesta dengan wahana kartu ceki, tarot, beserta horary astrology. Setiap orang mau mempelajarinya pasti juga akan sanggup melakukannya.

Terlepas dari semua itu, marilah kita semua berdoa agar para korban dapat memasuki ketentraman alam bahagia,  sedangkan keluarga yang ditinggalkan dikaruniai ketabahan beserta keiklasan.

Artikel-artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain silakan bergabung dengan:




PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.