Selasa, 19 Agustus 2014

SOAL-SOAL KIMIA HIDROKARBON DAN JAWABANNYA

SOAL-SOAL KIMIA HIDROKARBON DAN JAWABANNYA


Ivan Taniputera
19 Agustus 2014


1. Bagaimanakah keterkaitan antara titik didih Alkana dengan jumlah rantai cabangnya?

Jawab:

Semakin sedikit jumlah rantai cabang, maka akan semakin tinggi titik didihnya.

2. Urutkan senyawa-senyawa di bawah ini berdasarkan kenaikan titik didihnya.

a. heptana
b. 3 metil heksena
c. 2-3 dimetil pentuna

Jawab:

Ketentuannya adalah sebagai berikut:

1. Semakin tinggi MR maka akan semakin tinggi titik didihnya.

2. Semakin sedikit jumlah rantai cabangnya maka semakin tinggi titik didihnya.

Heptana mempunyai rumus C7H16
3 Metil Heksena rumus C7H14
2-3 dimetil Pentuna mempunyai rumus C7H12

Jumlah atom semakin banyak, maka MRnya juga semakin tinggi.

Jadi urutan kenaikan titik didih adalah:

2-3 dimetil Pentuna
3 Metil Heksena
Heptana

3. Mengapa titik didih pentana lebih tinggi dibandingkan 2-2 dimetil propana?

Jawab:

Semakin sedikit jumlah rantai cabang maka semakin tinggi titik didihnya.

Pentana dan 2-2 dimetil propana mempunyai MR yang sama, namun pentana tidak mempunyai rantai cabang, sedangkan 2-2 dimetil propana mempunyai 2 rantai cabang. Karena  jumlah rantai cabang pentana lebih sedikit, maka titik didihnya juga akan lebih tinggi.

4. Gambarlah grafik batang antara jumlah rantai cabang berbanding titik didih senyawa-senyawa alkana dengan MR sama namun berlainan strukturnya.

Jawab:




5. Di manakah di antara senyawa-senyawa hidrokarbon berikut ini yang mempunyai titik didih paling rendah?

a. n pentana
b. n pentuna
c. n heksana
d. isopentana
e. isobutana

Jawab:

Tuliskan dulu rumus kimia dan MR masing-masing:

n pentana C5H12 (MR = 72)
n pentuna C5H8 (MR = 68)
n heksana C6H14 (MR = 86)
isopentana C5H12 = 2 metil butana (MR =72)
isobutana = metilpropana C4H10 (MR = 58)

Titik didih terendah jika MR paling rendah, yakni isobutana.