Sabtu, 09 September 2017

PENGETAHUAN ASTRONOMI: TENGAH HARI TIDAK HARUS JAM 12.00 SIANG

PENGETAHUAN ASTRONOMI: TENGAH HARI TIDAK HARUS JAM 12.00 SIANG.
.
Ivan Taniputera.
7 September 2017.
.
Praktisi ilmu Astrologi sangat perlu pula memiliki pengetahuan mengenai Astronomi. Tycho Brahe dan Kepler merupakan tokoh-tokoh besar dalam dunia Astronomi, namun jarang yang mengetahui bahwa mereka berdua adalah juga seorang astrolog. Tengah hari didefinisikan sebagai saat matahari mencapai kedudukan tertinggi di langit, dimana hal tersebut tidak harus jam 12.00 siang. Pada bagan Astrologi, titik tertinggi matahari di langit ini dikenal sebagai Midheaven atau MC.
.
Kita akan mengambil hari ini (7 September 2017) sebagai contoh. Pada jam 12.00 siang tepat, matahari di kota Semarang, berada pada 14 derajat 46 menit Virgo. Sementara itu, Midheaven berada pada 21 derajat 10 menit Virgo. Jadi kurang lebih antara matahari dengan titik tertingginya, masih terdapat selisih 6,5 derajat. Oleh karenanya, tidak dapat digolongkan sebagai tengah hari.
.



.
Lalu kapankah saat tengah hari yang tepat. Ternyata adalah pukul 11:36:20. Pada saat itu, matahari berada pada 14 derajat 45 menit Virgo, begitu pula dengan Midheavennya. Dengan kata lain, matahari tepat “menempel” pada Midheaven. Itulah yang disebut “tengah hari.” Kita dapat menyimpulkan bahwa di kota Semarang tanggal 7 September 2017, tengah hari berlangsung pada 11:36:20.
.



.
Lalu apakah di semua tempat di muka bumi ini pada tanggal yang sama, tengah hari juga berlangsung pukul tersebut. Kita akan mengganti tempatnya dengan Jakarta.
.



Ternyata pada pukul tersebut, di Jakarta belum tengah hari. Matahari terletak pada 14 derajat 45 menit Virgo, sedangkan Midheaven terletak pada 10 derajat 52 menit Virgo. Jadi, masih selisih sekitar 4 derajat.
.
Jakarta baru memasuki tengah hari pada pukul 11:50:49, yakni matahari dan Midheaven sama-sama berada di 14 derajat 46 menit Virgo.
.



.
Perhitungannya memang cukup rumit, namun untunglah kita sekarang telah mempunyai berbagai piranti lunak (software) yang sangat baik.
.
Berdasarkan topik bahasan hari ini, kita dapat menyimpulkan sebagai berikut:
  1. Tengah hari tidak harus jam 12.00 siang dan bisa berbeda-beda setiap harinya.
  2. Tengah hari juga berbeda-beda berdasarkan letak suatu tempat di muka bumi.
.
Semakin ke timur, suatu tempat akan lebih dahulu mengalami tengah hari.
Pada tanggal 7 September 2017, Semarang mengalami tengah hari pukul 11:36:20 WIB; sedangkan Jakarta baru mengalami tengah hari pukul 11:50:49 WIB, atau selisih kurang lebih 14 menit. Jakarta lebih lambat sekitar 14 menit dalam mengalami tengah hari.
.
Untuk mengetahui saat tengah hari yang tepat, kita dapat pula melihat almanak.
.
Demikianlah topik bahasan kita hari ini. Kini kita sudah mengetahui apa yang dimaksud tengah hari.